Tuesday, 21 October 2014

EDUKASI SPESIAL PRENAGEN

0 komentar




Pada hari Minggu 19 Oktober 2014 yang lalu , Prenagen mengadakan seminar Interaktif di Aula RM. Bunga Tanjung, Airmolek  ,  dengan nara sumber dr. Bagus Pandji Udara, Sp.OG . Ini merupakan Event  dari Prenagen bertajuk Prenagen Pregnancy Educational Journey ,dengan tema  “Periode Emas Siapkan Anak Ke Masa Depan”

Nara Sumber menjelaskan tentang pentingnya 1000 hari pertama  kehidupan masa emas pertumbuhan dan perkembangan otak, yaitu masa kehamilan 270 hari (9 bulan) hingga bayi  berusia 2 tahun ( 270 hari).  Caranya  dengan memperhatikan nutrisi sejak awal kehamilan,  dimana sel-sel otak mulai berkembang, dan organ-organ  tubuh mulai terbentuk, yang akan mempengaruhi tumbuh kembang kecerdasan anak dimasa datang.Perkembangan otak dimulai sejak  hari ke -16,  dan pembentukan tabung syaraf terjadi pada hari ke 22 kehamilan.
sebelum bellydance ...ngaso n ngerumpi doooloooo

wahhhh... seger na.... abis dance, sayang gak bisa motretpas  nge bellydance

Acara ini sangat bermanfaat sekali  karena masih banyak ibu-ibu yang belum memahami pentingnya nutrisi diawal kehamilan, apalagi beranggapan bahwa pada masa awal hanyalah sebuah gumpalan darah, padahal proses perkembangan janin sudah berjalan, seperti pembentukan otak dan jantung, yang merupakan organ paling penting, yang bisa saja menimbulkan dampak negative dimasa depan jika perkembangannya tak sempurna.
Nara sumber  dr. Bagus, Sp.OG , menjelaskan tentang tumbuh kembang janin.

Serunya  sebelum acara interaktif dimulai ,  para ibu-ibu diajak untuk  senam Bellydance , yang bermanfaat untuk peregangan rongga panggul yang bisa mempermudah persalinan normal. Bellydance dianjurkan untuk ibu-ibu dengan usia kehamilan diatas tujuh bulan, dimana janin sudah tertanam kuat, dan tidak rentan terhadap guncangan.

Sayangnya acara ini tidak tersosialisasi merata, sehingga ibu-ibu yang ikut hanya sekitar 50-an orang, padahal acaranya sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan ibu-ibu baik yang sedang hamil maupan yang sedang melakukan program hamil. Apalagi dengan dialog interaktif kita dapat  bertanya tentang hal-hal yang kurang kita pahami, apa lagi banyak mitos-mitos yang berkembang dimasyarakat tentang kehamilan, disini tempatnya kita menggali ilmu dan saling berbagi pengalaman seputar kehamilan dll. 

Semoga dilain waktu Prenagen dapat mengadakan acara yang sama dan lebih seru lagi, dengan tema lebih menarik, peserta yang lebih bejibun…(he2), serta hadiah doorprize yang lebih banyak lageeeee.. (ngarep.com), coz aku cuma dapet  dvd seri satu tentang anatomi kehamilan , karena aktif bertanya..padahal  ngarepin hadiah lainnya….. *ehm*

hhh.... gara-gara antusias banget jadi lupa... selfie, mengabadikan diriii.... Jadinya foto sendiri gak ade.....
Senangnya dapat doorprize, coba aja saiiiiyaaaaa..wwkwkwkw

--------

By : Nova Novili
Tjg. Gading, Airmolek
Share

Sunday, 21 September 2014

BUKAN GAGAL MOVE ON

5 komentar





Ini  bukan postingan soal putus cinta, apalagi soal patah hati. Ini  cuma  sebagai bahan intropeksi diri  bahwa banyak sekali orang dan mungkin  kita sendiri yang tanpa sengaja mengungkit kisah masa lalu, suka menyalahkan masa lalu dengan keadaan  kita yang sekarang, yang dianggap tidak sesuai dengan harapan.

Masa lalu memang patut dikenang, dan tak akan mungkin akan lupa dari ingatan. Apa lagi kisah hidup itu sangat menguras tenaga dan pikiran kita, terutama hal-hal yang membuat kita sedih, terpukul dan tertekan dengan keadaan. Ada yang bilang “ah… wajar saja mengenang masa lalu, toh tempat jatuh aja kita ingat, apalagi pristiwa perjalanan hidup”
Kalimat  itu gak ada yang salah, jika semua hanya ditempatkan pada sebuah ingatan, tapi bukan untuk diratapi. Kita memang ingat kita pernah jatuh  dan luka-luka yang tertoreh, tapi tentunya sekedar mengingat , tak mungkin kita menangis berteriak seperti saat kita merasakan sakit pada waktu itu.

Tak perlu kita bercerita  “ Aku dulu jatuh disana…, rasanya sakit….., luka disana sini..perlu dirawat  rumah sakit” sambil menangis berteriak kesal. Ini  cuma sekedar contoh bahwa banyak sekali diantara kita yang suka mengungkit dan menyalahkan keadaan masa lalu, dan begitu menyesali dengan apa yang telah dilewati, bahkan  terkadang mengumpat.

Apakah ini  bisa disebut gagal move on dari masa lalu? Tidak. Ini bukan soal move on atau tidak tapi menyangkut keikhlasan diri  atas takdir  yang telah ditentukan Tuhan.  Tidak ada orang yang mau jatuh, tidak ada orang yang mau menderita, tidak ada orang yang mau sedih, setiap diri pasti berusaha akan kehidupan yang baik, tapi jika nyatanya kita berada pada kesedihan itulah yang dinamakan Takdir. Tak perlu menyalahkan siapa-siapa ntah orang lain, keadaan bahkan diri sendiri apa lagi menyalahkan Tuhan , Naudzubillahimindzalik.

Sebagai hamba Allah kita wajib  mengikhlaskan segala yang telah terjadi, percuma kita menyesali. Jika kita masih saja mengumpat, memaki keadaan bearti kita  tidak ikhlash apa yang telah ditakdirkan Allah pada kita, dan akan mendapat label sebagai orang  yang tak bersyukur bahkan tergolong orang yang kufur terhadap nikmat
yang telah Allah berikan pada kita, yang sesungguhnya  nikmat-nikmat itu tak dapat kita hitung.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Dari ayat diatas sangat jelas dikatakan, jika kita besyukur  maka Allah akan menambahkan nikmat kepada kita. Dan asal tahu.. bisa saja segala apa yang terjadi sekarang  yang tak sesuai harapan kita, ntah sakit..atau kehidupan yang  bertambah sulit ,  sebenarnya bukan tentang masa lalu yang banyak masalah, tapi karena kita  kurang ikhlas dan bersyukur atas yang Allah berikan.
Serem banget ya….. , jadi kalau ada masalah lebih baik kita tak menyalahkan siapa-siapa mungkin ada baiknya kita merubah hati kita agar lebih legowo, ikhlas, dan banyak bersyukur menjalani hidup. * ambil kaca… langsung melototin diri..he2*

 ----
by : Nova Violita
___ketika memahami diri, untuk lebih bersyukur akan kehidupan yang dijalani___
Share

Thursday, 28 August 2014

Alhamdulilah akhirnya...... :)

19 komentar
Menanti/menunggu adalah hal yang membosankan, apalagi yang kita tunggu nggak tau kapan datangnya…. Hmmmm gelisah banget, apa lagi nungguin jodoh…. Bosan banget.. ditanya.. kapan nih…? Kapan…?? , eh begitu udah nikah ditanyain lagi…. Kapan? Kapan punya momongan???! Ihhh…. Nyebelin, siapa juga yang gak mau cepat-cepat dapat momongan, tapi semuanya kan ada yang ngatur…. Biar tiap malem usaha *he2* tiap hari minum vitamin tapi jika Allah belum menghendaki , ya gak akan hamil. Tidak semua hasil itu berdasarkan usaha kita sendiri karena semua ada campur tangan Tuhan yang maha esa.

Hal ini lah yang terjadi pada diriku selama hampir lima tahun, kadang aku suka menghindar dari orang-orang yang mulutnya “nyinyir”, pokoknya ditandain banget, setiap kali jumpa ditanyain mlulu, apa gak bosan ya….?? Emang gak ada topic lain apa ya…?? Sempat saking bête nya aku sampai nulis di status fb “jangan sapa aku, kalo Cuma mo nanya kapan punya anak”.

Jujur aja ..kadang aku suka sedih dan kadang juga timbul rasa iri, pada pasangan-pasangan baru menikah, beberapa bulan aja udah hamil, bahkan nih… yang tahun 2009 lalu yang sama-sama nikah anaknya udah 3, ya ampuuun…… aku aja 1 belum dikasih. Tapi Syukurnya suami dan keluarga sendiri gak pernah mendesakku untuk segera punya momongan, mereka sangat mendukung dan memahami aku dan suami.


Awalnya aku rajin banget nandain kalender setiap kali haid, melingkari, kira-kira kapan ya masa suburnya, tapi hampir satu setengah tahun terakhir aku udah malas. Pasrah aja dengan keadaan, kami pernah beberapa kali ke dokter kandungan didaerah ku, tapi Cuma diberi obat penyubur dan vitamin, sisa nya hanya minum obat-obat herbal yang katanya bisa cepat hamil, kurma muda bubuk, kurma hijau kering yang nitip sama kakakku maupun tetangga yang pergi Haji, Buah Kundur, Madu, Jintan Hitam dll, semua kami laku kan. Kadang aku mikir kenapa kami bukan orang kaya.. yang bisa bolak-balik ke dokter kandungan yang ada di ibu kota provinsi , yang katanya hebat-hebat dan pemeriksaannya lebih detail luar dalam. Ada teman yang berhasil setelah beberapa kali kesana, tak tanyain biayanya.. berapa sekali berobat? Sekian jut..jut..jut… he2. Tapi suami ku selalu aja bisa menentramkanku walau ku tahu dia juga sangat ingin. Mungkin kita belum dikasih rejeki, kita coba dulu yang tradisional mana tau justru ini yang Allah ridhoi, Allah maha tahu kapan waktunya. Selain suka melingkari tanggal, aku juga sering buru-buru melakukan testpack setiap kali telat datang bulan. Tapi makin kesini aku mulai benci ama alat tes kehamilan tersebut ,habisnya dua garis merah yang selalu kudambakan tak pernah nongol pada alat itu.


Sekitar bulan maret lalu aku telat beberapa hari, dengan agak malas pagi itu aku test deh… hasilnya.. satu garis merah.., hmmm langsung deh aku masukin plastic, dan ku lempar disamping mesin cuci, saking sebelnya. Satu…dua..tiga hari kemudian si tamu bulanan belum datang juga, kenapa ya…?? Badan juga rasa pegal-pegal dan pagi hari sering mengantuk. Dengan rasa penasaran aku buru-buru nyari plastik yang aku lempar disamping mesin cuci, untungnya belum ku buang. Aku perhatikan secara seksama *caelaaaah…* kok? Sepertinya ada satu garis yang lain..ya…?? pokoknya samar banget hampir tak terlihat. Malamnya aku cerita sama suami, ternyata suami ku sempat ngeliat isi kresek itu , habis penasarn katanya…dia juga melihat garis samar itu. Tanpa menunggu esok pagi aku test malam itu, abis penasaran banget…. Dan eng ing..eng…. dua garis merah nongol..tapi yang satunya belum begitu jelas, tapi lebih jelas dari test pertama. Menurut yang ku baca bahwa awal kehamilan itu udah dimulai pembentukan syaraf otak, walau gak pede aku suruh suami beli susu hamil dan testpack merk sen****f yang katanya bagus, buat besok pagi test lagi…, akhirnya aku sempat 4 kali testpack, baru deh..ke bidan dan dinyatakan positif. Ya..ampun… kami seneng banget… sampai berkaca-kaca, dan usg pada kehamilan 8 minggu dan 12 minggu untuk meyakinkan bahwa janin kami tumbuh, takut terjadi kehamilan kosong…rentang waktu itu masih deg degan..takut gak jadi.






Alhamdulilah aku gak banyak mengalami ngidam , mual dan muntah masih bisa ditolerir sampai saat ini aku sama sekali gak pernah makan obat mual, hanya saja penciuman ku sensitive gak tahan wangi-wangian langsung mual, dan cepat merasa lelah, gak tau badan tuh gak enak banget, jam sepuluh pagi udah ngantuk…, kadang ruangan kerja ku tutup aku tidur deh..sebentar, baru lanjut lagi…. Tapi sambil nguap-nguap gak enak banget masa ngetik sebentar mata udah berair-air. Tak hanya kerjaan aja yang terganggu, buat nulis apa lagi ngeblog selera ku hilang. Makanya blog ini banyak diangggurin… banyak kontes n GA yang biasanya ikut ku ramaikan malah lewat begitu aja. Malu aja ma diri sendiri he2, bukan blogger sejati deh kayaknya…, anget-anget tahi ayam….. he2


Sekarang usia kehamilan ku udah 27 Weeks, udah hampir 7 bulan…, itu bearti tinggal beberapa bulan lagi aku bisa memeluk junior ku. Gak sabar deh rasanya… tapi proses mesti dinikmati hingga cukup bulan tentunya. Katanya sih.. kalau belum 7 bulan pamali buat beli perlengkapan bayi…., kayaknya asyik deh… baju bayi sekarang kan lucu-lucu.


Aku jadi ingat… ada beberapa puisi rindu yang kutulis, yang mengungkapkan kerinduanku terhadap buah hati. Dan sebentar lagi..rindu itu akan memelukku. Aku berharap bisa melahirkan dengan normal dan lancar, aku sehat bayi ku pun lahir dengan sehat dan selamat. Ada rasa was-was juga sih… apalagi usiaku udah 30-an.

Semoga setelah melahirkan nanti, my baby bisa jadi inspirasiku buat nulis disini. Duh…. Sekarang aja udah kebayang-bayang jadi saksi (caelah..emang saksi nikah?) tumbuh kembang si junior. Semoga Sehat dan panjang umur. Buat teman-teman bantu do’a agar semuanya lancar ya... Share