{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship
    kabut asap


    “Jadi Bencana Nasional , Parameternya jumlah korban, Kerugian Ekonomi, dan lainnya lalu harus ada PP baru yang mengatur status bencana ‘’

    Kami memang tidak diterjang tsunami , diterpa angin topan, gempa bumi, ataupun gunung meletus yang membuat  daerah kami bergelimpangan mayat-mayat, membuat kami kehilangan saudara, kehilangan tempat tinggal yang membuat rugi secara ekonomi dan psikis kami terganggu bahkan gila.
    Apakah dengan parameter tersebut kami tidak bisa dikatakan sebagai korban.

    Apakah..kami harus mati dulu….
    Apakah kami harus miskin dulu…
    Apakah kami harus gila dulu…
    Baru bisa dikatakan korban..

    Selama ini kami korban..
    Korban keganasan dan kerakusan para penguasa egois.. yang mungkin jadi merekalah yang memberi izin membuka lahan baru, dan mereka tidak ingin rugi. Dengan modal sebatang korek api mereka membabat hutan kami, dan menebarkan penyakit dengan memasukkan partikel berbahaya pada nafas kami.

    Mungkin, sekarang  tak ada mati massal, tapi tunggulah beberapa tahun lagi akan ada kematian massal pada generasi kita. Kematian oleh penyakit yang dihirup berpuluh puluh tahun. Ini lebih kejam dari eksekusi mati seorang penjahat. Karena kami menikmati rasa sakit dengan mengeluarkan biaya sedikit demi sedikit  ,untuk berobat, padahal  semua biaya tabungan kematian.

    Itu semua membuat kami miskin, miskin udara bersih, miskin kekayaan alam kami. Tak lagi bisa bercerita pada cucu kami tentang indahnya dan sejuknya hutan. Percuma sekarang kita bercerita di buku pelajaran tentang pentingnya hutan menyimpan segala sumber daya alamnya. Toh pada kenyataannya justru berubah menjadi lahan industri demi kepentingan sekelompok orang.
    Tak bisa bercerita kepada mereka bahwa Desa indah permai dengan udara yang bersih. Justru kini desa lah yang udaranya paling kotor.

    Sekarang  pun kami sudah gila , keadaan ini membuat kami tertekan dan stress. Bagaimana tidak, kami disuruh tetap di dalam rumah dan mengurangi aktivitas diluar rumah. Anak-anak kami diliburkan sekolah, mereka tak lagi bebas bermain dengan keadaan ini. Dan bapak tau…sekarang pun menyelinap kedalam rumah kami.  Kemana kami harus mengungsi..?  Kami terpenjara di tanah tumpah darah kami sendiri. Apa itu tak membuat jiwa kami tertekan..?? stress kita harus bepergian keluar rumah dengan membawa anak, karena keperluan mendesak ntah berobat atau lainnya.

    Kami disini perlu gebrakan, Gebrakan dengan menyatakan bahwa kabut asap adalah bencana nasional yang perlu  dipadamkan segera secara serentak. Percuma jika padam satu daerah..karena  asap akan terbawa oleh  angin… jika perlu keluarkan lah Peraturan pemerintah terbaru, karena peraturan itu kondisional jika keadaan sudah parah begini perlukah  terikat pada peraturan yang lama.? Bagi kami 14 Pesawat dan 17 Helikopter itu belum cukup.

    Haruskah kami mati dulu..?
    ----------

    Airmolek, 5 Oktober 2015
    Selamat hari TNI
    Dalam sumpah mu..
    Bangkitlah membangun negri.
    Serahkan Jiwa dan ragamu untuk bangsa ini.


    www.novanovili.com
    Jempol mesti bijak , untuk ikut menyebarluaskan suatu berita, yang kita pun belum tahu kebenarannya
    Beberapa waktu lalu aku mendapat pesan singkat di facebook ku:
    “Pagi kak..” akrab sekali , seperti kenal dekat. Tapi aku sama-sekali gak familiar dengan nama yang tercantum. Sebelum membalas pesan itu aku coba lihat profilenya…
    Degh. Ya Tuhan… foto profilenya itu loh, masa dia memasang foto polos nya alias tanpa busana setengah badan, dan maaf… PD nya terpampang nyata…, eits….. ga usah dibayangin ya.. (ini mah nyuruh tau..  hehehehe..)

    Skip…
     lanjut ya..

    Karena aku penasaran… maka kuliat foto-fotonya yang lain…ternyata ada beberapa foto serupa, yang sangat Haram dipajang di media seperti ini dimana semua mata bisa liar ..melihatnya. aku coba bandingkan dengan foto dia  yang berhijab, sangat mirip..dan sama. Aku yakin ini bukan editan, lagian tu di foto bukan artis, siapa juga yang meluangkan waktu buat nyari tubuh n kepala yang beda, kurang kerjaan banget.
    Ini memalukan, di profilenya tertulis pula pernah bersekolah di XXX ga tega rasanya seseorang seperti dia , ngaku-ngaku jadi alumni sekolah XXX. Aku bales pesannya..sembari nanya… Nama asli kamu siapa, kamu benar pernah sekolah di XXX , angkatan tahun berapa?hmmm..teman-teman seangkatan kamu siapa aja, mungkin kakak..lupa?

    Aish…bukannya menjawab pertanyaan..malah menerangkan silsilah keluarganya, masa Kakak lupa aku kan A anak si anu, mantan istri si anu, keponakan si anu. Lah…. Mana aku kenal. Langsung aja aku todong..
    “ Kamu laki-laki kan.. kamu hack akunt A, hapus foto-foto..itu, kasian tau….” Jawaban ku terima juga ga nyambung. Ya ..udah…. aku tutup aja jendela pesan.

    Aku masih gak rela nama sekolah XXX tercantum disana. Ku lihat ada 13 teman yang sama, ingin sekali aku bertanya dengan mereka siapa si A ini. Tapi…. Hati kecil  melarang, jangan-jangan mereka yang ku Tanya belum tahu tentang foto –foto ini, dan belum pernah lihat. Jika  aku nanya dan membuat mereka  penasaran dan pasti melihat foto ini. Ini sama saja aku ikut menyebarkan luaskan foto tersebut, menyebarluaskan aib. Bukankah  itu gak boleh?!. Akhirnya ku urungkan niat tersebut. Beberapa jam kemudian aku cek lagi profilenya,Alhamdulilah semua foto sudah dihapus.

    Selang beberapa hari kemudian  foto tersebut diapload lagi dan memenuhi berandaku. Kali ini lebih  banyak dari sebelumnya. Aku kembali mengingatkan agar menghapus foto, ternyata dia nantangin aku . Masa pict Pin BBM ku di FB , dia  tag namanya…  itu bearti membuat pin ku terpajang di FB nya dia. Langsung ku blokir tuh dia.

    Tapi ternyata yang melihat itu tak hanya aku. Dari 13 Teman tersebut ada salah satu membuat status begini kira-kira :
    “ Memalukan alumni XXX  tanpa malu memajang foto bla..bla..”

    Aku kemudian Tanya (dasar mak-mak kepo hi2), tentu tanpa sebut nama… ternyata benar dia alumni XXX…yang katanya  sudah cerai dan menjadi PSK . Aku ga percaya sih…. Masa jadi PSK terang-terangan gitu. Tanpa malu memajang foto yang di sana juga ada foto orang tua dan keluarganya..anak-anaknya juga. Gak butuh waktu lama komentar dan like bejibun, dan pake keceplosan tuh jempol main ketik nama. Jadilah tu akunt SI A buruan banyak orang.  

    Ini ga bisa di biarkan, langsung aku kirim pesan sama  adek yang bikin status… menyarankan agar dihapus saja. Karena semakin banyak yang penasaran semakin banyak yang melihat. Takut tanpa sengaja kita bisa jadi ikut andil menyebarkan aib itu. Dan bisa saja  ada orang jahat ikut ngesave picturenya dan menyebarkannya pula. Padahal semua belum jelas.Memang benar asli foto dia, tapi belum tentu dia yang apload, mungkin ada orang jahat yang menguasai FB nya. Kesalahannya Cuma satu kok ya mau di foto dengan pose tersebut,Alhamdulilah Adek faham dan menghapus status nya. Makasih Ya Dek…
    ----
    Ada  yang dapat ku petik  dari kejadian ini.
    1.       Jangan berfoto dengan pose erotis, seksi, ntah itu selfie atau difotoin suami   atau siapapun, oke deh itu koleksi pribadi. Tapi kita gak jamin, naudzubillah minzalik kalau sampai cerai terus dia dendam n menyebarkan semua. Atau Hp hilang dan diketemukan sama orang gak bertanggung jawab, wah..bisa berabe.
    2.       Jangan membuat status tentang sesuatu yang kita juga gak faham, bahkan gak tahu. Takut justru kita tertuduh pencetus utama menyebarkan fitnah.
    3.       Di Medsos sangat banyak berita yang berbau SARA, Fornografi, Provokasi kita harus bijak menggunakan jempol buat ikut ngeshare, atau ngelike. Toh kita ga tau pasti itu berita benar atau tidak. Jaman sekarang yang baik bisa kelihatan jahat yang jahat juga bisa keliatan sangat baik. Jangan sampai Jempol  yang seharusnya terangkat untuk menyatakan kebaikan lah..justru menjerumuskan kita  ke jurang neraka…
    -------
    #SelfReminder





    foto : search from google
    Libur kerja itu membahagiakan. Pasti  pada setuju, karena dengan libur jadi punya waktu untuk mengerjakan hal-hal yang lain. mungkin bisa rekreasi bersama keluarga, mengerjakan hoby, bersih-bersih rumah dll. Kalau aku libur kerja artinya bisa full time bersama Hamid.

    Biasanya kalau hari libur,  tempat aku bekerja memiliki peraturan hari libur itu Jum'at sedangkan Sabtu-Minggu tetap masuk. Maka Kamis Sore aku mencuci pakaian, dan pagi Jum'at aku masak dan beres-beres layaknya seperti hari biasa dan  jam 7 pagi diusahakan udah beres semua, dengan begitu seharian aku bisa fokus bersama Hamid. Memandikan, menyuapi makan , becanda , tidur-tiduran.. pokoknya Hamid Time deh.....

    Nah... kemarin ada 4 hari libur karena cuaca, Alias kabut asap..., ga tau deh.. libur ini dadakan banget, aku tahunya juga dari teman. Asik.... aku malah kepikiran , pengen menjalani rutinitas sesantai mungkin...abis subuh..tiduran lagi... setengah tujuh baru muter cucian, bikin sarapan, nyambi mandiin  baby love, nyuapin...ngantuk ya  boboin dulu . Ah... aku mikir balik kalau gini kapan siapnya kerjaan ya? disaat hamid Tidur aku buru-buru menyelesaikan cucian sambil  bolak-balik ngayun Hamid, kalo ayunan berhenti , ah...ternyata sebelum sempat ngejemur, Hamid dah nangis-nangis... ya ampun belum juga sampai satu jam bobo nya. terpaksa aku tunda..alaaah... belum masak buat makan siang. Aku coba biarin Hamid main sendirian.. tapi takut kejedut, jatuh, soalnya lagi aktiv merangkak kadang suka berdiri megang dinding/kursi terus tangan main lepas aja padahal belum seimbang. Yah..... keteteran banget pokoknya lari sana-lari sini  emaknya... nyuapin sambil ngegendong, sambil liat masakan takut santan pecah. cuapekkk..... tapi kok ya senang ya...? ada kepuasan bisa nyelesaikan pekerjaan dengan manajemen waktu yang buruk terlalu nganggep sepele...pengen nyantai, tapi repot sendiri.
    Sesekali minta Kakek Hamid buat ngejagain, mangku... ya ampun si Kakek malah ngos-ngosan yang di pangku malah lonjak-lonjak, si kakek--- ketawa ketiwi dibuat ngosngosan. Kakek juga senang di bikin capek ma cucu ternyata :p

     Libur hari ke dua dan seterusnya... aku lebih fokusin ke Hamid. Capek..ngelonin anak itu ada rasa puas yang bikin bahagia,,,, ya gak sih..?!

    Ada emak Blogger yang bilang " Alhamdulilah kalo bisa dikerjain semua, tapi klo nggak harus bisa pilih apa yang mau di korbakan waktu istirahatkah? atau rumah yang berantakan?  atau anak yang dibiarin?"

    Kalau mau pilih... aku lebih pilih biarin rumah berantakan... kalau kurang istirahat ntar bisa sakit siapa yang gantiin ngelakuin semuanya.. kalo anak di telantarin..ah..semua juga ga bakal setuju. biarin deh rumah berantakan... ntar kalo ada waktu juga bisa di rapi-rapi in dikitlah... ( dasarnya emang males..heheheheh)



    Tentang

    Sebilah ranting
    dan  burung yang berkicau riang di atasnya

    Sehelai daun 
    yang rela memberikan hidupnya
    pada seekor ulat
    kemudian ia mengering

    Segumpal awan
    yang pasrah pada angin
    .dan membuatnya berderai

    Tentang sebongkah es
    yang pasrah mencair..pada terik mentari

    Dan disini
    Tentang Cinta
    Cinta Tanpa keluh

    Tersenyum tabah   tanpa lelah
    Rela merengkuh ketika diri merapuh
    Ikhlas tanpa balas
     

    Disini..cinta tanpa keluh
    Cinta ibu
    beribu rindu

     Tiadakan layu
    walau tanpa rayu.. :)

    *****
    Airmolek, 6 September 2015
    Keceriaan pagi bersama Hamid 
    Love you my son


    Mau punya anak banyak atau cukup 2 saja itu pilihan masing-masing pasangan. Yang jelas anak adalah anugrah...dan juga merupakan  tanggung jawab besar  bagi kita untuk menyayangi dan mendidik mereka demi  keselamatan di dunia dan akhirat.

    Punya anak banyak...tetapi sanggup menyayangi dan mendidik tak menyia-nyiakan mereka kenapa tidak..? punya anak cuma dua.. tapi klo cuma kebutuhan dunia saja diberi, ya..gak komplet juga.

    Setiap orang cuma bisa berencana..Takdir tetap Allah yang kendalikan. Banyak yang megikuti program KB, pake alat kontrasepsi, eh.."jadi" juga, alasannya kelupaan lah..kebobolan lah...ga sengaja lah.. apalah...
    Nah ..saya juga gitu dulu  rencananya nih, dalam lima tahun pernikahan minimal dua anak, eh..nyatanya ditahun kelima baru dapet satu, yaa..ampun rasanya udah malas..n setengah putus asa. Tapi Alhamdulilah..Allah maha tahu kapan waktu terbaik anugrah itu diberikan.

    Aku punya teman nih.. dalam empat tahun dia dapat , eh..,.bukan dapat (kaya mungut dijalan aja..he2) maksudnya melahirkan 3 anak (wow banget). emang sih..ini rencana dia dan suaminya.
    Mereka sangat menyayangi... mau anaknya berantem sama sang adik, berantakin rumah, mereka tetap sabar,ikhlas..dan menikmati semuanya.

    Aku juga kenal, tepatnya baru  kenal. Seorang wanita ..menurutku usianya mungkin baru 20 tahunan lebih...sekitar 22 tahun, anaknya sudah 4 orang. Anak pertama  usia 5 tahun, anak ke dua usia 3 tahun, anak ke tiga 2 tahun, anak ke empat sekitar 7 bulanan. Aku gak tau ya..apakah memang mereka memang berencana punya bayak anak, atau yang katanya ga sengaja (emang bisa ga sengaja?), atau direncanain nggak..ga terencana juga nggak..berjalan aja..seperti apa adanya. (ga tau..lah..), jaman dulu emakku paling juga gitu..heheheheeh..

    Eh..aku disini bukan bicara soal berencana atau ga terencananya, apa pun itu yang penting anak mesti harus menerima hak nya, untuk disayangi sepenuh hati. Aku jadih sedih hati.. ketika melihat wanita muda itu  memarahi anak pertamanya nya..sampai dorong-dorong ,ngejorokin anaknya..hampir saja membentur tembok, memarahi anak..dijalanan.. sampai di ikuti ana-anak lain..nonton si ibu marahin anaknya, dan si anak nangis-nangis. Suami ku...jadi turun tangan, sampai  bilang " udah jangan nangis..sini om antar ke tempat bapak ya...", soalnya ni anak ..nangis pengen ikut bapaknya kerja,tapi si ibu muda gak ngegubris suamiku..... ya udah suami ku jadinya balik..ke anak-anak yang nonton agar mereka bubar. Kasihan....walau pun masih kecil pasti secara psikologis anak itu tertekan dan malu.

    Melihat kejadian sepintas lewat  itu aku langsung cium Hamid, ini jadi pembelajaran buat ku kelak jangan sampai terpancing  emosi ketika anak emosinya gak setabil, nangis-nangis dll. Karena jika anak dari kecil sudah didik keras..atau tepatnya menerima perlakuan kekerasan , maka ketika mereka besar  dan merasa memiliki kemampuan melawan ,maka mereka akan tumbuh jadi anak pembangkang. so.. berencanalah..memiliki anak-anak yang baik dan sholeh, dengan memberikan kasih sayang yang benar sedari mereka kecil bahkan sejak dalam kandungan. Memangnya ada sayang yang tidak benar? bukan tidak benar tapi kurang tepat saja. misalnya karena anak terlalu disayang, semua yang diinginkannya dipenuhi padahal gak terlalu penting, atau saking sayangnya jadi posesif..apa-apa dilarang karena takut anaknya kenapa-kenapa, jadi.. mesti tepat lah.

    Ah....jadi kangen Hamid.

    #Selfreminder


    Dulu ketika aku SD masih ingat  setelah berita malam usai TVRI selalu  menyiarkan prakiraan cuaca 27 provinsi (ketika itu) , cuma ada tiga..
    -cerah
    -berawan
    -hujan
    Maka ketika ada tugas sekolah  untuk mencatat perkiraan cuaca, tangan harus mencatat cepat, karena TVRI menayangkan dengan durasi yang sangat cepat.. jadi supaya cepat cukup  menulis simbol saja..misalnya Aceh hujan maka ditulis dengan H, jika cerah ditulis dengan C, tanpa melihat buku tulis. Ini cuma kilas balik aja kok.. seingat ku begitu, mohon maaf klo ada yang salah...

    Diawali seekitar tahun 1997, ketika itu aku kelas 1 SMA, terpaksa sekolah libur (pake di demoin murid dulu) karena asap begitu pekat, menjemur pakaian putih pun mesti di dalam rumah, jika tidak baju bakalan bau asap..dan berubah warna jadi putih tulang, kalo gak mau disebut kuning.

    dan..sejak itu  bertambahlah bahwa asap termasuk kategori cuaca....

    Sedih juga rasanya, apa lagi ..sekarang sering bolak balik membawa Hamid naik motor karena terpaksa menitipkannya pada ibu mertua , karena aku dan suami bekerja. Terkadang mencoba menutup hidung Hamid agar tak terhirup udara yang buat orang dewasa saja ga sehat apa lagi untuk bayi seusia Hamid, tapi mana bisa... anak ga betah dan berontak.


    Wiss.... apa kabar blog? makin ditinggal makin kece aja... duh jangan merajuk plus ngambek lo.... ntar manisnya ilang..
    Apa lagi ni kan bulan puasa..harus pemaaf n nrimo..... he2

    Apaan sih ya...
    Yang ngaco malah si mpunya nih.. makin lama ga ngeblog makin rada2 gimana gitu ya..mmmm..makin tambah kece badai..ha2.. super maksa

    Ok..deh..buat pemanasan....dimalam nan dingin ini... (pemanasan posting..maksute..) daku ingin bercerita yang  sederhana..aja..

    biasanya kita nih... klo ada rambu ditempat umum.. pasti sifatnya tegas ...misalnya rambu larangan...
    -Dilarang parkir
    -Dilarang buang sampah  di tempat ini
    -Dilarang memijak rumput (klo ditaman) dll

    Rambu bersifat perintah
    - Belok kanan
    - exit ( arah keluar)
    -Harap tenang
    Dll

    Nah.. kemarin ada acara buka bersama di suatu restorant / rumah makan..n aku ketemu toilet yang galau.
    Kalian tau kan... kalau toilet itu tempat "pembuangan".. yakin deh kalau kalian kebelet n ada rasa yang memaksamu untuk membuang sesuatu yang ada padamu... ( apaan ya ni kalimat ?) Yg to the point aja deh... pengen pipis atau pup pasti carinya toilet.

    Nah..apa yang terjadi..jika toilet cuma php in kamu.. diluar tulisannya toilet pas  kamu masuk ke dalam (hati) nya... ternyata kamu ga boleh membuang hajatmu yang terbendung... ini rasanya lebih pedih dan menyakitkan dari di php in cowo ...  kaya aku yang pernah di php in dude herlino...whwhwowwoowowowhoo :D
    Mau bukti..nih...masa sampe dalam ga boleh buang apa2...apa pun... bahkan ngeludah aja...ga boleh.... hmmmm...cuma satu..yg boleh dibuang disini..yaitu perasaan mu tentang dia yg telah php in kamu. :D

    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova , seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • ISTRI MENULIS KEBURUKAN SUAMI DI MEDIA SOSIAL
    • GURUKU PAHLAWANKU, PAHLAWANMU DAN PAHLAWAN KITA SEMUA
    • Review: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 12 Plump It Up
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Makan Nanas dan Durian menjelang HPL, berani?

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates