Merindu mu Malam ini

Sumber foto : search  google


Ntah mengapa tiba-tiba terselip rindu untukmu dihati ku..
Beberapa minggu ini dirimu alpa menyapa dalam kesejukan
Sesungguhnya tak hanya aku yang merasakan ini, tak hanya aku yang begitu mendamba kehadiranmu...

Kau tahu...???
Hadirmu sungguh memberikan kedamaian.. hati yang resah...
Hadirmu mengembalikan hayalku kemasa indah yang lalu...
Merayu mu
Membentangkan tangan menyambutmu
Berputar riang tertawa bersama seakan dirimu adalah ratu yang begitu dirindu...

Maafkan aku..
Mungkin aku pernah kesal dengan hadirmu.....
"Ah...datang lagi...."
"Yah...hadir lagi...."
Ah.... itu cuma rasa syukur yang hilang lenyap karena tipisnya iman ku....

Tapi saat ini...
Sungguh aku merindumu...
Hilangkan kabut...dari tatapan ini...
Bersihkan sekitarku dengan hembusan bayu
Biar ku hirup aroma khas mu..

Hujan...
Turunlah malam ini..
Dengan sejukmu..
Dengan suara rinaimu...
Antarkan aku dalam lelap malam...
Selimuti aku dengan mimpi indah bersamamu..
---
*by: novili*


-----------
Gerah banget ya... Malam ini....siang apa lagi...., suhu di Prov. Riau tampaknya naik beberapa derjat , sungguh ku merindu hujaaaaaan.... :) *senyum kerinduan*

BBM Naik , Masyarakat meringkik

sumber foto: search google

Adooh.... Kenapa sih jadi ikutan bahas BBM naik???
Bukannya ikut-ikutan tapi ada sesuatu yang membuatku ikut membahasnya ada sesuatu yang terfikirkan oleh ku , moment nya "pas" banget ya??
Coba aja bayangin..
BBM naik pada saat menjelang bulan romadhan dan lebaran. Sedangkan BBM gak naik aja... harga sembako bakalan naik menjelang puasa, apa lagi ditambah dengan kenaikan Bahan Bakar Minyak. Kenaikan dijamin bisa dua atau tiga kali lipat.

Terus...
Yang kedua BBM naik pada saat tahun ajaran baru, anak-anak yang mau masuk sekolah, perguruan tinggi, mending kalo anak cuma satu?
Si Adek mau masuk SMP, si kakak masuk SMA, si Abang kuliah, Aduh...!!!
Belum lagi baju lebaran, kue-kue *pingsan*.

Nah... Pas banget kan....???  Pemerintah pinter banget...
PINTAR BANGET BUAT MEYENGSARAKAN RAKYAT.
Pemerintah pro rakyat kah????
Bukannya apa-apa, kasian buat keluarga yang kurang mampu :(

Mak-mak.... Bapak-bapak.... Yang sabar ya..., yang ikhlash.... ni dah mo puasa loh....(romadhan jadi alasan)
Tabahkan hati dengan Sabar dan sholat, jangan lupa usaha lebih giat ya... Insha Allah Tuhan memberi kemudahan...
Ya...?
Ya...?(ngomong sama cermin)
Iya.... aku ikhlash kok.. Tapi gak rela .. (cermin menjawab dengan muka ditekuk)
 :D
------
*novili*

RANDA?


 “Ya Tuhan....”
“Ya..Ampuun!! ,Siapa sih yang coret-coret tembok rumah begini?, Ya Allah…. Gak Cuma satu, di depan rumah, disamping ,belakang, mana  tulisannya gede-gede lagi ‘RANDA’ “
“ Pasti anak-anak yang bermain sekitar sini…, kok berani sih mereka…. Ck…ck…”
“Tadi dua jam yang lalu mas sempat  melarang mereka, karena mereka mencoret tembok pagar tetangga.., lah kenapa jadi rumah kita yang jadi sasaran?”
 “Anak-anak masih  kecil,  kok udah ada sifat  dengki gitu?, gak bisa melihat  punya orang bagus..malah pengen dirusak, di kasih tahu malah kita jadi sasaran”
“Padahal  tadi mas ngasih tahunya baik-baik , gak marah-marah”
“Berarti  ada yang salah dengan karakter mereka, mungkin karena didikan orang tua mereka, eh..tapi  gak bisa nyalahin ortunya juga, lingkungan juga bisa mempengaruhi lo…, tadi menegurnya pakai kata ‘jangan’ ya ?
“iya…”
“Nah…itu  dia, katanya sih… kata ‘jangan’ itu tidak baik, justru membuat seseorang tertantang melakukan sesuatu yang dilarang”
______
Besoknya  jadi  berfikir sesuatu…..
“Mas…, ketika kecil mas pernah mencoret-coret rumah orang gak….?”
“Ya.. dah lupa sih…., Cuma dulu kalau main bola kasti, bolanya kan kotor tuh.., mas pernah melempar-lemparkan bola yang basah ke dinding rumah orang.., biar cepat kering… , otomatis bekas kotor pantulan bola banyak menempel kedinding…”
“Tuh..kan..?”
“Kalau dinda gimana?”
“Mungkin pernah juga…, Cuma lupa..”
"Hhhh.. ya sudah lah.., nanti kita cat lagi yang dicoret-coret itu"
_____
Astaghfirullah….
Terkadang sebagai manusia kita suka khilaf, kita terlalu cepat menuduh atau mengkambing hitamkan sesuatu/orang lain atas  kerugian yang kita terima. Tapi Mungkin saja suatu waktu dulu.. kita pernah memperlakukan orang lain dengan hal yang sama…, Mungkin juga itu teguran Allah buat  kita, agar berhati-hati dalam melakukan sesuatu.
Semoga Allah memaafkan kita…. Aamiin…



*Bukan Fiksi, bukan imajinasi, bukan puisi,  ini terbentang nyata dibelahan katulistiwa cetar membahana..*Haaalaaah.. 



Sejenak ku Cemburu

foto : search google











 Sejenak ku terpaku
Pada baris aksara
Yang berujar rindu
Pada sebuah rayu

Sejenak ku cemburu..
Menerka cinta dalam rasa
Siapakah gerangan anda
Berani rindu pada soulmateku

Sejenak ku cemburu
Berharap itu salah tuju
Karena ku tau Cintanya tak begitu
Kan setia selalu sepanjang waktu ^_^
---
*novili*

Wah.. Telurku Pecah :)

Ntah siapa yang memulai istilah " Pecah Telur" untuk hal-hal yang terjadi pertama kali, dan ntah mengapa pula telur menjadi simbol. Mungkin diambil dari proses telur yang menetas, jika menetas pastilah akan keluar seekor anak unggas yang akan mengahasil anak-anak unggas yang lain  akan berkembang biak menjadi banyak dan berkah.

Semoga Bermanfaat :)

Aku gak tau apakah ini juga bisa dikatakan pecah telur gak ya? :)
Aku udah beberapa kali ikut kontes Blog, tapi gak pernah menang... tentu saja karena aku belum banyak pengalaman cuma sekedar ngikut, iseng-iseng. Tapi Alhamdulilah awal Juni ini aku dapat  kiriman dari pulau seberang, karena aku mengikuti kontes review blog AzwarWeblog, memang bukan pemenang pertama dan utama (caileh..) tapi apa pun itu wajib disyukuri.. hadiahnya sebuah  Card Reader, semoga bermanfaat,
Terima Kasih  AzwarWeblog, Semoga Allah membalas dengan kebaikan.. aamiin.. :)

Nova Violita

SMS Rindu Sang Penggombal

Sumber Foto : google
Pagi ini bukanlah pagi kemarin
Semua akan berbeda seiring berjalannya waktu.
Tapi ada satu yang tak pernah berubah...Rindu..
Yarindu ku pada mu ,
 tak pernah berubah..
Aku tetap merasakan getar yang sama
Saat terakhir kali melihat senyummu.
-----

Aku tersipu, jujur ada desiran dihatiku ketika membacanya. Mungkin aku jatuh cinta?? Ah mana mungkin, aku mencoba menolak rasa itu.

---
"Hai, senang bertemu kamu, oh ya namaku Arifin, kamu?" Memang kami sudah saling mengenal lewat jejaring sosial, tetapi tidak afdol rasanya jika tidak berkenalan langsung.
"Nama ku Rindu" Ku sambut uluran tangan kekar itu . hmm.. Dia persis sama dengan foto profilnya, ganteng.
"Aku suka membaca blog kamu, kisah-kisahnya inspiratif, cerpen-cerpennya  kadang lucu-lucu , semuanya menarik.. , termasuk kamu" ujarnya sambil tertawa.
Aku ikut tersenyum mendengar guyonannya.
"Aku juga senang membaca blog kamu, aku paling suka puisi-puisinya, puisi terkesan hidup, pengandaian nya sangan imajinatif" balasku  balik memuji..
Lalu kami membaur bersama teman-teman blogger lain saling menyapa, secara nyata..., kami saling bertukar nomor ponsel agar silahturahmi kedepannya lebih lancar

Itu kisah dua bulan lalu saat kami kumpulan Blogger  mengadakan Kopdar disalah satu Mall di bilangan Senen,Jakarta .
Saat pulang, Arifin sempat menawarkan dirinya untuk mengantarku pulang dengan mobilnya, ajakan itu ku tolak secara halus dengan mengatakan aku tak langsung pulang karena masih ada urusan lain.
Senang rasanya bisa bertemu teman-teman , yang tadinya cuma dikenal lewat monitor laptop.
Sejak saat itu, tiap pagi aku selalu menerima pesan merah jambu (aku rasa seperti itu) dari Arifin di ponselkubaik sekedar sapaan  atau pun sebait puisi..

Awalnya hanya sekedar sapaan dan guyonan, namun makin kesini dia makin berani, pesan-pesannya nyerempet soal hati. Dan tak hanya di pagi hari malah mulai tak tentu waktu membuat diriku kelabakan juga menghadapinya.

Ah... Sepertinya dia paham kelemahan wanita, dia tahu wanita perasaan nya halus dan gampang terbuai,dan dia tahu  aku menyukai puisi dan pesan cintanya.
Aku merasa sesuatu yang berbeda terjadi pada diriku, Aku seperti ketagihan dengan perlakuannya, sesekali jika ia tak menyapaku, aku merasa ada sesuatu yang kurang.

---
Selamat Malam Rindu...
Ah tak perlu ku mengingat namamu
Karena Perasaanku tak penah melupakan mu
Karena aku merinduimu selalu...

Kulirik jam di sebelah tempat tidurku 1:30, larut sekali. Kenapa ni orang kesambet apa? Kirim  pesan sembarangan, ganggu orang tidur. Terbersit rasa  tidak suka dihatiku.

"Sms dari siapa mi....?"
Degh! Jantungku tiba-tiba memacu.
"Bukan siapa-siapa pi.. cuma sms premium, mungkin besok mami perlu ganti kartu, pulsa mami terkuras terus mami gak tau cara off-nya "
Ucapku cepat, ntah dapat ide dari mana.
"Ya sudah... besok beli kartu baru, makanya ponsel  jangan sampai dimainin anak-anak, salah pencet malah terdaftar ke sms premium"
"Iya pi..." kataku sekenanya.
"Dah sekarang tidur lagi.."
Masih dengan mata terpejam, suamiku membalikkan badannya untuk melanjutkan tidurnya.

Hhhh.... Syukurlah, jantung ku hampir saja copot. Ini sudah gak bener. Apalagi dia juga sudah beristri, pikiran jernihku muncul.

Ku lihat suami ku kembali tertidur pulas. Suamiku memang bukan orang yang romantis, tak pandai merayu dan tak bisa berpuisi, tapi cintanya selalu dinyatakan dalam perbuatannya, bahasa tubuhnya yang memanjakanku , hmm... kenapa aku baru kepikiran sekarang ada penyesalan dihatiku.

Ah.. Untuk apa ku memikirkan Arifin, Lebih baik aku lanjutkan tidurku.
Sepertinya soal ganti kartu itu perlu direalisasikan.
Selamat tinggal Arifin penggombal.

------- lalu lelap dalam tidur -------

Ikhlas diderai Hujan

sumber internet
Pagi baru saja memulai hari, embun pun belum sempat dikemas  siang. Angin bertiup  cukup kencang, mengacak-acak rambut Lis, mengibas-ngibas poninya yang pendek. Langit tampak gelap dan siap mencurahkan bebannya kebumi,Pagi yang kelabu.
Seperti hati  Lis , ada mendung yang menggelayut disana, malam tadi adalah malam kelam dimana bantalpun tak sanggup meredakan suara tangisnya.
Pagi ini beberapa kali ia memejamkan matanya kuat-kuat untuk   membendung agar kepedihannya tak tumpah ruah berpacu dengan rintik-rintik gerimis yang mulai turun. Selembar kertas di tangannya ikut berkibar seirama hembusan angin yang tak sabar mempermainkan hujan.
------
Lis...
Maafkan  Mas
Mungkin ini bukan surat cinta yang kamu harapkan, bukanlah surat cinta yang membuat hati mu bergemuruh rindu padaku. Sungguh berat untuk melukiskan rasa ini pada tiap torehan garis pena. Kamu tahu jika mas begitu mencintaimu , begitu berharap kamulah pendamping hidup ku. Tapi.. Maaf kan mas , mas tak sanggup menemui mu untuk menceritakan semua ini, maafkan  jika mas hanya menitipkan surat ini untuk mu.
Lis..., mas harus ke Surabaya  , Ibunda mas telah menjodohkan mas pada wanita pilihannya,  Mas tidak kuasa menolak keinginannya , keinginan seorang wanita dimana letak surga berada dikakinya, dan ridho tuhan berada ditangannya...
Sekali lagi maafkan Mas.... hanya ini yang bisa mas sampaikan, Jika Tuhan memang ingin menjodohkan kita, kelak suatu saat waktu dan tempat  akan berkonspirasi menyatukan kita.

Dari :
Pria yang dihati kecilnya Sangat mencintaimu
Kapten Bhirawa mu.
-----
Lis lalu merobek-robek dan menghamburkannya ke udara, biarlah alam ikut membaca kepedihannya...,biarlah hujan tahu bahwa hatinya berderai-derai,biarlah angin paham bahwa hati juga hancur berserakan berceceran bagai daun kering yang  diterpa angin. Ingin rasanya ia menyusul pria yang dicintainya itu, tapi hati kecilnya mencegah, ia tak mau meretakkan kasih ibu dan anak, ia juga tak mau kelak anak laki-lakinya menjadi duri baginya.Biarlah semua ini terjadi, mungkin pedih tak langsung sembuh, mungkin luka tak cepat bertaut, waktu akan menyembuhkan. Dia ingin ikhlas, seikhlas-ikhlasnya seperti keikhlasan awan pagi ini yang begitu ikhlas di permainkan angin, yang begitu Ikhlas dijatuhkan walau ia tak tahu untuk apa dan akan dijatuhkan kemana, yang ia tahu ia harus tunduk pada ketetapan Tuhannya.
--------------------------------------------------



Cerita  ini diikutsertakan pada Flash Fiction Writing Contest:Senandung Cinta Pakde Cholic

J-Theme