-->
Tampilkan postingan dengan label perkawinan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perkawinan. Tampilkan semua postingan

Wanita menolak lamaran pria. Ini yang wajib diketahui pria


www.novanovili.com - [Lifestyle] Banyak pria yang langsung menuduh wanita materialistis ketika lamaran atau ajakan menikah ditolak wanita yang menjadi dambaannya. Perlu dicatat tak semua wanita mendambakan pria ganteng untuk menikahinya, atau mengharapkan pria super kaya untuk menjadi imamnya dalam menjalani biduk rumahtangga. 

Faktanya banyak wanita yang mengatakan bahwa dia hanya ingin pria sederhana, bertanggungjawab, setia, dan sayang kepadanya. Sangat jarang yang bilang harus super ganteng, harus kaya raya, karena harta bisa dicari seiring membangun rumah tangga secara berkah. Lagi pula hal-hal yang bersifat duniawi justru akan menimbulkan masalah dimasa datang. Misalnya suami ganteng ujung-ujungnya jadi sumber pertengkaran , karena perasaan cemburu, atau banyak wanita yang menggoda dll.

Jika alasannya begitu kenapa saja masih ada wanita yang menolak lamaran pria, yang jelas-jelas mencintai dan akan menikahinya. Wanita memang unik mereka memiliki sifat-sifat yang sulit ditebak. Tapi salah satu cara mendamaikan hati yang galau akibat penolakan adalah dengan berprasangka baik pada Allah mungkin dia  bukan  jodoh yang tepat dan terbaik, selain itu harus sabar dan terus memperbaiki diri agar diberikan jodoh yang tepat.

Berikut hal-hal yang mungkin membuat wanita berpikir ulang untuk menjadi istri mu.

Kepribadian dan Etos kerja. Kepribadian yang dimaksud disini adalah sikap diri, sopan santun , tata krama, cara berbicara, semangat hidup. Semangat hidup yaitu rasa percaya diri dan optimis menjalani kehidupan. Seorang akhwat pernah bercerita bahwa dia menolak  lamaran seoarang pria rekan kerjanya  karena dia melihat si pria ini seperti tak punya etos kerja, lamban dan seperti orang yang malas menjalani hari-harinya, misalnya datang kekantor terlambat, banyak ngobrol dll. Yes, Wanita butuh figur pemimpin dalam rumah tangga bagaimana bisa menjadi pemimpin jika menyemangati diri sendiri saja tidak bisa.

Baca juga : Antara ta'aruf,php , dan ban serep

Pekerjaan. Seperti yang disebutkan diatas bahwa tak semua wanita ingin pria kaya raya dia hanya butuh pria yang  semangat bekerja dan bertanggung jawab. Walaupun gaji pas-pasan paling tidak kamu bisa menunjukkan  punya modal untuk menghidupi dan memberikan kebahagiaan dari hasil keringat mu sendiri.  Untuk diawal ini perlu banget, beda lagi jika  nanti di tengah “jalan” kalian berdua memutuskan bikin usaha sendiri atau mau bagaimana-bagaimananya.

Egois. Banyak pria yang egois dengan berjanji ingin menikahi wanita, tapi tak pernah tahu waktu yang tepat untuk memenuhi janjinya. Wanita sangat tidak suka “digantung” dan butuh kepastian. Jadi jangan salahkan dia jika tiba-tiba dia meninggalkan dan mengambil keputusan untuk menerima lamaran pria lain.

Terlalu Menggampangkan Masaalah. Ketika ajakan menikah disampaikan, biasanya wanita akan memberikan beberapa pertanyaan pada pria, hal ini sering dilakukan saat-saat perkenalan atau taaruf. Misalnya aku gak  bisa masak loh, bagaimana nanti?  dll. Jawabanmu seperti apa? akan mempengaruhi keputusan wanita , misalnya kamu jawab “ alah..gampag, nanti begini..tinggal begitu..” dll. Biasanya wanita akan lebih banyak istikhoroh dengan pria model begini.

Baca juga : 6 Alasan kenapa menikah muda menjadi viral

Emosi. Selain bidang spritual calon suami , yang menjadi pertimbangan lain wanita, adalah tingkat emosional dan cara mengambil keputusan dari seorang pria juga hal paling penting. Wanita tidak suka pria yang emosional dan tempramental. Pria bisa dinilai bagaimana saat dia marah. Makanya banyak wanita bertanya tanya “ jika kamu marah? apa yang kamu lakukan?” karena ini juga masuk daftar ceklis dalam mengambil keputusan.

Wanita itu sangat sensitif  dan cendrung merasa takut ketika harus melangkah kepelaminan tak heran jika mereka sangat berhati-hati memilih suami.  Alasan-alasan kenapa pria ditolak itu sangat banyak , tergantung wanita seperti apa yang akan dijadikan istri.

Beberapa waktu lalu saat BW ke blognya MbaK Ria . M. Fasha aku juga menemukan artikel beberapa alasan kenapa pria ditolak, lengkapnya di “ Hai Lelaki! ini alasan Kenapa Ajakan Nikah Kalian DITOLAK” pada artikel ini mba Ria M. Fasha lebih terbuka dan blak-blakkan berdasarkan pengalaman yang dia alami dan berdasarkan pengamatannya.  Secara garis besar hampir sama yang aku jabarkan diatas hanya saja disini mba Ria lebih rinci , jelasnya langsung ke blognya saja ya, disini aku tulis point-pointnya saja.

Ini alasan wanita menolak ajakan menikah dari seorang pria :

Berjanji akan menikahi tapi masih dalam waktu lama, misalnya dua atau emapat tahun lagi. Siapa yang bisa jamin ya?? dalam satu menit saja kadang hati bisa berubah. Secara pribadi aku juga gak setuju dengan hal ini, mending siapa cepat dia dapat he2.
Menikah tapi nunggu sukses dulu, tapi gak tau suksesnya kapan, dan “jalani hubungan ini aja dulu”. Hello wanita gak suka digantung ya, dan butuh kepastian. Wanita gak suka lebel “perawan tua”.
Menyombongkan harta dan jabatan. Sebelkan ya, belum apa-apa sudah ngomongin harta benda. Memang sih, perempuan suka jika calon suaminya mapan. Tapi kalau belum apa-apa kok ya harta dijadikan daya tarik, kesannya kok belum apa-apa perempuannya sudah disangka matre. Hal semacam ini sudah bikin perempuan ilfill duluan.
Tidak Sabar Meyakinkan Orang Tua Perempuan. Laki-laki itu harus gentel dan berani untuk memperjuangkan cintanya. Jadi jika orang tua kurang yakin  sudah sepantasnya seorang pria dengan gagah berani meyakinkan bahwa anak mereka akan bahagia jika menikah dengannya. Tapi Jika nggak berani, ya jangan salahkan jika di tikung sipemberani he2
Salah mencari pihak ketiga. Maksud hati minta dikenalin, maksud hati agar dipermudah ternyata pihak ketiga tidak amanah. Nah  kan.., lebih baik berani langsung lamar ke orang tua perempuan , dari pada pihak ketiganya gak menyampaikan malah  dilamar orang lain lebih dulu.

Buat pria yang belum menikah, jangan remehkan diri anda dengen lebel pria jelek dan tidak kaya. karena tak semua wanita menggilai lelaki ganteng dan kaya raya.  Rupa ganteng/cantik itu merupakan ujian berumah tangga, karena itu kesholehan dan pribadi yang baik jadi syarat utama.
___
Btw buat manteman yang ingin kenalan dengan Blogger cantik asal Bengkulu Mba Ria M. Fasaha , seorang istri dan juga ibu ini bisa klik klik akunt sosial medianya .

Blog : www.riafasha.com
Fb : Ria M Fasha
IG :@riafasha
Twitter : @chikaraen 
Ria M Fasha ngeblog sejak 2009

Jangan lupa juga kunjungi blog probadinya, banyak artikel menarik, tentang tips dan trik, soal pernikahan , sampai resep masakan khas bengkulu.

Baca juga : Ketika Niat Tak Lagi Lurus




5 ALASAN ISTRI UNTUK TETAP BERTAHAN KETIKA PASANGAN BERSELINGKUH

 novanovili.com [Pernikahan]  Seseorang menghampiriku dengan mata berlinang dan memperlihatkan sebuah sms:
“ I miss you too”
aku mengernyitkan dahi, yah..dapat disimpulkan jika ada sebuah kalimat yang berakhiran “too” artinya itu adalah sebuah  balasan , itu pasti dan masuk akal kan…?, pasti sebelumnya ada pesan yang meluncur dengan kalimat “I miss you” dan kemudian dibalas dengan “ I miss you too”.
 Seseorang ini sengaja menyadap pesan yang masuk ke ponsel suaminya, jadi sms yang masuk ke ponsel suaminya juga akan masuk ke ponsel miliknya. Jadi yang diperlihatkan ke aku itu adalah kalimat yang sama yang masuk keponsel suaminya. Lain waktu ia juga menunjuk sebuah sms dari seorang wanita  yang berisi “ Mas.. aku mau ML lagi..”.  Coba bayangkan sodara-sodara, perasaan wanita mana yang tak tercabik-cabik dan stress ketika mendapatkan itu.  Aku sama sekali tak dapat membayangkan jika itu terjadi ke aku ( naudzubillah). Besoknya aku bertanya padanya, apa kata suaminya tentang sms itu, dia bilang bahwa itu cuma perempuan curhat, tapi bisa saja dia menutupi dari aku tentang kejadian sebenarnya. Lelaki macam apa sih? yang meladeni curhat semacam itu sungguh tidak masuk akal. Jika lelaki emang baik pasti gak mau meladeni wanita yang curhat-curhat gak jelas, apa lagi sampai nyerempet –nyerempet soal sex segala.

Bagi kita yang tak pernah mengalami (dan jangan sampai pernah ya!) suami selingkuh dan keluarga adem ayem, pasti dengan serta merta bergumam  mengatakan bahwa wanita yang bertahan  dengan hubungan yang gak sehat sepeti itu adalah wanita tolol, bodoh dll, kok mau  digituin?! cerai aja kenapa?!

Oke, bagi kita mungkin sangat mudah mengatakan itu, tapi bagi yang mengalami itu sungguh sesuatu yang sangat berat dan sulit untuk diputuskan. Banyak hal yang menjadi pertimbangan-pertimbangan bahkan tekanan-tekanan dari berbagai pihak. Mungkin juga karena mereka bukan artis yang gampang kawin cerai, 3 anak 3 suami, masyarakat menganggap   perceraian adalah  hal tabu, jadi sebisa mungkin untuk bertahan  dan memiliki harapan semua akan berjalan normal. Kita sangat mudah  untuk mengatakan “cerai” mungkin karena kita tak pernah mengalaminya. Sudah dipastikan mereka juga tak akan diam jika jadi korban perselingkuhan, pasti   marah dan mengamuk , bertengkar dengan suami, menangis, dan banyak tindakan lain yang ia lakukan agar perkawinan  terselamatkan, hanya saja mereka tak pernah cerita pada kita kan..?? karena kita juga hanya mendapatkan gossip-gossip saja, dan yang terlihat hanya yang buruk-buruk saja. Dengan memahami itu , mungkin untuk kedepannya tak mudah bagi kita menolol-nololkan tentang keputusan yang mereka ambil.

Berikut beberapa alasan  yang menjadikan seorang istri   tetap bertahan  ketika pasangannya berselingkuh:

Cinta. Rasa cinta terhadap pasangan adalah alasan klasik untuk memepertahankan sebuah hubungan. walaupun pernikahan itu tak cukup dibangun cuma dengan pondasi rasa cinta. Perkawinan itu semacam sebuah rumah yang perlu kesetiaan sebagai tiang penyangga, ada pengertiaan sebagai dinding, ada pengayoman yang membuat kita merasa aman nyaman merasa dilindungi dan faktor-faktor lainnya. Rasa cinta yang mendalam terkadang membuat orang rela berkorban termasuk perasaan yang terlukai.

Faktor ekonomi dan anak. Anak-anak yang masih kecil yang masih butuh perhatian yang  juga membutuhkan biaya pendidikan dan kesehatan, membuat istri enggan bercerai. Alasan yang satu ini banyak dikemukan oleh istri-istri  dengan status ibu rumah tangga  yang tidak memiliki penghasilan sendiri atau kurang mencukupi.
Mungkin alasan ini juga yang membuat banyak istri menggugat cerai suami, karena merasa pendapatan lebih tinggi dan merasa bisa menghidupi anak-anak. Ntah ,Benar atau tidak, seorang teman pernah cerita sekarang guru PNS yang sudah sertifikasi banyak menggugat cerai suaminya. Tapi menurutku bukan alasan itu untuk mengguggat cerai suami, pasti punya alasan-alasan lain yang telah terakumulasi dan dipendam sejak lama, mungkin juga soal suaminya yang selingkuh.

Faktor Keluarga. Perceraian dianggap sebuah aib, karena itu jika sampai bercerai sama dengan memberi rasa malu  terhadap keluarga besar. Orang tua juga menjadi pertimbangan, takut ayah ibu sakit karena memikirkan anak-anak yang bercerai, takut  menyusahkan orang tua karena orang tua bukan merupakan keluarga kaya,bahkan banyak wanita yang menjadi tulang punggung keluarganya. Sehingga keputusan cerai yang diambil bukan meringankan beban masalah tapi justru makin memunculkan masalah-masalah baru

Takut Janda. Ntah kenapa status janda di Negara kita terkesan dipandang sebelah mata. Memang nya Janda salah  apa sih? yang salah itu ya lelaki yang menganggap remeh janda, jadi jaga suami bukan jaga janda #Eh. Alasan status janda yang dipandang kurang baik membuat  para wanita berusaha keras agar tak menjadi bahan pergunjingan karena  sebagaian orang menggap janda sebagai ancaman keutuhan rumah tangga lainnya.

Menyadarkan suami. Nah, jika yang ini alasannya sungguh mulya banget ya? gak banyak istri yang bertahan dengan alasan untuk mengembalikan suami ke jalan yang benar. Jadi ingat tentang kasus artis NU, yang suaminya dicurigai berselingkuh dengan artis NM, yang video kemesraan bertebaran di dunia maya. Bahkan keluarganya menyuruh dia untuk meninggalkan suami  tapi apa alasannya? “ jika aku meninggalkan dia, lantas siapa yang akan mendoakannya”. Wanita yang memiliki niat seperti ini memang membutuhkan kesabaran apalagi jika suami memiliki sebuah kebisaan sebagai pria yang suka menebar rayuan pada wanita.
----
Hebat..buat mereka yang sabar, ikhlas dan tetap strong dan berusaha agar suami kembali ke  jalan yang benar, begitu kuat melangkah dan tetap bertahan pada pernikahan yang seakan-akan hanya dibangun oleh satu orang dan satu orang yang menghancurkannya dan tetap optimis bahwa semua akan berubah.



Tapi yang perlu diingat selemah apapun wanita harus punya harga diri.  Jika perkataan cerai itu terlontar justru dari mulut suami yang berselingkuh itu, artinya dia tak menginginkan mu, dia memang sengaja selingkuh karena dia tak mencintai. Jadi bukan perselingkuhan tanpa sengaja atau karena ada “setan lewat” atau alasan khilaf, perselingkuhan yang dilakukan adalah karena niat. Jika sudah begini tak perlu kamu mengiba, tak perlu banyak alasan untuk mempertahankan orang yang tak menghargai kesetiaan. Mantapkan hati, jika berpisah adalah yang terbaik tegapkan langkah menjauh lah dari nya, kamu terlalu baik untuk orang seperti dia, dan ada Tuhan tempat menggantungkan rezeki.  Tunjukkan bahwa kita tetap survive tanpa  dia.

 

6*J-Theme