{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship
    Foto:Koleksi Pribadi


    Sudahlah...
    Tak perlu kau repot ..
     Bertanya-tanya
     Meraba-raba..
    Sedalam apa rasa  dihatiku..
    Sekuat apa cinta ku padamu..

    Tataplah..
    Tatap mataku..
    Tak kah kau melihat
    Diteduh dan sayu bening mataku
    Ada bayang-bayang cinta..
    Melambai-lambai Menghampirimu.

    By:
      ( Nova Violita ;))
    . --------
     Jum'at malam
           16 Nopember 2012 / 21:45




    Hujan belum juga reda..
    Senja berangsur menurunkan tabirnya dan menyelipkan kegelapan disana..
    Diantara remang lampu, tampak sosok wanita  berjalan dengan langkah cepat setengah berlari,  menyusuri gang, sesekali menyeka air mata yang disamarkan oleh air hujan yang mengalir diwajahnya. Sepertinya ia ingin cepat sampai dirumah.

    "Assalammu'alaikum" sambil membuka pintu yang tak terkunci
    "Wa'alaikumsalam nda...ya ampun sampai kuyup begini" seorang pria menyambutnya dengan rasa khawatir
    "Sebentar nda.. jangan masuk dulu" lanjutnya, lalu buru-buru mengambilkan handuk, dan kembali.  "Kok..tadi gak nelpon, biar dijemput, didepan gang, nanti di bawakan payung" pria itu berujar sambil mengelap wajah wanita itu dengan penuh kasih
    "Ah.. Kan dekat mas, cuma 200 meter "
    "Tapi kan.. jadi kuyup gini.., kalo sakit bagaimana? Eh..kamu nangis ? " dia menatap mata wanita itu lekat-lekat.
    "Nggak ko mas..., hujan kan deras..mataku jadi perih merah gini.., hmm aku  kekamar mandi dulu ya.." ujar wanita itu menghindar
    "Baiklah sayang..langsung mandi ya..aku bikinkan teh anget buat kamu, setelah itu kita sholat maghrib berjamaah ya?" ujarnya tersenyum.
    "Iya mas..terimakasih ya" wanita itu ikut tersenyum, da mengambil handuk dari tangan suaminya.

    ***
    Kini senja telah lewat, malam pun kian larut seiring bergulirnya waktu, dan hujan belum juga reda
    Ditatapnya lekat-lekat Pria yang terlelap tidur disampingnya, nyenyak sekali , dibelainya rambut pria itu..

    ***
    "Hai Lena, sudah lama ?"
    "Baru saja kak...kak Rino, ke sini naik apa..?"
    "Taksi.., mobilku mogok ,jadi kita naik taksi saja ya...?"
    "Baiklah.."
    "Yuuukk.." Rino memeluk bahu perempuan itu menuju taksi yang sudah menunggu.
    "Kita mau kemana sih Kak?"
    Tanya perempuan itu setelah dalam taksi.
    "Ketempat spesial lah....kita akan rayakan , 3 bulan pertemuan kita"

    "Ah.. Kak Rino, bisa saja.... Kita ini sudah tua..bukan anak SMA lagi loh.." terkikik geli perempuan itu...

    Rino, kakak kelasnya merupakan ketua Osis di SMA nya dulu, banyak cewek-cewek disekolah mengidolakan kegagahan dan kepintarannya, dia termasuk seorang cewek yang beruntung, karena Rino telah memproklamirkan dirinya sebagai pacar. Betapa bangga dan bahagianya dia kala itu.
    Tapi sayang, mereka terpisah. Rino setelah lulus, ia pindah ke Kalimantan ikut pamannya . Dan komunikasi mereka terputus.
    Dan setelah 12 tahun berlalu, kini mereka dipertemukan kembali, disaat semuanya tak seperti dulu, disaat Lena tak lagi sendiri. Namun debar-debar yang mereka simpan ketika SMA kini masih memiliki getaran yang sama. Dia begitu menyukai perhatian dan kebaikan-kebaikan Rino atas dirinya.

    "Nah..yukk kita turun, dah sampai"
    "Dimana ini kak..." Perempuan itu mengedarkan pandangan disekelilingnya.
    "Udah...kita turun dulu.."
    "Ini dimana...?" mereka telah sampai di sebuahh Villa mungil, dengan halaman yang luas
    "Ini adalah Villa salah satu kerabat ku, biasanya mereka kemari tiap liburan anak sekolah, karena kosong kita memanfaatkannya. Tenang saja aku telah persiapkan semua"
    "Yuk masuk.... Ayooo..."
    "Loh kok malah bengong ayo masuk" tambah pria itu lagi..
    Lena agak ragu melangkah.
    "Nah..bagaimana nyamankan villanya...." Lena mengedarkan pandangan sekelilingnya, sepi. Dia hanya diam saja dari tadi timbul was-was dihatinya.
    "Nah..nanti malam kita nginap dikamar itu, dan besok pagi kita baru pulang" Ujar Rino sambil bersandar di sofa.
    Degh!
    "Apa menginap?!" kaget lena mendengarnya..
    "Iya..menginap , kita senang-senang malam ini" Rino bangkit menuju kulkas mengambil soft drink.
    "Tidak bisa kak, sore ini saya mesti pulang!" Tegas Lena
    "Suamiku pasti sudah menunggu ku..." tambahnya..
    "Alah.... Kamu tinggal telpon suami kamu, dan beri alasan, kamu mesti menginap di rumah sari atau teman lain...bereskan!? Lagian aku yakin suami mu yang begok itu, pasti percaya kok"
    "Kak Rino! Jaga omongan ya!"
    "Kenapa? " sambil menuangkan minuman kegelas, dan memberikannya ke Lena.
    "Suami ku ga bego" minum satu tegukan dan memegang gelas dengan gundah.
    "Ha ha ha.." Rino tertawa keras
    "Kenapa Tertawa..?"
    "Ah tidak...kita istirahat dulu yuk, kamu pasti capekkan?" Rino menggeser duduknya mendekati Lena.
    "Atau kita mandi dulu..., berdua di bawah shower itu enak loh" Rino mengerling nakal dan merangkul pundak Lena.
    Lena menepis , tangan kekar Rino.
    "Kenapa Len...? bukankah kamu merindukan saat-saat begini, menikmati waktu yang hanya kita berdua? Memadu kasih...menikmati malam..menyelesaikan pelukan-pelukan kita dulu  yang telah lama tertunda?"
    Jijik Lena mendengarnya, tiba-tiba rasa suka nya pada Rino  berubah jadi benci yang amat sangat.
    "Maaf Kak.., aku tak pernah berpikir sejauh itu, lebih baik kita pulang sekarang, lagian diluar mendung. Takut kita terjebak macet, dan pulang terlalu malam" Lena berusaha tenang.
    "Pulang? Tidak..kita baru pulang besok, bukannya asyik jika mendung lalu hujan  berderai..., dan butir-butir kerinduan kita ikut mengalir  bersama malam yang banjir dengan hasrat kita?"
    Makin Merinding Lena mendengarnya, tak percaya seorang Rino, punyaa niat dan rencana sekotor itu.
    "Oke! "Lena berdiri mengambil Tasnya..
    "Kalau kakak tidak mau mengantar pulang, saya bisa pulang sendiri kok permisi."
    "Oups..!!" Rino merentangkan tangan
    "Tidak bisa!! Kamu boleh pergi dari sini setelah kita menyelesaikan hasrat kita" ujarnya

    Lena menggigil ketakutan, berusaha mendorong tubuh Rino, tapi tubuh lelaki itu begitu kuat. Kemudian Rino mendorong tubuh Lena dengan kasar hingga tersandar ke sofa.
     Lalu memeluk paksa Lena, Lena meronta berusaha melepas pelukan Rino yang bersiap menciumnya, dan melepas kancing bajunya.
    Plak!!
    Lena menampar Rino, Rino semakin bersemangat. Dan Lena pun mencoba menendang bagian bawah Selangkangan Rino. Lelaki Bejat itu terjengkang  dan menahan sakit. Kesempatan itu digunakan Lena untuk Lari keluar, disaat itu hujan mulai turun...
    Dia berlari dan menangis sampai ujung jalan, ternyata taksi yang di tumpangi masih mangkal disana, supirnya istirahat dan minum kopi di warung dekat sana. Lena pulang dan sejadi-jadinya menangis. Supir taksi hanya diam, melihat Lena seperti itu dia faham apa yang terjadi.

    Dalam kelunya ia terbayang Mas Hendra yang menunggunya di rumah. Seorang lelaki penyayang , penyabar yang begitu amat mencintainya, 
     yang telah menikahinya 3 tahun lalu. Ah... Begitu bodohnya Ia, mau menerima Rino mengisi  hari-harinya beberapa bulan ini, teleponan, smsan, bahkan berjanji bertemu di suatu tempat, tapi di pastikan sekedar makan, atau nonton saja. Tak terpikirkan olehnya akan terjadi hal ini. Rino lelaki Bejat tapi aku juga salah  kenapa aku mau, kenapa aku membuka peluang? Padahal Cinta suamiku telah mencukupi.

    "Mas..tadi Sari meneleponku, dia ngajak ketemuan dan ingin menteraktirku, mungkin aku pulang sore"

    "Ya sudah...tapi kalu bisa pulang jangan terlalu sore ya..., hati-hati dijalan kalau ada apa-apa telepon mas ya.., mas takut terjadi apa-apa dengan dinda, mas sayang dinda" ujar lelaki itu serambi mengecup kening Lena

    "Iya mas..., Lena juga sayang mas kok"

    Ah...!! Ingin rasanya dia mengambil palu dan memecahkan kepalanya, biar makin bodoh.
    Begitu jahatnya ia pada mas Hendra. Kenapa ia begitu nekat membohongi seorang yang begitu menyintainya.
    Mungkin ini Hukuman karena telah berbohong kepada Suaminya.
    tergugu Lena dalam tangisnya...dan terisak-isak menyesali perbuatannya..hingga air matanya mengalir deras dan menetes ke wajah Hendra, dan membangunkan pria yang terlelap itu.

    "Loh!, apa ini... Kamu kenapa sayang..kok nangis, kamu belum tidur? Kamu sakit nda....?" Hendra bangkit dan duduk memeluk Lena

    Lena makin menangis...
    "Ada apa sayang? "Hendra bingung serambi mengelap air mata wanita yang amat dicintainya itu.

    "Maafkan Dinda Mas...." bisiknya lirih..
    "Kenapa mesti minta maaf..?" membelai rambut lena.
    "Tadi Dinda bulang senja..., dan mas menunggu dinda dengan rasa khawatir" Lena terisak.
    "Gak apa sayang..., ketika mendung tadi mas takut kamu kehujanan, lalu mas berdo'a.. Ya Tuhan  jaga istriku ya.. Aku takut istriku kenapa-napa..yah..tapi do'a nya gak makbul. Kamu pulang malah mandi hujan gitu..."
    Makin terisak Lena mendengar itu, dia yakin dia selamat dari nafsu kotor Rino itu berkat do'a suaminya.
    "Kenapa sih...kamu jadi sedih begini..?"
    "Ntah lah, tadi dinda sempat berfikir bagaimana kalau kita terpisah?"
    "Sssst.... Sudah jangan berpikir macam-macam, malam sudah larut..bagaimana kalau kita tidur..takut besok kesiangan subuhnya" Hendra merangkul merebahkan tubuh Lena, dan memeluk rapat tubuh istrinya itu.
    "Ayo..tidur, pejamkan matanya.."
    "Gak bisa merem"
    "Kenapa sayang.."
    "Di luar hujan deras berisik..."
    "Terus..?"
    "Terus apa....?
    "Terus..apakah kita harus menciptakan suara-suara berisik juga dikamar ini agar suara hujan di luar menjadi samar hmmm...??" Hendra mengerling nakal
    "Maksudnya...?" Lena masih tidak mengerti
    "Maksudnya....."
    "Au..!!! Mas apa-apan sih...geli tau"  Hendra Terus menggelitik pinggang Lena.. Hendra tertawa lepas melihat istrinya kegelian.
    "Mas geli tau....!!! Au...!!! iya..iya... sekarang tidur....” Ujarnya menyerah.
    "ha ha...manjur...sini tidur.. Mas peluk yah.."
    "He..eh.." Lena manja,serambi mencium kening suaminya
    Ah...akhirnya hatinya bisa tenang juga ..dan bersyukur..Tuhan telah menyelamatkannya, tak terbayangkan apa yang terjadi jika malam ini ia masih bersama Rino. Mungkin Pria itu telah mencabik-cabik kehormatannya. Tuhan..terimakasih Kau telah menyelamatkanku dan Terimakasih telah menganugrahkan suami yang begitu baik, bisik hatinya lirih.

    **TAMAT**




    BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA DENGAN KLIK LINK BERIKUT
    baca juga  artikel lainnya :

    TENTANG PERNIKAHAN

    PARENTING

    KESEHATAN LAMBUNG DAN LAIN-LAIN

    KEHAMILAN







    "Ya Allah, Jangan Engkau jadikan hati kami condong pada kesesatan sesudah engkau memberi petunjuk kepada kami, dan limpahkanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, sesungguhnya engkaulah pemberi anugrah cahaya keimanan dihati kami"

    _____

    Plak! Plak!Plak!*menangis 

    Tulisan ini sengaja ku tulis untuk menampar wajahku untuk menusuk-nusuk hati jantungku..., biar aku sadar!!

    Pagi ini aku  sedih *jujur*, aku merasa ada yang kurang dihatiku.., ada sebuah ruang yang kosong  hampa , mengikat bathinku.

    Ada apakah dengan hatiku???

    Akhir-akhir ini aku merasa , hatiku lebih doyong ke ponsel milikku dibanding Allah....
    Kegiatanku lebih banyak ditemani ponsel... Masak, Tidur *disamping bantal*, nyuci.., makan ..bekerja dll
    diselingi browsing internet, ntah sekedar cari informasi, facebook, Twitter, Nimbuzz, Whatsapp,Chatt dll
    Ah.. Banyak kegiatan untuk ibadah hilang hanya karena berinternet..
    Manajemen waktuku begitu lemah..

    Selepas Maghrib dan Subuh..kusempatkan  membelai ponselku..dan akhirnya lupa waktu, padahal satu jam facebookan cukup beberapa lembar bacaan Qur'an.
    *Plak!*

    Sholat Dhuha ntah kemana.. Antara dikejar waktu kantor, masak pagi, Twitter. *Plak!*

    Sholat yang banyak didirikan tergesa-gesa  diakhir waktu dibanding  tenang diawal waktu :(

    Ntahlah... Banyak lagi...

    Tuhan...
    Maafkan aku..
    Ntah mengapa aku sadar dihari ini??
    Mungkin karena cintaMU untuk selalu mengingatkan aku..menyentil aku...
    Terimakasih Tuhan...masih memberikan tetesan iman padaku..terimakasih Ya Allah.


    Dari Jiwa yang tersentuh,
    Nova Violita ;)



    Sumber Foto : google
    Guru ku pahlawanku, tak terlalu berlebihan memang jika kita mengatakan guru seorang pahlawan bagi anak didiknya. Karena seorang guru lah membuat kita bisa membaca ,menulis, bahkan mengarang suatu cerita, memahami suatu masalah, bahkan mencari solusinya dan mengajarkan aneka ragam ilmu pengetahuan. Tak hanya itu gurupun dikatakan sebagai orang tua kedua kita, karena pada jam-jam sekolah gurulah yang memantau, menasehati, dan medidik dan membina kita. Orang tua siswa pun merasa sangat terbantu, karena disaat mereka sibuk mencari nafkah, ada guru yang menggantikan posisi  mereka untuk mendidik anak-anak .


