Terik!!!!!
Kau bilang "panasnya...!!!!"
Aku turun..
Berderai..
Renyai..
Basah!!!
Kau bilang "wah, hujan lagi!"
Aku tak peduli..
Mengalir
Menyemai banjir..
pILIH MANA iKHLAsh

atau benci..
Memendam KEBENCIAN sama halnya mengangkat bongkahan batu yang amat berat.. begitu memakan tenaga dan fikiran..urat syaraf menegang...membuat diri begitu melelahkan...
Menyandang KEIKHLASAN sama halnya menarik nafas yang melegakan..begitu ringan...damai dan rileks....
so...kalau ikhlas itu lebih damai dan bahagia kenapa kita jadi membenci dan jengkel....
( tapi..berat juga dech klo lagi emosi..nah.lo???) Ikhlaskan setiap masalah yang terjadi.. dan hapus kebencian terhadap masalah atau seseorang..... jadikan sabar dan sholat sebagai penentram jiwa...
*****
Hmmmm...mesti latihan keras nih.....agar menjadi orang yang begitu ikhlas,...agar damai...dan bahagia,karena kedamaian dan kebahagian itu berpusat pada hati.....jangan sampai catatan ini cuma omdong alias omong doang n prakteknya nolllllllll********
Malesnya.....ampun dech...
Mau ngapa-ngapain berat....
Mau kerja males...
Mau mandi ogah...
Dibawa tiduran juga gak enak..
Bosan.Jenuh!
Pernah donk merasa seperti itu rasa bosan yang menjerat karena terperangkap rutinitas yang monoton . ( jujur..terkadang saya merasakan itu...)
Bergitu mata terbuka ketika bangun pagi yang terbayangkan kesibukan hari ini...
Bangun pagi –buat sarapan-nyuci pakaian -kerja dikantor-pulang kerja -setrikaan numpuk-ngurus suami & anak-anak (klo punya)-menyiapkan makan malam-waktu istirahat yang gak cukup... besok pagi mesti memulai kegiatan yang sama, Syukur klo punya pembantu atau ada yang bantuin.., klo gak..??stress kian dekat.
Waktu libur pun terkadang terpakai untuk membereskan rumah yang tak sempat di benahi di hari biasa..
Pernah kah terpikir coba ja.. punya kerjaan bak pebisnis.. hari ini dijogja besok singapur atau kemana...gitu..., kan enak jalan-jalan?
Rasanya hidup ini kok berat ya.....??? repot setiap hari...
Kapan istirahatnya?
Hhhh... membosankan!
Terkadang kita iri melihat orang lain...kok hidupnya enak ya....? ( menurut pengamatan luar)
Tapi......
Aku mencoba berpikir ulang.....
Yang terperangkap rutinitas monoton bukan Cuma kita.. dan beban yang di tanggung terkadang lebih berat dari yang kita tanggung..
Coba lihat:
Tukang becak, setiap hari dia bekerja menawar kan jasa angkutnya.. tak peduli dengan terik matahari dia tetap mengayuh... terkadang uang yang terkumpul tak seberapa..tapi dia tetap bekerja.. dan pekerjaan ini telah puluhan tahun ia jalani..
Para Ibu-ibu pedagang sayur di pasar, pagi-pagi sekali sudah menggelar dagangannya... dan ia berdagang sudah bertahun-tahun.. dari anaknya kecil hingga dewasa... (pasti melelahkan sekali)..
Dan mereka-mereka yang memiliki kehidupan yang keras... mungkin orang tua kita dulu juga begitu ketika membiayai kita sekolah..
Coba bandingkan dengan kehidupan kita yang mungkin lebih lumayan dengan keadaan mereka..
Selalu mengeluh...
bukan merendahkan tukang becak atau penjual sayur.. tapi hanya sebagai pembading kehidupan, Agar selalu bersyukur dan bersemangat coba lihat mereka selalu bersemangat dalam beraktivitas tak terlihat malas-malasan ketika bekerja...
Dan kehidupan orang yang kelihatan enak..itu kan menurut penglihatan kita...pasti mereka memiliki masalah masing-masing.. hanya saja kita gak tau....
SO SEMANGAT NOV....!!!!
JANGAN MALAS & JENUH DENGAN KEADAAN... & MESTI BANYAK-BANYAK BERYUKUR DAN BERDO’A UNTUK DI JAUHKAN DARI RASA MALAS DAN JENUH YANG MENDERA.. TOH KERJA YANG DILAKUKAN DENGAN RASA IKHLAS JUGA IBADAH KOK..( baru nyadar yach....???? )
اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْجُبْنِ وَالْهَرَمِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ فِتْنَةِالْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ
Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian).

Jika di timpa kemalangan..
" Ya Tuhan... Kenapa kau beri aku ujian ini..?"
Jika mendapat kesusahan..
" Allah... Kenapa mesti aku yang menerima semua cobaan ini..?"
Jika dalam kesulitan..
" ya Rabb.... Mengapa aku harus mengalami semua ini..?"
TAPI JIKA..
Mendapat kesenangan..
Mendapat kebahagiaan..
Mendapat kenikmatan..
pernahkah berkata..
"YA ALLAH -KENAPA AKU MENDAPATKAN SEMUA INI, PANTASKAH AKU MENDAPAT KAN KEBAIKAN/KEBAHAGIAAN INI?????"
Itu lah... Diri ini...
Jika mendapat kebaikan selalu lupa kepada sang pemberi kebaikan...
"Ya Allah berilah petunjuk pada hambaMu..
Yang lemah..ini..." amin..