-->

Marah Meraja


Jangan biarkan marah meraja…
Marahkan  menjelma  auman harimau…
Mencakar..
Mengoyak diri hingga mati…

Jangan biarkan  marah bertahta..
Marahkankan menghipnotismu dalam nafsu
Mengajakmu..membujukmu merayu diujung jurang
Lalu  mendorongmu  menjerumuskanmu
Hingga dirimu terkapar tak berdaya..

Jangan biarkan marah  tertawa…
Balik tawa menghujam kan belati kedalam diri…

Jangan  biarkan marah meraja..
Senjata boomerang  ditangannya..
Berbalik arah menghantam
Mencampakkan…

Sebutir kemarahan…
Menumbuhkan benih beribu penyesalan…


*by: novili*



Catatan Malam *ketika purnama tertutup awan*

Binar rembulan terhalang bias awan hitam,
Mungkin sebentar lagi renyai memendar,
dan menutup senyum kerlingan nakal purnama.,
Atau...mungkin juga makin benderang ketika deru angin menyapu kekelaman.

Ah,,,,
Sungguh sebuah replika kehidupan..
Ketika senyum dan binar mata di gelayuti setumpuk problema,
Tanpa kita tahu apa kan yang terjadi..
Akankah binar berubah menjadi buliran yang ikut berpacu dengan rintik embun...

Ataukah...binar terus memacu harapan..dan mendapat secercah cahaya ketika malam mulai memagi dan meninggalkan gelap yang ntah kemana...

Tapi....
Tuhan tak pernah meninggalkan Hambanya..
Beban yang diberi sesuai kekuatan panggulan...
Dan itu bukan sebuah beban...
Hanya sebuah latihan penguat diri...
Laa yukallifullahu nafsan illa wus aha

6*J-Theme