Puisi : Hutanku


Gelapnya hutan dirangkul malam..
Tak lah bulan membiarkan..
Cahayanya menyelinap diketiak dedaunan..
Remang temaram penuh keromantisan..

Teduh syahdu mendamaikan..
Burung, jangkrik, kumbang menyatukan merdu dialunan nada
Sungguh tiada meresahkan
Penuh tentram hingga fajar menerangkan..

Namun kicauan riang tiba-tiba tergantikan..
Hiruk pikuk penuh ketakutan
Segenap penghuni berlarian
Derap langkah datang penuh keserakahan
Membuat hutanku bak neraka jahanam..
Asap hitam membumbung ke ketinggian
Menghancurkan kehidupan dalam hitungan jam

Hutanku kini tinggal kenangan..
Kabut menyeruak ke pemukiman..
Menyusup lunak ke rongga pernafasan..
Mata merah..hambat penglihatan..

Hutanku hilang..
Tanahnya lekang..
Kemarau datang kabut tersandingkan..
Hujan tiba rakyat kebanjiran
Sampai kapankah ini kan dibiarkan..?

(by novili)

Tidak ada komentar

Terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya di sini yach...:), Tidak terima komentar spam dan komentar mengandung Link,brokenlink , dan harus menggunakan nama semestinya , anonim dan merk tidak akan diterbitkan.