Keramik Anti Slip Belum Tentu Kasar, Ini Faktanya!

keramik anti slip

Banyak orang menganggap bahwa keramik yang memiliki permukaan kasar pasti lebih aman dan tidak licin. Padahal, tingkat keamanan keramik anti slip tidak hanya ditentukan oleh tekstur permukaannya. Ada faktor lain yang perlu diperhatikan, seperti daya cengkeram, struktur permukaan, serta R-Rating produk.

 Lantas, apakah keramik kasar pasti anti slip? Simak penjelasannya berikut ini.

Mitos: Permukaan Kasar Pasti Anti-Slip

Anggapan bahwa lantai anti slip cukup dengan memilih tekstur kasar sudah mengakar kuat di masyarakat. Ketika berbelanja keramik anti slip, banyak pembeli langsung mengusap permukaannya dan memilih yang terasa paling kasar. Mereka berpikir, semakin kasar permukaan, semakin aman lantai tersebut.

Padahal, cara berpikir ini tidak sepenuhnya benar dan bisa berbahaya. Mitos keramik kasar ini seringkali membuat orang salah pilih dan justru mengorbankan keselamatan keluarga.

Fakta: Kekasaran Bukan Penentu Utama

Faktanya, kekasaran permukaan tidak berpengaruh langsung pada tingkat keamanan lantai saat terkena air. Yang menentukan apakah keramik tidak licin atau justru berbahaya adalah daya cengkeram (traksi) permukaannya, yang diukur melalui standar internasional bernama R-Rating atau Slip Resistance Rating

Mengapa demikian? Permukaan yang tampak kasar secara visual belum tentu memiliki kemampuan menahan gesekan yang baik. Beberapa faktor yang mempengaruhi:

  1. Struktur permukaan – Apakah teksturnya kontinyu atau hanya pola visual ?
  2. Porositas material – Apakah permukaan menyerap air atau membentuk lapisan air ?
  3. Material dasar – Apakah lapisan glaze licin saat basah ?

Keramik anti slip yang baik tidak hanya mengandalkan tekstur kasar, tetapi dirancang dengan struktur permukaan yang mampu memberikan traksi optimal saat basah—termasuk terkena air sabun sekalipun.

R-Rating: Standar yang Harus Diperhatikan

Jika kekasaran bukan jaminan, lalu apa yang harus dicari? Jawabannya ada pada R-Rating yang tertera pada spesifikasi produk. Keramik anti slip R12 dari Sun Power Ceramics, misalnya, telah teruji secara teknis memberikan traksi maksimal di area basah.

Berikut panduan sederhana:

Rating Tingkat Keamanan Rekomendasi Area
R9–R10 Sedang Area kering (ruang tamu, kamar tidur)
R11 Cukup Aman Area semi basah (dapur, koridor)
R12 Sangat Aman Area basah (kamar mandi, kolam renang, garasi)
R13 Ekstra Aman Area basah ekstrem (industrial)

Sun Power Ceramics menghadirkan lantai anti slip dengan rating R12 yang artinya memiliki daya cengkeram lebih tinggi dibandingkan produk R11 pada umumnya.

keramik granit

 

Fakta Lain yang Perlu Diketahui

Selain perbedaan antara kasar dan anti-slip, ada beberapa fakta penting lainnya:

  • Keramik kasar bisa menyulitkan pembersihan karena kotoran menempel di celah-celah tekstur.
  • Lantai yang terlalu kasar bisa membuat kaki tidak nyaman dan bahkan terasa perih.
  • Keramik anti slip terbaik adalah yang memiliki struktur permukaan halus namun tetap memberikan traksi saat basah—seperti yang ditawarkan Sun Power.

Kesimpulan: Jangan Tertipu Mitos!

keramik anti slip tidak bisa dinilai hanya dari seberapa kasarnya permukaan. Kunci keamanan terletak pada R-Rating dan struktur permukaan yang dirancang secara teknis untuk memberikan traksi maksimal.

Sun Power Ceramics hadir dengan koleksi keramik anti slip R12 yang tidak hanya aman di area basah, tetapi juga tetap nyaman di kaki dan mudah dibersihkan. Produk-produk ini menjadi solusi untuk Anda yang mengutamakan keselamatan tanpa mengorbankan estetika.

Jadi, mulai sekarang jangan cari lantai yang "kasar"—carilah lantai yang "terbukti aman" dengan R-Rating yang jelas!

Sun Power Ceramics – Kualitas Terjamin, Lantai Aman Bukan Sekadar Kasar.

0 Comments

Terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya di sini yach...:), Tidak terima komentar spam dan komentar mengandung Link,brokenlink , dan harus menggunakan nama semestinya , anonim dan merk tidak akan diterbitkan.