novanovili.com - Bagi wanita untuk tampil terlihat cantik itu adalah keharusan. Diusia memasuki angka 20-an wanita merasa saat itulah ia merasa sangat dewasa dan terlihat cantik. Ketika berjalan di muka umum inginnya baju terlihat bagus, polesan dan bedak dan lipstik pun tak ketinggalan. Memang secara fisik terlihat dewasa dan cantik, namun secara pemikiran usia kepala dua itu masih menyisakan jiwa remaja yang egois dan sifat manja bahkan kekanak-kanakan. Seperti itulah yang aku rasa, saat itu cara berpikirku saat itu bisa dibilang pendek, kalo sakit hati langsung jutekin orang, jika marah langsung ngomel, tidak suka sama orang ya pasang tampang benci.
novanovili.com - Berbelanja online kini telah menjadi
pilihan dari sebagian kalangan. Banyak alasan
yang dikemukakan mulai dari harga
murah, banyak pilihan, promo, discount
dan bebas ongkos kirim, tidak menyita waktu untuk urusan lain, misalnya untuk
beli baju gak perlu ngider toko pilih-pilih atau keringetan nawar harga belum
lagi kalau sampai bersitegang dengan penjual. Pikiran untuk takut ditipu itu
kini mulai bergeser, orang semakin percaya untuk belanja online karena melihat
kualitas e-commerce jadi bukan beli online
secara personal yang membuka peluang untuk ditipu.
Tapi walaupun begitu sebagai ibu
rumah tangga kita juga harus pintar. Pintar disini tak hanya dalam mengelola
keuangan tapi juga pintar mengelola nafsu ketika melihat tulisan off 30 %, atau
discount 75%, buy 1 get 2, karena penjual sangat paham hal-hal yang dapat
menggugah perasaan wanita dan mencampakkannya ke cuci gudang #eh :D. Nah, untuk hal-hal seperti ini kita harus tau
sesuatu yang kita itu bener-benar di butuhkan dalam keluarga atau hanya sekedar
ingin karena bentuk nya cantik, unik, lucu dll. Bagaimanapun urusan keuangan
dalam keluarga tak boleh dikesampingkan, karena jika tidak terkontrol dengan
baik maka ada salah satunya yang bakalan nunggak #eh lagi. Ya… misalnya karena
keasyikan belanja , liat dompet tinggal sekian dan ternyata ada list tagihan
yang belum dibayar, sebut saja rekening listrik, nah..nunggak kan..???
atau..ternyata cicilan mobil belum dibayar (ngayal).
Oke, Aku sendiri sebenarnya
sangat jarang belanja online, kecuali saat-saat mendekati lebaran coba-coba
liat baju-baju gamis bagus, atau hunting kerudung, paling yah cuma itu saja.
Selain waktu itu, palingan aku belanja
barang yang benar-benar dibutuhkan seperti baju emang butuh dipakai tiap hari
kan ya..? * nah..mencari pembenaran :D –sama aja donk* .
Eh, tapi belanja online itu gak mesti baju,
tas, atau sepatu dan barang elektronik aja, tapi juga kebutuhan harian juga misalnya
minyak goreng, terigu, sabun mandi , shampoo. Emang penting belanja harian
online?, lah tinggal beli diwarung depan aja gitu?, iya sih, tapi kemarin aku
sempat dapat voucher gak banyak sih, terus dari pada baju ke baju lagi, mending
beli keperluan harian,lumayan gak ngurangi isi dompet. Jadi deh voucher aku
tukar dengan minyak goreng 4 liter, terigu, shampoo, sunlight dll, hahahaha aku
merasa geli sendiri tapi lumayan dari total harga aku cuma bayar sepertiga nya aja. Alhamdulilah barang tiba
dengan selamat, tapi aku heran sendiri kok paketnya dipisah-pisah ya? mungkin
biar beratnya kurang terus bebas ongkir atau juga mungkin penjualnya beda-beda
wilayah jadi pengiriman terpisah begitu,
soalnya ada notifikasi dari jasa logistic bahwa barangnya transit di Jakarta,
emang tu minyak goreng dikirim dari mana? hahahha.
Terus cara hemat belanja online
itu seperti apa?? (kebanyakan cerita jadi lupa judul :D )
Gak usah belanja. Eits! jangan protes dulu, tadi niatnya kan biar
hemat toh. Jadi kalau merasa gak
butuh-butuh banget ya gak usah belanja,
atau masih bisa ditunda keinginannya mending ditunda dulu, tetap
kedepankan pada hal-hal yang penting.
Manfaatkan Voucher. Seperti
yang aku ceritakan, walaupun terkadang nilai voucher itu nggak gede tapi
lumayankan tidak mengurangi saldo. Tapi tetap pikirkan dengan nilai voucher, barang
apa yang cocok dan emang dibutuhkan. Jangan sampai nilai voucher tak berimbang
justru membuat kantong kebobolan.
Jangan terlalu royal menggunakan kartu kredit. Bagi yang punya kartu
kredit ini butuh perhatian banget. Dengan segala promo yang ada belanja dengan
kartu kredit emang terkesan lebih murah ya? tapi dengan begitu kadang ada yang
suka kalap jar-jor belanja ini itu , justru yang dikit-dikit itu gak berasa
jadi bukit, tau-tau tagihan udah bengkak aja.
Niat berhemat malah melarat :):).
Amati Social media atau cek-cek ecommerce dan bandingkan harganya.
Yakin deh.. emak-emak sekarang gak mau banget dibilang kudet, mereka rajin
banget mantengin socmed n gak mau
ketinggalan info. Jadi pasti udah paham kalau ada iklan atau promo dari sebuah situs pasti langsung berkunjung.
Yang paling penting jangan lupa bandingkan harga, terkadang ada harga discount
ternyata masih bayar ongkir, ada yang standar malah bebas ongkir, jadi tetap
perlu hitung-hitungan juga .
Belanja di hari-hari tertentu. Untuk mendapatkan discount khusus
belanjalah di hari-hari tertentu yang
memang saat itu banyak sekali promo dan diskon.
Pada umumnya pada hari tersebut hampir seluruh e-commerce berlomba-lomba memberikan diskon
dan promo. Kapan itu? saat liburan sekolah, menjelang lebaran, weekend,
akhir/awal tahun, harbolnas, Natalan
dll.
Nah itu aja sih tips dari aku,
tapi ini penting banget loh apalagi saat ini semua serba mahal n pemasukan
segitu-segitu aja, mana gaji juga gak naik-nai k hihi(si bos baca gak ya? ;D).
Penghematan itu penting dalam segala aspek pengeluaran (ini bahasa bagaimana
rupanya) termasuk hemat berkata-kata, kalau nggak ya gitu suka nyinyirin orang,
sinis, dan debat ini itu , mendramatisir ,ups! :D. Kalau nulis panjang gini apa
lagi gak biasa, emang suka kehabisan kata, ujung-ujungnya suka ngawur melebar
kemana-mana hahahahaha…, udah ah. Eh kalian punya tips juga ga?? bagi-bagi
disini ya mana tau udah gak mendrama lagi :)
Zaman semakin berkembang, teknologi
semakin canggih. Banyak hal yang berubah dari hari ke hari. Mulai dari gaya
hidup, kebutuhan sampai pergaulan yang tidak terkendali. Dan jangan lupa juga
sama bumi kita, yang semakin hari semakin tua. Sebagai seorang ibu aku juga
harus bisa mengantisipasi segala perubahan ini. Gimana caranya supaya aku bisa
merubah hidup keluarga aku menjadi lebih baik.
Siapa bilang jadi ibu rumah tangga itu
adalah perkara mudah? Terutama untuk ibu yang merangkap menjadi seorang wanita
karir juga. Kita harus menjadi seorang ibu untuk anak-anak, jadi seorang istri
yang baik untuk suami, juga harus jadi seorang pegawai yang bertanggung jawab
pada perusahaan atau kantor tempat kita bekerja. Tugas dirumah yang menumpuk
dan pekerjaan yang dikejar deadline harus berjalan beriringan, tidak boleh ada
yang tertinggal satupun.
Ecomom, mungkin istilah yang tepat
untuk digunakan sebagai sebutan untuk para ibu yang cerdas. Lebih jelasnya Ecomom
adalah istilah untuk seorang ibu cerdas yang tidak hanya berpikir untuk
kepentingan saat ini tetapi juga berpikir untuk kepentingan jangka panjang atau
untuk masa depan. Cerdas disini adalah tentang bagaimana kita merawat keluarga,
mengurus rumah dan isinya, mengelola keuangan rumah tangga, serta pastinya
merawat diri kita sendiri.
Pertanyaannya, apakah semua orang
harus jadi ecomom? Menurut aku, iya. Sangat baik jika semua ibu di Indonesia
ini jadi seorang ecomom, dengan begitu mereka bisa meningkatkan kualitas hidup
keluarga dengan baik. Sedikit beberapa contoh tindakan yang bisa mendukung
kita jadi ecomom.:
Menerapkan
pola hidup sederhana
Untuk menjadi ecomom, kita juga perlu
membiasakan diri untuk menerapkan pola hidup sederhana sedini mungkin. Kita
bisa mulai dari soal makanan. Membiasakan masak sendiri untuk keluarga, memang
beli lauk yang sudah masak lebih simple dan menghemat waktu. Tapi jujur saja
lauk masak itu lebih mahal dan dapatnya cuma sedikit jika dibandingkan kita
beli sayuran mentah dan ikan segar, yang mungkin bisa di stok untuk beberapa
hari kedepan.
Jangan dibiasakan memberi uang jajan
dalam jumlah besar untuk sang buah hati, itu hanya akan membuatnya jadi lebih
sering jajan diluar dan tidak bisa dikendalikan. Buatkan bekal untuk makan
mereka disekolah, itu akan membuat mereka terbiasa makan makanan dari rumah,
ketimbang jajan diluar, yang kita tidak tahu aman atau tidaknya makanan
tersebut.
Kita sebaiknya bisa membedakan antara
kebutuhan dan keinginan. Atau kebutuhan yang seperti apa? Kebutuhan primer,
sekunder, atau tersier. Yang pada intinya hal ini akan membantu kita untuk
menciptakan kebiasaan hidup sederhana.
Menyiapkan
Kebutuhan Pendidikan anak sejak dini
Karena kita bukan lajang lagi yang
bisa bebas kesana kemari, bebas pakai uang untuk kesenangan sendiri, kita harus
mulai menyiapkan kebutuhan untuk masa depan, misalnya: untuk pendidikan anak. Sekarang ini banyak bank yang
menawarkan tabungan khusus untuk membiayai pendidikan, kita bisa manfaatkan hal
tersebut untuk menyimpan uang kita khusus untuk biaya pendidikan anak kita
nanti.
Menggunakan produk ramah lingkungan.
Dengan menggunakan produk ramah
lingkungan, selain bisa berhemat, kita juga bisa hidup lebih sehat. Misalnya
saja kita mengganti penggunaan kantong plastik, menjadi kantong yang terbuat
dari kain, yang bisa dipakai berulang-ulang. Atau membawa air minum dari rumah
dengan menggunakan tempat minum atau tumbler, sehingga kita sudah meminimalisir
pembelian air minum berkemasan plastik diluar.
Lalu untuk di rumah, jika kita menggunakan
kulkas, ada baiknya kulkas yang kita gunakan adalah kulkas ramah lingkungan.
Karena aku sendiri pun menerapkan hal tersebut. Aku pake kulkas yang sudah
punya teknologi econavi, yaitu sensor yang bisa mendeteksi kondisi pemakaian si
kulkas itu sendiri, jadi secara otomatis dia bakal memaksimalkan penghematan
energi. Yang tentunya juga menghemat tagihan listrik bulanan.
Meluangkan
banyak waktu dengan keluarga
Untuk aku dan sebagian orang yang
menjadi ibu sekaligus wanita karir, mungkin ini hal yang sulit. Karena kami
harus membagi waktu kami yang hanya sedikit untuk keluarga dan pekerjaan. Tapi
bukan mustahil, disela-sela kesibukan kita, kita juga bisa mencurahkan banyak
perhatian untuk mereka. Misalnya aku, setiap pagi aku pasti siapkan sarapan
untuk mereka, dan sore hari ketika pulang kerja aku menyempatkan bermain dengan
anak ku di halaman rumah, yang disana banyak ana-anak lainnya.
Dan saat hari libur aku tidak
menyia-nyiakan kesempatan itu untuk berkumpul bersama suami dan anak aku. Kami
terkadang jalan-jalan keluar, tapi lebih sering kami naik motor bertiga sekedar
mutar-mutar saja atau menyempatkan mampir ke rumah kakak atau saudara lain
sebagi bentuk silaturahmi. Yah, pokoknya kegiatan yang bisa jadi pelepas lelah,
dan juga untuk kehangatan keluarga, bisa juga disebuat quality time lah.
Menghemat
penggunaan air
Sebagai Ibu, kita juga bisa
mengendalikan penggunaan air dirumah. Selain menghemat air, sebenarnya ini juga
berdampak pada pengurangan biaya air yang harus dibayar bagi penuna PAM atau
biaya listrik untuk mesin air dirumah.
Coba deh kita cari tahu apa sumber
panggunaan air yang paling banyak dan bisa kita minimalisir? Mandi? Mandi
memang menggunakan banyak air tapi sulit bagi kita menghemat air untuk mandi.
Menyiram tanaman? Bisa, aku biasanya menyiram tanaman hanya di pagi hari
sebelum berangkat ke kantor. Mencuci? Bisa, kalau kita bisa lebih cerdas
memilih mesin cuci. Aku sendiri sekarang mesin cuci yang bisa lebih menghemat
air karena memiliki teknologi econavi inverter yang memiliki tiga sensor yang
mampu membaca kondisi cucian, untuk mendeteksi berapa banyak cucian, suhu air
yang digunakan, serta bahan pakaian yang dicuci. Selain menghemat air, kita
juga bisa menghemat waktu dan energi.
****
Nah, itu lah hal-hal sederhana yang bisa kita
lakukan untk menjadi seorang ecomom. Berpikir dengan cerdas, bertindak dengan
hati-hati, dan selalu memikirkan sesuatu untuk jangka panjang, bukan hanya
untuk saat ini saja. Maka dari itu aku katakan kalau semua ibu seharusnya bisa
menjadi seorang ecomom. Kenapa? Ya, karena kita ingin hidup kita dan keluarga
jadi lebih baik dalam segala hal, baik itu kesehatan, keuangan atau
kebahagiaan. Walaupun kedengarannya seperti hal sepele, tetapi hal-hal tersebut
akan berdampak besar kepada kita nantinya. Semua hal diatas akan menentukan
bagaimana hidup kita dikemudian hari.
Karena setiap ibu bisa menjadi ecomom.
Karena setiap ibu bisa menjadi ibu yang lebih baik lagi. Orang-orang seperti aku
yang punya kesibukan diluar rumah, kita juga bisa menjadi seorang ecomom serta
membuat hidup kita dan keluarga selalu aman, nyaman dan membahagiakan. Bukan
hanya untuk hari ini tapi juga besok, besoknya lagi, seterusnya dan seterusnya,
untuk selamanya.
Berlibur dan menikmati
waktu kebersamaan bersama keluarga menjadi hal yang sangat berharga, terlebih
jika kita memiliki banyak kesibukan di
hari kerja yang sangat jarang berkumpul dengan keluarga. Weekend adalah waktu yang tepat merencanakan rekreasi dan menikmati
saat santai bersama. Piknik bersama
keluarga merupakan moment untuk menjalin keakraban, kebersamaan dan menjalin
hubungan yang hangat. Tak hanya bagi yang berkeluarga , yang belum berkeluarga piknik juga penting untuk
melupakan sejenak kesibukan dan bersenang-senang bersama teman-teman, agar
pikiran kembali fresh ketika kembali bekerja
Pulau Jawa biasanya
menjadi tempat pavorit untuk melakukan traveling karena di seputaran Pulau Jawa
banyak tempat wisata apalagi jawa banyak daerah pegunungan dan pantai yang bisa
dikunjungi. Buat teman-teman yang tinggal di Pulau Jawa pasti juga mengiginkan
liburan dengan suasana yang berbeda ya,
karena liburan ke daerah yang dekat-dekat tempat tinggal itu emang kurang asyik
dan kurang menanatang. Buat kalian yang mencari suasana baru tidak ada salahnya
kali ini mencoba melakukan tour ke
luar pulau, salah satunya adalah Pekanbaru. Pertimbangan mengenai budget perjalanan seperti harga tiket pesawat mungkin menjadi pertimbangan.
Namun sebenarnya tak perlu ragu untuk mencoba hal baru, apalagi saat ini promo
dan harga menarik banyak di tawarkan berbagai maskapai.
Sebut saja Citilink Air,
Sriwijaya Air, AirAsia dan Batik Air dan masih banyak lagi maskapai di
Indonesia yang selalu menawarkan promo yang berbeda tiap bulannya. Nah, salah
satu maskapai yang memberi diskon pada rute Pekanbaru adalah Citilink. Jangan
lewatkan kesempatan untuk booking
Citilink sebelum tiket habis terjual ya. Ada juga beberapa promo yang
ditawarkan perusahaan penerbangan lainnya. Pokoknya, pastikan koneksi internet Kita
selalu aktif agar bisa terus memantaunya. Setelah kalian mengetahui beberapa
info menarik promo harga tiketnya, teman-teman bisa pesan online tiket pesawat Citilink.
Setelah mengantongi
tiketnya tapi masih ragu memilih beragam obyek wisatanya , Nah berikut beberapa
option tempat wisata yang bisa teman-teman kunjungi di daerah Pekan baru:
Istana
Siak Indrapura
Berjarak cukup dekat dari Kota
Pekanbaru, kalian bisa menuju Istana Siak Indrapura. Istana ini juga dikenal dengan nama Istana
Siak Sri Indrapura dan Istana Asherayah Al Hasyimiyah. Salah satu obyek wisata sejarah warisan Kesultanan
Siak ini cukup melegenda. Istana ini merupakan peninggalan kerajaan Riau yang
sangat termasyur dan terbesar pada masanya, yakni antara abad ke 16 sampai dengan
20.
Tak puas hanya melihat keindahan
arsitekturnya, Kita bisa melihat beragam koleksi mulai dari kerajinan dan alat
musik seperti gendang sampai dengan patung Ratu Wilhelmina yang terbuat dari
perunggu, dan juga patung Sultan Syarif Hasyim I dari bahan batu pualam dengan
hiasan cantik berupa berlian. Beranjak
ke lantai dua, Kita bisa melihat koleksi kerajaan lainnya berupa senjata
pusaka, juga lukisan Napoleon Bonaparte.
Masjid
Agung An Nur
Perpaduan gaya arsitektur dari beragam
suku bangsa seperti Turki, Melayu, Arab dan India sangat menarik untuk
dikunjungi. Selain sebagai tempat ibadah yang nyaman, keelokan bangunan
masjidnya akan membuat Kita semakin takjub, bahkan masjid ini dikenal dengan Taj
Mahal – Pekanbaru. Suasana disekitarnya seolah menegaskan bahwa bangunan masjid
ini terinspirasi dari masjid Taj Mahal. Hal ini ditkitai dengan kolam besar dan
air mancur yang dibangun di depan masjid.
Masjid dengan warna hijau ini dapat
menampung jamaah lebih dari 4000 orang. Bangunan utamanya terdiri dari 3 lantai
dan 5 buah kubah dengan menara yang berjumlah 4 buah. Masjid akan terlihat
semakin menarik saat malam hari karena adanya pantulan cahayanya lampu di
sekitarnya. Meskipun tempat ini kerap dijadikan sebagai destinasi wisata
reiligi, namun fungsi utama sebagai tempat ibadah umat Islam ini tetap terjaga
keutamaannya.
Riau
Fantasi
Pilihan obyek wisata di Kota Pekanbaru
ini semakin lengkap jika Kita mengunjungi Riau Fantasia atau yang lebih dikenal
dengan Labersa Water and Theme Park. Lokasinya juga mudah dijangkau karena
berada di Jalan Labersa.
Sebagai wahana air terbesar di
Sumatera, Riau Fantasi ini memiliki beragam wahana permainan yang cukup lengkap.
Pengunjung bisa menikmati keseruan permainan baik di wahana kering maupun
wahana basah, termasuk beberapa pilihan kolam, lengkap dengan papan
seluncurnya. Di area wahana kering tersedia aneka pilihan permainan seperti sky
tower, speedy coaster, kora-kora dan permainan seru lainnya. Nah, sementara di
area basah bisa bermain dengan puas di Adventure Pool.
Wahana ini selalu diminati pengunjung
anak-anak, terutama saat weekend dan
masa libur panjang. Pasti menyenangkan bukan, menemani anak-anak bermain di
akhir pekan. Saatnya menikmati quality
time dengan keluarga!
Taman
Rekreasi Alam Mayang
Taman ini sangat cocok untuk pilihan
liburan keluarga, selain lokasinya berupa alam terbuka, juga berisi beragam
pilihan wahana permainan menarik untuk anak-anak lho. Beberapa permainan tersebut adalah
flying fox, bola air, sepeda air dan lainnya. Selain itu juga tersedia kolam pemancingan untuk wisatawan. Area
pemancingan ini cukup dikenal sehingga kerap digelar beragam kompetisi
memancing di sini.
Area taman Alam Mayang berada di
wilayah daratan cukup tinggi, ditambah lagi dikelilingi oleh beberapa
perbukitan sehingga udara sejuk dan asri terasa sekali di tempat ini. Sebagai
informasi, untuk memasuki kawasan taman ini, untuk masuk disini akan dikenakan
biaya masuk sekitar RP 20.000. Cukup terjangkau bukan untuk menikmati semua
fasilitas serta pemkitangan indah yang ada di dalam maupun di sekitar taman
ini?!
Pasar
Bawah
Setelah puas berkeliling ke obyek
wisata di Pekanbaru, maka pastikan menyempatkan waktu untuk mampir ke sebuah
pasar tradisional terkenal dengan nama Pasar Bawah. Sebagai salah satu tempat
ikonik di Pekanbaru, pasar bawah memiliki keunikan bangunan yang akan membuat kita
kagum. Arsitektur bangunan pasar ini bahkan tak lepas dari pengaruh dan
perpaduan beberapa negara seperti Tionghoa dan Melayu.
Lokasinya yang berada di dekat Sungai
Siak dan juga pelabuhan membuat pasar ini selalu ramai dikunjungi karena
posisinya yang strategis. Beberapa barang seni, kerajinan dan kebutuhan
perlengkapan rumah tangga bisa kita temui di sini seperti keramik dari Cina,
karpet, elektronik dan lainnya. Tidak hanya itu saja, kita juga bisa mencicipi
aneka kuliner lezat khas Pekanbaru yakni dodol kedondong, lempuk durian, ikan
salai dan masih banyak cemilan unik lainnya. Untuk mencari oleh-oleh pasar bawah adalah tempat yang tepat dan lengkap.
Bagaimana manteman..?? minggu depan kita ke Pekanbaru yuk....
Bagaimana manteman..?? minggu depan kita ke Pekanbaru yuk....
Beberapa waktu lalu aku dan beberapa
orang teman terlibat sebuah pembicaraan yang terkesan serius. Awal perbincangan
itu bermula dari seorang teman yang bercerita bahwa dia baru saja pulang dari
sebuah kota mengantarkan keponakan untuk masuk sebuah fakultas kedokteran. Dia
bercerita sebenarnya keponakannya tidak lulus tes, tapi kemudian mereka
berusaha mencari kenalan “orang dalam” agar bisa berkuliah disana , dan
akhirnya si keponakan jebol juga masuk di kedokteran dengan membayar sejumlah
uang yang katanya seratus juta lebih. Wow! kami tercengang, sebegitunyakah
untuk masuk ke kedokteran?? kenapa harus jadi dokter? kenapa tidak kuliah di tempat lain saja?, maksudnya kalau
nggak sanggup biaya, kenapa harus dipaksakan apalagi mesti pinjam uang
sana-sini?
Dulu ketika kecil kita sering ditanya,
jika sudah besar mau jadi apa? jawaban singkat
padat selalu terlontar “dokter”. Kenapa ingin jadi dokter? ingin bantu orang sakit, ingin menyembuhkan
biar semua orang sehat. Itu jawaban
sepuluh atau lima belas tahun lalu, coba saja tanya sekarang maka
jawaban yang di dapatkan adalah bahwa
profesi dokter itu banyak dibutuhkan dan
bayaran mahal, profesi dokter itu elit. Dengan alasan itu tak heran jika banyak
ditemukan dokter-dokter yang keilmuannya kurang tapi profit oriented, karena
masa kuliah sudah banyak menghabiskan dana.
Dengan mahalnya biaya kuliah banyak yang melakukan apa saja demi dapat panggilan
dokter tapi juga banyak masyarakat yang memiliki tujuan mulia menjadi dokter
namun memendam dalam-dalam cita-cita sebagai dokter karena biaya mahal.
Dunia pendidikan yang semestinya menjadi ladang pembentukan
karakter bangsa sudah tercemar dengan komersialisasi dan budaya hedonis.
Pendidikan dokter sekedar mencetak dokter yang mampu memenuhi target kuantitas,
dan sekedar siap menjadi agen dari kapitalis dalam menjalankan industri
kesehatan. Bagaimana mungkin anak bangsa yang memiliki kemampuan intelektual
dapat bersaing masuk FK bila tidak didukung finansial yang kuat. Saat ini
sangat jarang anak petani, anak nelayan, anak buruh dan sejenisnya dari sisi
kemampuan ekonomi dapat berkuliah di Fakultas Kedokteran. Mahasiswa Kedokteran
saat ini sudah terkelompok dalam strata sosial dan ekonomi yang relatif sama
hal ini akan menimbulkan dokter yang bermental elit yang
lambat laun akan menyebabkan dokter Indonesia tidak mampu "membumi"
yaitu tidak mampu berinteraksi dengan masyarakat, tidak dapat merespon
kebutuhan masyarakat dan pada akhirnya tidak memiliki arah dan tujuan
profesionalisme kebangsaan untuk masa depan. Mereka hanya siap di sarana kesehatan
yang telah mapan dan menjanjikan kehidupan ekonomi yang lebih baik, padahal
saat ini masih banyak daerah yang membutuhkan dokter. Dokter itu melayani bukan dilayani. Tak heran banyak dokter seperti menganggap
rendah pasien-pasien ekonomi kelas bawah, berkata judes, menakut-nakuti pasienyang seharusnya secara
psikologis pasien itu di dukung dengan kata-kata baik yang menyemangati.
Dalam hal ini kita sebagai rakyat memang tak
bisa menyalahkan dokter itu sendiri, disini ada banyak campur tangan
pemerintah. Saya yakin dokter sangat ingin bisa berbaur dengan masyarakat tanpa
terkotak-kotakan. Mereka menjadikan profesi ini bukan sekedar mata pencaharian
namun sudah menjadi alat perjuangan. Bahkan elit dokter yang
terbentuk berhasil merakyat, mengambil peran bersama rakyat untuk negeri ini.
Urusan
sektor kesehatan yang masih berantakan di indikasikan akan menimbulkan potensi konflik
antara rakyat dan dokter. Dokter lndonesia sebagai bagian dari rakyat lndonesia
membutuhkan peranan dan keberadaan Negara dalam mewujudkan rasa keadilan dalam
kehidupan berbangsa dan mendapatkan hak-haknya sebagai warga negara seperti
masyarakat lain sehingga dapat bersama-sama menempatkan sektor kesehatan sebagai
mainstream pembangunan nasional. Kesehatan harus dilepaskan dari kepentingan atau
pencitraan politik penguasa dan harus dikembalikan pada tujuan awal yaitu untuk
menyehatkan seluruh rakyat lndonesia
Program Jaminan Kesehatan Nasional ( BPJS ) yang di
jalankan pada saat sekarang ini cukup membantu masyarakat terutama kelas
menengah bawah. Namun program ini harus banyak pembenahan disana-sini,
apalagi obat-obatan yang diberikan ke pasien masih dibawah standar dan
alat-alat medis yang digunakan masih minim, disisi lain terlihat membantu
tetapi masih “nanggung”. Selain itu BPJS juga harus memperhatikan kepentingan
dokter terutama mereka yang ditugaskan didaerah-daerah terpencil.Dengan begitu
tak adalagi rumah sakit yang menolak pasien BPJS, justru melayani secara
baik tak membedakan pasien kaya ataupun miskin. Dengan adanya pembenahan maka
diharapkan program ini menguntungkan semua pihak. Minimnya infrastruktur dan
rendahnya insentif daerah memepengaruhi standar mutu layanan kesehatan.
Kesehatan yang diperjuangkan bukan hanya untuk kalangan elit, menguntungkan
kaum berduit, kesehatan adalah hak bersama, hak rakyat, perlu disadari bahwa
bidang kesehatan juga merupakan tonggak ketahanan nasional.

Hari ini 24 Oktober 2016 merupakan hari Dokter Nasional yang ke
66 tahun. Tak sekedar memperingatinya
dengan sebuah perayaan, tapi dokter Indonesia menggelar aksi damai di
depan Istana Negara. Ada harapan baru
ketika IDI sebagai satu-satunya organisasi profesi dokter di akhirnya berani bersikap berbeda dengan
pemerintah dan memimpin sebuah aksi yang mencerminkan perlawanan profesi
terhadap kezaliman neoimperialisme. Sebuah niat dan upaya untuk memulai
Reformasi Sistem Kesehatan serta Reformasi Sistem Pendidikan Kedokteran, semoga
dokter Indonesia akan selalu merakyat
dan pro rakyat. Aksi damai yang
dilakukan juga untuk menolak Prodi DLP (Dokter Layanan Primer) yang
diindikasi ada pengaruh politik
didalamnya, yang sebenarnya tak berbeda jauh dengan pendidikan dokter umum. DPL
dianggap menghambur-hamburkan uang Negara yang seharusnya bisa dialihkan untuk
kesehatan masyarakat yang lebih luas.
Berikut
hal-hal yang menjadi tuntutan IDI kepada
pemerintahan Jokowi yang saya tulis secara
garis besar saja :
- Terkait alokasi pembiayaan untuk obat bagi pasien yang terlalu kecil sehingga menyulitkan bagi dokter untukmemberikan obat dan penanganan terbaik terutama bagi peserta BPJS dari kalangan rakyat miskin. Pelaksanaan JKN masih memerlukan harmonisasi kebijakan dan pengawasan termasuk dalam kaitannya dengan otonomi daerah yang masih menjadi kendala dalam penerapan program JKN. Sinkronisasi aturan BPJS dengan standar profesi juga harusmenjadi perhatian bersama.
- Pendidikan kedokteran harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, khususnya hal yang terkait dengan mahalnya biaya Pendidikan Kedokteran yang pada ujungnya berdampak pada mahalnya biaya kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat. Hal tersebut tentu saja membawa dampak yang tragis terutama bagi masyarakat miskin, yang semakin sulit mengakses pelayanan kesehatan dengan mudah dan murah.
- Krisis penyebaran dokter yang tidak merata dan kurangnya dokter spesialis. Selama ini terdapat disparitas yang sangat besar dalam penyebaran dokter di lndonesia. Dokter lndonesia lebih memilih untuk hidup di daerah perkotaan dan minimnya yang ingin bertugas ke daerah. lkatan Dokter lndonesia berpandangan alasannya diantaranya adalah minimnya infrastruktur dan dukungan sarana prasarana untuk mencapai standar pelayanan sehingga berpotensi pada rendahnya mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat lndonesia serta rendahnya penghargaan / insentif daerah yang diberikan.
- Menolak Program Studi Dokter Layanan Primer (DLP ) dan Merekomendasikan : Meningkatkan kualitas dokter di pelayanan primer dengan program Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan(P2KB) terstruktur. Perbaikan proses akreditasi pendidikan kedokteran akuntabel, adil dan transparan.Menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitasdan terjangkau . (Sumber PBIDI)
Semoga usaha dokter Indonesia membuahkan hasil. Sehingga tak
banyak generasi muda yang memendam cita-citanya
untuk menjadi dokter karena biaya yang mahal, tak ada lagi dokter yang
merasa elit yang hanya ingin dilayani tanpa mau melayani rakyat , dan tak terkotak-kotak oleh strata sosial dan akan
terlahir dokter-dokter yang memiliki
keilmuan yang mumpuni, bukan sekedar untuk meraih gelar dokter dan terjun kemasyarakat
untuk sekedar profit oriented.
Selamat Hari Dokter Indonesia yang ke 66 , semoga apa yang menjadi
aspirasi dokter yang juga merupakan
aspirasi rakyat Indonesia, dapat dicapai melalui aksi damai ini.
ABOUT ME
Hai, saya Nova
, seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure













