KETIKA


Ketika
Kabut asap menerpa..
Hati menista
Bibir mencela..

Ketika
Kabut asap makin mendera..
Dendam membara..
Pada ntah siapa...
Hati  menduga..duga..




Ketika kabut asap tak jua sirna
Terbesit bisik dalam  dada
Mungkin ini balasan dosa
Jauhnya syukur dalam jiwa

cobalah lihat kesana...

Terik mentari... selalu dicaci
"Panassssnya!!!!" 

Ketika..
Hujan mengguyur bumi..
Hati menjerit memaki..
"Hujan lagi !!!"

Nikmat Tuhan..
Selalu di dusta..

Kini saat bersihkan jiwa..
Meminta ampun kepada Nya

Jika gerimis mengurai langit mendung..
Dirimu bisa berlindung 

Jika terik panas tak bisa  di-elak...
Dirimu bisa istirahat sejenak.
.
Namun jika asap menderu..
Kemana lagi hendak dituju..
Menyusup bisu dibawah pintu
Menyusul lelapmu dibalik kelambu..
Meninggal kenang di rongga paru..

Kini...
Hendakkah..lagi...
Nikmat di dusta?
-------
#Selfreminder

BERBALAS VIDEO (POLIGAMI)

Kalau membahas tentang Poligami jujur saja saya bukan ahlinya, dan bukan orang yang sanggup dipoligami.
Beberapa hari terakhir ini , sedang heboh tentang Ana Abdul Hamid asal Gorontalo yang mengunggah Video tentang perasaannya dipoligami selama satu tahun lebih. Di video itu dia mengungkapkan perasaanya selama dimadu. Video itu mengundang berbagai tanggapan ada yang mendukung, ada pula sebaliknya. kalau aku pribadi sih..itu sah-sah aja..., kita gak perlu banyak komentar apa lagi mencemooh. Ingat...perasaan sakit itu tak hanya poligami, bisa saja cemooh itu digantikan tuhan dengan rasa sakit yang lain... misalnya sariawan, atau yang lainnya. Baginya poligami adalah Surga yang tak dirindukan , apa mungkin dia ikut menyeponsori film Surga Yang Tak dirindukan :)

Video Ana Abdul Hamid Gorontalo :


 Selang beberapa hari, beredar sebuah viddeo balasan dari Siti Ulwiyah. kalau musim kampanye ada berbalas puisi, nah sekarang berbalas video. Aku kira orang Betawi atau Riau, biasanya kan suka berbalas pantun tuh, eh taunya dari Cirebon. Disini dia  mengungkapkan  jika dia berbahagia dengan poligami yang dia jalani. dan Poligami itu syurga yang dirindukan, gak tau juga nih..bakalan muncul jadi judul Film juga. Kalo mau dibikin film kudu  bikin novel dulu, siapa yang minat?

Dia bilang bahwa suami punya hak prerogatif untuk membatalkan istri masuk surga. Kalo menurut aku sih liat siapa suaminya juga sih... kalo si suami bukan imam yang baik, suka mabuk mabukan, berjudi, banyak istri apa iya bisa batalin istri masuk surga? dan untuk masuk surga atau nggak..liat juga amal ibadah sang istri tentunya.
ah..ga tau deh..., soal beginian perlu tanya ahlinya.

Kita ga bisa juga mengenyampingkan takdir, mungkin udah ketentuan Allah, Ana bukan orang yang sanggup dipoligami dan bukan bearti dia mengharamkan, dan udah takdir Mba Siti untuk contoh bagi wanita lain, agar sanggup dan bahagia dipoligami. Mereka hanya berada di dua keadaan, kondisi, dan situasi yang berbeda. Semoga Allah memberkahi mereka berdua.

Video Balasan dari Siti Ulwiyah:


Mencari Ide Nama Bayi

Orang Tua Zaman dulu dan orang tua yang kekinian itu beda banget, kalo sekarang baru beberapa hari telat gak datang bulan, begitu ketahuan positif hamil, langsung cari nama. Padahal belum tau tuh jenis kelaminya apa. Solusinya ya siapkan dua nama , satu nama bayi  untuk jenis kelamin laki-laki satu lagi  buat  perempuan. Ritual pencarian nama pun panjang banget..he2, mulai beli buku , browshing di internet, atau coba padu padan antara nama istri dan suami, bahkan sekarang ada yang paling trend yaitu minta nama sama Konsultant nama bayi, ntah itu minta saran ataupun minta carikan nama yang sesuain. Zaman sekarang semua dibikin gampang.

Itu karena hampir semua orang memahami arti sebuah nama, nama harus mengandung doa dan arti yang  dipercaya akan membawa kebaikan didunia dan akhirat. Nama itu harus berkesan terutama untuk panggilan agar mudah di hapal dan diingat tentunya...dan tentu pula harus sesuai Zaman. kalo sekarang sepertinya lebih banyak menggunakan bahasa arab, padahal untuk nama gak mesti  bahasa arab, yang penting maknanya bagus.Semenjak Film ayat-ayat cinta..merebak Nama bayi yang berbau arab dan islami, tentu gak bakalan tega ngasih anak nama dengan nama Jono, Tono, Wagiah, Suginem, Ngatiem..he2. Yah,...sesuai zaman lah..agar anak kelak gak jadi bahan ejekan teman-temannya.
Nah gak tahu deh..... sekarang ya... soalnya sekarang lagi bertaburan serial drama Turki, akan kah...nama-nama akan menyerupai orang Turki , hahahhaai..... biasanya emak-emak gak kuat liat yang cakep-cakep, pengen anaknya kaya yang di serial Drama tersebut.

Senang Lihat Abdul Hamid Pules digendongan :)
Beda banget ya..dengan orang tua dulu kasih nama tunggu bayi lahir. Nama sering dikaitkan dengan Bulan lahir, Misalnya Agustina, Apprilia, Desy, Nopi. Atau dikaitkan dengan urutan anak, kalau anak pertama dikasih nama Eka, anak kedua diberi nama Dwi, juga dikaitkan dengan jenis kelamin, jika perempuan diberi nama Putri jika laki-laki ditambah dengan embel-embel Putra .


Ketika Memberi Nama Anakku dengan nama Abdul Hamid Firdaus, gak serta merta  langsung dapat. Yah... menyamakan pendapat anatara aku dan suami itu yang agak lama. Kalo aku kasih nama A suami ku kurang sreg, begitu juga sebaliknya.., ketika dia mengusulkan sebuah nama akunya yang ga cocok.Akhirnya ketika nyeletuk nama Hamid suamiku langsung suka. untung anak gak keburu lahir..hahhaaa... klopnya pas udah dekat lahiran. Bagi kami itu nama yang paling berkesan.. apalagi artinya juga bagus ...HambaAllah yang terpuji dan semoga kelak memiliki akhlak terpuji dan membawa keluarga ke surga Firdaus. Aaamiin... semoga mustajab ya..maks.

CIREBON : METROPOLITAN YANG SMART CITY

Peta Kota Cirebon

Ketika mendengar kata kota Metropolitan, hampir sebagian besar  masyarakat Indonesia membayangkan kota Jakarta, terutama yang tinggal di luar Jawa. Terbayang  Jakarta dengan gedung bertingkat, jalan tol, jalan layang, , bandara internasional sukarno hatta , atau pelabuhan tanjung periuk dan objek wisata lainnya.  Padahal banyak  kota besar di Indonesia yang berpotensi menjadi kota metropolitan,  salah satunya Kota Cirebon, tak hanya berpotensi sebagai kota metropolitan tapi juga menjadi  “ Smart City” .  Konsep smart City atau kota pintar  mengetengahkan kemudahan masyarakat  untuk mendapatkan informasi secara cepat  dan tepat, Smart City  ini juga berkaitan dengan pengelolaan  sumberdaya secara efisien.
Persiapan untuk menjadi kota  Metropolitan dan menjadi Kota cerdas harus seiring sejalan karena keduanya  saling mendukung. Karena paling sedikit ada enam indikator yang harus dipenuhi untuk mencapai predikat “SMAR CITY”.  Apakah Cirebon termasuk didalam indikator tersebut :
Kota Cirebon (Sumber Foto: Wikipedia)
1.       Masyarakat Penghuni Kota.
Masyarakat sebuah kota menjadi indikator utama terciptanya  sebuah kota yang smart. Untuk menjadi kota yang smart tentu masyarakat harus cerdas. Tak hanya  pintar secara intelektual, tapi juga dari segi pendidikan karakternya.
  •  Masyarakat harus punya kesadaran  akan lingkungan misalnya tidak membuang sampah sembarangan , tidak merusak fasilitas  yang ada  misalnya mencoret-coret tembok , memasang menempel iklan sembarangan. Intinya tidak membuat kota menjadi kotor dan tidak sedap dipandang.
  • Masyarakat tidak memiliki sifat negative misalnya  suka terlibat tawuran, perjudian, narkoba, seks bebas dll.
  • Peduli sesama, Saling membantu dan gotong royong.
  • Pintar memanfaatkan teknologi. Dijaman sekarang teknologi semakin canggih, kita harus pintar  memanfaatkan kearah yang lebih positif. Karena teknologi bak pisau bermata dua bisa untuk menyebar luaskan informasi yang bermanfaat juga bisa menjerumuskan. Berkaitan dengan ini Kota Cirebon telah diupayakan untuk memiliki masyarakan dengan pribadi yang smart dan faham teknologi. Salah satunya pemanfaatan internet dengan diberlakukannya penerimaan siswa atau peserta didik baru secara online baik tingkat SMP, SMA atau SMK. Walaupun banyak orang tua yang belum faham, tapi lambat laun ini  akan membuat masyarakat melek teknologi.  Selain itu kini Cirebon memiliki Komunitas  Blogger Cirebon   yang siap berbagi informasi  kepada masyarakat, baik informasi tentang pendidikan, budaya , wisata, dan lainya. Tak hanya Informasi untuk Masyarakat Cirebon saja, tetapi untuk masyarakat luas luar Cirebon. Karena sangat memungkinkan kelak Cirebon menjadi tujuan wisata  utama bagi masyarakat luar Cirebon. Komunitas Blogger ini juga  telah banyak mengadakan berbagai  event untuk membuat Masyarakat menjadi smart dengan ikut terlibat pada kegiatan berbagai kelas inspirasi disekolah-sekolah, mengadakan workshop kreatif internet , ikut serta acara mading sekolah, yang patut diacungi Jempol yaitu  mereka telah membuka kelas belajar Essay, Opini, Cerpen , Puisi,Mahir Ngeblog dan lainnya.  Komunitas ini memiliki visi  Mewujudkan Masyarakat Cirebon agar Melek IT (internet dan teknologi) , menduniakan cirebon dan mencirebonkan dunia.  Hebat Ya.
    REBON.ORG
2.       Lingkungan
Untuk menuju Smart City  Lingkungan harus bersih. Dalam hal ini Kota Cirebon sedang menggalakkan berbagai kegiatan bersama masyarakat lewat berbagai program  menanggulangi Pencemaran lingkungan , pengelolaan sampah, Program kali bersih dll. memberikan penyuluhan kepada semua lapisan masyarakat akan pentingnya kebersihan kota, yang juga akan berkaitan dengan kesehatan masyarakat.Lingkungan bersih-masyarakat sehat dan produktifitas, kreativitas akan lebih meningkat

Taman Ade Irma suryani

3.       Prasarana
Seperti yang kita ketahui kota Cirebon terletak di daerah pesisir Provinsi Jawa Barat Yang terkenal dengan jalur Panturanya. Dengan itu Cirebon merupakan wilayah yang strategis  yang menjadi Simpul pergerakan Transportasi pulau Jawa. Cirebon merupakan titik temu jalur tiga kota besar di Indonesia yaitu Jakarta,Bandung dan Semarang. Prasarana Transportasi merupakan syarat utama,  dari sebuah Kota.  Untuk Ke Cirebon tak hanya menggunakan  mobil saja tapi juga stasiun kereta api, terhitung dua stasiun yang ada  yaitu Stasiun Cirebon Kejaksan dan Stasiun Prujakan kedua stasiun memiliki keunikan dan arsitektur tersendiri. Untuk Wisata Keliling kota Cirebon kita juga bisa menggunakan Becak.
Selain itu dalam mempersiapkan Cirebon menjadi kota metropolitan, Cirebon akan memperluas Wilayah Pelabuhan, juga membuat Bandara Internasional Jawa Barat.
Semua dipersiapkan untuk menuju Cirebon menjadi Smart City, agar akses ke Cirebon mudah karena di Cirebon banyak sekali pusat-pusat pariwisata yang bisa memberi kepuasan dan Kenyamanan kepada pengunjung.

4.       Perekonomian

Keraton Kesepuhan
Pertumbuhan perekonomian di kota Cirebon beberapa tahun terakhir ini berkembang cukup pesat. Terutama dibidang pariwisata , Perdagangan, dan Jasa. Dikota Cirebon banyak tempat-tempat untuk berlibur bersama keluarga , baik wisata alam maupun wisata religi. Tempat Wisata kota Cirebon antara lain Keraton kesepuhan , Keraton kanoman, Taman Air Suryaragi, Taman Ade Irma suryani, Taman Air Sunyaragi, Wana wisata Ciwaringin, Kawasan Cikalahang, dll. Selain itu wisatawan kota Cirebon dapat memanjakan lidah mereka dengan ragam khas kulinernya seperti Sega jamblang, Segalengko, Tahu Gejrot, Docang dan banyak Lagi.


Masjid Agung Sang Cipta Karsa

Dengan banyaknya tempat Wisata tersebut , membuat mobilitas perdagangan semakin meningkat. Ini terbukti pada tahu 2014 tercatat 1000 hektar lahan Cirebon dibangun untuk pusat perbelanjaan, Restaurant, Perhotelan . Industri Perhotelan sangat representative dikota Cirebon, itu terlihat dari banyaknya tingkat penghuni kamar, terutama hotel berbintang. Salah satu hotel berbintang yang menjadi favorit adalah Aston Hotel.  Aston Hotel adalah  hotel  bintang 4, memiliki 200 kamar dan 8 ruangan pertemuan fungsional, memiliki ballroom terbesar di Kota Cirebon dengan kapasitas 2.600 tamu. Selain itu juga memiliki banyak fasilitas untuk menjamu tamu hotel, seperti trek sepeda, kolam renang, mini golf,pelayannan spa, kolam renang dan pusat kebugaran, dan tentunya free wifi untuk seluruh area kamar.
Menggeliatnya perdagangan dan pembangunan kota Cirebon banyak  mengundang minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Cirebon. Ini tentunya akan membuat Cirebon semakin maju.

Hotel Aston Cirebon
5.       Mobilitas
Secara umum Mobilitas Cirebon sudah gak perlu dibicarakan lagi. Cirebon  bukanlah kota mati, kota ini selalu ramai. Sepertiyang telah disebutkan bahwa Cirebon adalah kota transit dari kota-kota sekitarnya , banyak orang datang dan pergi dari atau ke Cirebon, bahkan ada yang pindah ke Cirebon karena melihat  peluang untuk meningkatkan taraf hidup terbuka lebar disini.  Tak hanya orang luar yang yang pindah ke Cirebon tapi penduduk Cirebon ada pula yang berganti pekerjaan, misalnya dari nelayan menjadi pedagang, atau  pengusaha dll. Intinya semua bertujuan agar kualitas kehidupan lebih baik lagi.

6.       Smart Living
Ini adalah point terakhir dari terciptanya sebuah smart city.Smart City tak kan terwujud jika kehidupan tidak sejahtera atau kualitas hidup yang tidak baik. Kualitas hidup bersifat dinamis, dan harus di usahakan agar kualitas itu  semakin baik. Paling tidak setiap Pribadi  memulai dari diri sendiri. Siapa sih yang gak mau  hidup nyaman dilingkungan yang mendukung. Kemana-kemana merasa aman dan gak takut. Oh iya bicara soal keamanan dan kenyamanan Kota Cirebon akan dipasang 2000 cctv yang akan disebar diseluruh plosok kota dan jalan-jalan protokol. CCTV akan dipasang dengan kerangka baja sehingga tidak akan terjadi pencurian atau sabotaseterhadap cctv tersebut.

Smart City memang lebih mengutamakan keamanan, dan kenyamanan . Karena dalam segala hal kita perlu merasa aman,nyaman, dan diberi segala kemudahan dalam segala bidang.  Terutama kemudahan dalam mendapatkan informasi. Dijaman sekarang orang sangat butuh informasi dengan cepat. Jujur saja terkadang malas atau merasa sungkan  untuk bertanya-tanya. Orang lebih suka browsing di internet, sekali enter  muncul semua yang dibutuhkan. Sebuah Smart City harus memperhatiakan ini misalnya memasang free wife diarea  umum  seperti perpustakaan ,  Sekolah, Rumah sakit, Stasiun, Bandara dll.
Saat ini sedang booming jaringan Internet 4G LTE yang merupakan generasi ke empat dari teknologi komunikasi internet, yang memiliki jangkauan luas lebih cepat dan stabil. Salah satu Operator Selular yang kini menggunakan teknologi itu adalah Smartfren 4G LTE,  yang menjangkau hampir seluruh Indonesia  termasuk Kota Cirebon. Wah..ini kabar hebat untuk Pengguna Internet terutama Blogger dan pengguna Media Sosial Lainnya.
**
Selamat Hari Blogger Nasional.
 Sukses untuk Blogger Cirebon.
Maju terus buat Kota Cirebon, Metropolitan dan Smart City digenggaman mu.
--------
Sumber:
www.cirebonnews.com
http://www.plimbi.com
www.rebon.org
www.kompas.com
https://id.wikipedia.org
https://kotacirebon.siap-ppdb.com
www.tempo.co
 http://www.initempatwisata.com


BERBAGI MENU BANCAKAN

bancakan
Bancakan dengan menu sayur gudangan, ikan asin , telur, ayam goreng, dan kerupuk
Waktu kecil aku sering makan among-among atau bancakan , menunya biasanya urab atau  gudangan ada telur dan ikan asin. Seingatku acara ini diadakan kalau ada lahiran adek bayi atau  mengingat hari lahir. Kadang juga acara selamatan atau syukuran setelah habis sakit.

Tanpa undangan sebelumnya, jadi anak-anak sekitar rumah dipanggil ngumpul  gitu aja... bahkan yang sedang main dilapangan juga. Ga perlu pake baju bagus atau nyiapin kado apa pun, terus  kami diberi nasi dan lauk pauk yang dibungkus dengan daun pisang. Boleh makan ditempat juga boleh dibawa pulang.

Kalau sekarang lebih simpel, biasanya  yang punya hajat udah membungkusnya dalam kotak makanan, atau cup plastik,  terus langsung diantar kerumah tetangga -tetangga dan mengatakan ini bancakannya si A, yang lagi Ulang tahun atau alasan lainnya.Tradisi ini terkadang dilakukan tak hanya oleh para Pujakesuma :D alias putra/putri jawa kelahiran sumatra. Tapi juga oleh suku melayu dan minang. Ya... mungkin menu gudangannya itu enak..jadi banyak yang suka.

Miasalnya untuk memperingati hari lahir, dari pada ngadain acara ulang tahun , pakai ngundang, bikin kue dan tiup lilin, banyak yang bilang udah diamong-amongin aja... bagi-bagi rejeki , semoga makin sehat dll.
 among-among
Beberapa waktu lalu Hamid habis sakit, kok jadi kepikiran   pengen ngadain bancakan juga.
Aku ngadain ini murni ingin berbagi, gak ..ada maksud lain , Sayur tak mesti tujuh macam tanpa bubur merah atau putih, tanpa peduli weton dll. Karena setelah  acara dilakukan kok aku nemuin situs yang rada seram , disitu diterangkan kalo bancakan ditujukan buat "pemomong bayi", la..yg momong bayi kan kita.... siapa yang dimaksud? ntahlah... aku jadi takut kalo ini sebuah kesyirikan.

Tapi bagiku semua tergantung Niat. Niat karena Allah, tujuan hanya ingin bersyukur dengan cara berbagi dengan menu tersebut. Toh..sedekah tak tergantung menu, waktu, dan harus ini itu. Wallahualam.
Keluarga dekatku sering mengadakan ini, aku tidak tahu apakah tujuan mereka lurus ingin berbagi atau terikat pada ritual-ritual seperti dikatakan situs tersebut. Tapi sepengetahuanku  biasanya mereka membungkus menu tersebut  dan membagikannya pada anak-anak, tak pernah melihat mereka  membuat ritual-ritual lainnya. Mungkin tradisi ini terbawa dari kakek -nenek moyang dahulu yang berasal dari daerah jawa. Hmm.... sepertinya termasuk aku disini he2.... menu sama tapi niat  harus beda donk.

Bagaimana di tempat lain selain pulau jawa adakah bancakan ini dilakukan?

O, iya... kalau teman-teman baca ini n bilang.." kok aku ga kebagian ya...?" he2, maaf karena aku cuma bikin sedikit untuk anak-anak tetangga dekat rumah aja.

Olahan Mi Sagu Sederhana


Beberapa hari lalu BWke blognya Mba HM Zwan ..eh…dia pamer-pamer dapet kiriman mi sagu enak dari catering temannya…duh bikin ngiler banget.
eh! Jadi keingat kalau di kulkas ada stok mi sagu. Aku sih jarang bikin …karena yang sukadi rumah tu Cuma aku.  Ya udah..besoknya lasngsung deh bikin. Mi sagu diapain juga enak.. buat campuran makan lontong juga mak nyuss kok, malah teman aku kadang cuma di sambel aja...rasanya teteap enak.

Nah...  kalau aku sukanya di tumis pedas manis  , apa lagi bumbunya juga gak ribet .

 
Bahan Utama
Setengah Kilogram Mie Sagu

Bumbu untuk menumis :

6 batang  cabe merah
10 batang cabe rawit (suka-suka sih... kalau mau pedas ya ditambahin lagi)
7 siung bawang Merah
5 Siung Bawang putih
Kecap manis
Daun Seledri biar  ber-aroma lebih segar aja.
Garam
dan Penyedap rasa.

Lebih enak jika di tambah suiran ayam... he2

Iris..semua  bawang dan cabai, kemudian ditumis deh... 
setelah wangi masukkan Mi sagu aduk hingga rata, beri sedikit air agar mi sagu lembut, kemudian beri garam , penyedap rasa dan kecap manis. aduk-aduk hingga matang, biasanya mi sagu berubah warna lebih bening yang tadinya agak putih dan keruh. sebelum diangkat taburi irisan seledri dan aduk-aduk sebentar.

kemudian sajikan dan nikmati selagi hangat.
Gampang ,gak ribet, enak.
Kepengen? :)

Emang  sih..ga seenak kaya foto di blog mba Hana ..tapi....  rasanya tetap enak ini...hahahaahah.. maksa..maksa..., seenak-enak foto di kampung orang..lebih enak didapur sendiri.. hujan emas dinegri orang hujan asap dinegri sendiri... apaan sihhhh..gak nyambung...qiqiqqi..
 

WASPADA DAN CURIGA KETIKA NYAMAN DAN AMAN (DIRASA) TAK LAGI ADA



Ruang aman bagi anak

Curiga dan Waspada itu beda tipis. Karena kita Curiga maka kita waspada, karena waspada  bawaan jadi curiga. Benar ga sih…?
Hidup dicurigai emang gak enak. Tapi keadaan menuntut kita untuk selalu waspada dimana pun kita berada. Contohnya didalam  angkot atau taransportasi umum , kita selalu waspada jangan-jangan  diantara penumpang ada pencopet, penjambret, penodong, maka kita berhati-hati. Ya…. Mungkin juga kita dicurigai oleh yang lain…
“haaaa…. Aku pencopet ya..nggaklah…!!!!”
Itukan kata kita, orang mah gak tau apakah kita jujur atau nggaknya.
Kenapa jadi curigaan gini ya.
Seperti yang aku bilang sebelumnya, saling mencurigai itu gak enak, tapi keadaan memaksa kita harus waspada, tapi bukan bearti menuduh.
Akhir-akhir ini banyak pristiwa perlakuan kekerasan terhadap anak . Terakhir yang masih hot adalah peristiwa pembunuhan anak SD usia 9 tahun di Jakarta Barat. Hal ini banyak menimbulkan kekhawatiran terhadap orang tua, yang biasanya tidak pernah mengantar dan menjemput anak , sekarang meluangkan waktunya untuk itu.  Karena khawatir kejadian serupa menimpa anak mereka. Anak-anak diwanti-wanti agar berhati-hati terhadap orang asing.
Kekerasan kepada anak sebenarnya tak hanya dilakukan oleh orang asing. Terkadang justru dilakukan oleh orang-orang terdekat. Ntah itu tetangga, saudara, om, teman,  bahkan orang tua sendiri. Kekerasan Fisik misalnya pemukulan, cepat diketahui orang sekitar dan biasanya segera  dilaporkan oleh masyarakat setempat ke pihak yang berwenang.
Yang paling mengerikan bagi ku adalah kekerasan dalam bentuk pelecehan seksual pada anak, baik pemerkosaan ataupun sodomi. Biasanya peristiwa ini telah berlangsung lama , bahkan tahunan dan telah banyak korban , baru kejadiannya terbongkar.  Pelecehan Seksual  tak hanya meyebabkan trauma fisik tapi juga psikis bahkan bisa menyebabkan anak-anak menderita dis orientasi seksual ketika dewasa, dan melakukan hal sama. Ah, rasanya tak termaafkan untuk pelakunya.
Baik kembali kepada Curiga
Kalau dulu orang tua seenaknya menitipkan anak ketetangga , jika ingin kepasar atau jika ada keperluan sebentar. Sekarang jadi takut jangan-jangan anak aku diapa-apain, atau jangan-jangan ART dirumah juga gitu.
 Disekolah ? “ Kamu hati-hati ya nak, jangan dekat-dekat pak guru loh,  atau hati-hati dengan pak satpam disekolah, kalau mau ke kamar kecil ajak teman”atau
“ Nak..disekolah kamu pernah disentuh-sentuh pak guru ga…?”

Guru dan Pak satpam adalah orang tua disekolah, yang seharusnya tempat pelindung dan memberikan rasa aman pada anak. Justru menjadi orang pertama yang dicurigai yang mungkin ngapa-ngapain anak. Ditempat Les, juga begitu. Hampir disegala ruang membuat anak waspada dan curiga.
Bahkan dirumah sendiri.
“ Dek..kamu kan udah gede, jangan  sembarangan  masuk kamar abang ya..” abang sendiri loh..
“ Nak.. kalau ibu gak dirumah, Pintu kamar kunci rapat ya, kalau perlu jangan keluar dulu sebelum ibu pulang. Pada hal ada Suami dirumah. Ayah pun perlu diwaspadai?! Ya Allah…lantas siapa lagi yang dapat dipercaya dibumi ini. Jika Bapak kandung juga di waspadai ,yang seharusnya membela anak dunia dan akhirat.
Kenapa ini terjadi. Sebab banyak sekali peristiwa ayah kandung menodai anaknya hingga hamil. Dan seenaknya mengatakan itu khilaf.  Jika bapak kandung saja diwaspadai apalagi orang lain.Lantas dimana tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak?
Terkadang nggak habis pikir dengan segala pristiwa yang terjadi. Jika sudah kejadian, gak bisa menyalahkan siapa-siapa , karena akan terlalu banyak yang akan dipersalahkan. Mulai dari kelalaian orang tua, guru, bahkan teknologi pun ikut andil karena salah dalam memanfaatkannya. Dan biasanya  Lebih Fokus kepada penyelesaian dan penyembuhan fisik dan psikisnya.
Tapi Kewaspadaan itu wajib, waspada tak hanya mencurigai tapi lebih bertindak pada pencegahan dari diri sendiri. Misalnya:
1.       Berpakaian yang sopan untuk anak-anak perempuan , jangan pernah mengatakan “alah….bukan karena pakaian, emang dasar laki-laki aja yang bejat buktinya yang jilbabban aja ada yang dilecehkan” Nah. Kalau yang tertutup aja  berpeluang untuk dilecehkan apalagi yang buka-bukaan.
2.       Jangan memakai perhiasan, walaupun sedikit. Ya… bagi yang punya mungkin sedikit. Bagi yang butuh  dan jahat itu akan kelihatan sangat banyak
3.        Jangan memberi anak uang jajan yang berlebih. Ini berpeluang dia untuk dipalak oleh teman-temannya  atau orang luar.
4.       Jangan berhias. Terkadang ada anak SD yang udah pakai lipgloss pink, bedak tebel dan lainnya. Tentu akan membuka mata orang-orang yang berpikiran mesum.
5.       Berpakaian sederhana. Untuk kesekolah misalnya gunakan merk yang umum dipakai jangan yang  bermerk. Biasanya penjahat juga paham dengan merek merek tertentu misalnya jam tangan atau lainnya. Bisa ditandain loh..ini anak orang kaya, bisa saja berniat menculik.
Aduhhhh..kalau diturutin banyak banget ya…… Mungkin itu tak sepenuhnya  mencegah pristiwa kejahatan paling tidak kita meminimalisasi peluang terjadinya tindak kejahatan.
Hmm…tuh kan..??? jadi beneran curigaan aja bawaannya…
-------------


J-Theme