{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship
    Pada suatu hari  Lia (sebut saja begitu ) datang ke rumah  Rina. Lia bermaksud mengajak Rina jalan-jalan sekedar makan diluar dan ngobrol.  Tetapi seampai dirumah Rina, Rina terlihat repot membantu ibunya didapur. Ya, Ibu Rina adalah pedagang  makanan bisa dibilang  buka warung makanan. SEbagian tugas ibunya Rina yang mengerjakan seperti menggiling bumbu dll. Rina meminta Lia menunggu, dia ingin menyelesaikan pekerjaannya dulu dan kemudian baru pegi keluar. Melihat Rina yang lagi repot yang keliahatan hidupnya begitu  ribet (menurut penilaian Lia), pagi-siang  bekerja, sore sampai malam membantu ibu untuk berjualan esok harinya. Lia berbisik “ah..kenapa kamu gak menikah saja dari pada ribet gini bantu orang tua, kalau nikah kamu kan bisa tinggal  sama suami gak dirumah ini lagi”.  

    ---
    Adakah diantara kita yang menikah dengan alasan seperti yang diutarakan Lia pada Rina. Terkadang banyak menganggap menikah adalah sebuah solusi dari masalah yang kita hadapi. Ya, mungkin menikah bisa jadi solusi untuk beberapa hal, tapi tentu tidak seutuhnya, karena menikah bukanlah pelarian.
    Menikah adalah ibadah maka mulailah dengan niat yang baik membangun rumah tangga , bukan karena ingin jauh dari orang tua, bukan karena bosan dengan hidup yang sekarang, atau karena patah hati dan balas dendam dengan seseorang. Menikahlah disaat benar-benar siap menjalaninya, karena menikah itu bearti menambah kewajiban dan tanggung jawab, ada kesiapan mental didalamnya.
    Menikah adalah ikatan untuk seumur hidup bukan sehari atau dua hari bukan sebulan dua bulan. Ada yang berani bilang  udah nikah saja dulu nanti jika nggak cocok tinggal cerai saja. Cerai  tak semudah  yang di ucapkan. Buktinya banyak yang bertahan  dalam pernikahan walau kenyataannya pernikahan yang ia jalani banyak sekali kerikil yang menghalangi, entah dari segi ekonomi hingga perselingkuhan bahkan  KDRT dan tetap bertahan hingga puluhan tahun. Tak semua yang bisa dan kuat untuk mengambil jalan berpisah, apalagi sudah memiliki anak.

    Baca Juga : 5 Hal yang membuat istri bertahan, ketika pasangan selingkuh
    HIdup ini adalah perpindahan dari satu masalah ke masalah yang lain, jadi percuma saja jika maksud menikah adalah untuk menghindari permasalahan hidup. Bahagia itu kita yang ciptakan, walau hidup disituasi  dimanapun jika kita mensyukuri apa yang kita punya , berdamai dengan keadaan, berusaha tenang menjalaninya, insha Allah langkah kaki menjalaninya terasa tidak begitu membebani (#selfreminder) ☺ . Faktanya pernikahan yang kita jalani tak seindah dan seromantis yang kita bayangkan diawal, selalu saja ada debat kecil dan peetengkaran dengan pasangan.

    Dari sekian banyak permasalahan yang ada, ternyata pernikahan membuat kita banyak belajar dalam melakoni peran kehidupan.  karena pernikahan ibarat sekolahan yang tiap saat memberikan kita pelajaran, dan sesekali pasti di uji.
    Baca juga : 5 Pemicu Pertengkaran Diawal Pernikahan
    Pernikahan mengajarkan kita tentang tanggung jawab. Menikah artinya beratambah pula kewajiban dan tanggung jawab, baik sebagai istri maupun suami.  Jelas tak bisa sebebas saat masih lajang, jika dulu suka pergi kemana suka, dan pulang larut, tentu hal ini tak bisa dilakukan sesering mungkin. Jika dulu suka suka shopping belanja ini itu, sekarang fokus kemasa depan keluarga. Sebagai istri ada pekerjaan rumah tangga yang harus dilakukan, menyiapkan makanan, dalam bersikap pun begitu karena ada dua keluarga yang harus  dijaga nama baiknya.
    Pernikahan Menuntut Keterbukaan. Keterbukaan disini tentu antara kita dan pasangan. Kadang agak sulit dilakukan para introvert yang suka memendam masalah didalam hati. Rumah tangga dibangun berdua jadi antara kedua sisi harus jalan seimbang . Komunikasi itu selalu jadi  nomor satu, jika ada masalah atau ada sesuatu  harus dibicarakan. Ngambeg diawal pernikahan memang terkesan manjah-manjah manis. Si istri ngambeg  dan sedikit berkaca-kaca, suami langsung merayu dan mengusap kepala. Tapi jika itu dipelihara suami juga bosan, dan tentunya tak semua masalah bisa diselesaikan dengan ngambeg manja. Seorang suami juga begitu jika ada yang kurang berkenan dengan istri, lebih baik langsung diutarakan dari pada diam, dan istri jadi menebak-nebak kenapa suamiku marah. Diam memang emas tapi diam tak menyelesaikan masalah, jika sama-sama diam sama-sama menduga justru permasalahan jadi merembet keman-mana.  Yes, komunikasi  itu penting dan harus diutarakan dengan tenang bukan mencak-mencak dan gampar-gamparan, apalagi sampai ribut se er-te.
    Baca Juga : Berubah Setelah Menikah
    Pernikahan mengajarkan untuk lebih dewasa dalam bersikap. Pernikan adalah awal menjalani hidup yang lebih serius. Tentunya kita tak bisa bermain-main, menikah itu bagai membangun sebuah perusahaan, jika ingin berhasil dan membuat rumah tangga tentram jalani dengan serius.  Pikirkan dan ikhtiarkan untuk keutuhan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrohmah.
    Pernikahan  artinya menambah stok “sabar” yang banyak. Sabar disini bukan artinya diam saja tanpa usaha.
    “ Suamiku emang gitu sih, orangnya temperamental suka marah-marah , banting ini itu, sabar aja ,aku paham sifatnya begitu”
    “ Istri aku emang gitu, kalau lagi marah suka mencaci maki, sumpah serapah, banting pintu, aku paham ya sabar saja”
    Bukan gitu juga kali ya..
    Jika ada masalah  selesaikan masalah dengan tenang dan cara yang baik bukankah kita telah diajarkan untuk dewasa. Jika pun ada pertengkaran kalau mau baikan jadi gampang, tinggal colek-colekan selesai. Coba deh, kalu saling maki suara keras, mau baikan terhalang gengsi.

    Curhat saat ada masalah memang melegakan tapi kita tak bisa asal curhat, pastikan kita  curhat pada orang yang tepat dan mampu memberi solusi  bukan justru mengompori, dan jangan sampai curhat dan menjelekkan pasangan atau keluarga pasangan di sosial media.
    Baca Juga : Suami Istri Mendalami Ilmu Kebatinan, Inilah Akibatnya
    --
    Pernikahan memang butuh tanggung kawab, keseriusan, kebijakan, butuh kedewasaaan, tapi menikah itu menyenangkan. Hidup tak akan indah tanpa warna warni, hidup tak akan lengkap tanpa campuran berbagai rasa manis, asam, asin bahkan pahit yang ternyata didalamnya ada obat yang menyembuhkan.
    Awali pernikahan dengan niat yang baik, dan cara yang baik, bukan karena ingin keluar dari keluarga, tapi menambah keluarga dan menjalin silaturahmi yang lebih hangat.

    Jadi,
    Jangan takut menikah, ya.
    #Selfreminder


    Akhir-akhir ini kanker serviks atau kanker mulut rahim  menjadi hal yang paling menakutkan bagi wanita. Umumnya  pada tahap  awal penyakit ini tak memiliki tanda atau gejala yang begitu jelas. Setelah mengalami sakit dan melakukan pemeriksaan ternyata sakit telah menuju stadium lanjut, dan sulit untuk diobati.  Tapi mirisnya , walau sebegitu mengerikannya kanker serviks ini masih banyak wanita yang tak mengenal penyakit ini bahkan tidak mengetahui sama sekali. Dengan kondisi  seperti ini  memang sudah seharusnya kita mensosialisasikan ke masyarakat tentang bahaya penyakit kanker serviks, bagaimana mengenali gejalanya, mendeteksi sedini mungkin dan bagaimana kita mengindarinya. Ini merupakan tugas semua orang, baik penggiat sosial media baik turun  langsung kemasyarakat, bagi yang masyarakat aktif disosial media mereka biasanya cepat menerima berbagai informasi, tapi tentu tidak bagi masyarakat awam karena mereka biasanya lebih fokus ke urusan ekonomi keluarga. Jadi sudah seharusnya kita ikut menyampaikan informasi ini ke masyarakat luas.
    Kanker serviks/kanker mulut rahim adalah Kanker yang meyerang leher rahim. Yang pada umumnya  timbul tanpa gejala diawal, begitu diperiksa kebanyakan telah masuk stadium lanjut. Kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV).  Kanker ini sangat berbahaya dan sangat sulit disembuhkan.
    Sebagai wanita yang menjadi sasaran dari Virus HPV ini, sudah seharusnya kita berhati-hati berupaya untuk mencegahnya. Area Vagina memang sensitive dan rentan terjangkit berbagai penyakit mulai yang ringan seperti jamur dan keputihan sampai pada kanker serviks ini. Karena itu kita harus berhati-hati jangan anggap remeh seringan apapun gejala penyakit yang ada.

    Berikut Upaya yang bisa kita ikhtiarkan agar terhindar dari kanker serviks.
    Kenali Gejala.  pada stadium awal  umumnya tak menunjukkan gejala. Tapi kita wajib berhati-hati jika terjadi pendarahan setiap kali berhubungan seks, Keputihan yang abnormal, pendarahan pada wanita menopause, atau keluar cairan-cairan yang abnormal dari vagina dan berbau busuk
    Gaya  Hidup Sehat. Hidup sehat  disini adalah menjaga kondisi tubuh agar selalu vit meningkatkan system imun tubuh. Karena virus masuk dan menyerang itu pada saat kondisi tubuh sedang menurun. Jaga makanan, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alcohol ataupun obat terlarang, cukup istirahat dan tidak sering begadang, dan selingi olah raga.
    Menjaga Kebersihan Organ Intim. Sebagai wanita kita tidak boleh abai dengan kebersihan vagina, bersihkan vagina dengan sabun khusus dengan PH yang sesuai  dan tidak mengandung parfum, jangan menaburi bedak/talk pada organ intim, karena bisa saja masuk kedalam leher rahim dan mengiritasi bagian dalam Vagina. Ganti pakaian dalam minimal 2 kali sehari, dan segera ganti jika lembab atau basah. Cukur rambut vagina minimal 2 bulan sekali, karena bisa membuat kondisi vagina lembab dan kemungkinan bisa menumbuhkan jamur. Jangan lupa mencuci segera organ intim setelah berhubungan intim. Semua hal-hal tersebut sering diabaikan , karena kita sering lupa bahwa penyakit kadang timbul dari kebiasaan yang remeh temeh.
    Tidak Melakukan Seks Bebas /berganti-ganti pasangan. Kebiasaan melakukan seks bebas adalah hal paling rentan terkena penyakit kelamin termasuk kanker serviks ini. Kuman atau virus bisa saja dibawa oleh pasangan seks yang juga berganti-ganti pasangan. Sungguh kebiasaan buruk yang harus dihentikan.
    Tidak Berhubungan Intim disaat Haid. Banyak yang bilang bahwa berhubungan seks saat haid aman. Tapi nyatanya berhubungan seks saat haid banyak menimbulkan penyakit kelamin. Seperti yang kita ketahui darah haid adalah darah kotor yang banyak mengandung kuman dan tempat bakteri berkembang biak, area organ intim menjadi lebih sensitive dan lembut sehingga bisa menyebakan luka dan trauma dimulut rahim. Sperma yang masuk pun menjadi tidak steril mengandung darah kotor masuk kedalam dan dapat menginfeksi. Jadi jika  memiliki kebiasaan seks saat haid lebih baik dihindari.
    Imunisasi/ Vaksin Kanker Serviks.  Saat ini  telah ada vaksin kanker serviks, Vaksin ini merupakan upaya untuk mencegah pernularan virus HPV. Vaksin ini  disarankan pada wanita-wanita yang belum menikah tepatnya belum pernah melakukan hubungan intim.

    Periksa Dini Dengan Pap Smear.  Pap smear  adalah pengambilan contoh dari sel-ga sel di rongga leher rahim bisa cairan ataupun kulit untuk mengetahuui apakah ada perkembangan sel yang abnormal pada leher rahim. Berbeda dengan vaksin yang dilakukan pada saat belukj pernah berhubungan intim, Pap smear dilakukan kepada setiap wanita yang telah pernah berhubungan  intim sejak pertama kali, dan bisa dilakukan berkali-kali, bahkan rutin ntah saru tahun atau dua tahun sekali, skrining secara rutin lebih dianjurkan.
    ----
    Sebagai wanita yang sangat rentan dengan penyakit kangker serviks kita memang harus menjaga dan selalu waspada dengan organ vital yang kita miliki. Ambil tindakan untuk mengobati jika ada kejanggalan seperti bau yang menyekat dan tidak biasa, ada tumbuh kutil, keputihan yang berlebihan bahkan ada pembengkakan. Segera lakukan pemeriksaan sesegera mungkin.

    Untuk melakukan pemeriksaan pun kita tentu harus berhati-hati dan harus tepat memilih klinik atau rumah sakit. Pastinya kita ingin sekali mendapatkan kepastian dari hasil test secara akurat, maka dari itu sebaiknya pilihlah klinik  kesehatan atau rumah sakit yang memiliki laboratorim  yang telah terakreditasi , dan memiliki tenaga ahli yang professional dan lebih mengutamakan mutu sehingga hasilnya juga dapat dipercaya. Mohon tidak tergiur dengan paket-paket murah yang ditawarkan apalagi biaya yang rendah dan tak masuk akal, fokuslah pada hasil test yang akurat.


    Laboratorium klinik Prodia adalah salah satu laboratorium  terbaik dan terbesar di Indonesia, untuk melakukan  dan melayani berbagai pemeriksaan kesehatan  termasuk untuk penanganan kanker serviks. Laboratorium Klinik Prodia didirikan pertama kali tahun tanggal 7 mei 1973 di Solo. Klinik ini sejak awal berkomitmen mempersembahkan  hasil pemeriksaan terbaik dengan layanan sepenuh hati. Sejak tahun 2009 Prodia mengusung tema “Love For Quality’, sebagai inpirasi seluruh karyawan  melayani sepenuh cinta  dan mempersembahkan kualitas terbaik. Dan kini Laboratorim Klinik Prodia telah memiliki cabang diberbagai kota besar di Indonesia dan kita bisa melihat hasil chekup  secara online di sits resminya www.prodia.co.id.

    Kabar gembira bagi para wanita Indonesia yang ingin melakukan general Chek Up, karena Prodia telah memiliki  Prodia Women’s Health Center (PWHC). PWHC klinik layanan khusus perempuan berbasis  Women Wellnes yang pertama di Indonesia, yang didesain khusus dengan karakter dan sentuhan perempuan. PWHC didukung dengan perlengkapan teknolog diagnotis terbaru untuk pencegahan (pencegahan dan vaksinasi) maupun pencegahan lanjutan (medical chekup, tes labotaorium dan pap smear.)
    --
    Sebagai bentuk peduli cinta perempuan yuk kita sebarkan semua informasi mengenai kanker serviks keseluruh negri ini. Informasi yang diberikan tak hanya penting bagi wanita tapi juga pria, remaja maupun dewasa, karena menjaga kesehatan diri dan lingkungan adalah menjadi tanggung jawab bersama.



    Anak tak sekadar anugerah tapi juga merupakan amanah. Ya, anak adalah sebuah titipan amanah yang diberikan Tuhan, Artinya kita punya kewajiban  menjaga, menyayangi, mendidik , menjadi manusia yang berbudi pekerti dan mengenal Tuhan.

    Sebagai keluarga yang berpegang teguh pada agama , sudah menjadi kewajiban kita untuk mengenalkannya kepada anak se-dini mungkin. Terkadang kita merasa kebingungan untuk memulai dari mana, karena untuk anak usia balita komunikasi masih kurang lancar, bahkan banyak konsep kata yang belum mereka pahami. Sebenarnya kita tak perlu “to the point” untuk mengenalkan cukup melakukan beberapa kebiasaan yang mereka senangi, dan secara tidak langsung mereka menyerap kebiasaan baik terutama hal-hal yang berkaitan tentang keagamaan.

    Akhir tahun 2014 merupakan akhir tahun membahagiakan bagi aku dan suami ku tentunya keluarga ku, bagaimana tidak itulah waktu aku mendapatkan hadiah terindah berupa amanah dari Tuhan untuk memomong seorang bayi yang telah kami nantikan kehadirannya selama lima tahun. Bahagia sudah pasti, tapi sebagai orang tua baru kami berdua dilanda rasa cemas , bayi cegukan dan gumoh saja hebohnya kaya dilanda sunami, hehehe, padahal itu biasa saja kan ya…?, tapi namanya pengalaman pertama  tak terasa indah tanpa “degdegan”.
    Puncak rasa cemas itu ketika Hamid memasuki usia hampir 4 bulan, dia terserang demam, batuk dan pilek, suhu badannya naik, tidurnya pun tidak lelap karena hidung tersumbat. Beberapa bagian  tubuhnya timbul merah-merah bintik-bintik, aku takut banget jangan-jangan itu demam berdarah. Tapi aku mencurigai ia ketularan suamiku yang beberapa hari sebelumnya sempat batpil , demam, dan timbul merah-merah, tapi cuma berlangsung tidak lebih 4 hari, mungkin campak jerman. Dan Hamid udah demam lebih dari 4 hari.
    Perasaan khawatir ku belum juga hilang,akhirnya aku bawa juga ke dokter, karena panasnya tak mau turun sekiran 37 derajat Celsius. Tapi keterangan dokter tak memuaskan aku, apalagi ada beberapa syrup yang harus dikonsumsi Hamid termasuk antibiotik. Saat ke apotik untuk menebus obat  yang kebetulan pemiliknya teman suami aku, dia menyarankan agar anak ku cukup diolesi  Transpulmin BB Balsam khusus anak-anak, agar pernafasannya lega dan nyenyak tidur. Untuk obat sebaiknya jangan dulu, selama anak masih mau minum susu, dan tidak kelihatan lesu. ( aku pernah menuliskannya di www.ummihamid.blogspot.com).Untuk menurunkan panasnya yang sebenarnya gak tinggi-tinggi amat , kalau orang jawa bilang “sumeng-sumeng” gitu , Hamid aku lumuri minyak bawang merah, dan merah-merah pada beberapa bagian tubuhnya hilang sendiri ketika aku beri  talk.
    Sejak kejadian itu , saat  Hamid terserang influenza aku gak bingung lagi. Aku cukup melakukan beberapa hal sederhana dan  alami untuk menyembuhkan influenzanya.
    Berikut beberapa kebiasaan aku :
    Jika agak demam, terus diberi susu/asi, aku juga pernah memberinya air kelapa  muda beberapa sendok, bubur dengan kuah sup hangat. intinya asupan gizi anak jangan terabaikan, karena influenza bisa sembuh sendiri jika daya tahan tubuh kuat.

    Memijat dengan minyak bawang merah, dan menaruh beberapa buah bawang merah dikamar dengan ditusuk pakai lidi , karena bawang merah dapat menyerap bakteri dan virus.

    Memberi Uap dalam kamar. Jadi aku sengaja merebus air hingga mendidih dan taruh dalam wadah, taruh dipojokan kamar yang aman lalau teteskan beberapa tetes minyak kayu putih. Kalau sekarang aku takut melakukannya karena Hamid aktif takut aja tersiram.

    Menjemur dibawah matahari pagi  selama 15 menit  antara jam 07.00 -08.00 pagi. Kalau sekarang sih tinggal ajak aja main keluar rumah, hehe.

    Tanspulmin BB Balsam. Ya, semenjak kenal Transpulmin aku gak pernah melupakannya bahkan jadi kebutuhan. Kemasannya yang imut sangat praktis dibawa-bawa.
    Setiap Hamid Pilek Transpulmin selalu jadi andalan saat usia Hamid 6 bulan.

    SEKILAS TENTANG TRANSPULMIN BB BALSAM
    Transpulmin BB Balasam  adalah balsam dengan kemasan tube yang tiap gramnya mengandung mengandung Eucalyptol 100 mg dan chamomile concente 7,44 mg. Keduanya merupakan tanaman yang kaya khasiat yang aman untuk kulit bayi yang sensitive. Eucalyptus oil   memiliki efek anti bakteri pada saluran pernafasan dan mengurangi rasa nyeri, sedangkan ekstrak chamomile memberikkan rasa nyaman dan menghangatkan sehingga  membuat bayi tenang dan rileks. Karena terbuat dari bahan alami dipastikan transpulmin tidak berbahaya aman digunakan

    Ngomongin soal Transpulmin BB Balsam, awalnya  aku sempat takut  untuk membalurkannya transpulmin pada dada dan leher Hamid, takut tidak cocok, kulit merah-merah atau terlalu panas. Nyatanya tidak hangatnya pas dan aromanya juga enak dihirup dan bikin lega pernafasan, buktinya Hamid tidur malamnya lelap tidak gelisah karena hidungnya tersumbat.
    Transpulmin BB Balsam  memang menjadi andalan ku, bahkan hingga sekarang. Saat jalan-jalan,atau berenang transpulmin selalu dibawa. Perlu diketahui Transpulmin BB Balasam  juga bisa mengatasi perut kembung, mengatasi gatal karena gigitan serangga.

    Cara pemakaiannya : Untuk bayi dan anak-anak bisa dugunakan 2-4 kali sehari, dengan mengoleskan dan menggosokkan pada bagian dada , leher, dan punggung, agar terasa hangat dan nyaman menghirup aroamanya. Mohon diperhatikan jangan pernah bunda mengoleskan pada bagian  muka , hidung, kulit luka taupun bagian-bagian sensitive lainnya.
    Transpulmin sangat lembut dan tidak lengket dikulit dan sangat amana baik dari segi bahan maupun dari efek yang ditimbulkan, hampir tak ada iritasi yang ditimbulkan asal pemakaian sesuai dan tidak berlebihan.

    TRANSPULMIN BALSAM KELUARGA
    Pernah terpikirkan oleh aku saat pilek aku mau nyobain transpulmin yang biasa yang ku gunakan untuk anak ku, eh ternyata pas diapotik ditanyain “buat siapa bu?”  , begitu tahu buat siapa, dia memberikan Transpulmin Balsam Keluarga. Lo, kok beda? apa ganti kemasan?. Setelah aku baca brosurnya baru deh ketahuan ternyata ini untuk  usia diatas 2 tahun termasuk buat aku yang 2 tahun nya udah dikali 18 , hahhaha.  Karena usia Hamid sudah 2 tahun lebih, artinya dia juga ikut menggunakan Transpulmin Balsam keluarga, beneran buat satu keluarga nih.

    Transpulmin Balsam Keluarga juga memiliki khasiat yang sama membantu mengurangi dan sekaligus menyembuhkan gejala Influenza baik untuk anak –anak dan orang dewasa.
    PERBEDAAN TRANSPULMIN BB BALSAM  DAN TRANSPULMIN BALSAM KELUARGA.
    1. Transpulmin BB Balsam untuk  usia s/d 2 tahun, sedangkan Transpulmin Balsam Keluarga untuk 2 tahun ke atas dan biasa digunakan oleh orang dewasa.
    2. Aroma Transpulmin Balsam keluarga lebih menyengat dibanding yang untuk Baby.
    3. Kandungan Transpulmin Balsam Keluarga Lebih Lengkap. Jika yang untuk bayi hanya 2 yaitu ekstrak chamomile dan Eucalyptol. Untuk balasam keluarga ada tambahan ekstrak Menthol, Sage Oil dan Chompor , semuanya dari tumbuhan alami berkhasiat.
    4. Cara penggunaan Transpulmin Balsam keluarga hampir sama dengan yang untuk bayi dan anak-anak, tapi ada nilai tambah buat Transpulmin Balsam keluarga yang mana bisa dicampur dengan air panas lalu uapnya dihirup, sangat efektif untuk melegakan pernafasan.

    Buat yang punya bayi perlu banget  sedia kedua Transpulmin ini, percaya deh sekali coba pasti langsung terasa khasiatnya. Semenjak kejadian waktu Hamid sakit itu transpulmin selalu tersedia dirumah, apalagi sekarang bisa dipakai untuk saya dan suami juga ,hangatnya Transpulmin satu untuk semua. Buat yang ingin beli gak usah bingung karena Transpulmin Balsam telah dijual di seluruh apotik di Indonesia dan juga  dijual secara online.
    Apakah teman-teman juga punya pengalaman tentang Transpulmin, sharing yuk di kolom komentar.  Salam sehat selalu ya..




    DIY , awal mulanya aku mengira itu adalah  singakatan dari Daerah Istimewa Yogyakarta, alasannya karena ada salah satu blogger senior yang suka memposting  soal DIY ini kebetulan tinggal di Yogyakarta . Tapi kalau dibaca-baca dan dikaitkan dengan kota Jogja sungguh tak nyambung. Itulah kekudetan aku, apa teman-teman juga  ada yang nggak mudeng  soal DIY? Alhamdulilah ternyata aku punya teman hahahaha.
    DIY adalah Do It Yourself, yang artinya adalah hal-hal yang bisa kita kerjakan sendiri tapi lebih fokus pada membuat sesuatu dengan memanfaatkan  barang bekas  disekitar kita menjadi barang yang berguna dan bernilai. Bernilai disini maksudnya lebih bermanfaat, bisa buat pajangan atau hiasan atau lainnya. Seperti postingan  blogger Mba Lanniy diweb Kumpulan Emak-emak Blogger tentang membuat DIY dari dedaunan kering  hingga menjadi hiasan rumah yang cantik. Bisa juga memanfaat kardus bekas menjadi box cantik untuk tempat menyimpan buku, memanfaatkan baju bekas menjadi pita rambut anak, tas, dll. Seingatku kegiatan ini dulu sering aku  lakukan ketika membuat prakarya disekolah, seperti membuat tas dari bungkus odol, membuat hiasan  dinding dengan ampas kelapa yang diberi warna dan djemur hingga kering, dll. Eh, tapi gak mesti memanfaatkan barang bekas saja sih, tapi bisa saja barang  baru yang kita rangkai, tapi dengan cara sederhana dan mudah untuk dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain.
    Kece banget, keliatan seninya.

    Jika membaca postingan teman-teman tentang DIY  jadi suka termotivasi ingin ikutan bikin , apalagi kalau melihat di channel Youtube yang praktek langsung ternyata tak butuh waktu yang lama. Ya, tapi semua itu hanya sekedar keinginan dan tanpa praktek  semuanya tak kan pernah jadi kenyataan.
    DIY memang terlihat mudah, tapi mudahnya itu karena kita cuma melihat,” waa gampang ya?” tapi untuk dapat  menjadi nyata itu ada hal-hal yang perlu persiapan terutama yang tak punya hobi dibidang DIY apalagi memiliki orientasi jauh dari komersil. Bisa bikin sendiri saja udah untung, boro-boro buat jualan hehehehhe
    Keinginan dan Niat yang kuat . Ya, kalau cuma ingin “tok” tanpa  ada niat yang kuat percuma semuanya akan tersapu angin lalu (tsaah).
    Pastikan barang /DIY yang akan kita buat adalah barang yang berguna dan kita butuhkan. Misalnya kita memang butuh box untuk menaruh pernak pernik seperti tempat charger, bross atau yang lainnya yang suka kita taruhkan  sembarangan diatas meja atau diatas lemari. Nah, kita  bisa memikirkan memanfaatkan box/kardus  yang kita bungkus dari kertas kado atau kain dengan pola menarik, hingga sedap dipandang dan terlihat  unik.
    Biasanya nih, jika sudah berhasil melakukan nya  biasanya ada rasa candu untuk membuat yang lainnya dan berujung jadi hobi,apalagi barang yang dihasilkan bagus dan sempurna, ya. Apalagi  banyak love instagram dan   dipuji pak suami,” eh bagus ya  ma, dari apa bikinnya?” langsung deh  menjelaskan dengan semangat super diawal  dan mencak-mencak diakhir  pas suami bilang “bagus dong ma, sering-sering aja,kan lebih hemat, dengan begitu papa bisa kurangi jatah bulanan” hahahahah (kidding.com)

    Aku sendiri tergolong orang yang ingin dan tersapu angin, biasanya suka semangat melihat karya DIY teman-teman, apalagi aku orangnya kurang teliti dan nggak telaten plus gak sabaran. Tapi bukan artinya aku gak  bisa, dan tak pernah membuatnya
    Ini salah satu DIY yang aku buat, membuat tempat pulpen di meja kerja ku. Ini aku buat  dari botol minuman penyegar yang aku potong dan kuambil bagian bawahnya. Kemudian  aku bungkus dengan kertas kado sisa. Dan sisa kertas kadonya aku lipat seperti kipas, ikat ditengahnya, dan ujungnya disatukan hingga membuat lingkaran, bagian bawah biar gak oleng aku kasih dubbeltip biar gak gerak-gerak.
    Ternyata jika kita mau , banyak loh barang yang kita manfaatkan, positifnya sampah berkurang tentunya tak mubazir dan lebih hemat karena tak perlu membeli barang yang sudah jadi. Kalo sudah ahli bisa juga di jual ke teman-teman. Iya gak sih?

    Apakah teman-teman pernah DIY juga, barang apa yang dibuat? sharing yuk… , mana tahu teman-teman yang lain juga bisa membuatnya.

    #KEBloggingCollab
    Trigger post : MEmbuat DIY Dedaunan Kering
    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova , seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • ISTRI MENULIS KEBURUKAN SUAMI DI MEDIA SOSIAL
    • GURUKU PAHLAWANKU, PAHLAWANMU DAN PAHLAWAN KITA SEMUA
    • Review: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 12 Plump It Up
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Makan Nanas dan Durian menjelang HPL, berani?

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates