Jepret kuliner Riau : Asam Pedas Ikan Baung

12:20:00



--------------------
Masakan  atau hidangan ikan asam pedas sangat  terkenal didaerah Sumatera, bahkan di Sumatera Barat ada istilah “asam padeh”, bedanya dengan di Riau adalah jenis ikan yang dimasak dan  bumbu yang sedikit berbeda. Jika daerah sumatera barat karena dekat laut yang dimasak  asam padeh adalah ikan laut, seperti tongkol, ikan tuna dll.Jika di Riau ikan yang dimasak adalah ikan air tawar atau ikan sungai, seperti ikan baung, patin, selais, dan gabus. Tapi ikan Baung sedikit lebih tinggi “kedudukannya” karena itu harga ikan Baung jauh lebih mahal dibanding ikan yang lainnya. Alasannya karena ikan baung banyak daging, tidak banyak lemak seperti ikan patin, daging berwarna putih dan rasanya yang manis. Harga semakin tinggi jika ikan diambil, atau dipancing langsung dari sungai, jadi bukan ikan peliharaan dari kolam.

Masakan asam pedas adalah masakan berkuah dengan bumbu pedas dan rasa asam yang segar, disebagian daerah ada yang menyampurnya dengan sayuran semisal kangkung, terong, dengan komposisi lebih banyak ikan,  ini dimaksudkan agar tak kehilangan cita rasa asam pedas itu sendiri, sayuran sendiri hanya pelengkap.

Asam pedas ikan baung bisa kita jumpai di rumah makan khas Riau, seperti yang aku sebutkan bahwa harganya lumayan mahal, tapi masih bisa dijangkau kok. Karena rasanya yang enak ,asam pedas ikan Baung menjadi hidangan istimewa dalam setiap perjamuan. Jika ada acara yang mengundang tamu dari luar daerah atau luar kota  , hidangan asam pedas baung menjadi hidangan utama sebagai bentuk pengenalan hidangan khas melayu.
Buat teman- teman yang ingin mencoba resepnya  boleh saja, aku kasih resepnya, jika tidak ada ikan Baung bisa diganti dengan ikan Gabus, ikan Nila, ikan Mujair, ikan Kakap dll tapi semuanya tentu tidak bisa mengganti rasa khas ikan Baung .

Bahan utama:
  1. Ikan Baung ( Bisa diganti ikan yang lain )
  2. Air
  3. 1 batang serai yang dimemarkan
  4.  1 lembar daun kunyit
  5.  Asam kandis ( jika tidak ada bisa diganti asam jawa, perasan jeruk nipis, atau pucuk daun kedondong, irisan belimbing wuluh, irisan nanas)

Bumbu yang dihaluskan : ( tergantung banyak ikan yang akan dimasak )
  1.   8 bh Cabe merah keriting jika ingin lebih pedas bisa ditambah cabe rawit ( sesuai selera)
  2. 5 Siung bawang merah
  3. 2 siung bawang putih ( tidak boleh banyak karena akan memberikan aroma dan rasa yang berbeda)
  4.  1 ruas jari Kunyit
  5.   1 ruas jari  Jahe

Cara Memasak :
Masukkan air dan bumbu halus, serai dan daun kunyit  ke dalam wajan, masak hingga mendidih, kemudian  masukkan ikan, diaduk sedikit hanya untuk meratakan ikan dan bumbu tidak boleh diaduk sering-sering dikhawatirkan daging ikan baung akan hancur terpisah yang membuat hidangan tak sedap di pandang, karena daging ikan Baung sangat lembut. Biarkan hingga kuah mengental atau menyusut, angkat jangan sampai kuah menjadi habis. Asam pedas ikan baung khas dengan kuah jadi jangan sampai kuahnya  habis alias tanpa kuah. Asam pedas ikan baung enak disantap bersama nasi dan di makan selagi hangat.
---
Ada kebiasaan yang mengasyikkan saat menyantap ikan pedas ikan baung yaitu orang-orang lebih memilih bagian kepala atau ekornya. Karena kedua bagian ini bisa di hisap-hisap mengambil daging-dagingnya disela tulang-tulang kepala sembari menyeruput kuah dan bumbu yang terselip antara daging ikan dan tulangnya. Hmmm ..sebuah kelezatan tiada banding heheheh.

Dari hasil fotonya saja sudah kelihatan banget lezat  pedas dan segarnya Asam Pedas Baung. Untuk hasil foto yang cerah dan hidup aku  memotretnya pakai smartphone  ASUS Zenfone. Kenapa aku memilih pakai  Asus zenfone? Karena smartphone ini  memiliki teknologi PixelMaster Camera. Kamera Asus Zenfone sangat direkomendasikan untuk jepret-jepret kuliner, karena  sangat bagus hasilnya.

PixelMater Camera  adalah teknologi yang menggabungkan unsur software, hardware dan lensa. Dengan teknologi tersebut membuat foto yang dihasilkan Asus  akan semakin bagus, baik diambil saat siang hari atau malam hari.

Kamera smartphoe Asus Zenfone  juga dilengkapi dengan fitur pengaturan  seperti white balance, resolusi kamera yang sangat tinggi, self timer dll. Asus Zenfone memiliki 13 mode foto yang bisa disusuaikan dengan ekspektasi kamu dan hasil yang ingin diperoleh.

  1. Mode otomatis/ Auto , Pengaturan otomatis seperti ngambil foto biasa dan langsung tekan tombol, langsung jepret
  2. Mode Mundur Cepat Waktu/Time Rewind.  Kamera dapat merekam  Gambar selama 2 detik sebelum menekan tombol shutter dan satu detik merekam foto setelah tekan shutter. Kerennya  kemera menangkap gambar sebanyak 31, jadi sebelum save bisa pilih mana yang terba
  3.  Mode HDR.  Untuk menghasilkan gambar dengan cahaya yang sempurna, cocok digunakan ketika memotret objek membelakangi sumber cahaya.
  4.  Mode Panorama. Mode Panorama ini  bisa memotret atau mengambil gambar 360 derajat dan memasukannya dalam satu frame foto. Kita bisa memulainya  dengan menahan tombol shutter  dan ambil gambar dari arah kiri kekanan jalankan pelan, bahkan sampai tubuh kamu balik kanan.
  5. Mode Malam. PixelMaster akan meningkatkan pencahayaan dan kontras warna.
  6. Mode Cahaya Redup/ Low Light. Cocok digunakan diruangan yang minim cahaya
  7.  Mode Selfie. Buat kamu yang ingin selfie tapi tidak mau menggunakan kamera depan, dengan pakai mode ini kamera akan menangkap wajah kamu ketika sudah masuk frame dan shutter akan otomatis.
  8. Mode Percantik/ Beautification. Ini cocok buat kita yang suka seselfian, karena akan  mempercantik wajah kita saat dipotret. Bisa mengecilkan dagu, meronakan pipi, dll.
  9.  Mode Miniatur, mode yang mengatur luas area yang akan difokuskan, ada dua model fokus yang disediakan yaitu bentuk lingkaran dan persegi. Selain  dari yang di fokuskan akan terlihat blur
  10. Mode Kedalaman Bidang. Menciptakan efek blur pada latar belakang bidang pemotretan
  11. Mode Hapus pintar, mode untuk menghilangkan foto yang bergerak atau blur. Misalnya saat kamu selfie, eh ternyata ada seseorang dibelakang kamu  yang berkelebat lewat, foto seperti ada “penampakan “ kan..? nah PixelMaster akan membaca ini dan tidak memasukkan teman/orang yang lewat dibelakang kamu tadi, dan menghapusnya secara otomatis.
  12.  Mode Semua Tersenyum. Dapat memotret wajah dengan senyuman. Sekali jepret akan menghasilkan 5 gambar, dan kita bisa save  foto mana yang terbaik.
  13.   Mode Gif. Ini mode mudah untuk membuat foto dengan Format Gif. dengan sekali tekan shutter dan tahan kamu bisa ambil foto, maksimal 30 foto


Nah gak salahkan aku rekomendasikan Asus Zenfone?. Dengan 13 mode  foto  kita akan merasa puas dengan hasil jepretan kita, terutama untuk jeprat jepret kuliner nusantara, yang kita ambil fotonya saat jalan-jalan ataupun saat masak sendiri. Menurutku share ke social media itu bukan pamer-pamer sedang makan enak kok, semua itu sebagai pengenalan makanan daerah ke teman-teman yang lainnya, bisa jadi bentuk tukaran resep juga kan, atau sekedar sharing dimana tempat makan asyik. Lagi pula jepret kuliner pakai smartphone itu lebih praktis untuk share social media.


Ayuk..ikutan lomba jepret kuliner nusantara yang diadakan komunitas Blogger Gandjel  Rel. Perkenalkan hidangan kuliner daerahmu agar mengindonesia dan mendunia, agar hasilnya bagus dan memuaskan jangan lupa pakai smartphone Asus Zenfone #GaAdaMatinya.

-----
Artikel ini diikutsertakan pada Blogging Competition Jepret Kuliner Nusantara 
dengan Smartphone yang diselenggarakan oleh Gandjel Rel

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

24 komentar

  1. Pakai ASUS jadi lebih sempurna ya

    ReplyDelete
  2. makanan enak yang semakin mahal karena cabenya aja sudah mahal qiqiqiqi...
    aku juga punya Asus mba...emang banyak pilihan pengaturannya...tinggal pinter-pinternya kita aja...

    ReplyDelete
    Replies
    1. punya skartphone juga msti pinter memanfaatkannya..

      Delete
  3. Whaaa super lengkap mba,,aku jadi mikir lg nih mau setor tulisan 😁😁

    ReplyDelete
  4. Ah.. ikan itu bikin laper. 😂

    Btw, gambarnya keren-keren. Semoga menang ya.. Salam hangat dari Bondowoso..

    ReplyDelete
  5. lezat=lezatnya makanannya, apalagi jepretnya make asus makin cling

    ReplyDelete
  6. Good luck y mba.. dn aku mau ciba resepny

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih
      .. ayooo dicoba..
      bumbunya..gak sulit..

      Delete
  7. wow komplit ya mode pilihan buat motretnya. jadi tambah menggiurkan makanan yg dopotret pake asus

    ReplyDelete
  8. Baru denger namanya ikan baung. Hihi. Belum pernah lihat. Kalau ke Riau harus masuk list nih, yg unik khas daerahnya.

    ReplyDelete
  9. Asam padeeeh, makanan aman dan sehat, hehe. Krn biasanya sumbar terkenal makanan tinggi lemak n kolesterolnya. Ciri khasnya ada asam kandih ya mba.

    Byw udah pernah nyoba ngasi asam durian? Lebih wah lg tuh rasanya ;) *asli minang, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. yes...asik diisep2 ya mak...
      asam durian...udah pernah nyoba dong..endeees...

      Delete
  10. Nyam, asam pedas pasti enak banget :D
    Kapan2 nyobain ah resepnya, bosen ikan digoreng mulu hehe TFS

    ReplyDelete
  11. Baca ini tengah malam jadi lapeeeer

    ReplyDelete
  12. Wah..jadi pengen ikan baung ini mb, kuahnya enak banget tu keliatanya, merah banget warna nya :)
    Asus Zenfone mmg keren ya, bisa ngasiin foto sebagus ini..

    ReplyDelete
  13. Kalau di daerahku nggak ada asam kandis. Biasanya aku skip. Tapi ternyata bisa diganti dengan asam jawa, dsb. Boleh dicoba ya resepnya.

    ReplyDelete
  14. jadi pengen punya HP ASUS

    ReplyDelete
  15. Waahh.. ikan baung .. mancingnya butuh perjuangan nih mbak, kebetulan suamiku hobi mancing, jd kalo hari libur pasti prg mancing ke sungai, pake sampan, dan umpannya kucur, ampuuuunn bauknya... tapi ikannya lezatos bangetos. Good luck lombanya mbak :)

    ReplyDelete

Terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya di sini yach...:), Tidak terima komentar spam dan komentar mengandung Link atau brokenlink akan dihapus

GOOGLE FOLLOWERS

FOLLOWERS

VIVA LOG

PAGEVIEWS

!function(t,e){function n(){if(!i){i=!0;for(var t=0;t=e.gd()*e.sm[iz][0]/100&&"false"==e.sm[iz][1]&&(e.sm[iz][1]="true",console.log(e.sm[iz][0]+"%"),e.w[e.g]("send","event","c2",e.ctt.s,e.sm[iz][0]+"%",{nonInteraction:1}));e.osc=!1},200))})},st:function(t,n){n?setTimeout(function(){e.ct(t)},n):e.ct(t)},init:function(t){e.g=t.g,e.w=t.w,e.d=t.d,e.w[e.g].push&&(e.o=!0),x=e.ctt.l,e.cl(),e.cs();for(i in x)e.st(i,x[i].w)}};t.w[[t.g]]?e.init(t):console.log("GA not ready")},{w:window,d:document,g:"ga"});