Memelihara Kesehatan Jiwa & Raga

Beberapa waktu lalu aku menemukan sebuah buku dengan cover berwarna jingga di laci meja di kamar ibu.... buku nya sudah usang banyak halaman sudah hilang dan jilitan bukunya pun sudah terlepas.... judulnya Tasauf Moderen karya Prof. Dr. Hamka.
Disalah satu Bab nya membahas tentang Kesehatan Jiwa dan Badan di situ tertulis beberapa tips untuk memelihara kesehatan secara umum.. tergerak untuk menulisnya di blog semoga bermanfaat untuk kita semua dan kita dapat menerapkannya dalam kehidupan.
A. Memelihara Kesehatan dan Kesegaran

1. Jangan dibiasakan memakai obat-obatan dan alat-alat penguat ( obat kuat) badan.
(maksudnya mungkin obat-obatan penambah stamina agar lebih vit kali ya.. )
2. Jangan Meminum minuman keras untuk meringankan kesusahan hati.

( Tuh... kalau lagi ada masalah jangan jadikan minuman keras sebagai tempat pelarian.... apalagi nyabu...ngedrugs, wow! Buang dech... kebiasaan jelek ini kalau mau sehat. )

3. Kalau engkau yakin bahwa kesehatan bisa dicapai dengan suatu percobaan, janganlah maju mundur mengerjakannya. Lakukanlah percobaan itu.

( Duh... bahasanya njlimet ya... menurutku pemahamannya begini, jika kita melakukan sesuatu itu akan membuat tubuh kita sehat.. maka lakukanlah. )

4. Jangan perturutkan plesir, jangan diturutkan syahwat.
5. Lekas tidur dan lekas bangun.
( “Begadang jangan begadang... begadang boleh saja jika ada perlu” kalau ini kata Rhoma irama.... )

6. Biasakan menarik nafas menurut ilmu, barang beberapa menit di dalam tiap=tiap hari . berdirilah kemuka jendela, atau di udara terbukapenuhi rabu ( paru-paru) dengan udara, yang ditarik dari hidung dan dilepaskan dari mulut.
7. Makankah apa yang disetujui oleh selera . tetapi jangan makan supaya kenyang. Biasakan lah sesudah berdiri dari meja makan, seakan-akan engkau merasa itu belum kenyang. Kalau engkau rasai bahwa badan engkau agak berubah, (demam-demam). Ingatlah perkataan nabi Muhammad Saw.”Perut rumah penyakit, penjagaan rumah Obat “

( Jangan makan terlalau kenyang... berhenti makan sebelum kenyang.. kalau kita kadang kan tidak... biasanya nih... ada bakso, bakso dimakan, somai lewat, hayuk...
Sate padang yummi .... apaaa aja oke! Lapar mata atau lapar perut yach?
Jika kita sakit kemungkinan bersumber dari yang kita makan sebelumnya... )

8. Puasalah barang seminggu atau dua minggu di permulaan musim bunga( rabi’).

(karena di Indonesia gak ada musim bunga diawal musim semi beneran...kembang hias gitchu.. kalau musim rambutan berbunga dan durian berbunga sih ada... jadi sering puasa sunah aja...senin kamis atau puasa bulanan jadi gak pelu nunggu musim bunga)

9. Biasakan dirimu bersenam atau sport, sebagai belajar berenang, berburu, mengail ikan, mengendarai kuda atau tennis. Kalau pekerjaan dan penghidupan tidak mengizinkan maka biasakanlah sebelum tidur dan setelah bangun mengambil sedikit gerakan badan, supaya tidak kaku.
10. Mandilah dengan air dingin tiap pagi
11. Pergilah ketempat pekerjaan berjalan kaki, atau berjalan kakilah sekurang-kurangnya setengah jam satu hari, untuk mengambil udara pagi, supaya darah yang mengalir dibadan memperoleh hawa baru dan bergembira dan pipimu bercahaya. Berjalan kakilah. Ketahuilah, bahwa engkau suatu bagian yang berguna dari alam ini. Berjalan kakilah, dan hendaklah terasa ketika melangkah itu bagaimana nikmat yang dirasakan oleh burung-burung diudara yangbterbang mengawang dan hinggap bebas.

B. Kesehatan akal, ingatan, keteguhan pendapat dan fikiran.


1. Hendaklah baca, walaupun satu saat dalam sehari pembacaan-pembacaan yang menyenangkan dan berfaedah, baik kitab-kitab atau surat kabar. Jangan di biarakan waktu mu hilang percuma.

( Luangkan waktu untuk membaca, dengan membaca dapat melatih otak dan ingatan katanya juga bisa meminimal kemungkinan untuk pikun dimasa tua....)

