-->

Sya'ir Kehidupan



Padi disemai berbuah Jagung...
Ikan dikail belut terpancing..
Mawar disiram..Melati berkuntum..
Madu dicurah..air tertuang..

Hidup bak bermain teka teki
Tak dapat diraba..
Kadang pula salah terka..
Harapan tak selamanya jadi kenyataan..

Kalau kan hendak berurai airmata..
Sudah lama menganak sungai..
Tapi kehidupan dunia hanya lah sementara...
Banyak Alasan untuk bermurung..
Lebih Banyak hal membuat tersenyum

Mensyukuri Hidup adalah kunci utama..
Walau Hempasan nasib tak menentu..
tersimpan sisi lain untuk menjadi bahagia
Ikhlas dan Sabar penguat diri...
Mendamaikan hati...
Menentramkan jiwa..

Tuhan Paling mengerti yang dibutuhkan hambanya....
Sesuatu kan tiba pada saat nya...
Tak kan memetik buah yang belum matang..
Tak kan menuai padi sebelum menguning
Atau melahirkan belum genap bulannya
Semua akan indah pada waktunya...
Akan indah......saatnya nanti...

Salam hangat,

Nova Violita ;)

---------------
*Tetaplah berdiri tegap..dan tersenyum... :)
Hadapi semua dengan damai...
------------

TERPASUNG RINDU


Detik , Minggu , Bulan
Tahun pun Telah Berlalu
Padi yang disemai pun telah berbenih pula
Ayam yang ditetaskanpun telah menetaskan pula..


Tapi..
Disini...
Aku masih sama dengan waktu itu..
Tak ada yang berubah...
Menunggu mu..dalam halte penantianku...

Sejengkal jalan pun kuamati..
Ku takut...kau terlewati..
Rindu ini telah memasungku..
Dengan segenap harap asa ku

Aku rindu...
Rindu suaramu...
Rindu wajah samar di benakku..
Rindu tawa riangmu...

Andai saja kau hadir...
Menatap teduh ...mata mu yang bening...
Berharap kau penyejuk pandangan ku....

Andai....
ya Andai.. Cuma andai...
Penantian rindu yang tak berujung..
Yang mengikat dan memasungku dalam penantian ini..

-----
Salam Hangat,
Nova Violita ;)

CINTA SEUJUNG KUKU



Aku tak mau cinta kita,ibarat samudra yang luas, karena samudra bisa
kering.


Aku tak mau cinta kita ibarat setinggi gunung, karena gunung bisa hancur,

Aku gak mau cinta dan sayang kita ibarat dunia dan seisinya,
karena dunia dan seisinya pasti akan musnah
atas kehendak-Nya.

Tapi aku ingin cinta kita ibarat seujung kuku,
karena kuku akan terus menerus tumbuh walau selalu dipotong ..bahkan tercabut sekalipun iya akan tumbuh...
Ibaratkan cinta kita selalu tumbuh bagai cinta baru..saat kita pertama kali kenal...


Salam hangat cinta ..untuk semua.. :)
Nova Violita ;)
--------------

*from..sms gombal yang berseliweran :p

SENDU DESEMBER


Tak cukup dinginkah sang bayu berhembus
di ujung tahun ini...
Hingga kau Bersikap dingin kepada ku

Kurang Gelap kah...?
Awan-awan yang menggelayut di langit sana..
Hingga kau usapkan mendung di wajah ku..

Kurang deraskah
langit mencurahkan hujan desember ini...
Hingga kau paksa airmata ku berurai..
Mendera-dera menahan rasa sakit yang kau torehkan.

Kurang kuatkah?
Kilatan suara halilintar menghantam kan memekak telinga...
Hingga hampir kau pecahkan
gendang telingaku dengan kata putus mu..

Desember memang identik dengan kekelaman...tapi tak semestinya kau tanam kelam itu di hatiku

Tapi..
Biarlah...
Desember ini basah....
Biarlah..
Ujung tahun ini beurai sendu...
Tahunkan berganti...
Iklimkan bertukar..
Matahari takkan selamanya bersembunyi di peraduaannya....
Ku yakin...cerah terang kan berbinar menanti ku....


******************************************************
Salam Hangat,
Nova Violita ;)

Terinspirasi Dari curhat seorang teman...
Semoga mendapatkan jodoh yang terbaik....

Garuda ku yang terkhianati


Mungkin sebagian dari kita telah lupa dengan butir-butir pada setiap sila dari pancasila ,bahkan mungkin ada yang tidak pernah tahu atau bahkan tidak mau ambil tahu.. padahal jika kita semua mekmanainya dan mengamalkannya tak ada lagi pertikaian, tak ada kasus pelanggaran HAM seperti kejadian di Mesuji Lampung... tak ada korupsi (sila ke 5 butir 7),tak ada perebutan kekuasaan dari tiap jenjang strukturisasi..semua dibicarakan secara musyawarah dan mufakat demi kepentingan bersama. Tapi mungkin kah.....????

Untuk Mengingat kembali..cobalah kita baca kembali tiap butir dari pancasila ini..

1. Ketuhanan Yang Maha Esa
(1) Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
(3) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(4) Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
(5) Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
(6) Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
(7) Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
(1) Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
(2) Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
(3) Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
(4) Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
(5) Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
(6) Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
(7) Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
(8) Berani membela kebenaran dan keadilan.
(9) Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
(10) Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

3. Persatuan Indonesia
(1) Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(2) Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
(3) Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
(4) Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
(5) Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
(6) Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
(7) Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmah Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
(1) Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
(2) Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
(3) Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
(4) Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
(5) Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
(6) Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
(7) Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
(8) Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
(9) Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
(10) Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
(1) Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
(2) Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
(3) Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
(4) Menghormati hak orang lain.
(5) Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
(6) Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasan terhadap orang lain.
(7) Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gaya hidup mewah.
(8) Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.
(9) Suka bekerja keras.
(10) Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
(11) Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.


hhhfffff.... Semoga saja kita mencintai garuda tak hanya di mulut saja tapi juga di tanamkan dihati..bukan sekedar yel-yel penyemangat saja... menyatakan garuda di dadaku tapi kenyataan prilaku kita bertolak belakang dari makna garuda pancasila sesungguhnya..

*pantas saja tim sepak bola kita sering kalah, mungkin garuda merasa dikhianati hehe :D* (gak nyambung...alias ini just kidding..eh..tapi bisa nyambung juga ko..nah lo? *
------
Salam hangat,
Nova Violita ;)
FOTO : Google

6*J-Theme