{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship


    Ntah mengapa musim hujan identik dengan musim penyakit, terutama sakit flu dan batuk. Sebenarnya  mungkin penyakit  itu timbul bukan karena  kesalahan si musim hujan itu sendiri, tapi cuma kitanya aja yang kurang menjaga kesehatan dan terlalu cuek dengan keadaan. Alasan kedua  ada musim yang mengiringi musim hujan ya…. yang musim-musiman deh, contohnya banjir musiman heheheh. 

    Air hujan menggenang dimana-mana, sampah yang berserakan, lalat , nyamuk berkeliaran bebas, jika kita tidak menjaga lingkungan hal-hal tersebut menjadi sumber penyakit. Musim buah buahan di penghujung tahun dan bertepatan pada musim hujan  bisa menjadi sumber penyakit juga. Buah-buahan musiman dipenghujung tahun memang menggoda selera, karena adanya cuma waktu musim itu saja. Buah-buahan dipenghujung tahun itu adalah Durian, Rambutan, Manggis, Duku atau langsat, disusul buah mata kucing, ada yang belum tahu  buah mata kucing?. Kalo kita tanya sama mbah google, maka jawabannya adalah buah kelengkeng. Tapi kalau di daerah ku buah mata kucing beda dengan buah kelengkeng. Buah kelengkeng itu lebih besar dan dagingnya lebih tebal, sedangkan buah mata kucing itu lebih kecil, seukuran kelereng terkadang malah ada yg lebih kecil dan daging buahnya juga tipis  harganya kalaau lagi musim itu cuma 3000 rupiah perkilonya.

    Kebayang donk…. Kalau lagi musim buah tapi gak bisa nahan selera, apa jadinya tubuh mengolah itu semua. Durian habis lima buah atau rambutan 2 kilogram sekali duduk, manggis lah…. aduh!, abis makan ya puyeng, sakit perut, diare, asam urat, kolesterol, batuk langsung menyerbu tiap aliran darah. Jadi ada baiknya kita menjaga kesehatan tubuh, jadi jangan tunggu alarm tubuh bunyi baru sadar kalo ada penyakit. 

    Ada beberapa hal yang perlu kita jaga  pada saat-saat begini*tsaaahhh

    1.       Jaga makanan. Ini wajib, buah-buahan memang sehat tapi jika dimakan tak beraturan alamat penyakit sukses mendarat cantik ditubuh. Musim hujan memang enak makan yang panas atau hangat, tapi gak mesti tiap hari juga kali makan bakso, mia ayam, atau mi rebus. Mending perbanyak makan buah yang mengandung vitamin C seperti jeruk. Jika pengen yang anget-anget gak mesti gorengan atau mie rebus, mending bikin wedang jahe, kan lebih sehat. Jika perlu vitamin boleh dikonsumsi.
    2.       Jaga Lingkungan. Biasanya musim hujan  banyak  nyamuk, lalat, sampah. Jadi luangkan buat bersih-bersih. Membuang yang membuat air tergenang plastik-plastik, kaleng-kaleng atau lainnya masih ingat 3 M kan? Menutup , Menguras, dan mengubur. Membuang dan mengubur yang membuat terkenang juga perlu, misalnya mantan. #Eh!
    3.       Jaga  Pola tidur, ini penting jangan banyak begadang ataupu kebanyakan tidur. Kebanyakan tidur juga bikin sakit. Dingin-dingi hujan memang malas bangun pagi, enakan tidur, tapi bangun siang justru bikin badan pegel-pegel.
    4.       Jaga ingatan. Maksudnya jangan lupa membawa hal-hal yang perlu dibawa saat bepergian. Terutama bagi yang kerja pulang pergi naik motor atau angkutan umum. Hujan bisa datang kapan saja. Jadi jangan lupa bawa baju hangat, payung, dan jas hujan. Hujan-hujanan emang enak.. tapi ntar kalau sakit , kalau gimana-gimana, gimannaa? Ya kan… mending kalau sakit nya sendiri kalau nular ke anak atau istri gimana? * untuk  mengucapkan kata gimana mohon dilebaykan…mulut sedikit lebar dan dagu..agak dipanjangkan kebawah…*# gimannnaa, bisa?*
    5.       Jaga hati. Loh… kok hati dijaga. Ya iyalah… biasanya musim hujan juga di ikuti musim undangan pernikahan, alias musim kawin. Lebih baik bersabar dan tawakkal kepada Allah, semuanya indah pada waktunya. Jaga hati biar gak galau… galau juga penyakit loh..karena menyangkut kejiwaan juga  kaya si FOMO itu. Fomo? Siapa dia? Oh…. Itu Fomo Jomblo Ngenes   RT sebelah :D

    *hahahhaaha…sedikit ikut kekinian ..dengan bawa-bawa  “Fomo” di post blog, twitter dan status Fb..kamu bakalan  ..dianggap modern, walau kamu ga pernah nulis #Berkahngeblog laaaaa..apa yang mau dibanggain lomba blog aja gwe ga pernah menang.*kesiiiiaaaaaan…-ipin upin) tapi mah..gue gak iri... orang sukses itu karena usaha nya lebih...nah sadar diri aja.... baca aja semua..dan ambil ilmunya.. fomo gak fomo ....ya itu bukan urusan saya,setuju!! ( yang setuju bearti senasib)

    Nah..kembali ke fomo..eh ke laptop, jadi..menurutku minimal 5 hal diatas cukup buat kita lebih sehat, minimal  membuat kita tak mudah jatuh sakit   karena faktor cuaca. Semoga bermanfaat ya…


    -----
    Airmolek, 5 januari 2016
    (hampir aja nulis 2015, contoh orang yg susah move on)
    Mendung..menggantung…
    Love rain….


    Menjelang detik - detik tutup tahun, seperti biasa time line dipenuhi dengan pro-kontra merayakan tahun baru menurut islam.

    Wajar saja..jika kita mengaku beragama islam, pedomannya tentunya Islam. Jadi kita gak boleh memandang sinis ...dan mengatakan sok suci dan lainnya.
    Dan ga boleh juga ngata-ngatain mereka yang ngerayakan malam tahun baru, selama yang dilakukan itu positif dan cuma bakar ayam makan makan dan ngumpul ngumpul aja..menurut ku itu ga masalah.

    Secara pribadi aku sih... setuju saja dengan hal-hal yang dilakukan dalam menyambut pergantian tahun, yang penting jangan lakukan sesuatu yang melanggar perintah Allah, swt.
    Hal- hal mubazir misalnya bakar kembang api , petasan dll . Say no to drugs dan hamar apalagi sampai pesta seks, naudzubillahi minzalik dan tidak bakar menyan, bakar dupa, apalagi kalau sampai ngepet hahahhahaaha..

    Berkumpul dan reunian dengan teman atau keluarga, merupakan moment paling tepat. Karena liburan semester, natal dan tahun baru berbarengan jadi lebih asyik membawa serta keluarga. Silaturahmi itu sangat dianjurkan waspada aja soal cinta lama belum kelar #eh

    Selamat datang matahari 2016, walaupun dari malam sampai pagi ini Airmolek diguyur hujan rinai, tapi nun jauh dibalik awan ku yakin matahari tersenyum cerah .Membawa senyum kehangatan dan segala janji kebaikan ditahun ini.Semoga segala kesuksesan yang tertunda ditahun yang lalu dapat kita raih dan segala kesalahan serta khilafdapat diperbaiki ditahun ini, karena batas usia kita ga pernah mengetahuinya. Belum tentu kita ketemu di tahun berikutnya.

    Kalau bisa aku ga mau ada tahun baru. Karena tahun baru berbanding lurus dengan usia yang makin menua. Itu bearti secara pribadi harus menjadi lebih dewasa lebih bijak dalam mengatasi masalah. Memikir benar atau salahnya terhadap tindakan yang akan dilakukan jangan sampai terperosok terhadap masalah-masalah yang ga penting..karena terbawa perasaan.

    Sebenarnya ini mau di posting pas penutupan tahun malam tadi, ngetik sambil tiduran pake HP,sembari ngipasin Hamid yg lagi tidur. Baru beberapa baris ternyata ketiduran, terbangun pas bunyi dar der dor....petasan, yaudah..lah.. jadilah postingan ini mengawali tahun ini. 

    Selamat menyambut matahari 2016 yah...!!! *daddadadadaaahhh*
    Akhir Tahun ini berkah banget...
    Kedua kakak ku yang tinggal di Jakarta pulang kampung, yang bertepatan dengan liburan anak sekolah. Jadilah tahun ini kami ngumpul,.Tapi sayang yang tadinya ada niatan buat pesta durian..tapi ga jadi, apa daya dasar udah emak-emak berumur , segala gejala - gejala penyakit keren udah melekat, ya gula darah, koles terol, asam urat sudah melekat, padahal tahun lalu belinya sampai satu goni, tapi ya nggak dihabisin satu hari sih... hahahah..mabok durian donk. Walau cuma ngumpul-ngumpul bareng aja tapi semua happy, becanda bareng, cerita-cerita , masak-masak dan makan bareng sampai perut begah kebanyakan ngemil.

    Eh..kemarin sore ngumpul semua , karena yang kerja hari minggu  libur jadi abang ku bisa datang ke rumah. Jadi dadakan pengen foto bareng..padahal banyak yang belum mandi..., hebohnya  minta ampun,sambil ketawa ketiwi. Alaaaaahhhh....ternyata hasil foto bareng, beresolusi rendah...jelek banget. Tapi... ya sayang juga kalo dibuang, toh..kelak ini kan menjadi kenangan  sepanjang masa...

    Kak evi (kakak ku no 3) bersama emak ku


    mulai dari kiri (kak beti, aku *nova, kak evi, mamak, kak Ema, dan Bang Hengki)

    Kak Ema - Mamak

    yah....yang dibelakang iseng banget




    belum apa-apa udah dijepret


    susah banget ngajak si abah ..biar ikutan nimbrung difoto..
    kelak dipertemukan kembali di surga --aamiin



    Semoga selalu diberkahi dan kita semua rukun dan berada dalam lindungan Allah swt..aamiin...


    ”Malu dan iman itu saling bergandengan, jika hilang salah satunya, maka hilanglah bagian yang lain.”
    (HR. Hakim dan At-Thabari).

    Sejatinya tak ada hari ibu, karena sudah merupakan kewajiban kita untuk mencintainya sepenuh hati setiap hari. Bahkan ketika ibu tiada lagi ..doa -doa anak yang shalih tetap dibutuhkan dan merupakan kewajiban bagi kita untuk mendoakannya selalu.

    Momentum hari ibu hanyalah hari untuk intropeksi diri, seberapa besarkah bukti cinta kita padanya. Sudahkah kita membahagia kan  ibu?
    Ibu tak pernah  mengingat berapa jumlah uang yang telah  diberikan anak-anaknya, tak menghitung seberapa mewah rumah yang disediakan anak-anaknya untuk tempat tinggal yang baru, begitu pula dengan pakaian-pakaian indah dan bagus yang sudah dibelikan anak-anaka mereka.

    Sosok ibu ketika ia menua...yang dikenangnya hanyalah senyumanmu ketika ia menyuruhmu tuk memijat kakinya yang ripuh, seberapa banyak kamu  menghampirinya ke kamar tuk sekedar menyapa atau bertanya keadaannya. Dia hanya mengingat berapa kali dan berapa lama kamu meneleponnya dalam seminggu,  berapa kali dalam sebulan atau setahun kamu  mampir ke gubuknya dan obrolan-obrolan canda yang  membuatnya tertawa bahagia

    Hari ibu bukanlah sekedar mengucapkan " selamat hari ibu"  lalu memberikan bingkisan-bingkisan tertentu. Tapi bagaimana sikapmu setelah hari ibu itu berlalu , sama saja ataukah semakin perhatian padanya? Jika tidak... maka dia akan lupa pada bingkisan yg kamu beri yang di ingat hanyalah sapaan dan senyummu.

    Lantas bagaima jika ada yang menyimpan sedikit dendam pada sosok ibu, karena telah melakukan kekerasan fisik sewaktu kecil.  Seorang ibu akan tetap ibu walaupun banyak kisah pahit yang dilalui, ibu tetap tempat pulang paling nyaman dan memiliki pelukan paling hangat. Dendam padanya bukan suatu penyelesaian. Jika sudah memaafkannya.. kenapa masih berseliweran tulisan yang mengenang masa lalu tentang sosok ibu yang kejam dan menyatakan diri adalah  salah satu korban, namun tetap survive karena bisa “melawan” prilaku kasar ibu. Mungkin dulu banyak faktor yang menyebabkan itu, mungkin ada suatu hal yang menekan jiwanya sehingga ia bertindak emosional, mungkin faktor  ekonomi, atau hubungan dengan ayah atu dengan keluarga yang lain. Dan dia tak punya jalan keluarnya.  Seandainya Ibu tahu…bahwa dirinya diceritakan “digosipkan” pasti dia sangat sedih dan terpukul dan malu karena anaknya sendiri telah menceritakan aib masa lalunya. Yakinlah pasti sekarang  dia sudah menyesali..dan pasti dia sangat sedih telah  melakukan itu.  Dulu belum banyak media belum banyak informasi tentang kekerasan pada anak atau kaitan dengan cara penyelesaian masalah keluarga dll, jadi segala yang terjadi “dulu” lebih baik kita tutup dengan  semangat menjadi ibu yang lebih baik, jangan sampai menjadi penerus masa lalu.

    Terlalu klasik jika menyatakan hari ibu  hanya untuk mengingat bahwa hari ibu adalah mengenang bahwa ibu adalah sosok yang mengandung dan melahirkan kita ke dunia, tanpa dikenang pun  semua juga ingat. Hari ibu  merupakan cambuk bagi diri sendiri untuk menjadi istri yang baik dan sholeh untuk suami dan juga ibu yang membanggakan untuk anak-anak.  Bukan menjadi istri atau ibu dengan wajah sandiwara.

    Dijaman teknologi seperti ini banyak ibu-ibu yang memanfaatkannya mulai dari sekedar hobby sampai menjadikannya sebagai mata pencharian sampingan, berdagang online, blogging, influencer, content writer,buzzer dll, apapun itu semoga semua berdampak positif pada keluarga dan tidak meninggalkan kewajiban menjadi seorang istri atau ibu. Karena terlalu sibuk, yang wajib malah keteteran.

    Teknologi, atau social media itu bak pisau bermata dua, bisa berdampak positif bagi orang-orang yang pintar memanfaatkannya, bisa pula justru membuat orang terperosok dan jatuh karena terbuai dengan kemudahan yang diperoleh. Banyak keluarga yang hancur karena chatting BBM, Whatsapp, Line dll karena tergoda dengan  “sosok tertentu” disana. Sebagai Ibu dan Istri yang paham agama sebaiknya harus pintar memilah  mana yang benar.

    Postingan ini terlalu ngelantur… masa hari ibu dikaitkan dengan social media,chatting dan perselingkuhan? Tapi  aku ngerasa itu semua ada kaitannya, bukankah hari ibu bukan cuma mengingat  tentang mengandung dan melahirkan? Tapi menampilkan sosok ibu yang baik, bijaksana dan bermartabat, baik dimata suami, anak-anak, keluarga dan tentunya menurut pandangan Allah swt. Kita bisa menutupi  prilaku jelek kita dimata manusia tetapi tidak dimata Allah swt. Istri adalah sahabat terbaik suami, Ibu adalah sosok panutan anak-anak.  Dengan menjadi Istri dan Ibu yang baik Insha Allah segala kecintaan akan menghampiri, ntah itu dari keuarga, teman-teman, sahabat, orang tua, apalagi suami dan nak-anak. Seandainya orang-orang yang disekeliling kita yang sayang dan mencintai kita itu ,tahu  bahwa wajah kita adalah wajah kepura-puraan… mereka yang mencintai akan  berbalik menghina, yang sayang akan berbalik dengan sumpah serapah , lalu apa lagi yang kita punya selain para Hater disekeliling kita (bukan dari gossip selebriti  )

    Hari ibu adalah hari para wanita.maka ku menulisnya secara umum.

    Wanita itu memiliki pakaian hijab yaitu MALU, dan bila malu telah terangkat…tunggulah kehancuran…. *bukan ceramah Ustadzh
    _____

    Postingan ini hanyalah sebuah pengingat pribadi , memotivasi diri agar bersikap lebih baik kepada Ibu dan bagaimana menjadi ibu dan istri yang lebih baik. Jika menemukan kata "kamu" itu adalah menunjuk diri sendiri bukan maksud menggurui.  Dan kata “kita” bukan bearti kamu dan saya sama….

    Just SelfReminder

    Selamat hari Ibu 22 Desember 2015
    I love You Mom…


    Sudah bukan rahasia lagi kalau mayoritas wanita hobi berbelanja. Apalagi kalau ada banyak diskon di toko yang menjual barang incaran. Untuk anda yang mencari toko online penuh diskon, yuk kunjungi MatahariMall.Banyak diskonbelanja di MatahariMall yang pastinyamembuat berbelanja di toko online yang satu ini jadi semakin menyenangkan. Tak hanya bisa membeli produk kebutuhan rumah tangga secara lengkap, MatahariMall memang juara untuk membantu kita berhemat.

    Ibu rumah tangga yang cerdas pasti punya siasat sendiri untuk berbelanja sekaligus menghemat pengeluaran. Jangan melewatkan siasat-siasat berikut ini kalau mau menjadi ibu rumah tangga hemat ya :

    Buatlah Daftar Belanjaan
    Hal yang satu ini rasanya memang paling malas untuk dilakukan ya, Bu. Padahal daftar belanjaan sangat penting untuk membatasi pengeluaran ketika berbelanja. Dengan daftar belanjaan di tangan, kita pasti akan memprioritaskan kebutuhan yang sudah dicatat dalam daftar tersebut.
    Coba bayangkan kalau tidak ada daftar belanjaan. Pasti barang-barang yang dibeli adalah barang-barang yang pertama kali menarik perhatian, bukan barang yang benar-benar dibutuhkan.

    Tidak Ada Salahnya untuk Membeli Secara Grosir
    Barang-barang kebutuhan rumah tangga yang rutin digunakan seperti sabun mandi, pasta gigi, atau deterjen sebaiknya dibeli secara grosir. Alasannya tentu saja karena harga produk grosir lebih murah daripada membeli secara eceran. Jangan lupa untuk mengecek tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk secara grosir dan menyimpannya dalam waktu yang cukup lama.

    Utamakan Kebutuhan Si Kecil
    Ayah dan ibu bisa menunda membeli baju baru, tetapi si kecil tentu tidak bisa menunda minum susu atau memakai popok. Oleh sebab itu, utamakan kebutuhan si kecil ketika sedang berbelanja. Produk kebersihan anak atau barang-barang lainnya bisa dibeli dalam jumlah agak banyak bila sedang ada penawaran harga istimewa.

    Jangan Bosan Memasak Makanan Di Rumah
    Masakan yang dibuat sendiri di rumah bisa disesuaikan dengan selera kita dan seluruh anggota keluarga lainnya. Selain itu, kita juga lebih bebas memilih bahan-bahan makanan yang sehat dan kaya nutrisi. Sesekali boleh menikmati makanan yang dibeli di luar. Tetapi jangan terlalu sering agar pengeluaran tidak boros dan kesehatan tidak terganggu.

    Ibu cerdas yang pandai mengatur keuangan keluarga pasti tahu prioritas terbaik yang harus didahulukan. Ini saatnya untuk menjadi ibu cerdas dengan wawasan yang luas dan
    terbuka.

    ----
    Disclosure 
    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova , seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • ISTRI MENULIS KEBURUKAN SUAMI DI MEDIA SOSIAL
    • GURUKU PAHLAWANKU, PAHLAWANMU DAN PAHLAWAN KITA SEMUA
    • Review: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 12 Plump It Up
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Makan Nanas dan Durian menjelang HPL, berani?

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates