{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship


     
    foto :google
    Bukan sebuah kisah baru, bukan pula cerita usang yang di tepis jaman
    Adalah sebuah imbas kerusakan akibat ulah tangan manusia
    Ntah sejak kapan ..cerita pedih terus berulang, bukan pula cerita bersambung, hanya saja cerita itu terus ada.. dibawa musim
    Jangan tanyakan akibat, jangan pula tanyakan sebab. Mereka sudah tahu.. tapi selalu mengabaikan…
    Itulah  jadinya…, cerita itu datang tanpa bosan, tanpa bisa ditepis….
    Rakyat bukan satu-satunya akibat, tapi rakyat juga ikut dalam penyebab…, warisan tak hanya harta, Lingkungan wajib kita jaga.


     :::::
    by : Novili


    "Inilah akhirnya harus kuakhiri
    Sebelum cintamu semakin dalam
    Maafkan diriku memilih setia
    Walaupun ku tahu cintamu lebih besar darinya"

    Sahabat Nashhah pasti sudah sering mendengar bait lagu Fatin ini.... asyik banget ya.. Buat didenger...
    Hmmmm...

    Tapi lama2 jadi mikir deh.. Setelah liriknya dibaca ulang...

    Itu kan ceritanya tentang seseorang yang selingkuh , kemudian tersadar dan memilih untuk setia pada pasangan..

    Tapi kenapa juga pake minta maaf, yang bener tu minta maaf pada pasangan karena telah menduakan dan mungkin juga telah melukai perasaannya.
    Kalau udah sadar...gak usah bilang, seandainya aku masih sendiri bakal milih kamu, karena aku juga cinta kamu. Oh no! Kalau udah milih setia gak usah deh.... Bilang cinta, itu namanya ga setia. Bener ga?

    Eh... Tapi, tapi sisi positif ...gara-gara mendengar lagu ini semoga saja banyak para suami yang suka main mata berubah jadi lebih setia sama istrinya..
    Eh tunggu..!*sebelum ditimpuk para suami* mungkin juga untuk para wanita yang kecantol pria idaman lain.. *nunduk...takut natap mata para istri...*

    Ah... Namanya juga lagu, kadang kita menikmatinya tanpa perlu memahami isinya..., yang penting iramanya enak di dengar.., udah deh.. *aku gitu.Ini baru nyadar* :p

    Tapi nih....jangan-jangan yang suka banget lagu ini, bener2 mendalami maknanya , dan pernah ngerasa gak setia pada pasangan...? Bener ga??

    Adoooh.... kenapa jadi ngelantur... , udah ah.... Gak mau berprasangka.
    Lah... Tapi kenapa di posting coba?
    Ya...mau posting aja... :)
    Bye....

    *novili*

    Aku sangat setuju pada Setiana bahwa pernikahan itu adalah Mitzaqan Ghalizaa (Perjanjian yang Kuat), perjanjian di depan Allah Swt yang tidak bisa dibuat main-main. Pernikahan adalah sebuah janji diri terhadap Allah untuk menyempurnakan Agama, dan menyatakan diri sanggup untuk menjalankan segala kewajiban sebagai istri, suami, bahkan sebagai pendidik bagi keturunan.

    Saat aku menikah beberapa tahun lalu usia ku juga  sudah menginjak usia 29 tahun, gelisah sudah pasti. Di dalam keluargaku sendiri tak ada  patokan menikah harus usia berapa, bahkan orang tua ku pun adem ayem saja ketika itu, tapi justru cobaan itu dari luar, biasalah.. terlalu banyak usil yang mengatakan begini begitu. Ketika itu aku hanya bisa berdo'a semoga Allah pertemukan aku dengan seseorang yang mencintaiku dengan segala kekurangan dan kelebihanku, dan aku berharap  pernikahan itu terikat kuat dan hanya sekali untuk selamanya.
    Lewat seorang teman aku diperkenalkan dengan seseorang, yang sekarang ini telah menjadi suamiku. Tak butuh proses panjang, akhirnya  kami menikah, sebelumnya tentu kami  terlibat pembicaraan serius mengenai komitment dalam berumah tangga .

    Pernikahan tentunya tak sama dengan pacaran, pernikahan bukan untuk sebulan dua bulan, atau pun untuk setahun atau dua tahun tapi  untuk seumur hidup. Jika pacaran, saat  ada masalah , bisa dengan mudah bilang "putus" dan kemudian sambung lagi, dan itu terkadang bisa putus nyambung untuk sekian kalinya. Tidak dengan menikah,  saat ada masalah harus benar -benar di bicarakan jalan terbaiknya, dan jalan terbaik itu  tentunya bagaimana pernikahan itu tetap langgeng dan harmonis, bukan jalan terbaik seperti yang sering kita tonton di TV banyak sekali artis atau aktor yang mengatakan perceraian adalah jalan terbaik (walau mungkin ada benarnya bagi masalah yang mereka hadapi). Seakan-akan pernikahan  itu tak ada kekuatan, bagai sebuah cincin yang gampang dipasang dan dilepas. Komitment kami yang lain adalah berusaha menjadi  pribadi yang baik, selalu untuk berusaha  setia, jika tak ingin terluka maka jangan melukai perasaan pasangan masing-masing.

    Pernikahan adalah perjanjian yang kuat antara hati dan janji kepada Allah, yang tak mudah untuk mencerai berainya. Dan pernikahan tak di nilai seberapa mahal cincin   yang melingkar dijari. Karena cincin tak dapat mengikat hati, yang membuat pernikahan itu kuat adalah niat yang kuat untuk salaing menyinta. Jika niat untuk menghancurkan maka hancurlah, jika ingin selalu utuh  maka apapun yang terjadi akan  selalu saling menguatkan.

     "Tulisan ini disertakan dalam Giveaway Novel Perjanjian yang Kuat,"
     
    foto dari google
    Malam begitu pekat diantara kilat, desau angin dan hujan yang mendera.
    Ah…dingin begitu menusuk nusuk  menggapai tubuh dari  sisi sisi  jendela..
    Sepasang tangan pun dengan cekat menarik kain dan merapatkan tubuh
    Sembunyikan diri dibalik tebal selimut
    Lalu terbuai dalam dekap malam…

    Hei! Yang berselimut.
    Lihat diri mu,  masih kah… kau katakan Tuhan tidak adil…
    Malam ini diantara hujan lebat berkilat..
    Tuhan telah memberimu tempat beratap menyantap lelap yang tak sekejap

    Lantas ..!
    Apa kabar dia disana…?
    Tubuh dingin…diterpa alam  yang tak bersahabat…
    Ditengah malam beku…
    Menggenggam jemari yang bergetar dan memucat..
    Merapatkan tubuh pada dinding dingin jembatan..
    Menyandarkan diri Pada tiang –tiang pasar…
    Memeluk lutut yang mulai gemelutuk dan perut yang  berteriak lapar.

    Hei Yang berselimut…!
    Tak kah bisa kau menepis dingin
    Membiarkan gigil menegakkan semua  bulu roma
    Biarkan Air mengalir dalam lekuk anggota wudhu..
    Rendahkan dahi… sejajar tanah..
    Meninggikan ketaqwaan  sejajar langit..
    Menghina diri  serendah-rendahnya lalu Memuji-NYA setinggi-tingginya

    Biarkanlah hujan menenggelamkan diri dalam deras  aliran iman.
    Dan membanjiri hati dengan Zikir yang selalu mengingat-Nya
    Dan Biarkan Angin menyapu segala  keangkuhan dan kesombongan.
    Jangan  biarkan hujan malam , membuat diri terperangkap dalam gelap kekufuran.

    -------
    *By  : Novili*

    Sejak maret 2012 lalu, kalimat “Gantung Di Monas” jadi buah bibir yang rasanya macem-macem tergantung  panjang lidah menjilati bibirnya… asem manis bahkan pahit  juga ada  kali…? :P, Sejak saat itu banyak yang  berpikiran seram membayangkan monas  sebagai tempat angker yang banyak digelantungi kelelawar… hiiiii…, apalagi kalau suasana monas gelap gulita… huuuuu…huuuu…(ih… lebay..) Namun seiring waktu  bayangan keseraman itu memudar…apa lagi bau “kemenyan” kembang api dan hiruk pikuk  suara dangduter dan rocker  malam tahun baru kemarin, membuat wajah  Monas yang sempat “tercoreng”  itu kembali  mulus… dengan make up yang natural , ia tersenyum manis…. (ngawur.com)

    Namun dengan perkembangan berita malam tadi..dan si “monas”  telah dipakaikan baju ‘kebesaran’ , bayangan tentang Monas beserta makhluk yang mungkin akan gelantungan disana, kembali terbayang  dimata masyarakat. Ada yang bergidik, ada yang merasa seram, ada yang senyum-senyum, senyum bahagia, sinis, bahkan tertawa lebar..( ah.. gak mau shuudzon).
    Tapi… semua keseraman itu tergantung imajinasi  kita dalam menerjemahkan  “Gantung di Monas” mbok ya… kata-kata itu jangan di dramatisir… maknanya sangat luas loh…. . Dari pada  mikir yang serem-serem. Semua juga berani kok digantung di Monas, malah…. Bikin seru dan happy . gak percaya….? Yukkkk kita gantung diri di Monas :

    foto : Pinjem Google

    Pernah ngebayangin gak.....? bisa beginian di Monas, ayo... tinggal  pilih mau disisi yang mana... barat , timur selatan? asyik... loh.. bisa telponan, ngenet juga bisa ... , jangan lupa bawa bekal ya.... :D , gak ngeluari duit banyak.



    foto : pinjem GOOGLE

    Kalau yang ini... lumayan seru looh......  asal kuat pegangan gak bakalan jatuh, eh... tapi jangan lupa dibawahnya jangan lupa di kasih kasur karet, kalau jatuh gak langsung bonyok tuh kepala.



    foto: pinjem google

    Kalau kaya gini.... jangan lupa bawa dot ya...., biar tidurrnya Lelap.







    foto : search Google

    Nahhh.... kalau ini bisa rame-rame... , tapi ntar negara keluar duit banyak donk... :D.  Proyek lain aja jebol.... gimana proyek ini...??? bakal banyak yang bakal gelantungan di Monas.







    FOTO : google

    Yang ini cocok banget buat berjiwa petualang sejati, termasuk petualang cinta. ehm.





    foto : pinjem google lagi


    Waw... kalau yang ini seru banget, berdua bersama kekasih... menikmati malam yang syahdu, mau digantung berapa lama juga sanggup kok ;)






    Bagaimana ....? itu adalah  beberapa alternatif untuk  gantung diri di monas, semuanya asyik-asyik to? , saya aja mau kok, asal jangan digantuang indak batali.. alaias digantung tak bertali, seperti cinta yang kau gantung membuat hatiku nelangsa merindukannmu... ahai.. :). Ojo dianggap serius yo temen-temen.. ini posting buat seru-seruan aja kok. abis heboh banget soal gantung menggantung... la wong "dia"  gak pernah jelas bagai mana cara menggantung itu... belum tentu maksudnya yang bikin  koit. :D


    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova, seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure..

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • 10 MERK PANCI PRESTO DENGAN KUALITAS TERBAIK DI INDONESIA
    • Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, Sensasi Mandi Parfum
    • 10 Universitas di Malang dengan Jurusan Teknik Informatika
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates