{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship
    Sumber Foto : google
    Pagi ini bukanlah pagi kemarin
    Semua akan berbeda seiring berjalannya waktu.
    Tapi ada satu yang tak pernah berubah...Rindu..
    Ya. rindu ku pada mu ,
     tak pernah berubah..
    Aku tetap merasakan getar yang sama
    Saat terakhir kali melihat senyummu.
    -----

    Aku tersipu, jujur ada desiran dihatiku ketika membacanya. Mungkin aku jatuh cinta?? Ah mana mungkin, aku mencoba menolak rasa itu.

    ---
    "Hai, senang bertemu kamu, oh ya namaku Arifin, kamu?" Memang kami sudah saling mengenal lewat jejaring sosial, tetapi tidak afdol rasanya jika tidak berkenalan langsung.
    "Nama ku Rindu" Ku sambut uluran tangan kekar itu . hmm.. Dia persis sama dengan foto profilnya, ganteng.
    "Aku suka membaca blog kamu, kisah-kisahnya inspiratif, cerpen-cerpennya  kadang lucu-lucu , semuanya menarik.. , termasuk kamu" ujarnya sambil tertawa.
    Aku ikut tersenyum mendengar guyonannya.
    "Aku juga senang membaca blog kamu, aku paling suka puisi-puisinya, puisi terkesan hidup, pengandaian nya sangan imajinatif" balasku  balik memuji..
    Lalu kami membaur bersama teman-teman blogger lain saling menyapa, secara nyata..., kami saling bertukar nomor ponsel agar silahturahmi kedepannya lebih lancar

    Itu kisah dua bulan lalu saat kami kumpulan Blogger  mengadakan Kopdar disalah satu Mall di bilangan Senen,Jakarta .
    Saat pulang, Arifin sempat menawarkan dirinya untuk mengantarku pulang dengan mobilnya, ajakan itu ku tolak secara halus dengan mengatakan aku tak langsung pulang karena masih ada urusan lain.
    Senang rasanya bisa bertemu teman-teman , yang tadinya cuma dikenal lewat monitor laptop.
    Sejak saat itu, tiap pagi aku selalu menerima pesan merah jambu (aku rasa seperti itu) dari Arifin di ponselku, baik sekedar sapaan  atau pun sebait puisi..

    Awalnya hanya sekedar sapaan dan guyonan, namun makin kesini dia makin berani, pesan-pesannya nyerempet soal hati. Dan tak hanya di pagi hari malah mulai tak tentu waktu membuat diriku kelabakan juga menghadapinya.

    Ah... Sepertinya dia paham kelemahan wanita, dia tahu wanita perasaan nya halus dan gampang terbuai,dan dia tahu  aku menyukai puisi dan pesan cintanya.
    Aku merasa sesuatu yang berbeda terjadi pada diriku, Aku seperti ketagihan dengan perlakuannya, sesekali jika ia tak menyapaku, aku merasa ada sesuatu yang kurang.

    ---
    Selamat Malam Rindu...
    Ah tak perlu ku mengingat namamu
    Karena Perasaanku tak penah melupakan mu
    Karena aku merinduimu selalu...

    Kulirik jam di sebelah tempat tidurku 1:30, larut sekali. Kenapa ni orang kesambet apa? Kirim  pesan sembarangan, ganggu orang tidur. Terbersit rasa  tidak suka dihatiku.

    "Sms dari siapa mi....?"
    Degh! Jantungku tiba-tiba memacu.
    "Bukan siapa-siapa pi.. cuma sms premium, mungkin besok mami perlu ganti kartu, pulsa mami terkuras terus mami gak tau cara off-nya "
    Ucapku cepat, ntah dapat ide dari mana.
    "Ya sudah... besok beli kartu baru, makanya ponsel  jangan sampai dimainin anak-anak, salah pencet malah terdaftar ke sms premium"
    "Iya pi..." kataku sekenanya.
    "Dah sekarang tidur lagi.."
    Masih dengan mata terpejam, suamiku membalikkan badannya untuk melanjutkan tidurnya.

    Hhhh.... Syukurlah, jantung ku hampir saja copot. Ini sudah gak bener. Apalagi dia juga sudah beristri, pikiran jernihku muncul.

    Ku lihat suami ku kembali tertidur pulas. Suamiku memang bukan orang yang romantis, tak pandai merayu dan tak bisa berpuisi, tapi cintanya selalu dinyatakan dalam perbuatannya, bahasa tubuhnya yang memanjakanku , hmm... kenapa aku baru kepikiran sekarang ada penyesalan dihatiku.

    Ah.. Untuk apa ku memikirkan Arifin, Lebih baik aku lanjutkan tidurku.
    Sepertinya soal ganti kartu itu perlu direalisasikan.
    Selamat tinggal Arifin penggombal.

    ------- lalu lelap dalam tidur -------
    sumber internet
    Pagi baru saja memulai hari, embun pun belum sempat dikemas  siang. Angin bertiup  cukup kencang, mengacak-acak rambut Lis, mengibas-ngibas poninya yang pendek. Langit tampak gelap dan siap mencurahkan bebannya kebumi,Pagi yang kelabu.
    Seperti hati  Lis , ada mendung yang menggelayut disana, malam tadi adalah malam kelam dimana bantalpun tak sanggup meredakan suara tangisnya.
    Pagi ini beberapa kali ia memejamkan matanya kuat-kuat untuk   membendung agar kepedihannya tak tumpah ruah berpacu dengan rintik-rintik gerimis yang mulai turun. Selembar kertas di tangannya ikut berkibar seirama hembusan angin yang tak sabar mempermainkan hujan.
    ------
    Lis...
    Maafkan  Mas
    Mungkin ini bukan surat cinta yang kamu harapkan, bukanlah surat cinta yang membuat hati mu bergemuruh rindu padaku. Sungguh berat untuk melukiskan rasa ini pada tiap torehan garis pena. Kamu tahu jika mas begitu mencintaimu , begitu berharap kamulah pendamping hidup ku. Tapi.. Maaf kan mas , mas tak sanggup menemui mu untuk menceritakan semua ini, maafkan  jika mas hanya menitipkan surat ini untuk mu.
    Lis..., mas harus ke Surabaya  , Ibunda mas telah menjodohkan mas pada wanita pilihannya,  Mas tidak kuasa menolak keinginannya , keinginan seorang wanita dimana letak surga berada dikakinya, dan ridho tuhan berada ditangannya...
    Sekali lagi maafkan Mas.... hanya ini yang bisa mas sampaikan, Jika Tuhan memang ingin menjodohkan kita, kelak suatu saat waktu dan tempat  akan berkonspirasi menyatukan kita.

    Dari :
    Pria yang dihati kecilnya Sangat mencintaimu
    Kapten Bhirawa mu.
    -----
    Lis lalu merobek-robek dan menghamburkannya ke udara, biarlah alam ikut membaca kepedihannya...,biarlah hujan tahu bahwa hatinya berderai-derai,biarlah angin paham bahwa hati juga hancur berserakan berceceran bagai daun kering yang  diterpa angin. Ingin rasanya ia menyusul pria yang dicintainya itu, tapi hati kecilnya mencegah, ia tak mau meretakkan kasih ibu dan anak, ia juga tak mau kelak anak laki-lakinya menjadi duri baginya.Biarlah semua ini terjadi, mungkin pedih tak langsung sembuh, mungkin luka tak cepat bertaut, waktu akan menyembuhkan. Dia ingin ikhlas, seikhlas-ikhlasnya seperti keikhlasan awan pagi ini yang begitu ikhlas di permainkan angin, yang begitu Ikhlas dijatuhkan walau ia tak tahu untuk apa dan akan dijatuhkan kemana, yang ia tahu ia harus tunduk pada ketetapan Tuhannya.
    --------------------------------------------------



    Cerita  ini diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contest:Senandung Cinta Pakde Cholic

    Merah Saga senja kian memudar..
    Mengantarkan siang lelap ke peraduan.
    Waktupun tergesa berlalu...
    Detik detik bergegas menyusuri lorong hitam malam...
    Mungkin malam telah melewati tengahnya..
    Namun...
    Sibuk Abjad saling berbisik pada tiap helaian kertas..memuji cahaya bulan.
    Brisiknya 1,2,3 yang membual menghitung bintang dilangit..
    Abjad angka..
    Angka Abjad...
    Ah sungguh tingkah mereka membuat ku mual..
    Diantara benderang cahaya lampu ..
    Diantara kelip bulu-bulu mataku yang hendak mengatup..
    Oh... Malam.
    Tak kah kau kasihan padaku...
    Ambilkan aku selimut...
    Hei...
    Bahasa yang hendak dirajut..
    Diam lah kau sebentar..
    Tolong nyanyikan aku...
    Biarkan ku terlelap hingga pagi menyibak gelap.


    Nova Violita ------------

    Selamat malam....
    Untuk jiwa yang damai malam ini yang nyaman dalam lelapnya...
    Selamat bekerja... Bagi malam ini lembur karena tumpukan tugas.... :)

    Semangaaaaat...!!!!
    Kegiatan ngeBlog bukan hal asing lagi di era internet sekarang ini. Ibu-ibu pun tak ingin ketinggalan dengan kegitan yang  satu ini. Blog tidak hanya dijadikan tempat  berbagi informasi  yang penting-penting saja  tapi sudah berubah menjadi buku hariannya para wanita , semua yang dirasakan  ditulis di  blog, mulai dengan berbagi pengalaman pribadi, mencurahkan hobi menulis  fiksi, sampai ngomel-ngomel dan marah marah, tapi jangan salah walau marah, kemarahan itu dilampiaskan dengan kata-kata indah dan menyejukkan. 

    Tentu saja semuanya mesti diungkapkan dengan baik, karena Blog adalah halaman rumah kita, yang selalu bisa dilihat masyarakat dari luar.  Jika halaman rumah kita amburadul berantakan (kata2 dalam blog mengandung provokasi atau kemarahan ) orang-orang pun enggan mampir, Tapi  jika halaman rumah kita bersih , indah dan bagus.. InsyaAllah orang-orang walau tanpa  diundangpun dengan senang hati mampir kerumah kita bahkan betah berlama-lama.

    Blog memang rajutan kata-kata indah, walau hanya sebuah catatan saja...

    Bicara soal kata-kata indah aku akan mereview sebuah blog yang akhir-akhir ini aku singgahi... yaitu Blog

    Tentang Abjad yang bersahabat JUST A'NOTZ
    Tampilan Blog Just a'Note

                         
    Abjad yang bersahabat....*ungkapan yang sangat indah*
    (gak kebayang kalau ada abjad yang musuhan.... gak bisa deh  ngungkapin rasa...,dengan  bahasa  yang indah  he2 )

    Di Blog ini setiap kata terasa indah, tentu saja ada puisi , cerpen, cerbung, dan pesan cinta lainnya yang dirangkai dengan indah, bahkan kisah diangkot saja bisa dijadikan cerita menarik. diceritakan dengan keceriaan...
    Category Tulisan yang banyak, semua diungkapkan dengan indah dan  ceria

    Aku yakin pemilik blog adalah orang yang hangat , dan selalu ceria , karena keceriaan itu pula membuatku mereview blog ini pada kontes yang diadakan BlogCamp,  aku ingat waktu pertama kali aku di sapanya saat pertama kali bergabung, "eh ketemu lagi dengan mbak nova novili"  aku seneng dapat temen baru  Bonit Notz  aku langsung lihat profile nya, aku add jadi teman fb dan ku kunjungi Blognya,,, dan aku suka dengan kata-kata yang diungkapknnya pada Blog.
    Dan akhir kisah (cie) ketika BlogCamp/Pakde Cholik Mengumumkan kontesnya, aku langsung menghubunginya via inbox fb, dengan rasa gimana... gitu, takut gak direspon... tapi Alhamdulilah dia bersedia...  Terimakasih dinda  Bonit Notz


    Mungkin orang lupa, kadang kesederhanaan itu membuat seseorang jadi lebih Spesial



    Ajakan untuk selalu ikhlas, bersifat Qanaah ( merasa Cukup dengan yang ada)
    diungkapkan dengan lirik-lirik kata yang Nyezzzz... adem...
    Orang-orang yang tertarik dengan keindahan katanya... * termasuk diriku*
    Tunggu apa lagi sih... yuk kita samperin Blognya....., mari sama-sama kita nikmati keindahan dan keceriaannya.... 

    __________________

    Artikel ini diikutsertakan pada Kontes Unggulan Blog Review~Saling Berhadapan

    Blog Review~Saling Berhadapan



                                    SELAMAT UNTUK BLOGCAMP SEMOGA MAKIN BERJAYA.

    Sumber foto disini
    Melenggang mak pegi kedapur
    Sepinggan sambal belacan pun tehidang
    Ikan nila panggang...
    tak telupekan pucuk ubi rebus.
    Timun pule tak kan tinggal
    Sedapnye..

    Tengah hari..
    Terik memancar dari langit..
    Bekipas-kipas..
    Bebukak baju
    Berkecap2
    Mengelap keringat
    Melahap sedap..
    Orang lewat tak tentu lagi
    Mertue manggil tak dongo lagi


    Adoh,,,mak...
    Sambal belacan emak tak telupe
    Dekat tak ndak dilewatan
    Jauh lagikan kurindukan

    Sambal belacan emak
    Takkan lupe sepanjang jaman.

    Nova Violita
    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova, seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure..

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • 10 MERK PANCI PRESTO DENGAN KUALITAS TERBAIK DI INDONESIA
    • 10 Universitas di Malang dengan Jurusan Teknik Informatika
    • Vitalis Perfumed Moisturizing Body Wash, Sensasi Mandi Parfum
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Pentingnya Belajar Bahasa Inggris di Era Digital

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates