-->

MALAM INI


Malam Ini...

Derai Renyai Hujan

bersama rintik embun..

yang tak dapat ku bedakan airnya..

Begitu pula dengan cinta kita..

Tak ada kata kamu..

atau kata aku...


Malam ini..

Hanya ada cinta kita...

yang mengalir..

bersama..

untaian do'a kebahagiaan...

yang tak dapat ku bedakan..

indahnya..

(Jum,at-28 Oktober 2011 , 23:09)

HARUSKAH NAIK MIMBAR ?


Sekitar setahun lalu aku pernah memposting tentang hari Valentine, dan pada postingan itu aku mendapat komentar dari seseorang (mungkin dia mengatakan itu sekedar bahasa gurauan, aku juga tidak tahu ..) yang kira -kira bunyinya :

"wah..kayak ustazah aja... kapan naik mimbar nih?

Apakah untuk menyampaikan suatu kebaikan harus menjadi ustadzah atau naik mimbar??

Menurutku untuk menyampaikan kebaikan orang mempunyai cara-cara sendiri, yang penting cara nya baik..dan tidak menyinggung orang lain.
Mungkin salah satu cara menyampaikan kebaikan itu adalah menjadi ustadzah dan naik mimbar tapi kan bisa saja menyampaikannya melalui puisi, lagu-lagu, tulisan, buku,dan bisa disampaikan lewat lukisan,film dll.
setiap orang punya cara untuk menyampaikan kebaikan yang ia ketahui, dan kita mesti akui itu..

yuuukkk mareee !!!kita sampaikan kebaikan walau satu ayat..( ciye...),jangan malu karena pendidikan rendah.. atau merasa bukan apa-apa,jika kamu tahu sesuatu dan itu baik..maka sampaikanlah, walau kamu sebenarnya tahu sesutau itu ,juga dari orang lain..bukankah sudah kewajiban kita untuk saling mengingatkan, nasehat dan menasehati...??? bukankah berbagi ilmu yang baik merupakan amal jariyah...???

jadi...
Lanjutkan!!!

SOMBONGNYA AKU !!


Apakah kita pernah sombong???
ntahlah.....
Terkadang kita merasa tidak pernah menyombongkan diri..., tapi mungkin orang di sekitar merasa kita sombong, ntah dari ucapan,perbuatan...terkadang bahkan salah senyum juga bisa dikatakan sombong....

Kita pun tidak bisa menilai orang lain sombong atau tidak, mungkin jauh dilubuk hatinya yang terdalam sama sekali tak ada niat untuk menyombongkan diri..., mungkin memang pembawaannya seperti itu.
Jadi jangan berprasangka..

Lebih baik kita intropeksi diri kita sendiri apa kita pernah menyombong kan diri ya?? Tanyakan pada nurani, adakah kita menganggap kecil orang lain, ntah dari kecantikan fisik,kekayaan ,kepintaran , pendidikan,jabatan, status orang tua...
bahkan merasa lebih sholeh.., tidak menerima pendapat dan nasihat orang lain selalu membanding-bandingkan diri dengan orang lain, ingin selalu di puji, ingin selalu dihormati dll...

Pernah kah terbersit di hati, mengungkapkan kata atau kalimat..
"alah.....masih mending aku kok..."
"alah.... Pesek, item lagi..."
"ah..... Cuma segitu kemampuan "
tidak sekedar ucapan tapi juga cibiran yang maksudnya memandang remeh terhadap orang lain
(contoh lo ya.....???? )

Dan banyak 'Alah....alaaaaah..yang lainnya...' yang terkesan merendahkan/meremehkan orang lain merasa diri lebih tinggi...

Kadang kita tak sadar itu adalah bagian kesombongan kita....walau tak pernah kita ucapkan..sesungguhnya Allah swt maha tahu apa yang terbersit di hati kita...

Dan sesungguhnya Allah sangat membenci itu
Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (Luqman [31] :18)

Rasulullah SAW pun bersabda :
” Tidak akan masuk syurga orang yang dihatinya terdapat sebesar atom dari sifat sombong. “

” Barangsiapa yang merendahkan diri,niscaya Allah akan mengangkatnya, dan barangsiapa yang menyombongkan diri, nescayaAllah akan merendahkannya. “

Disini bukan hanya sombong terhadap manusia saja, tapi juga sombong kepada tuhannya..

1.Merasa kesuksesan yang dia proleh adalah semata-mata karena usahanya sendiri.
2. Tidak sholat.. Dan tidak melakukan perintah Agama lainnya, dapat dikatakan manusia sombong,karena tidak mengindahkan perintah Tuhannya.

Duuuuhhh..... rasanya kok malu sendiri ya...? terkadang tanpa sadar kita sering melakukan hal-hal yang dikategorikan sebagai bentuk kesombongan.. misalnya dengan menepiskan tangan... lalu bilang..."alah..segitu aja kok, lebih dari itu aku bisa.."
mungkin menurut kita itu adalah hal yang biasa.. sah-sah aja, tapi belum tentu menurut pandangan Allah bisa saja itu merupakan indikasi gejala kesombongan yang tertanam dalam diri kita..

ho..ho..ho.. berat ya?
itulah kebenarannya, terkadang kita melakukan sesuatu tanpa merasa bersalah..karena berfikir itu adalah hal yang sangat biasa... tapi kenyataannya??

Semoga kita dilindungi Allah dari sifat sombong, dan semoga Allah membimbing kita untuk memiliki sikap yang baik dalam bertingkah laku amin..

DERAI HUJAN


Rintik rintik itu berderai...
Berhamburan....
Brisik!
Menghentak-hentak atap memecah kesunyian..


Mataku enggan terlelap
Kerinduan tiba-tiba menyelinap di bilik hati
Ada sejuta kenangan disana...

Berlari-lari... Tertawa...
Berteriak....berputar-putar...
Menengadahkan kepala menatap langit....
Berpegangan tangan..
Penuh keceriaan
menyambut bulir-bulir air..
Yang senang hati dilemparkan awan ketubuh kami....
Masa kecil yang damai.....

Melengkung senyum...
Mengingat semua....

Ah.....
hujan selalu begitu...
Selalu mengirimkan kenangan....
Di sela derainya....
Indahnya jatuh cinta atau mengenang keceriaan keluarga...
Terkadang..kilatan kepedihan masa lalu
ikut menyusup ketika mendung memulainya....dan terisak-isak seiring gemuruh mengiringi rintik -rintik hujan

cuaca kian membeku...
Hawa dingin membelai-belai...
Menghipnotis diri dalam kenangan...
Membuai rasa...
Lelap... Berlari bersama mimpi......

( Selasa Malam... Ketika hujan berderai..... 18 0ktober 2011 , 21:00 )

MENJAGA CINTA


Lagi-lagi Aku membahas cinta...
Jujur saja membicarakan cinta itu sangat menarik,dan tak kan pernah habis. Mulai dari kisah cinta yang manis legit bagai menggigit kurma disaat berbuka puasa mengembalikan keceriaan dan memulihkan tenaga setelah seharian berpuasa, hingga cinta bagai berjalan diatas rumput berduri tanpa alas kaki, menjinjit-jinjit,memejamkan mata menahan rasa sakit bahkan lebih dari itu pedihnya.

Aku yakin semua orang mendambakan cinta, mengejar-ngejarnya,bahkan menyergap dan mendekapnya kalau bisa mengikatnya agar tak lepas darinya.

Tapi sayang,banyak juga orang yang menyia-nyiakan cintanya, padahal mungkin dulu dia sulit mendapatkannya. Lupakah dia akan usahanya mendapatkan cinta.
Mengapa cinta yang ditanam justru berbuah permusuhan dan kebencian. 

Adakah kurangnya penjagaan cinta...

Ya.
Menurutku cinta tak ubahnya seperti tumbuhan seperti bunga atau pepohonan yang menghasilkan buah yang ranum,manis,asem dan menyegarkan.

Cinta mesti dijaga.,disirami,dipupuk agar tumbuh subur menghasilkan bunga-bunga cinta yang baru dan tak akan pernah layu.

Maaf, mungkin aku terlalu dini membicarakan ini, karena usia pernikahan ku pun baru seumur jagung.

Tapi aku sebisanya dan mesti sanggup menjaga cinta ku... Dan yang paling penting aku selalu berdo'a agar Tuhan menjaga cintaku dan suamiku dengan penjagaanNya yang terbaik. Karena manusia adalah makhluk yang lemah takkan sanggup tanpa bantuan Tuhan nya.

*Pernah seorang teman curhat padaku suaminya senang sekali curhat dan ber sms ria dengan wanita lain dengan kata-kata sayang dan mesra (aku ikut sedih membayangkannya.. ) ntah suaminya serius atau sekedar bercanda pada wanita itu.  Teman ku sudah mempringatkan suaminya,bahwa itu tidak baik tapi tetap berlanjut (Semoga Allah menguatkan hati mu teman ).

Tapi menurut ku jika sudah menikah baik pria maupun wanita, mesti menjaga hati dan sikapnya. Janganlah berhubungan intens dengan pria atau wanita lain yang bukan suami/istrinya, karena ini berpeluang untuk merobohkan cinta yang dengan susah payah dibangun, berhubunganlah seperlunya.. Tak perlu pakai kata-kata sayang dan cinta.

*Di sudut ruangan aku melihat sepasang pria dan wanita (sama-sama telah memiliki pasangan) duduk berhadapan dibatasi oleh meja asyik bercerita saling tawa ,akrab sekali (sepertinya mereka janjian) ah! aku tak ingin berburuk sangka .Tapi aku yakin jika istri atau suami nya melihat hal itu pasti timbul rasa Cemburu dan sakit hati, tentunya ini akan melunturkan cinta pasangan masing-masing. Ini pelajaran bagi ku, aku tak ingin terlalu berakrab-akrab apa lagi berduaan, aku takut cintaku menghasilkan keperihan dihati semoga Allah juga melindungi hati suamiku.

Dan banyak lagi yang kulihat dan dengar dari orang-orang terdekat ku bahkan ada yang sampai cerai.. (Naudzubillahi mindzalik)

Sebenarnya aku malu bercerita soal cinta,karena aku pun tak memiliki pengalaman banyak soal cinta dan perasaan..

Tapi pengalaman orang lain adalah pelajaran berharga bagi ku..
ada beberapa point yang dapat aku petik dari "senior-senior" ku :)
Semoga kita bersama-sama dapat merenungkannya

1. Jangan sembarangan curhat pada orang lain apa lagi bersifat sangat pribadi. Tidak semua orang dapat memberikan solusi terbaik bahkan keluarga terdekat sekalipun, kadang mereka justru "mengompori" membuat urusan makin rumit. Apa lagi curhat dengan pria atau wanita lain, jangan-jangan orang tempat kita curhat memiliki rasa "khusus" pada kita , bukan menyelesaikan masalah tapi menambah masalah.

2. Jangan biasakan berbicara keras dan kasar.
Jika kita terbiasa berbicara pelan dan lembut, jika salah satu diantara kita emosi, maka yang lain mengingatkan..
Karena jika kedua-duanya biasa berbicara keras. Ketika bertengkar..dijamin heboh eui,,,

3. Saling memaafkan, tidak usah malu untuk meminta maaf jika merasa bersalah..

4. Jangan Suka berbohong pada pasangan, termasuk hal-hal kecil sekalipun.. kebohongan kecil terkadang bisa mengalir pada kebohongan yang lebih besar

5. Sering ucapkan kata cinta... (uhui!!! Asik bagt nih), dan sesekali memuji..tapi mesti sesuai takaran donk...kalo kebanyakan memuji dan tidak sesuai kenyataan.. bisa terkesan mengejek.

6. Komunikasi mesti lancar, jadi kalau ada yang kurang "sreg" sudah semestinya dibicarakan, jangan dipendam bagai bom waktu...
Jadi biar cepat diselesaikan..

7. Kita mesti jadikan keluarga kita adalah keluarga yang agamis, taat pada perintahNya. Sesungguhnya hanya Allah yang dapat menjaga kita, kita hanya berupaya menjadi yang terbaik..

Hmmm..apa lagi ya? Sepertinya masih banyak?? teman-teman bisa menambahkannya apa lagi yang sudah senior.. Bisa berbagi ilmu
buat kita-kita yang baru berlabuh dilaut cinta.. Biar gak kelelep di telan gelombang cinta. :D


Aku mengerti, banyak faktor yang mempengaruhi keutuhan cinta mulai dari soal perasaan sampai masalah ekonomi.Tapi yang penting kita berusaha untuk yang terbaik semoga Allah memudahkannya,Amin.

6*J-Theme