{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship
    Berkumpul penuh canda , kakek nenek ditengah para cucu
    Tidak terasa lebaran sudah satu minggu berlalu,  yang mudik sudah kembali lagi ke kesibukana semula. Tinggallah yang di kampung merasa kesepian, yang  tadinya   banyak sanak saudara yang berkunjung, anak -anak dan cucu-cucu yang menginap dan meramaikan rumah sudah kembali pulang.Hidangan lebaran yang dimasak bersamapun telah ludes disantap.
    membuat lapat pulut bersama

    Sate  jadi menu utama lebaran

    Tak ada kebahagian yang lain dapat ditukar  dengan kebahagiaan  keakraban dalam keluarga. Setiap moment jadi lebih berharga apa pun itu, jangan kan canda tawa bahkan pertengkaran-pertengkaran kecilpun jadi kenangan paling indah.

    Keponakan Ngumpul pada narsis
    Semua lewat begitu saja seperti mimpi, waktu begitu  cepat melempar semuanya dalam bejana kenangan, tapi semua bukan mimpi.. semua tersimpan rapi dimemori..., bibir akan terukir indah mengenangnya.


    Waktunya berpisah...., tapi hati takkan pernah saling membelakangi *eeeeaaaaa :)



    pinjem google

    Jujur saja di keluarga ku tak ada tradisi ini *Munjung*, memang sih... kami masih ada  bau-bau jawa , Ayah ku keturunan jawa tapi lahir di Riau, orang tuanya dua-duanya juga  dari suku jawa yang sudah lama  menetap di Riau. Sedangkan Ibuku berdarah campuran antara Kalimantan selatan dan NTB (Ampenan-Lombok) yang juga dilahirkan di Riau, karena Orang tuanya merantau ke Riau. Jadilah aku yang gak tau identitas dari suku mana, dibilang orang jawa? Bahasa jawaku gak lancar , ya kalau ada yang ngomong jawa aku bisa paham asalkan bukan bahasa  halus, dibilang orang banjar tapi gak tau tradisinya, bahkan temen-temen banyak menyangka aku ini orang Sumatra Barat *dilihat dari wajah (katanya sih..)* , banyak juga yang menyangka aku orang melayu  karena aku sering menggunakan bahasa melayu *faktor lingkungan kerja*.
    Mie Goreng yang menggoda
    Setelah menikah dengan suamiku yang juga keturunan Jawa Riau, barulah aku mengenal tepatnya melakoni tradisi ini karena keluarganya melakukan tradisi ini. Tahun pertama menikah aku agak kaget demam panggung gitu (soalnya aku ga bisa masak ) ketika  disuruh suamiku. Jika di pulau jawa dilakukan saat lebaran tapi disini  Munjung menjelang Lebaran bahkan ada yang melakukannya menjelang bulan puasa sesuai kebiasaan dalam keluarga, katanya untuk menunjukan bakti kepada yang lebih tua, ini adalah "kewajiban" anak yang sudah menikah "sasarannya " adalah Orang Tua, Mertua, Kakak/Abang Ipar atau pun kandung.
    "Ha? Banyak banget."
    "Iya itukan kalau mampu kalau tidak juga gak apa, tapi apa salahnya jika kita mampu, anggap aja sedekah setahun sekali, bahkan jika mampu simbah, pak de, bu de , pak lek, bu lek juga di punjung"
    "Haaaa...onde mande...... bisa tekor donk..."
    "ya... semampu kita  yang kita punjung keluarga inti saja..."
    Tauco telur puyuh plus tahu tempe
    Awalnya aku hanya munjung ke mertua, dan iparku yang lebih tua, tentu saja suami ku gak enakan masa yang dipunjung keluarganya saja , akhirnya aku munjung ke keluarga ku juga, biar adil gitu deh...
    Sampai sekarang sudah masuk tahun ke empat.
    Hmm... Capek masak? Tentu donk...apalagi bukan ahlinya, tapi kalo udah tersusun di rantangan ada perasaan puas... akhirnya bisa masak juga he2
    Ngungkep ayam bumbu untuk digoreng



    Tahun ini aku dibantuian sama kakak tertuaku yang lebih awal mudik dari Jakarta, wahhh... kalau gini aku juga mau dipunjung katanya..., ya terserah klo mau terima punjungan..yang udah melentik2 belatungan setiba Jakarta :D
    Punjungan berupa nasi dan lauk pauknya
    Bagaimana tradisi manteman menjelang lebaran?? :)
    ________________________
    By : Novili

    Alhamdulilah... Buku jimat udah ditangan
    Seminggu  ini aku was-was  menunggu kiriman buku Blog MiniPenghasilan Maksimal  dari Pak dhe AbdulCholik ,sebagai Tali Asih pemenang kuis tebak model GrupBlogCamp yang diadakan olehnya.

    Was-was? iya.. soalnya aku takut alamat yang kuberikan  gak diketahui oleh kurir pengiriman,
    Kenapa? Karena kantor tempat aku bekerja, baru beberapa minggu pindah ke gedung baru yang letaknya agak mencil ,berada di jalan lintas untuk truk berat(Pembawa kayu glondongan, minyak dll), yang dilarang untuk lewat dalam kota *kecil* Airmolek, takut membahayakan lalu lintas yang agak ramai karena jalan yang sempit.

    Kondisi jalan Lintas yang masih sepi
    Tempat kerjaku sebenarnya tidak terlalu jauh, tapi cuku sepi dan dikelilingi kebun karet dan sawit membuatku khawatir jangan-jangan mereka gak tahu alamat ku..
    Sempat nanya-nanya, kalo ngirim barang ke alamat ini bakalan sampe nggak ya..? Ku bilang kirimnya pake jasa JNE, terus di jelasin kalo JNE insyaAllah sampe mereka bakal cari alamat sampai ketemu... *jadi lega deh..*

    Dan senin  kemarin ketika aku berada di pekanbaru mengikuti rapat Self Assesment (dengan pimpinan yang tinggal disana), untuk keperluan akreditasi kampus pertengahan
    Agustus nanti , tiba-tiba penjaga kampus nelpon aku.. Bilang ada kiriman dari Surabaya, Alhamdulilah hatiku langsuh cerah benderang.. *lebay*. Senengnya bukan main...
    Maaf ya pakdhe bukan aku gak mengabari atau apa.. ,tapi emang datangnya yang telat. Kalo yang lain udah tiga kali khatam, Aku baru bisa ngelus sampulnya hari ini haha. (karena selasa aku gak ngantor)
    Terimakasih untuk buku yg bermanfaatnya pak dhe... Semoga Allah balas dengan kebaikan...Amiin... :)
    Jadi nagih... Pengen menang setiap kontes yang diadain shohibul bologcamp....., fiksi 63?? *komat kamit berdo'a* he2.
     


    Foto : Search Google
    Riwayat rindu nan usang dimakan  zaman
    Andai cinta tak merekah , jauhlah  kembang dari layu
    Namun  bait takkan menyesali tiap kata yang tertoreh
    Tulus hasrat tak mesti memetik harap yang sama
    Impian mendayung bahtera, tenggelam bersama arus deras  amukan takdir
    Nangis tertahan airmatapun tertelan
    Gaduh nasib nan berbalik  arah menghujam jantung

    Pantaskah aku di tinggalkan
    Aku mungkin bukanlah sebutir mutiara,
    Tapi  serpihan krikil yang pernah menutupi kepinagan hatimu yang hilang
    Aku, Cuma tumpuan langkah kaki mu, lalu melompat  meraih  yang lain 
    Hanyalah Ranting patah sisa hidup yang kau injak

    ----
    *by : novili*

    Foto: search Google
    Sepoian bayu mengurai senyum
    Mengibas-ngibas kesejukan dipenghujung sya’ban...
    Membias hening dilembayung rona jingga
    Hilal melambai-lambai menyapa senja

    Kerinduan  romadahan seketika terobati
    Mengulurkan maaf..
    Membiarkan benci ikut menguap bersama  mentari yang meredup


    Sebelas bulan berkecamuk dalam nafsu yang tak terjaga..
    Menyisakan noda-noda hitam kefuturan
    Mengecupi sepertiga malam dengan rasa malas
    Enggan memadu cinta dengan sang pencipta

    Kini Romadhan menghampiri..
    Mengulurkan tangan
    Meraih jiwa-jiwa  haus akan iman
    Menyucikan dengan segala ibadah sepanjang Romadhan

    *Novili*
    --------
    MARHABAN YA ROMADHAN

    SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA
    MOHON MAAF LAHIR BATHIN
    Semoga Segala amal ibadah kita sepanjangg romadahan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk bulan-bulan berikutnya...

    Aamiin...


    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova , seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • ISTRI MENULIS KEBURUKAN SUAMI DI MEDIA SOSIAL
    • GURUKU PAHLAWANKU, PAHLAWANMU DAN PAHLAWAN KITA SEMUA
    • Review: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 12 Plump It Up
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Makan Nanas dan Durian menjelang HPL, berani?

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates