Si Acer Tipis yang praktis dan dinamis

Tema W2 “Tampil keren dengan notebook slim yang paling tipis di kelasnya, bikin mobile & online Emak makin praktis”
Dengan Sitipis yang praktis , ruang gerak lebih dinamis, membayangkan punya Acer Aspire E1-432  :D
Hidup sekarang makin rempong. Makin hari makin banyak kegiatan. Apalagi perempuan emak-emak seperti kita, rasanya punya empat tangan masih kurang.  Mulai pagi sampai menjelang malam  selalu ada yang dikerjakan.Karena banyaknya pekerjaan. Emak-emak mesti dituntut untuk dapat melakukannya secara sigap cepat , intinya jadi emak itu mesti ringkas dan cekatan. Tuntutan itu pula lah emak lebih memilih hal-hal yang praktis, misalnya masak nasi sekalian ngukus lauk diatasnya, milih mesin cuci yang sekalian bilas dll.


Begitu juga dalam hal teknologi, Ingin yang praktis dan dinamis. Emak-emak sekarang pada pintar-pintar, pada melek teknologi, kalau soal internet, sosial media, blogging itu mah udah makanan harian emak-emak di KumpulanEmak Blogger (KEB), udah kayak cemilan ya maks?Dalam soal Blogging pun gak mau yang ribet , pengennya punya notebook yang tipis, praktis dan dinamis. Makanya emak di “30 Hari Blog Challenge, Bikin Notebook 30% Lebih Tipis   “pada mau unjuk gigi unjuk kebolehan untuk mendapatkan Acer. Ada beberapa alasan emak pengen Notebook acer yang elegan nan supertipis ini. Acer Aspire E1-432 yang tipis dan ringan, bisa dibawa kemana-mana bisa dimasukin tas yang ringan gak perlu ransel khusus. 
Sitipis yang bikin histeris
Notebook Acer Aspire E1-432 bisa dibawa ketempat tidur he2,. Tau dong..pekerjaan emak yang seabrek bikin lelah, capek.. bawaan malam bikin males.. tapi maunya masih bisa nulis. Kalau PC kan gak mungkin bisa nulis sambil senderan atau selonjoran. .
  1. Online sambil males-malesan  :p , emak-emak males banget yak .
    Dengan Notebook Acer Aspire E1-432  yang ringan dan bisa dibawa kemana-mana itu. Lebih gampang untuk mencari inspirasi, bisa dibawa ketaman, keruang tv, atau kedaerah perbukitan yang hijau.. Jadi kalau pergi jalan-jalan bisa bawa notebook untuk bisa blogging pad jam-jam istirahat atau jika ada kesempatan yang memungkinkan untuk itu. (Andai ku memilikimu ...hehe2, tentu foto-foto berikut jadi lebih indah *woi!!! jangan lebay deh ...qiqiqiqi..)
Tetap tampil keren dan menarik dimanapun, dihutan sekalipun, kalau naik2 bukit kaya gini butuh yang slim donk  :)




Tampil keren dengan notebook slim  tipis dan dinamis? Siapa takut?!
karena bikin mobile dan online makin praktis. 


“Tulisan ini diikutsertakan dalam event “30 Hari Blog Challenge, BikinNotebook 30% Lebih Tipis” yang diselenggarakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB)dan Acer Indonesia.”

KEBENCIAN DI JEJARING SOSIAL



 


Tak ada larangan apapun tentang apa yang harus dibagikan didinding facebook atau twitter . Mau yang bersifat baik, jahat, menarik, bahkan tentang esek-esek pun dishare  disana(tapi lebih baik jangan deh).Walau tak ada larangan apa pun, sebaik nya kita  dapat memilah hal-hal apa saja  yang sebaiknya kita bagikan. Salah satu yang tak pantas di share adalah  pertengkaran , baik dalam keluarga, dengan suami, ayah, ibu, teman-teman atau pun pacar.

Ada tipe-tipe orang yang suka  menulis tentang ini, bahkan ibu nya sendiri dikata-katain difacebook dengan bahasa yang tak patut. Tulisan-tulisan yang bersifat kebencian, makian, cercaan bahkan hinaan, sesungguhnya hanya menunjukkan keburukan hati kita .  Gak mau dong…kalau orang- orang memberi label “merah” tentang kepribadian kita. Dan orang-orang enggan berteman, malah males buat nge like ataupun  berkomentar, kecuali orang itu mempunyai penyakit yang sama.

Kemudian bagi yang sudah berkeluarga, sebaiknya hati-hati  jangan sampai menuliskan masalah kita dengan suami. Tak semua orang menyukai kita dan mengharapkan hubungan kita dan suami baik-baik saja.

Menulis hal-hal baik saja, masih ada yang beranggapan negative, dikatain pamerlah..sombang lah..sok lah… dll. Apa lagi menulis tentang sesuatu yang gak baik , orang makin cepat berpikir negative. Hanya sedikit yang memberikan perhatian, menasehati, justru banyak yang memanfaatkannya sebagai ladang fitnah dan gossip yang akan merugikan kita sendiri dan makin memperkeruh keadaan.

Apalagi sampai bertengkar di  facebook dan twitter…buang jauh-jauh pikiran itu ya…..

-----
***By : Novili*

DALAM PEJAM




Dalam pejam
Ku sibak bilik-bilik tak berpintu..
menyusuri ruang gelap tak bertepi..
Sunyi...

Dalam pejam
Bayang Suram terpampang
Membiarkan segala pedih menari
Menelanjangi dosa tanpa kata

Dalam Pejam..
Sesal berteriak mendesak...
Mengalir bersama bulir-bulir yang mengisaK
Banjiri kekerontangan hati yang lama tak tersirami

Dalam pejam sujud panjang..
Tenggelamkan jiwa dalam do'a
8ergetar beristigfar
Mengalunkan bait taubat  tiada henti

Tuhan...
Dalam pejam kekhusukan hati..
Terimalah uluran tangan hamba..
Meraih ridhoMu..
Hingga diri ini melapuk dipeluk bumi..

____

By: Novili


Narsis Diantara derai Hujan



Jum'at siang kemarin, dikala para pria  beriman (#eeeeaaaa..) bergegas menuju masjid, untuk melaksanakan ibadah sholat jum'at. Aku dan temanku  bergegas pula kerumah seorang teman untuk menghadiri  acara aqiqahan anak keduanya.  Rencananya kami cuma sebentar saja,  selesai makan pulang (SMP-donk). Tapi wanita jika bertemu gak afdol kalo nggak ngobrol ngalor ngidul, dari utara ke selatan, dari barat ke timur, dari musim rambutan ke musim duren (ini mah lagu 'wali'), ditambah narsis-narsisan semakin memperpanjang waktu ;) .



 
narsis with baby

Diluar langit tampak mendung menggantung, awan ikut ngalor ngidul diterpa angin, gak mau kalah dengan obrolan kami dan sungguh mempersuram (he2) keadaan. Kami pun ijin pamit pada tuan rumah, namun baru hendak  menaiki sepeda motor,  tiba-tiba brrrrrrr... hujan turun dengan deras. Ah... terpaksa lah kembali duduk... dan tuan rumah kembali menyuguhkan kue.... #ehm :D

Cukup lama juga kami menanti hujan reda. Ketika hujan mengurangi volume curahnya, kami pun bergegas pamit. Namun apa daya baru 100 meter hujan kembali deras  menerpa :p , mo balik kanan lagi? Pak ....munginnn... (tak mungkin maksudnya), terpaksa deh... mencari tempat berteduh. Dan kami berhenti pada sebuah bengkel (mungkin) kecil yang tutup. Hujan lebih deras dan angin lebih kencang, dan kami kedinginan dibawah nya diterpa tempias hujan yang diterbangkan angin.  Apa daya nasi telah menjadi bubur (apa an sih?)  *sedikit me-lebay*, kami mesti menikmati hujan, dan berharap gak masuk angin  he2.

Dedaunanpun tampak terayun-ayun , seakan tak sabar  menggapai tiap tetes hujan yang tercurah.
Jika tumbuhan saja begitu bersyukur dengan hadirnya hujan, lah... ? Kenapa kita mesti misuh-misuh dengan turunnya hujan?
Lantas?
Yuk kita nikmati hujan sambil foto-foto he2 (tettteeeeepppp...)
Dan jangan lupa berdo'a ...
"Allahumma Shoyyiban nafi'a..."

 
brrrrrr... dinginnnnnn...
Dingin, segar melihat daun yang basah

Trio kwek-kwek  juga ikut sukaria dibawah hujan

Happy banget ya... keliatannya..

Setelah agak mereda kami pun kembali melanjutkan perjalanan pulang...namun tiada di sangka hujan deras kembali mengguyur.. terpaksa berteduh lagi #nasib.

mbak.... jangan ngelamun ya..  he2
Dan untuk selanjutnya kami terus melaju menantang butiran awan tanpa peduli dengan tubuh yang kuyup.

Soal ujan-ujanan cukup sampai disini dulu ya…, Cuma ingin membahasakan pristiwa dalam rajutan kata-kata kok:) 


 ********
By : novili

JURI LOMBA BACA PUISI

Aku (tengah) diantara 2 juri lomba puisi lainnya

Beberapa Waktu lalu, kampus tempat Aku bekerja mengdakan Lomba PIOS(  Pekan Ilmiah Olahraga dan Seni).  Lomba ini rutin diadakan 2 tahun sekali, pesertanya adalah siswa-siswi SLTA/MA/Sederajat Sekabupaten Indragiri Hulu.

Jika beberapa tahun lalu Lomba-lomba yang diadakan lebih mengedepankan pembuatan karya ilmiah dan bidang olahraga, maka tahun ini lebih kepada Seni nya. Ada tiga lomba yang diadakan  yaitu  lomba membuat mading tiga dimensi, lomba nasyid acapella, dan lomba baca puisi.


Yang cukup membuat kaget, yaitu aku didaulat oleh panitia untuk lomba baca puisi. ha? aku sama sekali belum berpengalaman agak membuat ku deg-deg plus juga, lain halnya jika lomba menulis puisi , mungkin aku bisa menilai gaya bahasanya, majas-majas yang digunakan atau melihat bahasa pengandaiannya dll. Tapi ini menilai tentang penghayatan, pelafalan , penampilan, ini menurutku cukup sulit apa lagi mereka tampil bagus-bagus. cukup membuat bingung he2. Syukurnya panitia (anggota senat mahasiswa) telah menyiapkan draft penilaiannya jadi sangat membantu lah.
Siswa-siswi tingkat smu, Antusias mengikuti perlombaan
Pada lomba ini ada 2 kategori puisi ada puisi wajib yaitu puisi  CINTA DALAM SUJUDKU karya CAKSYAM  dan beberapa  puisi pilihan salah satunya puisi DOA SEHELAI DAUN KERING karya EMHA AINUN NADJIB.
Puisi-puisi yang sungguh membuatku gemetar *mulai lebai deh* bagus-bagus , apalagi ketika melihat para peserta banyak yang menangis ketika menghayatinya, hmmmm udah deh..ikutan meleleh... *cuma dalam hati sih..* gawat kalo juri ikutan nangis...ha2
Salah satu peserta lomba baca puisi



Saat penentuan pemenang jadi deg-degan lagi , takut  salah menilai dan menuai protes dari para peserta lomba puisi . Tapi Alhamdulilah semua berjalan lancar, dan keputusan juri dapat diterima. Wah... lega deh...








Sayangnya  aku gak bisa ambil foto lebih banyak, karena hp jadul ku lowbat, dan  yang dapat ku foto hanya beberapa saja. Tapi panitia berbaik hati he2... aku diberi beberapa dokumentasi , thanks buat panitia. Selamat juga buat para pemenang.
Memberikan piala kepada salah satu pemenang

J-Theme