    Menjadi Guru bukanlah hal yang mudah, karena  seorang guru adalah contoh dan tauladan yang baik bagi anak didiknya. Jadi, seorang guru harus memiliki sifat yang penyayang, santun dan lemah lembut tapi tegas, agar ketika dia menyampaikan kebaikan kepada muridnya tidak seperti menyampaikan sebuah lelucon, tapi nasehat yang merupakan gambaran dirinya. Kita sering mendengar pribahasa “Guru Kencing berdiri, Murid Kencing berlari”, pribahasa ini bukanlah sekedar kata tanpa makna, ini menunjukkan bahwa guru adalah pedoman bagi murid, jika seorang murid melihat guru kencing berdiri akan timbul pemikiran “alah…pak guru saja berbuat seperti itu, kita buat yang lebih ekstrim lagi” . Nah jika seorang guru memberikan contoh yang baik tentu murid juga akan baik, apalagi akhir-akhir ini banyak sekali prilaku-prilaku tak pantas guru terhadap murid/siswa.

    Orang melakukan sesuatu itu banyak dari apa yang dilihatnya bukan dari apa yang didengar. Jika seorang guru hanya bisa menasehati melarang ini itu, tapi dia sendiri tidak melakukannya akan menjadi cibiran bagi anak didiknya. Contohnya saja seorang guru  yang mengajar sambil merokok ( sepertinya masih banyak guru yang seperti ini), mungkin dia tidak mengatakan “anak-anak marilah kita merokok, merokok itu baik..dst”. tapi secara tidak langsung dia mengajarkan anak didiknya  untuk merokok, tak salah jika ada anak-anak yang sembunyi-sembunyi merokok di toilet sekolah pada jam-jam istirahat. Atau seorang guru yang menegaskan agar anak-anak nya untuk disiplin, datang sekolah tepat waktu dll, tapi gurunya paling sering telat masuk kelas dibanding tepat waktu.
    Sumber : google

    Ada yang mengatakan Menjadi guru itu membosankan, mereka mesti bekerja setiap hari , mengajarkan hal yang sama tiap tahunnya. Coba bayangkan dulu ketika orang tua kita bersekolah dia yang menjadi gurunya, kemuadian kita, anak kita, mereka tetap mengajar di kelas dan sekolah yang sama. Tapi menurutku itulah nilai plusnya seorang guru keikhlasannya tak terukur oleh waktu bayangkan satu keluarga dia yang mengajar, memang kalau di dengar agak lucu tapi itulah kenyataan ikhlasnya seorang guru, pantas sekali  jika seorang guru dikatakan pahlawan.

    Seorang guru  yang pernah bercerita “ Aduh…sekarang aku mengajar cucu ku, ada murid yang memanggil ku nenek” katanya sambil tertawa. Bagaimana tidak dulu Ibu nya si murid dia yang mengajar ketika SMA, dan setelah selang sekian tahun simurid telah berkeluarga dan memiliki anak, ketika anak sudah SD bertemulah dengan gurunya kembali, dan dia mengatakan “ini adalah ibu gurunya Mama ketika SMA ayo salam sama nenek”. Dan ketika si anak udah lanjut sekolah tingkat SMA bertemu kembali dengan guru yang sama dengan guru yang mengajar mamanya, si murid pun jadi kagok kadang manggil bu guru kadang manggil nenek. Akhirnya di sepakati kalau di sekolah manggil bu guru tapi kalau lingkuangan luar sekolah manggil nenek. (Ha ha…, ada-ada saja ya..?)

    Jadi menurutku seorang guru sangat pantas dikatakan seorang Pahlawan,  pahlawanku, pahlawan mu , pahlawan kita semua. Kita sangat bersyukur pemerintah sekarang sangat peduli dengan kesjahteraan guru, gaji guru Pegawai Negri Sipil tak lagi bisa dikatakan murah. Jika ada yang bilang menjadi guru PNS  itu hanya mengejar gaji saja ,karena sekarang gaji guru PNS mahal, tapi menurut saya tak semua guru yang seperti itu buktinya ada guru yang ikhlas dengan gaji honor yang tak seberapa dan tinggal daerah terpencil tetap mendidik muridnya dengan disiplin dan ikhlas.

    Ditengah majunya ilmu pengetahuan dan tekhnologi saya berharap guru lebih mampu membina anak didiknya, lebih bersahaja, dan terhormat. Menjadi seorang guru harus terus belajar mengikuti perkembangan zaman., jngan sampai anak murid lebih pintar dari pada guru. Apalagi dengan maraknya handphone dan gadget  dengan teknologi tinggi yang sangat memungkinkan siswa atau murid melakukan tindak kejahatan melalui dunia internet. Guru diharapkan lebih mampu membina, mendidik membentuk manusia yang berkarakter, memiliki budi pekerti  yang tinggi. Jangan pernah terjadi lagi ada guru yang melakukan tindakan amoral dan menyebar luaskan videonya. Menjadi seorang guru bukanlah hal yang mudah karena imbasnya tak hanya di dunia saja juga diakhirat, jika mengajar kebaikan maka imbalannya juga kebaikan. Dan tak ada lagi guru yang melakukan kekerasan pada siswa baik secara fisik psikis, ataupun seksualitas, karena banya sekali berita kriminal yang menyiarkan bahwa ada seorang guru yang melakukan kekerasan kepada anak didiknya. Menjadi guru itu harus disegani bukan ditakuti. Jika sekedar takut, dia hanya takut dihadapan kita tapi jika dibelakang dia mencibir dan menjelekkan kita. Tapi jika seorang guru yang disegani, dia akan menghormati jika berhadapan dan akan memuji dan menuruti jika dibelakang guru.
    Selain itu pemerintah harus meninjau kurikulum kembali, coba saja kita lihat, pelajaran Matematika, Fisika,atau Pelajaran lain seperti Komputer, Bahasa inggris, memiliki jumlah jam terbanyak tiap minggunya dibanding Pelajaran Agama dan PPKN bahkan pelajaran tersebut di berikan les tambahan diluar jam sekolah  sedangkan pelajaran Agama dan pembinaan akhlak hanya dua jam seminggu, bagaimana kita dapat menanamkan nilai moral dengan waktu yang sedikit itu. Memang ini bukan tanggung jawab guru saja , pendidikan orang tua, dan lingkungan juga mempengaruhi prilaku anak, tapi paling tidak dengan begitu guru lebih leluasa dan memiliki waktu banyak  untuk membentuk muridnya menjadi jiwa dan pribadi yang memiliki budi pekerti yg baik.
    ----
    Jadi Ikutan sedih menonton film "Hafalan SHolat Delisha" bercucuran tuh air mata kemana-mana :(, dan yang membuat terharu lagi adalah ost filmnya.... waaa... ga kuat membendung air mata...ntah lagi sensi... tapi aku suka banget... judul nya "Ibu"


     
    IBU
    Ciptaan : Rafli Kaden


    Lembut kukenang, kasihmu  ibu
    di dalam hati ku kini menanggung rindu
     kau tabur kasih seumur masa bergetar syahdu,
    ooh di dalam nadiku

    9 bulan ku dalam rahimmu
    bersusah payah, oh ibu jaga diriku
    sakit dan lelah tak kau hiraukan
    demi diriku, oh ibu buah hatimu

    tiada ku mampu, membalas jasamu
    hanyalah do'a oh di setiap waktu
    oh ibu tak henti kuharapkan do'amu (2x)
    mengalir di setiap nafasku (2x)

    ibuuuuuuuuuuuuuu........... (3x)

    Lembut kukenang, kasihmu ibu
    di dalam hati ku kini menanggung rindu
    engkau tabur kasih seumur masa
    bergetar syahdu oh di dalam nadiku

    indah bercanda denganmu ibu
    di dalam hati ku kini slalu merindu
    sakit dan lelah tak kau hiraukan
    demi diriku, oh ibu buah hatimu

    tiada ku mampu, membalas jasamu
    hanyalah doa oh di setiap waktu
    oh ibu tak henti kuharapkan doamu (2x)
    mengalir di setiap nafasku (2x
    ibuuuuuuuuuu........ (3x)

    “Allahummaghfirlii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa”


    http://www.youtube.com/watch?v=-UToVq_BS8I
    ________________

    Salam Penuh Cinta Untuk mu Ibu,

    Nova Violita ;)



    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova, seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure..

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, Sensasi Mandi Parfum
    • 10 MERK PANCI PRESTO DENGAN KUALITAS TERBAIK DI INDONESIA
    • Hai, Salam Kenal
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • SEMANGAT MENJAJAKI HIDUP DI USIACANTIK

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates