{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship

    Kebanyakan kita memilih untuk berbelanja serba baru itu pada saat akan lebaran padahal  belanja pada saat lebaran sudah dekat itu justru sangat menguras tabungan. Tentu saja karena harga  disaat dekat lebaran itu  sangat mahal disebabkan permintaan yang tinggi dari masyarakat sehingga produsen memiliki inisiatif untuk menaikkan harga disertai factor yang lainnya.

    Perlengkapan rumah tangga salah satu yang harus diburu saat promo cuci gudang
    Untuk berbelanja  hemat dengan harga terbaik dan berkualitas , ada baiknya berbelanja pada saat menjelang tahun baru seperti saat sekarang ini. Karena  banyak sekali mall yang memberikan discount besar-besaran dan mereka mempunyai program akhir tahun dengan istilah cuci gudang. Banyak yang bilang barang-barang  cuci gudang adalah produk cacat dan tidak laku lagi , itu tidak semua benar jika ada yang merasa tertipu bearti dia yang kurang teliti dan cermat memilih barang dan berbelanja di Mall yang kurang  mengedepankan kepercayaan konsumen. Akhir tahun sudah diambang mata , saatnya persiapkan diri untuk berburu kebutuhan  dengan harga terbaik, berikut  beberapa tips berbelanja  cuci gudang akhir tahun  :
    1.       Berbelanja  di Mall online dengan  program cuci gudang Akhir tahun.
    Akhir tahun biasanya adalah hari yang sibuk, menyiapkan laporan tahunan, harus mendampingi anak-anak belajar karena ujian semester, dan daftar rencana-rencana yang lain yang sangat menyita waktu. Berbelanja online tak hanya menghemat waktu tapi juga tak membuat lelah. Ya iya lah…kita gak perlu jalan sana-sini bikin naik betis  karena nenteng belanjaan bejibun, tinggal sentuhan jari pesanan datang dan melambai-lambai didepan rumah.
    2.   Pilih  E-Commerce Mall Terpercaya   ini sangat perlu agar kita berbelanja dengan nyaman dan tak perlu merasa was-was. Tak ada perasaan curiga , dan perasaan akan dikecewakan  karena barang tak sesuai dengan keterangan.
    3.   Pilih   Mall online  yang sangat lengkap menyediakan berbagai macam pilihan produk dari segala kebutuhan, mulai dari fashion, kesehatan,kecantikan, handphone dan tablet, laptop, hoby, life style, peralatan dan perabotan rumah tangga dll.  Dengan begitu kita dapat berbelanja berbagai kebutuhan tak hanya kebutuhan pribadi tapi juga bisa memenuhi kebutuhan si kecil, dan perabotan rumah tangga lainnya. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, sekali belanja segala kebutuhan terpenuhi.
    4.      Nah,  jika kita sudah punya tempat belanja terpercaya dan lengkap ada baiknya kita juga bikin list apa saja yang kita butuhkan, dan tak sekedar yang kita inginkan. Agar apa yang kita beli itu memberi manfaat jangka panjang. Misalnya untuk melengkapi kamar si kakak apa saja yang dibutuhkan, meja belajar, lemari baju, rak dll, jadi tak sekedar pernak-pernik lucu imut tapi sebulan kemudian sudah rusak dan tak terpakai lagi.
    5.   Sesuaikan budget yang tersedia. Di mall online pasti banyak sekali produk-produk serupa  dengan harga yang bersaing. Kita tetap harus pintar memilah, agar dengan budget yang ada tetap dapat memenuhi beberapa kebutuhan sekaligus.

    Discount cuci gudang  memang menggoda, tapi sebagai ibu rumah tangga kita harus pintar mengatur keuangan, jangan sampai  discount justru bikin tekor. Ingat tujuan berbelanja di program cuci gudang online bukan untuk mengeluarkan uang sesukanya, tapi  belanja hemat sesuai kebutuhan dengan harga yang terbaik. Mau? kesini aja  www.mataharimall.com  ssst.. ini rahasia loh.

    ---
     
    (word count : 488 kata)


    Sahabat sekalian pernah tidak…melakukan silaturahmi tapi merasa jengkel dan tidak ikhlas?, aku pernah. Loh..kenapa? emang dimarah-marahin ketika bertamu? Atau diusir? Bukan itu alasannya. Sebenarnya ini tak pantas diceritakan disini. Tapi menurutku ini sebuah catatan penting bagi diriku agar selalu ikhlas dalam bersilaturahmi dan semoga juga bermanfaat untuk sahabat yang sempat mampir kerumah maya ku ini.

    Aku merasa, bahkan bukan aku saja tapi kakak-kakak ku juga… kok kayanya setiap tahun ketika lebaran kok keluarga kita saja ya yang datang  dan sungkeman ke sana ya, anak-anaknya gak pernah datang dan sungkem ke orang tua kita. Kejadian ini bukan Cuma setahun atau dua tahun, aku hitung hampir sepuluh tahun lebih waktu itu. Aku sangat ingat sekali dari aku SD , aku dan orang tuaku selalu datang ketempat mereka. Tapi jangan kan mereka anak-anaknya saja tidak pernah datang ketempat kami. Idealnya tentu saling mengunjungi, keluarga kami yang dirasa lebih muda selalu berkunjung datang kerumah keluarga lebih tua, tapi  kok mereka ga pernah ya…??? Merasa keluarga mereka lebih kaya ..atau bagaimana?, memang terkadang muncul pikiran buruk seperti itu. Lebaran memang saat yang tepat untuk menjalin silaturahmi, maklum saja dengan keadaan masing-masing, yang sibuk dalam mengais rejeki. Lagian jarak tempat tinggal kami hanya berada dikecamatan sebelah dan tidak terlalu jauh, hanya sekitar satu jam dengan mengendarai motor, apalagi keluarga mereka punya mobil
    Pernah suatu ketika kami hanya melewati rumah mereka dan tidak mampir, karena merasa bosan, dan merasa tidak dihargai, sebagai keluarga. Mereka sih ya nggak sadar digituin karena mereka ga punya perasaan apa-apa terhadap kelurga kami, kami tak mampir pun mereka tak akan peduli. Mungkin..ini prasaan aja? Nggak, ini kenyataan sesungguhnya.

    Suatu waktu dia tiba-tiba datang kerumah kami, ya..mungkin itu terpaksa juga..karena ada titipan amanah seseorang yang harus disampaikan kepada bapak ku. Aku sempat nyeletuk pada ibu ku, “ mak… kayanya malam nanti ada hujan badai atau kalau nggak ya gerhana, bisa jadi gempa juga habis alam kaget dengan kedatangannya kerumah ini” aku samapi bilang begitu dan sinis, orang tuaku hanya tersenyum kecut, mungkin mereka juga merasakan ketidak seimbangan silaturahmi itu. Pada saat itu dia juga bawa anaknya, nih kenalin…anak bungsu aku, sekarang kuliah di….., belum tahukan ? iya pakde, la ga pernah datang kesini, kurang silaturahmi , jawabku. Pakdenya sih diam tersenyum, tau deh mudeng apa nggak. Bahkan pernah walimahan anak mereka kami sekeluarga tak ada yang diundang, idealnya adalah basa basi untuk ngajakin rewang atau apa gitu. Tapi setelah itu berlalu… mereka malah bilang kok ga datang? Ya..aku jawab saja gak ada undangan. Alaaah….kok pake undangan segala sih, kan keluarga kalo dengar ada hajatan ya udah adatang aja, orang kita ga ngundang-ngundang kok. Hmm… alasan atau apa nih, tapi denger-denger ada keluarga yang diundang pake punjungan, boro-boro punjungan ngomong aja nggak, pake surat undangan  juga nggak. 

    Namanya hati selalu bolak balik bahkan lebih cepat dari membalikkan tangan . Dibalik rasa jengkel tetap selalu ada bisikan  kebaikan. Jika kami melakukan hal yang sama , lalu apa bedanya? . Lagian silaturahmi itu kan baik, dapat memanjangkan umur, memudahkan rejeki. Bapakku juga bilang..biar saja mereka begitu yang penting kita jangan. Kalau kita melakukan hal yang sama lantas makin terputuslah silaturahmi, dan tentu akan berasa seperti orang lain saja. Yang penting pikiran selalu positif  dan jangan ada rasa dendam yang menyangkut dihati. Alhamdulilah makin kesini hubungan makin mencair, walau gak sering-sering banget keluarga mereka terkadang juga main kerumah kami, ada kebahagiaan,keakraban, dan canda tawa ketika sedang ngumpul. Apalagi dengan kesibukan harian yang sangat jarang bertemu. Ah..ada rasa bahagia dibalik itu semua. Sebenarnya silaturahmi dengan keluarga itu berkaitan dengan soal pembiasaan dalam keluarga, jika sejak dini diajarkan pada anak-anak untuk selalu hormat pada yang lebih tua, dan dekat dengan agama, insha Allah mereka sangat senang melakukannya bahkan hingga dewasa . 

    Keikhlasan bersilaturahmi itu sangat penting, agar silaturahmi  yang dijalankan membawa keberkahan pada hubungan yang lebih baik.  Apalagi dengan silaturahmi dapat membuka pintu rejeki, yah..minimal kalau datang disuguhin teh, ya khan..?! he2.  Lagian jika silaturahmi dijalankan dengan rasa jengkel dan tidak ikhlas seperti yang kurasakan diawal tadi, akan percuma…canda tawa akan bersa garing dan nol pula nilai pahalanya, yang didapat apa? Dosa diantara lelah badan dan batin…(melebay….dikit) 

    Apakah diantara sahabat aada merasakan hal yang serupa? Ada baiknya niat bersilaturahmi diluruskan dan diimbangi dengan keikhlasan  dalam menjalaninya.
    Ada yang berasa selalu rugi?
    Merasa rejeki seret?
    Urusan tak berjalan mudah?
    Perkawinan diujung tanduk?

    Segera hubungi 080944445666.. semua berjalan mulus!!!
    Aitsssss!!! Lo kira ini iklan pellet pengasihan dll.. ini soal  silaturahmi jeng….. hahahaha…

    Oke..
    Ini juga jadi selfreminder bagi aku… mungkin semua masalah yang terjadi didekat kita, ada benang merahnya dengan silaturahmi yang kurang.

    Ya..kalau punya rejeki gapa juga kok sahabat ngadain acara makan-makan dirumah kemudian undang semua keluarga, terutama yang jarang berjumpa dan jarang bersilaturahmi, akrab-akarab—n saling canda  Insha Allah semua berasa plong.

    #SelfReminder




    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj9BdKT4OfnGrVQA97tNmpWYpwcI2kI01I6BUBMyeMfc3NOZHd0H1Z7ADSx1ymEFSMdX37Uvzbf_HGOA_AX4iM3uwSsNORZD-9iWjW4RapttTk1srMDqK8a6xn8DfR9OQEgKxIzrxr3MXAK/s1600/pakaian+muslimah.png
    Syarat pakaian muslimah : Sumber  maknasuci

    Sebelum memakai  pakaian muslimah aku sempat disangka non muslim, padahal pakaian ku cukup sopan waktu itu, pakai rok jins dibawah dengkul denganatasan kaos lengan pendek, tapi ntah kenapa seseorang tersebut menyangka aku non muslim, mungkin itu cara Allah swt untuk menyentil ku agar segera berhijab secara benar. Selain itu aku juga pernah digodain tukang ojeg (ih..gak banget), padahal dia tahu aku lebih suka jalan dari pada naik ojeg, eh tu abang masih aja nawarin pake ngekorin segala ….ih..sebel, aku sih pasang muka datar tanpa ekspresi aja, la wong ga kenal.  Setelah aku berhijab, dia nggak pernah lagi ganggu aku.

    Ternyata segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasul itu pasti ada manfaatnya. Sesungguhnya berhijab itu merupakan identitas muslimah, agar tidak diganggu oleh orang jahil. Alhamdulilah ternyata ini terbukti setelah aku menggunakan hijab. Begitu juga jika Allah melarang sesuatu, pasti ada dampak negative jika itu dilanggar, misalnya Allah mengharamkan memakan Babi, ternyata setelah diteliti ternyata  daging babi banyak mengandung cacing pita yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

    Islam agama yang begitu komplit, segala sesuatunya telah diatur, bahkan makan dan minum juga  ada aturannya, agar apa yang kita makan bisa menyehatkan secara jasmani dan rohani. Begitu juga dengan berpakaian, wanita yang telah baligh diwajibkan untuk menutup auratnya , hampir seluruh tubuh wanita aurat, kecuali wajah dan telapak tangan. Tak sekedar ditutupi saja, ada syarat-syarat pakaian yang bisa dikatakan pakaian muslimah yang sesuai syar’i: 

    *         Pakaian harus longgar, tidak membentuk lekuk tubuh, dan tidak menyerupai pakaian laki-laki.
    *        Pakaian tidak tipis dan menerawang.
    *       Pakaian tidak berwarna sangat mencolok, dengan pernak-pernik yang akan menjadi  pusat perhatian, sehingga membuat orang memandang lekat padanya terutama lelaki bukan muhrim

    Awal-awal mengenakan hijab, aku juga pernah memakai jins dan kaos lengan panjang, lalu pakai kerudung segi empat, tapi nggak jilboobs lo…, karena kaos yang ku kenakan longgar dan kerudungnya nya juga menutupi dada. Selain itu aku juga suka pakai yang potongan maksudnya rok dan blouse , kerudungnya segi empat atau kerudung instan yang terbuat dari kaos. Makin kesini aku makin merapikan dan menyempurnakan cara berhijab, aku mulai suka mengenakan gamis dari pada yang setelan atas bawah. Gamis menurutku lebih simple karena tidak perlu memikirkan atasan atau bawahan, tidak perlu repot mix and match, jadi cukup memikirkan kerudungnya, jadi  lebih hemat waktu juga kan..?


    https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi_j8tZE9xx6BLdyWFFZjkpSvRMgbmgfo7LRE9lZ6zJmOX2mpLZB12WUYeTBhHKMV5EQqr7cKo4nY2hk3W_A5JRKmj9iRqP8e_v2by0yga0nLgDFVPmfTu7qYFNM4VGxpQQ03Yfr7aHAsQ/s320/1441508079360+%25281%2529.jpg
    Gamis lebih nyaman dipakai sehari-hari
    Aku lebih senang dengan gamis berbahan katun, sifon,  jersey dengan model payung yang lebar, spandek korea aku kurang suka karena agak mengikut bentuk tubuh terutama bagian bokong kadang suka membentuk. Sebagai muslimah kita harus pandai-pandai memilih bahan agar kita merasa nyaman mengenakannya dan merasa betah dan tidak gerah. Pada saat ini produsen baju gamis sangat faham  akan kebutuhan muslimah. Mereka berlomba-lomba mebuat desain baju yang sesuai syar’i  tapi tetap anggun dikenakan, cantik dengan model dan padu padan motif dan warna yang nyaman dipandang mata , jadi nggak asal lurus kaya karung goni atau asal longgar aja .
     Mengenai bahan mereka juga sangat mengerti, biasanya mereka  akan membuat gamis dengan bahan adem, tapi tidak menerawang, dan tidak nyeplak body. Jadi..gak ada alasan untuk tidak berhijab, karena gak  dianggao gak sesuai mode.

     Akhir-akhir ini sangat booming gamis  dari bahan katun jepang, selain kualitasnya bagus, katun jepang sangat banyak coraknya baik polkadot ataupun motif garis atau bunga-bunga kecil juga ada yang polos, katun jepang bahannya tidak terlalu tebal tapi juga tidak menerawang sangat adem dan nyaman dikenakan disegala cuaca dan juga sangat fleksibel untuk dikenakan setiap hari dan bisa dikenakan pada acara formal, maupun non formal. Ini terbukti banyak sekali onlineshop yang memajang  gamis dengan bahan katun jepang dengan desainnya sangat cantik, dan pas untuk wanita yang ingin modis tapi tetap syar’i. itu membuktikan bahwa banyak muslimah yang meminati gamis dengan bahan ini.
    http://cdn.jarvis-store.com/ahza-detoko-upload/produk/medium/20151029-195517.jpg
    Salah satu desain gamis katun  jepang yang sedang digemari muslimah saat ini
     Di Indonesia  juga merupakan pakaian wajib wanita muslimah . Mukena adalah pakaian untuk sholat, sebenarnya tak ada pakaian khusus untuk sholat, asal pakaian itu longgar dan menutup seluruh aurat maka syah untuk dipakai saat sholat. Tapi ini merupakan budaya Indonesia, karena zaman dahulu wanita tidak memiliki pakaian yang syar’i  bahkan cuma kembenan aja.., maka diciptakanlah mukena alias telekung alias rukuh untuk sholat. Sama halnya dengan baju, desain mukena  itu ada bermacam-macam ada yang setelan atas bawah, mukena terusan dll. Kalau aku biasanya suka beli  yang atas bawah gak tau kenapa , pokonya suka aja gitu, kalau dirumah malah bawahannya pakai sarung diikat dipinggang hahahha… tapi ini mode klasik yang semua muslimah Indonesia pasti pernah pakai, karena dulu itu jarang ada mukena setelan, biasanya yang dijual cuma atasnya saja. 

     Mukena biasanya terbuat dari kain katun karena  lebih adem,tapi sekarang ada juga dari bahan jersey, spandek , rayon , dan kain , katun jepang, mukena bahan parasut biasanya dibawa saat ketika bepergian atau traveling karena gampang dilipat kecil sehingga dapat memberi ruang lebih pada tas. Harga mukena juga cukup bersaing, kalau mau beli kita tinggal pilih mukena yang sesuai selera dan sesuai didompet. Di dompet? Yaaa…elah Cuma mukena aja..kok, Eh..asal tahu mukena ada dari bahan sutra dengan border cantik..wew.. kalo menurut kantong aku harganya sangat lumayan.

     Tapi kalo menurut aku… kalau mau  beli mukena mending cari model, bahan, dan warna yang adem dan gak terlalu mahal. Jangan sampai sholat dapat menimbulkan  rasa riya dihati, apalagi kalau sholat berjamaah di masjid. Bukan pahala yang berlipat  didapat malah sholat bagai  debu yang teriup angin dan tak tersisa. Emang sih..segala sesuatu tergantung niat dihati, tapi paling tidak meminimalisir   terjadinya penyelewengan niat. 

    Kewajiban muslimah tak hanya berpakaian syar’i saja, selain sholat dan puasa ada banyak hal yang harus kita sempurnakan. Memang tak ada yang sempurna tapi paling tidak ada niat dihati untuk bersikap lebih baik lagi baik hubungan dengan Allah swt, maupun dengan sesama.  Tak soal dari mana kita untuk memulainya ntah dari hati ataupun dari akhlak dan pakaian luar dulu, tapi yang penting adalah menepati janji hati tuk jadi muslimah sejati, semoga istiqomah,amiin.




    Jujur deh.... aku paling ga suka pakai parfum, hmmm... sebenarnya bukan ga suka tapi susah banget cari yang pas dihidung aku. Setiap nyium bau parfum..perasaan tu hidung ditendang ampe lubang hidung mekar..baunya nyegrak..*ni bahasa apa ya..?* terkadang sampai berasa mual dan puyeng norak banget deh. Hidung emang rada sensitif dengan wangi-wangian. Mungkin soal harga parfum juga kali ya...? klo yang mahal pasti banyak yang beraroma lembut. Eh.. tapi nggak juga sih.. aku pernah beli parfum yang dibotol kecil dan bisa isi ulang harga lumayan terjangkau dan wanginya enak...lembut yang membuat tarikan nafas perdetik jadi lebih banyak, karena pengen nyium wanginya namun apa daya ketika habis,mau isi ulang lagi.. katanya kosong dan kemudian..tu pondok isi ulang parfum ntah pindah kemana, nasib..dikota kecil. Aku kadang juga lebih suka pakai parfum bayi..eee..cologne..gitu... itu pun pilih pilih dulu yg sesuai selera hidung hi2. Lucu juga..emak-emak tapi bau bayi.. kita mah ngerasa gitu, tapi kali ada yang merasa aneh dan eneg...hahaha

    Apalagi ketika hamil, wahhhh... berasa nyium bangkai kodok. Ketika belum hamil aku sempat nanya ke teman, eh...kok wangi pakai parfum apa? Aah...nggak cuma pakai pelembut pakaian d katanya. Ohhhh..... !. Karena wanginya tidak memeberikan rangsangan apa-apa, dan berasa cocok.  Akhirnya hampir semua baju aku beri pewangi ketika membilas. sebulan kemudian aku dinyatakan positif hamil. dan apa yang terjadi sodara-sodara, yang tadinya nyium enak...eeh...jadi eneg bangetz. Jadi kerudung-kerudung yang udah rapi dan dilemari terpaksa dicuci lagi ..biar wanginya ilang, kenapa kerudung? karena kalau dipake posisinya lebih dekat dengan hidung.

    Wah... jadi bau ketek dong kalo kemana-kemana, wong ga pake parfum?! Ya nggak lah.... ,kan pake deodorant, apa lagi sekarang kan ada yang aromanya pecah kalo kita bawa beraktifitas..(. Yaaa... minimal ga nyebarin bau ketek kemana-mana.

    Eh.. kalau sahabat blogger sekalian ada ga yang kurang suka pakai parfum?

    Ketika
    Kabut asap menerpa..
    Hati menista
    Bibir mencela..

    Ketika
    Kabut asap makin mendera..
    Dendam membara..
    Pada ntah siapa...
    Hati  menduga..duga..




    Ketika kabut asap tak jua sirna
    Terbesit bisik dalam  dada
    Mungkin ini balasan dosa
    Jauhnya syukur dalam jiwa

    cobalah lihat kesana...

    Terik mentari... selalu dicaci
    "Panassssnya!!!!" 

    Ketika..
    Hujan mengguyur bumi..
    Hati menjerit memaki..
    "Hujan lagi !!!"

    Nikmat Tuhan..
    Selalu di dusta..

    Kini saat bersihkan jiwa..
    Meminta ampun kepada Nya

    Jika gerimis mengurai langit mendung..
    Dirimu bisa berlindung 

    Jika terik panas tak bisa  di-elak...
    Dirimu bisa istirahat sejenak.
    .
    Namun jika asap menderu..
    Kemana lagi hendak dituju..
    Menyusup bisu dibawah pintu
    Menyusul lelapmu dibalik kelambu..
    Meninggal kenang di rongga paru..

    Kini...
    Hendakkah..lagi...
    Nikmat di dusta?
    -------
    #Selfreminder
    Kalau membahas tentang Poligami jujur saja saya bukan ahlinya, dan bukan orang yang sanggup dipoligami.
    Beberapa hari terakhir ini , sedang heboh tentang Ana Abdul Hamid asal Gorontalo yang mengunggah Video tentang perasaannya dipoligami selama satu tahun lebih. Di video itu dia mengungkapkan perasaanya selama dimadu. Video itu mengundang berbagai tanggapan ada yang mendukung, ada pula sebaliknya. kalau aku pribadi sih..itu sah-sah aja..., kita gak perlu banyak komentar apa lagi mencemooh. Ingat...perasaan sakit itu tak hanya poligami, bisa saja cemooh itu digantikan tuhan dengan rasa sakit yang lain... misalnya sariawan, atau yang lainnya. Baginya poligami adalah Surga yang tak dirindukan , apa mungkin dia ikut menyeponsori film Surga Yang Tak dirindukan :)

    Video Ana Abdul Hamid Gorontalo :


     Selang beberapa hari, beredar sebuah viddeo balasan dari Siti Ulwiyah. kalau musim kampanye ada berbalas puisi, nah sekarang berbalas video. Aku kira orang Betawi atau Riau, biasanya kan suka berbalas pantun tuh, eh taunya dari Cirebon. Disini dia  mengungkapkan  jika dia berbahagia dengan poligami yang dia jalani. dan Poligami itu syurga yang dirindukan, gak tau juga nih..bakalan muncul jadi judul Film juga. Kalo mau dibikin film kudu  bikin novel dulu, siapa yang minat?

    Dia bilang bahwa suami punya hak prerogatif untuk membatalkan istri masuk surga. Kalo menurut aku sih liat siapa suaminya juga sih... kalo si suami bukan imam yang baik, suka mabuk mabukan, berjudi, banyak istri apa iya bisa batalin istri masuk surga? dan untuk masuk surga atau nggak..liat juga amal ibadah sang istri tentunya.
    ah..ga tau deh..., soal beginian perlu tanya ahlinya.

    Kita ga bisa juga mengenyampingkan takdir, mungkin udah ketentuan Allah, Ana bukan orang yang sanggup dipoligami dan bukan bearti dia mengharamkan, dan udah takdir Mba Siti untuk contoh bagi wanita lain, agar sanggup dan bahagia dipoligami. Mereka hanya berada di dua keadaan, kondisi, dan situasi yang berbeda. Semoga Allah memberkahi mereka berdua.

    Video Balasan dari Siti Ulwiyah:


    Orang Tua Zaman dulu dan orang tua yang kekinian itu beda banget, kalo sekarang baru beberapa hari telat gak datang bulan, begitu ketahuan positif hamil, langsung cari nama. Padahal belum tau tuh jenis kelaminya apa. Solusinya ya siapkan dua nama , satu nama bayi  untuk jenis kelamin laki-laki satu lagi  buat  perempuan. Ritual pencarian nama pun panjang banget..he2, mulai beli buku , browshing di internet, atau coba padu padan antara nama istri dan suami, bahkan sekarang ada yang paling trend yaitu minta nama sama Konsultant nama bayi, ntah itu minta saran ataupun minta carikan nama yang sesuain. Zaman sekarang semua dibikin gampang.

    Itu karena hampir semua orang memahami arti sebuah nama, nama harus mengandung doa dan arti yang  dipercaya akan membawa kebaikan didunia dan akhirat. Nama itu harus berkesan terutama untuk panggilan agar mudah di hapal dan diingat tentunya...dan tentu pula harus sesuai Zaman. kalo sekarang sepertinya lebih banyak menggunakan bahasa arab, padahal untuk nama gak mesti  bahasa arab, yang penting maknanya bagus.Semenjak Film ayat-ayat cinta..merebak Nama bayi yang berbau arab dan islami, tentu gak bakalan tega ngasih anak nama dengan nama Jono, Tono, Wagiah, Suginem, Ngatiem..he2. Yah,...sesuai zaman lah..agar anak kelak gak jadi bahan ejekan teman-temannya.
    Nah gak tahu deh..... sekarang ya... soalnya sekarang lagi bertaburan serial drama Turki, akan kah...nama-nama akan menyerupai orang Turki , hahahhaai..... biasanya emak-emak gak kuat liat yang cakep-cakep, pengen anaknya kaya yang di serial Drama tersebut.

    Senang Lihat Abdul Hamid Pules digendongan :)
    Beda banget ya..dengan orang tua dulu kasih nama tunggu bayi lahir. Nama sering dikaitkan dengan Bulan lahir, Misalnya Agustina, Apprilia, Desy, Nopi. Atau dikaitkan dengan urutan anak, kalau anak pertama dikasih nama Eka, anak kedua diberi nama Dwi, juga dikaitkan dengan jenis kelamin, jika perempuan diberi nama Putri jika laki-laki ditambah dengan embel-embel Putra .


    Ketika Memberi Nama Anakku dengan nama Abdul Hamid Firdaus, gak serta merta  langsung dapat. Yah... menyamakan pendapat anatara aku dan suami itu yang agak lama. Kalo aku kasih nama A suami ku kurang sreg, begitu juga sebaliknya.., ketika dia mengusulkan sebuah nama akunya yang ga cocok.Akhirnya ketika nyeletuk nama Hamid suamiku langsung suka. untung anak gak keburu lahir..hahhaaa... klopnya pas udah dekat lahiran. Bagi kami itu nama yang paling berkesan.. apalagi artinya juga bagus ...HambaAllah yang terpuji dan semoga kelak memiliki akhlak terpuji dan membawa keluarga ke surga Firdaus. Aaamiin... semoga mustajab ya..maks.

    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova , seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • ISTRI MENULIS KEBURUKAN SUAMI DI MEDIA SOSIAL
    • GURUKU PAHLAWANKU, PAHLAWANMU DAN PAHLAWAN KITA SEMUA
    • Review: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 12 Plump It Up
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Makan Nanas dan Durian menjelang HPL, berani?

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates