{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship
    Ingat dech waktu kuliah dulu ada seorang teman berkata sebut saja namaya Y

    " Ih...aku paling jijik sama orang yang ikut makan dengan aku, apa lagi si A (dia menyebut sebuah nama temannya..)kalo makan gado-gado sukanya sepiring berdua sama aku.. aku jijik banget, sendok bekas mulutnya mengaduk-ngaduk dimakanan yang juga aku makan..apa lagi sambil ngorek-ngorek giginya ih......serasa ingin muntah, terus aku suka jijik juga sama yang suka minum minuman aku ntah dari botol atau dari gelas.."

    ( Jujur saja kita terkadang jika begitu akrab dengan teman, juga begitukan... makan berdua..minum segelas berdua, kadang makanan yang udah digigit teman kita dengan enteng ikut menggigit bekas gigitannya.. tanpa mikir tentang bakteri air liur atau apa lah...yang berhubungan dengan penyakit,tapi... bagi kita ini hal biasa kok , terserah aja kalau kita merasa nyaman...sok atuh.. gak ada yang larang... )


    oke... kembali cerita tentang seorang teman tadi..
    kami hanya senyum saja mendengar ceritanya..

    terus temanku Titin (nama sebenarnya) menimpali..

    " Bagaimana dengan kamu...?"
    " Maksudnya...?"
    " Iya... Apakah kamu pernah berfikir... Apakah orang lain juga merasa jijik? jika kamu ikut makan bersama mereka, apakah kamu pernah berfikir..apakah orang lain juga merasa jijik jika kamu meminta minuman mereka? ( wow..!! dalem banget .)
    Mendengar itu Si Y diam aja.. mungkin dia berfikir ada benarnya perkataan si Titin..

    Lain waktu si Y meminta minuman kepada salah seorang dari Kami ( memang kami terbiasa membawa bekal minum atau makanan dari rumah..untuk menghemat biaya biasa anak rantau bro..)

    Kami langsung aja komentar..
    " ahhh...ntar kamu jijik loh tadi ni udah ku minum mulut botolnya dah masuk kemulutku.. kemungkinan air liurku dah bercampur dengan air minum ini..." ( hmmmm...nyindir nich..)
    " ah..nggak kok.." katanya sambil senyum-senyum malu..dia tahu itu sindiran buat dia..


    Sepele banget ya..cerita diatas.., tapi bisa jadi pelajaran buat kita.. terkadang kita begitu egois memikirkan kepentingan sendiri, terkadang kita merasa marah..sebel dengan perbuatan orang lain kepada kita... pada hal terkadang kita juga melakukan hal yang sama terhadap mereka,, pernahkah berfikir tentang perasaan orang lain dengan sesuatu yang telah kita perbuat terhadap mereka.....???

    Pertanyaan ringan tapi berat untuk menjawabnya...
    Pertanyaan apakah itu....
    Apakah soal ujian....? bukan
    Apakah menanyakan alamat yang rumit ?...juga bukan..
    Sebenarnya pertanyaan ini bukan lah hal yang sulit untuk di jawab... tapi menjawabnya perlu menahan nafas yang terkadang bercampur dengan ketidak sabaran
    Apa lagi pertanyaan itu selalu di ulang dan di tujukan pada kita, bisa dari orang yang sama ( ini nih yang bikin emosi ) bisa dari orang yang berbeda ( kalau ini masih bisa di tolerir )...

    Tapi terkadang pertanyaan ini terasa tidak sopan.. karena pasti membuat yang di tanya merasa tidak nyaman...
    Mungkin kita yang jadi korban pertanyaan itu tapi bisa juga kita yang melontarkan pertanyaan tersebut, alasan Cuma satu rasa ingin tahu tapi menyangkut privasi seseorang yang orang merasa tidak nyaman untuk menjawabnya..

    Ini sebagai cerminan untuk priadi kita, agar kita tidak serta merta memberondong seseorang dengan pertanyaan-pertanyaan kita menyangkut privasi seseorang yang sebenarnya tidak penting buat kita...

    Contoh..
    “Mbak siapa nama nya..?”
    “ Lisa..”
    ‘’Tinggal di mana...?”
    “ Di gang melati... “ ( sebenar nya pertanyaan ini sudah cukup untuk mengenal seseorang mungkin kita bisa bertanya soal pekerjaannya.. tentunya tidak menyangkut privasinya.. )
    “ Berapa Umur nya....?’’ ( Nah lo... emang penting ya nanya umur emang sensus atau interview pekerjaan sih.....hhhh....sudah lah jawab aja..)
    “ 26 tahun..bu..”
    “ oooh.... sudah menikah ? “ ( nah ini nih.....berat banget buat jawabnya apa lagi yang buat yang belum..pasti gak nyaman banget... )
    “ belum ....”
    “ Kok Belum...?” ( Parah...... pertanyaan kok aneh suka_suka donk... mo cepet nikah atau nggak...
    Pertanyaan yang gak ada jawabannya... paling jawab belum jodoh atau apa..)
    Pertanyaan belum selesai... di berondong pertanyaan ini - itu..
    Ntar kalo dah nikah di tanya sudah punya momongan atau belum... sebenanya pertanyaan yang menyebal kan itu adalah...... “ KOK BELUM.....?” ( ya mana tahu lah......)

    Apa lagi kalau pergi kondangan atau akikahan ...pasti banyak “ kok belum nih kapan nyusul.....ni temen dah duluan “. Pasti kita sambil mesem-mesem jawab yang basa basi banget... sampil ngurut-ngurut dada dalam hati.... ( emang bisa? Wong hati aja dalam dada kok ..he2)

    Coba aja lain waktu kita balas ibu-ibu yang nanya itu (hufff..sorry...emang sih biasanya ibu-ibu yang suka nanya-nanya gitu walau juga ada bapak-bapak atau yang lainnya...)
    Misalnya pas pergi ngelayat atau takziah ke rumah yang tetangga yang telah meninggal tanya aja
    “bu...itu temannya sudah duluan... kapan ibu menyusul...”( ‘ _’ pasang muka tanpa dosa... )
    Coba apa tanggapan mereka...pasti langsung marah-marah kan ...? ( ya iya lah... itu bukan nanya... tapi nyumpahin..he2... pasti langsung dikatain dasar anak kurang a**r )

    Selain soal umur, status dan kehamilan masih banyak pertanyaan – pertanyaan yang membuat seseorang merasa tidak nyaman...
    Melihat orang bertubuh gemuk/kurus.... langsung nanya...
    “berat nya berapa mbak....?” (sopan gak sih.....)
    Melihat perut orang lain besar..
    “ Hamil ya....? “ ( kalau hamil beneran gak apa.., tapi kalo nggak.... gadis pula.... atau malah ternyata cowok...haaaaaa....malu deh.....)


    Yuuu...huuu...!!!!!
    Mulai sekarang mikir-mikir dech jangan-jangan pertanyaan yang kita lontarkan kira-kira yang menerima pertanyaan merasa terganggu gak ya......
    ( postingan buat pribadi nih...kayaknya cocok...wkkwkkw..)

    Dawai resah bergetar dijiwa yang lemah..
    Tertegun dalam lamunan sendu..
    Menapaki langkah yg kadang penuh ragu
    menyusuri detik detik hari..

    Kelemahan ini..
    Kesedihan ini..
    Hanyalah aliran kecemasan...
    yang tetes demi tetes menyusup di celah hati..
    ku sadar.. tapi kadang tak sanggup menolak semua rasa..

    Tuhan...
    Ku mohon..
    Alirkan kesejukan damainya jiwa..
    Hembuskan roh keoptimisan dalam diri..
    Lantunkan nyanyian cinta penuh keceriaan..

    Tuhan...
    dibalik do'a tulus jiwa..
    Kuharap..
    segala curah Iman dan berkah..
    mengalir disetiap denyut nadi..
    hingga ku tak ragu melangkah tegap menggapai waktu..


    Apakah Kamu Putri Malu?
    Rumput Kale... Putri malu.
    Gak Mau ya di samakan dengan Putri Malu ?
    Ya nggak Lah.... Wong aku cantik gini kok !
    Seharusnya Kamu senang dikatain Putri Malu...
    Kok gitu....?

    Iya....

    Coba dech kamu lihat Tumbuhan putri malu, kalau kita lihat sekilas ia hanya sekedar rumput yang sama dengan rumput lainnya... tapi jika kita perhatikan karakternya...sungguh tersimpan Ahklak seorang putri yang Anggun..

    1. Bunga Berwarna merah jambu alias pink, melambangkan wanita.
    2. Tekstur bunganya halus lembut, seperti wol, bludru seperti sutra, itu khas sekali dengan Wanita yang anggun dan penuh kelembutan
    3. Pohonnya berduri, artinya wanita itu adalah makhluk yang begitu berharga yang perlu dilindungi, dijaga dan disayang.
    4. Jika di sentuh daunnya langsung kuncup lemah menyusup di antara durinya agar ia terlindung dari tangan-tangan iseng atau dari hewan ternak yang ingin memakannya. Ini artinya wanita itu mesti menghindar dan melawan orang-orang iseng yang ingin melecehkannya atau menngganggu harga dirinya.
    5. Jika Hari mulai gelap atau malam putri malu akan layu. Ini tersimpan maksud wanita lebih baik dirumah jika malam hari, jangan suka keluyuran ..keluar malam apalagi jika tidak ada urusan yang penting. Agar lebih terjaga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan..

    Jadi Aku harus jadi gadis Pemalu ?

    Ya..untuk hal-hal yang negative.....

    Malu disini bukanlah sekedar sifat rasa sungkan atau enggan tetapi rasa malu yang merupakan kemuliaan yang mengontrol tingkah laku kita yang mecerminkan ketinggian budi pekerti. Jadi bukan malu untuk hal-hal yang positif misalnya malu bersedekah, malu ikut lomba, malu jika mesti presentasi di depan kelas... itusih malu-maluin..

    Hadist Tentang Rasa Malu

     Diriwayatkan oleh Abu Hurairah r.a. : Nabi Saw. Pernah bersabda ; “Iman meliputi lebih dari enam puluh cabang atau bagian. Dan Al haya’ (rasa malu) adalah sebuah cabang dari iman.”

    “Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat.”(HR. Al Hakim dalam Mustadroknya)

    Rasa malu yang tepat dapat mencegah kita untuk berbuat dosa dan hal-hal yang tidak di sukai Allah dan sesungguhnya rasa malu itu merupakan perhiasan bagi wanita.

    Sama siapa saja kita mesti malu..?
    Kita mesti malu dengan Alllah, Manusia bahkan dengan diri kita sendiri.

    Contoh Rasa malu seperti apa aja sih ?
    Oke..
    Karena kamu seorang wanita kamu perlu di lindungi, dihargai dan disayangi, untuk itu jadi lah kau bak seorang Putri Malu yang tidak malu-maluin :

    1. Malu dengan Pakaian yang minim, gunakan pakaian sebagaimana yang dianjurkan Oleh Allah swt dan Rasul. Jangan suka menggunakan pakaian yang tidak diajarkan agama, sesungguhnya pakaian yang sopan dapat melindungi dari orang-orang yang berniat buruk pada mu dan mencerminkan pribadimu yang anggun.

    Sesuai dengan Firman Allah swt dan Hadist dar Rasullullah saw :

     “Dan katakanlah kepada wanita-wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang biasa nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan khumur (jilbab)nya ke dadanya”. (QS. An-Nur : 30-31)

    “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin : Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”. (Qs. Al-Ahzab: 59).

    Dalam riwayat Aisyah RA, bahwasanya Asma binti Abu Bakar masuk menjumpai Rasulullah.saw dengan pakaian yang tipis, lantas Rasulullah berpaling darinya dan berkata : "Hai Asma, sesungguhnya jika seorang wanita sudah mencapai usia haidh (akil baligh) maka tak ada yang layak terlihat kecuali ini, sambil beliau menunjuk wajah dan telapak tangan." (HR. Abu Daud dan Baihaqi).

    2. Malu dalam bergaul terutama dengan lawan jenis Janganlah bergaul terlalu bebas. Tidak kah kau malu jika berduaan di tempat sepi ,gelap lalu dia menyentuh bagian-bagian tubuh mu... jika kamu menganggap biasa saja dengan semua prilaku itu bearti..kamu tidak memiliki rasa malu pada Allah diri mu sendiri dan pada orang lain dan tidak ada pula Iman mu, karena malu itu merupakan bagian dari pada iman. sungguh bodoh jika kamu mau melaku kan itu semua, bearti harga diri mu telah di injak-injak oleh nya...sesungguhnya dia telah mempermalukan kamu..

    Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu.” (HR. Ibnu Majah, hasan)
    3. Malu Berprilaku buruk.
    Jagalah diri dalam bergaul jangan ikut-ikutan merokok, minum-minuman keras apa lagi sampai mencicipi narkoba –ingat lah keluarga, sayangi mereka , jangan membuat mereka malu dengan pribadi mu yang buruk.

    Nah...Jika penampilan berbusana sudah selayak wanita Anggun penuh kelembutan, pergaulan juga sudah terjaga sudah sepatutnya kita malu... Malu tidak menjalankan ibadah yang lain terhadap Allah..Sholat jangan sampai tertinggal..
    Malu donk...penampilan dan sikap aja seperti orang Alim tapi sholat aja Belang bentong.... dengan menjaga malu kita merubah diri pelan-pelan menjadi wanita yang sholeh sebenarnya.


    Oke..dech...., Aku Mau JADI pUTRI mALU YANG GAK MALU-MALUIN..


    (sebagian isi postingan diambil dari "percantik diri dengan rasa malu )

    "Ya Rasulullah, siapa kah diantara manusia yang berhak aku pergauli dengan baik?
    Beliau menjawab"ibu mu".Dia bertanya lagi kemudian siapa?. 8eliau menjawab "ibu mu", dia bertanya lagi "kemudian siapa?", beliau menjawab "ibu mu" .dia bertanya lagi kemudian siapa? Beliau menjawab " Ayah mu kemudian barulah orang terdekat dengan mu" (HR: Bukhori-Muslim)

    --------------------------------------------------
    *************************************

    Ibu...
    Jasa dan kebaikanmu takkan pernah terhapuskan..
    Kau mengandungku...melahirkanku...menyapihku...
    Dirimu membesarkan dan mendidikku...memberikan yang terbaik dari mu untuk ku hingga aku sedewasa ini..

    Ibu...
    Maafkan aku... Jika aku masih suka berkata "ah!" atas perintah mu..
    Maafkan jika aku risih dengan nasihat mu...

    Ibu...
    Maaf kan aku jika belum bisa membalas semua kebaikanmu.. Walau kebaikanmu tak kan pernah terbalas walau aku seandainya membawakan segunung emas pada mu..

    Ibu...
    Dengan segala kekurangan ku...
    Mohon kau maafkan segala kesalahanku..ridhoi tiap tingkahku yang membuat mu sedih... Karena keridho'an Allah kepada ku tergantung keridho'an mu terhadapku...

    Ibu...
    Maafkan jika hari ini
    Aku hanya bisa mengucapkan...
    "SELAMAT HARI IBU..."
    dan seuntai do'a untuk diri mu..
    "YA ALLAH KU MOHON AMPUNKAN SEGALA DOSA IBU/AYAH KU.... DAN LINDUNGI DAN SAYANGI MEREKA SEBAGAIMANA MEREKA MENYAYANGIKU DIWAKTU KECIL:::AMIN:::"
    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova , seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • ISTRI MENULIS KEBURUKAN SUAMI DI MEDIA SOSIAL
    • GURUKU PAHLAWANKU, PAHLAWANMU DAN PAHLAWAN KITA SEMUA
    • Review: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 12 Plump It Up
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Makan Nanas dan Durian menjelang HPL, berani?

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates