Tuesday, 22 April 2014

Si Awam bicara soal Politik :p

0 komentar

si awam yang sok ikutan mikir soal politik :p

Ho ho....hooooo....
Blog kok banyak "Spiderman" yang gelantungan yak....?? sawang dimana-mana....
sapu..mana?! mana sapu!? :p
ya iyalah.... bukan cuma laba-laba aja yang menetap, ibarat rumah kalau ditinggalin hantu juga bakalan numpang tidur .. qiqiqiqii... :D

Ahai... kali  ini  pengen ngomong soal politik, mumpung masih anget suasananya….ya to?
Ups tapi ini bukan soal pemilihan calon presiden, atau pun soal berbalas puisi raisopopo or orapopo..walau pun aku suka puisi..tapi aku gak mo ikut-ikutan…he2
Okeh..sebelum mulai aku minta maaf dulu, kalau yang aku tulis ntar gak nyambung..,atau apa lah…. Maklum yang nulis ini dapat nilai C untuk ilmu pengantar politik ne, waaaa……?! Kok berani ngomong soal politik?  Ya berani lah..sekarang lagi musim.. wong tukang becak, tukang sate, tukang parkir aja.. lagi hobi negossip soal politik..apalagi saiyyyyaaa…yang  tukang tidur.. mbhehheembheehee… (ketawa jellleeekkkkkk bingits)
Next…
Politik itu apasih!
Salah! Jika anda mengatakan politik itu adalah apasih *ditonjok rame2*
____ serius_____
Politik Adalah segala urusan dan tindakan (kebijakan, siasat, dsb) mengenai pemerintahan negara atau thd negara lain: -- dl dan luar negeri; kedua negara itu bekerja sama dl bidang -- , ekonomi, dan kebudayaan; partai --; organisasi (KBBI)

Nah… jelas banget kan politik dapat diartikan (salah satunya),  adalah segala upaya yang dilakukan  pemerintahan   dalam mencapai tujuan Negara  bisa berupa kebijakan atau keputusan yang tentunya untuk kebaikan bangsa Negara.

Banyak yang bilang Politik itu kejam. Sebenarnya Politik itu tidak kejam , hanya saja orang-orang yang menjalankan Politik dalam pemerintahan banyak yang kurang/tidak bertanggung jawab, di mulut berbicara soal kepentingan bangsa dan negara, tetapi sesungguhnya lebih mementingkan kepentingn golongan semata
Tak jarang dalam mencapai tujuan, dengan intrik-intrik… menyebarkan kabar bohong, untuk menjatuhkan lawan politik. Kenapa golongan-golongan itu gak bersatu saja ,toh..tujuan kan sama untuk kepentingan bangsa negara? Tapi nyatanya mereka tetap mengedepankan kepentingan pribadi/golongan mereka.

Apalagi nih….mereka yang berkecimpung didalamnya  dengan jelas mengatakan  dalam politik itu tak ada teman atau musuh  yang ada kepentingan.dengan begitu kita gak bisa membedakan mana musang mana domba , ntah musang berbulu domba, ntah domba yang udah dibotakin. 

Banyak pula yang berbaju kelicikan pandai memutarbalikkan kata, menipu, culas… yang ujung-ujungnya menimbulkan konflik disana-sini…dan akhirnya sang “musang” muncul sebagai penengah sebagai kesatria peredam konflik, padahal tadinya dialah yang menciptakan adu domba. Dia yang mengobarkan api dia pulalah yang pura-pura ikut  memadamkannya.

Ups….. tunggu dulu, ngomong soal politik, bukan Cuma soal sistem pemerintahan dan ketatanegaraan saja, bisa dalam sebuah organisasi dan lainnya.. hmmm bisa juga dilingkungan sekitar kita misalnya tetangga yang suka berpolitik adu domba suka nyampaikan berita bohong sok berpihak kepada kita tapi juga mencari keuntungan dipihak lain, atau di tempat kerja, ntah atasan atau sesama staff yang ingin menjatuhkan satu dengan yang lainnya, dengan menyebarkan berita bohong ditambah vetsin bumbu dapur biar lezatos . 

Hmmmm.. bukannya ngajarin suudhon ya…. Cuma dimanapun tetap berhati-hati jangan sampai ketemu orang yang punya politik nggak bagus. Ditaruh dibawah menjilat ditaruh diatas menendang, ditaruh ditengah turun naik cari muka… Cuma agar muka dewe yang kelihatan clink… ehhh….. dalam keluarga juga bisa begitu loh… hmmmmm namanya hati manusia gak bisa ditebak.( atauuuuu.... malah kita sendiri jadi pelakunya....??? langsung ngaca ho ho... kayanya mukaku banyak cimongnya he2)

Jadi… kesimpulannya apa?
Ya…. Jangan sampai deh kita jadi orang bermuka dua….tau sendiri siksaan yang dijanjikan Tuhan amat pedih loh…, jangan demi kepentingan dunia malah menepis kepentingan akhirat jauh lebih bermakana…
Ya khannnn…… ya……?!


By : Novili


Share

Monday, 24 March 2014

Dua Status, Dua Komentar Nyeleneh

20 komentar

Status facebook  jadi  artikel blog, baru kali ini ku lakukan itupun  karena hajatan kontes  dari pak dhe Abdul Cholik, biasalah… selalu saja ada ide untuk membuat artikel di blog, apapun itu bisa saja jadi ide dan dikemas dalam sebuah artikel blog yang menarik. Ntah… untuk selanjutnya mungkin satutus fb ku dapat ku kembangkan menjadi sebuah arikel yang apik juga.
Baik lah… aku   ambil saja dua status terakhir

Jum’at pukul 16:08
“ Udara yang bersih dengan langit biru…* dijepret beberapa menit lalu …sambil angkat jemuran…, Jadi banyak bersukur dengan cuaca…baik cerah atu hujan gak akan komplein…asal jangan penuh asap”

Hari jum’at lalu cuaca di Airmolek  sangat cerah , udara nya pun bersih…., gak seperti seminggu sebelumnya  penuh kabut asap jarak pandang sangat pendek. Hmmmm… cucian   jadi lebih wangi, tidak seperti sebelumnya sedikit agak-agak bau asap…
Status ini mendapat 10 jempol dan 4 komentar termasuk saya, rupanya  mereka lebih suka menyuarakan isi hati dengan  angkat jempol  yang bearti setuju dengan status ku.

Status ini mendapat komentar dari mbak Yuyun Putri dari Pekanbaru yang bencana asap disana pasti lebih tebal :
‘Baru terasa indahnya terang setelah kita rasakan gelap, segarnya udara  jika tidak ada asap

 Pasti kita sering mendengar bahkan juga ikut mengatakan… “ Adooooh… panas banget sih.. hari ini terik, jadi malas mau keluar”  dan “ ehhhh…ujan lagi…, reda dooonk…..” atau “ hmmm..ujan lagi..” plus pasang muka bete.
 Akhir-akhir ini  hujan udah sering turun dan gak berani  protes, sesungguhnya Allah menjadikan sesuatu  itu gak akan sia-sia, kita hanya mengikuti jadwal alam saja, kecuali soal kebakaran lahan, karena itu bisa dicegah .
 Begitulah manusia jika sudah terjadi sesuatu  baru ingat dan sadar, dan tanpa kita tahu…mungkin semua merupakan rencana-Nya agar kita kembali mengingat_Nya dengan rasa syukur.

Kemuadian status ini  juga mendapat komentar dari  seorang temanku namanya Inal asli melayu , usianya jauh dibawahku tentunya.. Hm… kalo dekat mungkin udah ku jitak kepalanya…  dengan komentar konyolnya.. :
Alzami Fauzan Reynaldy eye tp tak ada lg libur karna asap n orang jual masker jd mara sampai2 masker jualan e di bakar biar banyak asap lg hehehe
( eye tapi gak ada lagi libur karena asap, penjual masker jadi marah  marah… sampai sampai masker yang dijual dibakar habis biar banyak asap lagi..he2)
Aduhhhh…. Biar deh gak usah libur yang penting udara bersih. Jika ada penjual masker yang begitu pasti orangnya parah banget he2 atau jangan-jangan dia yang ngebakar biar maskernya laku (qiqiqiqi * ketawa  jenis apa nih?* . Emang sih… semenjak bencana asap kemarin jadi banyak penjual masker dadakan ditepi-tepi jalan dan setelah udara bersih penjual masker ikutan bersih ilang kebawa angin ntah kemana.

Oke… lanjut status yang kedua  tiba-tiba membuat mendapat komentar yang tak ku sangka sebelumnya:
Jum,at 18:15
 
Tukul kok suka cari kesempatan ngerangkul pinggul or bahu meluk dsb.. peserta cewek kuiz fam 100 *termasuk pelecehan kah???suka lihat kuiznya.., tapi gak suka perilakunya... Yang menurutku ..hmmm...ya gitu deh..”

Aku dan bapak suka sekali nonton Kuis Family 100 bahkan sejak hostnya Soni Tulung, nah baru terakhir ini kami mengikuti kuis ini lagi. Kuisnya menurutku asyik banget selain  menghibur, juga bisa ikutan nebak, apa lagi kalau tebakan benar rasanya happy banget. Acara ini dibawakan oleh pelawak Tukul Arwana , tambah asyikdan bikin ketawa.

Tapi ada yang nggak aku suka dari pembawa acaranya ini, kok terkadang suka genit dan mencari kesempatan, apa lagi kalau ceweknya cantik . Terutama  ketika babak  Jackpot berlangsung biasanya Tukul mengajak peserta   lebih dekat berdiri dengannya, mungkin agar masuk satu frame tapi caranya itu loh…. Bukan sekedar  menarik tangan saja…melainka merangkul pundak, atau merangkul pinggang dan itu tak hanya sekali biasanya tangan tetap melingkar dipinggang sampai pembacaan nilai selesai, bahkan tak segan meletakkan tanganya tepat di atas bokong si cewek. Terkadang terlihat rasa  tak suka dari cewek tersebut, tapi kemudian tersenyum.. mungkin mereka merasa tak enak hati untuk menolak, padahal dengan becanda itu bisa saja dia menolaknya. Aku ngerasa itu bagian dari pelecehan, bagai mana menurut teman-teman?
Status ini  mendapat tanggapan dari seorang teman :

Turwiyasih Teguh : Yg di rangkul seneng kok bu
Mungkin saja ada yang suka tapi pasti gak semua cewek suka digitu kan kan….??
Misbachudin Dink : blm pernah disemprit itu mbak.
Ini  komentar dari seorang teman blogger juga .., kalau soal gak pernah disemprit aku gak tau deh…., taunya kue kring semprit..,  Apakah si pembawa acara perlu  dimasukin adonan semprit juga  gak ya?   Biar ga gitu lagi…. He2

Nah… nih..komentar terakhir dari Pak Jumiran,… please..deh… bikin gimana gitu…, masa dibilang iri pengen  di peluk tukul juga…..ohhhh noooooo!!! Pak.. yang mana ..kalimat yang menyatakan diriku iri.ho.hooho. Komentar mu membuat ku ngikik n gak bisa berkata-kata lagi..
Emha Jumiran :  Hehehe pada ngiri ya blm kebagian dipeluk tukul. Hahaha

Itulah 2 status Jum,at kemarin yang mendapat 2 komentar jauh dari bayangan..nyeleneh banget… bikin hening, dan mengernyitkan dahi, ha?*garuk garuk dinding*


 Artikel ini diikutkan dalam Giveaway Blogger Dengan Dua Status di BlogCamp
Blogger Dengan Tiga Status

Share

Friday, 14 March 2014

Tuan, Dengarlah Ini

11 komentar

Tuan,
Pahamkah Tuan tentang kami?
Warna langit ? sudah tak ingat lagi
Kami pun sudah gelap
Mana jingga diufuk senja ..
Mana pula  Fajar diambang pagi
Remang rembulan jauh singgah dipandangan

Tuan,
Bukannya kami rabun senja..tapi Tuanlah yang membuta
Teriakan kami  hilang bersama kecamuk asap
Ntah Tuan belagak Pekak..
Suara kami hilang  menguap
Bagai kecumik buntut ayam bau yang tak dianggap..


Tuan..
Tahukah Tuan?
Penciuman kami tak lagi semerbak
Dada kami terhimpit penuh sesak..
Anak-anak kami tersedak-sedak menelan asap  menyemak


Hei…
Tuan-Tuan berkuasa..
Kenapa Tuan menutup mata
Akan kah Tuan Sudah lupa
Dulu Tuan meminta-minta..
Pilih lah saya hei anak bangsa..

Tuan..,
Sekarang kami meminta
Kami ingin Tuan Tegas..
Menindak Pelaku  yang mengganas
Agar kami bernafas lepas

Tuan,
Dengarlah Ini....


----
By : Novili
Airmolek, 14 Maret 2014 : 12:47 Wib



Share