TIDAK MASALAH BELI RUMAH BERSUBSIDI, TAPI PERTIMBANGKAN JUGA PLUS MINUSNYA


Makin meningkatnya kebutuhan akan  rumah tinggal dimasyarakat, membuat harga tanah dan rumah menjadi  naik tiap tahunnya. Mahalnya harga rumah banyak masyarakat memilih membeli secara kredit atau memanfaatkan program KPR dari pemerintah. Mereka semua memiliki pemikiran sama, anggap saja ngontrak, tapi pada waktu tertentu akan menjadi milik sendiri.
Untuk memudahkan masyarakat membeli rumah, pemerintah juga mengeluarkan program rumah bersubsidi. Rumah bersubsidi adalah rumah untuk masyarakat kalangan menengah bawah atau MBR yang memiliki penghasilan rata-rata. Bentuk subsidi yang diberikan berupa : Subsidi meringankan kredit dan subsidi menambah dana pembangunan atau perbaikan rumah. Kredit subsidi ini diatur tersendiri oleh Pemerintah, sehingga tidak setiap masyarakat yang mengajukan kredit dapat diberikan fasilitas ini
Rumah subsidimemang menjanjikan banyak kelebihan diantaranya harga yang murah dan lokasi yang potensial, mudah untuk direnovasi.
Akan tetapi dibalik kelebihannya yang menggoda banyak orang, rumah subsidi  juga memiliki beberapa kekurangan yang sebaiknya dijadikan pertimbangan sebelum membelinya. Apa saja kekurangan dari rumah subsidi ? Berikut ini beberapa kekurangan dari rumah subsidi  yang dapat Anda perhatikan sebelum membelinya.
Akses perumahan yang sulit dijangkau
Meskipun memiliki lokasi yang potensial, akses menuju rumah subsidi tergolong masih sulit. Selain jarak tempuh yang cukup jauh dari pusat kota, akses jalan juga terkendala masih berbatu atau bahkan belum diaspal. Kekurangan inilah yang terkadang membuat orang ragu untuk membeli rumah subsidi Tangerang meskipun memiliki harga yang relatif murah.
Jauh dari Pusat Kota
Hal lain yang seringkali menjadi pertimbangan banyak orang saat ingin membeli rumah subsidi  adalah lokasinya yang jauh dari pusat kota. Ya, banyak orang masih mendambakan ingin mendapatkan rumah yang dekat dengan pusat kota. Padahal, saat ini rumah yang dekat dengan pusat kota tergolong mahal dan sulit untuk didapatkan. Hal tersebut yang membuat Rumah subsidi  kerap kali dianggap berada di pedalaman padahal menawarkan harga yang cukup murah di setiap rumahnya. Tapi walaupun jauh dari pusat kota usahakan akses jalan mudah dijangkau seperti dekat tol atau jalan raya lainnya. Hal ini juga banyak terjadi di Rumah subsidi Tangerang.
Spesifikasi Bangunan Standar
Ada harga ada rupa. Ungkapan tersebut rasanya pantas untuk diucapkan saat membahas rumah subsidi. Ya, dengan harganya yang relatif murah, maka sebaiknya Anda tidak mengharapkan rumah dengan luas diatas 100 Meter Persegi atau rumah yang memiiki dua lantai. Karena, pemerintah telah mendesain sedemikian rupa agar rumah subsidi Tangerang dibuat dengan budget seminim mungkin dengan menggunakan spesifikasi bangunan yang standar. Sehingga, apabila Anda ingin memiliki hunian dengan gaya skandinavian atau Eropa di rumah subsidi , ada baiknya kembali menabung untuk renovasi rumah subsidi sesuai dengan keinginan dan gaya khas yang di sukai. Tak heran kita banyak menemukan rumah yang mudah sekali keropos, dan cepat rusak. Itu dibuat agar mudah untuk direnovasi.
Itu tadi beberapa kekurangan dari rumah subsidi. Semoga dapat menjadi pertimbangan dalam mewujudkan hunian impian. Sebagai bahan pertimbangan pilihlah Pilih rumah dengan lahan yang agak luas agar jika ada dana kita bisa menambah kamar atau renovasi sesuai rumah impian kita.

16 comments

  1. Teman ada yang beli rumah dari developer ((bukan subsidi, padahal)) dan hasilnya sangat-sangat mengecewakan...
    Karena ada banyak hal yang tidak sesuai kontrak ((seperti tidak disediakan dapur, padahal kontrak awalnya, ada instalasi dapur)).

    Jadi mereka terpaksa mengeluarkan dana lebih menuju rumah impian yang ideal.

    Tapi tetap saja, punya rumah adalah anugerah.
    Semoga Allah menentramkan hati penghuninya.

    ReplyDelete
  2. Kalau beli rumah subsidi, mendingan bwli yg belum direnovasi ya, biar enak renovnya, sesuai gaya yg kita suka

    ReplyDelete
  3. Meski bukan subsidi rumah di desa lebih murah, karena itu jauh dari akses dan fasilitas.

    ReplyDelete
  4. Pengalaman saya banget nih beli rumah bersubsidi kualitas bahannya jelek banget. Mana kerjaannya nggak rapi juga

    ReplyDelete
  5. Harga tanah di Jakarta udah mihil. Ya kalau mau cari hunian terjangkau pilih di Tangerang - Bekasi situ. Masih ada yang murah.
    Btw, headernya baru ya? Bagus deh gambarnya.

    ReplyDelete
  6. Pernah ditawarin teman untuk ambil rumah subsidi tapi lokasinya di Gresik pinggiran. Jauuuuuuh banget dan lokasinya masih sulit air.

    Memang ada kekurangannya jauh. Tapi harganya lebih murah. Cuma bakalan capek dijalan entar hehe

    ReplyDelete
  7. Infonya bagus buat aku yang lagi cari2 hunian. Kadang memang kita suka tergiur sama harga yang miring tapi dibalik itu kualitas dari material dll juga harus diperhatikan ya mba.

    ReplyDelete
  8. Harga rumah yang naik membuat orang membeli rumah subsidi, benar jauh tapi dengan berjalan waktu akses transportasi jadi mudah dan nyaman

    ReplyDelete
  9. iya biasanya aksesnya memang jauh dari pusat kota,alhamdulillah saya dapat yang dekat kota dan jarang2 gitu ya.

    ReplyDelete
  10. saya tidak ada rencana beli rumah subsidi mbak, setelah merantau di jakarta saya ingin pulang kampung di Medan dan membeli rumah disana. Saya pun tidak memiliki niat beli rumah di perumahan, saya lebih memilih beli rumah yang dijual oleh masyarakat saja, atau membeli tanah dan membangunnya dari awal.

    Yang saya khawatirkan ya itu, rumah terlalu standar dari segi kualitas. karena kita kan tinggal di hunian dalam jangka waktu yang lama, maka harus dipastikan rumah yang kita tempati memang "kokoh" dan berkualitas

    ReplyDelete
  11. Kalo saya beli rumah memperhatikan akses lalu lintasnya apakah mudah dihubungi dan dikunjungi..

    ReplyDelete
  12. Dulu suka survey2 perum bersubsidi, iya akses jauh2, kecuali yg ke area Bogor kyknya msh ada yg deket stasiun. Trus kualitas fisik bangunan jg apa adanya. Ya emang kudu renov2 lagi :D

    ReplyDelete
  13. Rumah subsidi bs jd soluai loh buat yg dananya minim. Walau ada minus2nya, tapi cukup membahagiakan dan doayukuri oleh kalangan tertentu

    ReplyDelete
  14. Pernah survei dulu k rumah subsidi jauuh mba, jd ngga ambil

    ReplyDelete
  15. Rumah bersubsidi itu apa nggak diperuntukkan untuk golongan ekonomi tertentu?

    ReplyDelete
  16. Saya dan suami membeli rumah subsidi di daerah Tambun (Bekasi). Memang ada plus minusnya jika dibandingkan dengan rumah komersil - sebelumnya saya dan suami pernah nge-book rumah komersil, tp setelah menimbang ini itunya untuk jangka panjang, akhirnya kami lepas dan beralih ke rumah subsidi :)
    Alhamdulillahnya, rumah subsidi kami yang di Tambun ini di dalam perumahan yang menurut saya lingkungannya lumayan (kurang lebih seperti perumahan komersil pada umumnya) tp yaa sprt yg saya sebut td, pasti memang ada kekurangannya juga..

    ReplyDelete

Terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya di sini yach...:), Tidak terima komentar spam dan komentar mengandung Link,brokenlink , dan harus menggunakan nama semestinya , anonim dan merk tidak akan diterbitkan.