2. Jauhkan roman hikayat dan membangunkan syahwat.

( Ow! Ow! Apa lagi buku porno dan nonton video porno? Jauhkan semuanya dari pandangan mata, kalau mau sehat akal dan pikiran.jangan! pokoknya jangan ya...! supaya gak lemah ingatan, okey... ho ho ),

3. Jangan menilik kehidupan dan segala masalah yang terkandung didalamnya dengan kacamata lawan mu, ingatlah bahwa tiap-tiap masalah selalu mempunyai banyak hukum, sekurang-kurangnya 2 hukum, karena dilihat dari segala sudut.

( Jika ada masalah jangan dilihat dari satu aspek saja cobalah untuk menilai dari sudut pandang yang berbeda..kearah yang lebih positif)

4. Menghukum hendaknya insyaf, mengeluarkan pendapat hendaklah jujur. Mengeluarkan perkataan hendaklah benar, pakailah keadilan walaupun untuk diri sendiri.
5. Perkara-perkara kecil jangan menggoncangkan hati, karena jika dengan hal-hal kecil saja sudah tergoncang, maka akan akan lemah menghadapi yang besar.

(Jangan gampang stress dengan masalah kecil atau dengan hal-hal sepele )

6. Cukupkan persediaan kekuatan akal dan jiwa untuk mengadapi kesusahan dan perjuangan.

(Siapkan mental yang kuat untuk menghadapi segala kemungkinan yang akan terjadi dalam hidup)

7. Sediakan masa barang satu jam untuk mengistirahatkan akal dan tubuh . kalau pikiran susah, duka sedih dan marah waktu satu jam tadi dapat memberikan ketenangan

C. Untuk Kesehatan Jiwa ialah dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah Swt dengan mentaati segala perintah dan menjauhi segala larangaannya.

Bagaimana....?
Perlu dicoba nih...
Semoga bermanfaat...

Dilema Mawar




Mawar…
Ya.. namaku Mawar
Siapa yang tak kenal aku
Jika namaku disebut..
Semua mata akan membayangkan keelokanku
Warnaku? Siapa yang tak suka
Wangiku ? siapa yang tak tergoda
Indahku ? siapa yang tak ingin memiliki
Cantikku ? siapa yang akan melupakan
Aku tak hirau dengan warnaku yang di puja banyak orang
Aku tak peduli dengan wangiku yang memikat!
Aku tak peduli dengan indahku yang menggoda !


Tapi
aku peduli dengan duriku..
Aku sangat cinta pada duri ku
aku bangga dengan ketajaman duriku
aku cinta dengan kesetiaanya
aku bangga dengan duriku yang melukai
melukai orang-orang yang ingin memetik aku
duriku siap menusuk tangan-tangan jahil yang ingin menggangguku


Tapi….
Hari ini ….
Aku benci duri ku!
Aku muak dengan duriku!
Untuk apa selama ini aku membanggakan duriku
Jika hari ini
Dia Justru melukaiku
Apa artinya selama ini aku memiliki duri
Tapi justru dia yang membuat aku layu
Menjatuhkan aku dari tangkaiku
Dia yang seharusnya menjagaku
Justru memasukkan aku ke jurang kehinaan
Justru membuat ku tak mampu mengangkat wajah ku
Walau beribu mata menatapku..

Aku..
Mawar
Haruskah berduri..


----------------------------------------

Puisi ini terinspirasi dari kisah-kisah seputar kita...
mungkin kita pernah mendengar berita di televisi atau mungkin pernah terjadi dengan orang-orang terdekat kita... ntah tetangga.. kerabat, teman dll..
dimana kita melihat ada seorang gadis kecil yang tertunduk, menangis penuh isakan menceritakan bahwa dia telah dinodai oleh orang terdekatnya.. paman, ayah, saudara lelakinya.. yang seharusnya justru menjaganya penuh cinta dan kasih tapi justru menghancurkan masa depannya... bahkan terkadang hingga hamil...( na'uzubillah..)
memilukan sekali ya......? kok ada ya... yang begitu tega mencelakai keluarga sendiri, pikiran apasih yang sebenarnya menguasai mereka.... bo'ong banget kalau bilang semua itu khilaf.. khilaf kok berkepanjangan...bertahun-tahun....
terkadang kita pun ikut menangis mendengarnya.. juga begitu geram dengan pelakunya..
tak terbayang jika itu terjadi pada kita...
Semoga Allah Swt. melindungi kita dan seluruh keluarga dari perbuatan yang hina ini...Amin..

Angin Cinta

Angin..
Angin ku peluk..hilang
Angin ku genggam lenyap..
Angin ku cumbu berlalu..

Sungguh ku tak dapat merengkuh angin..
Sungguh ku tak dapat mendekap angin..

Akankah cinta itu bayangan mu..
Tak dapat ku lihat.. Hanya kurasa..
Terkadang berhembus kencang..menggetarkan melodi dawai hatiku..
terkadang juga hilang ntah kemana...

Angin cinta...
memecah deburan ombak di tepian pantai samudra hati...
Angin cinta...
mempertemukan awan di langit biru..
Angin cinta...
Pergi jauh untuk datang kembali..

( Sabtu, 28 februari 2009)

cINTA mATAHARI



Cinta matahari...
Akan tetap bersinar apapun yang terjadi kan tetap bersinar...
jika sinarnya tak sampai kebumi...bukan bearti dia tak menyinari...
hanya saja ada awan mendung menutupinya...
jika malam gelap gulita...bukan bearti dia bosan dan meninggalkan mu..
itu karena dia menitipkan cahaya cinta yang sejuk pada rembulan...
agar engkau nyaman dalam lelapmu..

Cinta matahari....
Kesetiaan yang memelukmu dalam kehangatan...dan mendamaikan dalam kesejukan...

Cinta matahari...
Tak lekang oleh waktu
cinta matahari..
Digenggam Pemilik cinta segala cinta
yg membuat matahari-pun tunduk pada titahNya..

Senja di ujung senja...

Senja ini..
Hujan masih menyisakan mendungnya..
Hawa yg dingin membuat berat pelupuk mataku..
Beberapa kali mulut ku menguap..
Kering.. Bau..
Tentu saja.. Tak ada setetes air atau sesuap makanan yg ku kecap hari ini..
Ku seret langkah kerumah ujung jalan.. disana ada gadis cantik..nan baik hati..
Aku merindukannya.... ingin ku selalu didekatnya... melihat senyumnya..
bahkan aku ingin tinggal bersamanya.... tapi.. mana mungkin....Siapa aku?
hmmmmm....
Mungkin aku mendapatkan sesuatu di sana..
biasa dia menyapaku....
“senja..Mampir ..”
“Masuk lah kerumah ku..”
Lalu dia menyuguh kan segelas susu satu rangkap roti.. Atau sepiring nasi dan lauk pauk nya..
Tergurat senyum dibibirku membayangkannya..
Jika aku telah melahap semuanya...
Lalu dia bercerita ttg dirinya..
Jika Kulihat dia tertawa..akupun tersnyum..
Jika dia telah selesai bercerita biasanya dia membimbing ku ke pintu depan..
artinya aku harus pulang.. aku tersenyum berterima kasih..
Ku percepat langkahku yg tertatih aku kangen pada nya..
Sudah berapa hari aku tak bersua dengannya... 3 , 4,7,10 ntah lah aku lupa .
Ntah kangen ..
Atau karena keperluan perut ..aku ingin bertemu dirinya..
tapi aku betul-betul kangen...
Senja semakin kelam.. Kini grimis mulai deras... Angin bertiup kencang..
Oh. Tak sabar..
Smakin ku percepat langkah tua ku.. ku pegang tongkat ku kuat-kuat, ku tak ingin terjatuh..dan gagal bertemu dengannya.
Hujan makin deras..
Kulihat pintu-pintu rumah telah tertutup rapat.. Hanya beberapa org kulihat berlari menghindar hujan..
Mungkin aku bisa menginap disana pikir ku...aku ingin merasakan kehangatan dirumah itu tidur berdua dengannya..
-----
sudah sampai...
Aku berdiri diam didepan pintu rumah..
Tok..tok..tok..
Ku ketuk pintu rumah itu..
Pintu terkuak..
Tapi bukan dia...seorang wanita paruh baya..
“Oh..kau pasti Senja masuk lah...”
Lalu dia mengambilkan segelas air..dan semangkuk sup hangat...
Makan lah...
Lalu aku menyuap perlahan.. sambil melirik kedalam ruang..aku mencari sosok dia...
“Cinta...tidak ada” sepertinya dia tahu apa yang aku pikirkan,,
“ satu minggu lalu dia sakit... dan...dan....” orang itu terdiam...dengan wajah sedih.
Aku tak sabar menunggunya... semoga cintaku tidak apa-apa..
“Dan ..dan.. dia telah meninggal ....”
Tangan ku gemetar....
Kepalaku....berputar..
. Prang...!!!!!!
Tanpa sadar mangkuk kaca yang ku pegang jatu pecah.
Dadaku sakit...
Oh!
,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,.--------------------------------------------------------------------------------------------................................................................................................
“senja ! senja..!..bangun lah... oh! Tolong! Tolong!”

Senja Ini...
Ku lihat dari atas wanita itu berlari mengetuk rumah tetangga...
Ku lihat tubuh ku terbaring kaku ...
Ku lihat senyum cinta di sebelah ku...
Senja ini telah kudapatkan semua....
Segelas air...
Semangkuk sup...
Menginap dirumah cinta...
Dan aku pun bertemu dirinya....dia tersenyum dihadapan ku...
.............
Oh....
Aku Senja..si pengemis tua..yang berakhir di ujung senja....

6*J-Theme