KELAK JADI KENANGAN

Akhir Tahun ini berkah banget...
Kedua kakak ku yang tinggal di Jakarta pulang kampung, yang bertepatan dengan liburan anak sekolah. Jadilah tahun ini kami ngumpul,.Tapi sayang yang tadinya ada niatan buat pesta durian..tapi ga jadi, apa daya dasar udah emak-emak berumur , segala gejala - gejala penyakit keren udah melekat, ya gula darah, koles terol, asam urat sudah melekat, padahal tahun lalu belinya sampai satu goni, tapi ya nggak dihabisin satu hari sih... hahahah..mabok durian donk. Walau cuma ngumpul-ngumpul bareng aja tapi semua happy, becanda bareng, cerita-cerita , masak-masak dan makan bareng sampai perut begah kebanyakan ngemil.

Eh..kemarin sore ngumpul semua , karena yang kerja hari minggu  libur jadi abang ku bisa datang ke rumah. Jadi dadakan pengen foto bareng..padahal banyak yang belum mandi..., hebohnya  minta ampun,sambil ketawa ketiwi. Alaaaaahhhh....ternyata hasil foto bareng, beresolusi rendah...jelek banget. Tapi... ya sayang juga kalo dibuang, toh..kelak ini kan menjadi kenangan  sepanjang masa...

Kak evi (kakak ku no 3) bersama emak ku


mulai dari kiri (kak beti, aku *nova, kak evi, mamak, kak Ema, dan Bang Hengki)

Kak Ema - Mamak

yah....yang dibelakang iseng banget




belum apa-apa udah dijepret


susah banget ngajak si abah ..biar ikutan nimbrung difoto..
kelak dipertemukan kembali di surga --aamiin



Semoga selalu diberkahi dan kita semua rukun dan berada dalam lindungan Allah swt..aamiin...

MEMAKNAI HARI IBU



”Malu dan iman itu saling bergandengan, jika hilang salah satunya, maka hilanglah bagian yang lain.”
(HR. Hakim dan At-Thabari).

Sejatinya tak ada hari ibu, karena sudah merupakan kewajiban kita untuk mencintainya sepenuh hati setiap hari. Bahkan ketika ibu tiada lagi ..doa -doa anak yang shalih tetap dibutuhkan dan merupakan kewajiban bagi kita untuk mendoakannya selalu.

Momentum hari ibu hanyalah hari untuk intropeksi diri, seberapa besarkah bukti cinta kita padanya. Sudahkah kita membahagia kan  ibu?
Ibu tak pernah  mengingat berapa jumlah uang yang telah  diberikan anak-anaknya, tak menghitung seberapa mewah rumah yang disediakan anak-anaknya untuk tempat tinggal yang baru, begitu pula dengan pakaian-pakaian indah dan bagus yang sudah dibelikan anak-anaka mereka.

Sosok ibu ketika ia menua...yang dikenangnya hanyalah senyumanmu ketika ia menyuruhmu tuk memijat kakinya yang ripuh, seberapa banyak kamu  menghampirinya ke kamar tuk sekedar menyapa atau bertanya keadaannya. Dia hanya mengingat berapa kali dan berapa lama kamu meneleponnya dalam seminggu,  berapa kali dalam sebulan atau setahun kamu  mampir ke gubuknya dan obrolan-obrolan canda yang  membuatnya tertawa bahagia

Hari ibu bukanlah sekedar mengucapkan " selamat hari ibu"  lalu memberikan bingkisan-bingkisan tertentu. Tapi bagaimana sikapmu setelah hari ibu itu berlalu , sama saja ataukah semakin perhatian padanya? Jika tidak... maka dia akan lupa pada bingkisan yg kamu beri yang di ingat hanyalah sapaan dan senyummu.

Lantas bagaima jika ada yang menyimpan sedikit dendam pada sosok ibu, karena telah melakukan kekerasan fisik sewaktu kecil.  Seorang ibu akan tetap ibu walaupun banyak kisah pahit yang dilalui, ibu tetap tempat pulang paling nyaman dan memiliki pelukan paling hangat. Dendam padanya bukan suatu penyelesaian. Jika sudah memaafkannya.. kenapa masih berseliweran tulisan yang mengenang masa lalu tentang sosok ibu yang kejam dan menyatakan diri adalah  salah satu korban, namun tetap survive karena bisa “melawan” prilaku kasar ibu. Mungkin dulu banyak faktor yang menyebabkan itu, mungkin ada suatu hal yang menekan jiwanya sehingga ia bertindak emosional, mungkin faktor  ekonomi, atau hubungan dengan ayah atu dengan keluarga yang lain. Dan dia tak punya jalan keluarnya.  Seandainya Ibu tahu…bahwa dirinya diceritakan “digosipkan” pasti dia sangat sedih dan terpukul dan malu karena anaknya sendiri telah menceritakan aib masa lalunya. Yakinlah pasti sekarang  dia sudah menyesali..dan pasti dia sangat sedih telah  melakukan itu.  Dulu belum banyak media belum banyak informasi tentang kekerasan pada anak atau kaitan dengan cara penyelesaian masalah keluarga dll, jadi segala yang terjadi “dulu” lebih baik kita tutup dengan  semangat menjadi ibu yang lebih baik, jangan sampai menjadi penerus masa lalu.

Terlalu klasik jika menyatakan hari ibu  hanya untuk mengingat bahwa hari ibu adalah mengenang bahwa ibu adalah sosok yang mengandung dan melahirkan kita ke dunia, tanpa dikenang pun  semua juga ingat. Hari ibu  merupakan cambuk bagi diri sendiri untuk menjadi istri yang baik dan sholeh untuk suami dan juga ibu yang membanggakan untuk anak-anak.  Bukan menjadi istri atau ibu dengan wajah sandiwara.

Dijaman teknologi seperti ini banyak ibu-ibu yang memanfaatkannya mulai dari sekedar hobby sampai menjadikannya sebagai mata pencharian sampingan, berdagang online, blogging, influencer, content writer,buzzer dll, apapun itu semoga semua berdampak positif pada keluarga dan tidak meninggalkan kewajiban menjadi seorang istri atau ibu. Karena terlalu sibuk, yang wajib malah keteteran.

Teknologi, atau social media itu bak pisau bermata dua, bisa berdampak positif bagi orang-orang yang pintar memanfaatkannya, bisa pula justru membuat orang terperosok dan jatuh karena terbuai dengan kemudahan yang diperoleh. Banyak keluarga yang hancur karena chatting BBM, Whatsapp, Line dll karena tergoda dengan  “sosok tertentu” disana. Sebagai Ibu dan Istri yang paham agama sebaiknya harus pintar memilah  mana yang benar.

Postingan ini terlalu ngelantur… masa hari ibu dikaitkan dengan social media,chatting dan perselingkuhan? Tapi  aku ngerasa itu semua ada kaitannya, bukankah hari ibu bukan cuma mengingat  tentang mengandung dan melahirkan? Tapi menampilkan sosok ibu yang baik, bijaksana dan bermartabat, baik dimata suami, anak-anak, keluarga dan tentunya menurut pandangan Allah swt. Kita bisa menutupi  prilaku jelek kita dimata manusia tetapi tidak dimata Allah swt. Istri adalah sahabat terbaik suami, Ibu adalah sosok panutan anak-anak.  Dengan menjadi Istri dan Ibu yang baik Insha Allah segala kecintaan akan menghampiri, ntah itu dari keuarga, teman-teman, sahabat, orang tua, apalagi suami dan nak-anak. Seandainya orang-orang yang disekeliling kita yang sayang dan mencintai kita itu ,tahu  bahwa wajah kita adalah wajah kepura-puraan… mereka yang mencintai akan  berbalik menghina, yang sayang akan berbalik dengan sumpah serapah , lalu apa lagi yang kita punya selain para Hater disekeliling kita (bukan dari gossip selebriti  )

Hari ibu adalah hari para wanita.maka ku menulisnya secara umum.

Wanita itu memiliki pakaian hijab yaitu MALU, dan bila malu telah terangkat…tunggulah kehancuran…. *bukan ceramah Ustadzh
_____

Postingan ini hanyalah sebuah pengingat pribadi , memotivasi diri agar bersikap lebih baik kepada Ibu dan bagaimana menjadi ibu dan istri yang lebih baik. Jika menemukan kata "kamu" itu adalah menunjuk diri sendiri bukan maksud menggurui.  Dan kata “kita” bukan bearti kamu dan saya sama….

Just SelfReminder

Selamat hari Ibu 22 Desember 2015
I love You Mom…


Siasat Belanja Hemat Bagi Para Ibu Rumah Tangga

Sudah bukan rahasia lagi kalau mayoritas wanita hobi berbelanja. Apalagi kalau ada banyak diskon di toko yang menjual barang incaran. Untuk anda yang mencari toko online penuh diskon, yuk kunjungi MatahariMall.Banyak diskonbelanja di MatahariMall yang pastinyamembuat berbelanja di toko online yang satu ini jadi semakin menyenangkan. Tak hanya bisa membeli produk kebutuhan rumah tangga secara lengkap, MatahariMall memang juara untuk membantu kita berhemat.

Ibu rumah tangga yang cerdas pasti punya siasat sendiri untuk berbelanja sekaligus menghemat pengeluaran. Jangan melewatkan siasat-siasat berikut ini kalau mau menjadi ibu rumah tangga hemat ya :

Buatlah Daftar Belanjaan
Hal yang satu ini rasanya memang paling malas untuk dilakukan ya, Bu. Padahal daftar belanjaan sangat penting untuk membatasi pengeluaran ketika berbelanja. Dengan daftar belanjaan di tangan, kita pasti akan memprioritaskan kebutuhan yang sudah dicatat dalam daftar tersebut.
Coba bayangkan kalau tidak ada daftar belanjaan. Pasti barang-barang yang dibeli adalah barang-barang yang pertama kali menarik perhatian, bukan barang yang benar-benar dibutuhkan.

Tidak Ada Salahnya untuk Membeli Secara Grosir
Barang-barang kebutuhan rumah tangga yang rutin digunakan seperti sabun mandi, pasta gigi, atau deterjen sebaiknya dibeli secara grosir. Alasannya tentu saja karena harga produk grosir lebih murah daripada membeli secara eceran. Jangan lupa untuk mengecek tanggal kedaluwarsa sebelum membeli produk secara grosir dan menyimpannya dalam waktu yang cukup lama.

Utamakan Kebutuhan Si Kecil
Ayah dan ibu bisa menunda membeli baju baru, tetapi si kecil tentu tidak bisa menunda minum susu atau memakai popok. Oleh sebab itu, utamakan kebutuhan si kecil ketika sedang berbelanja. Produk kebersihan anak atau barang-barang lainnya bisa dibeli dalam jumlah agak banyak bila sedang ada penawaran harga istimewa.

Jangan Bosan Memasak Makanan Di Rumah
Masakan yang dibuat sendiri di rumah bisa disesuaikan dengan selera kita dan seluruh anggota keluarga lainnya. Selain itu, kita juga lebih bebas memilih bahan-bahan makanan yang sehat dan kaya nutrisi. Sesekali boleh menikmati makanan yang dibeli di luar. Tetapi jangan terlalu sering agar pengeluaran tidak boros dan kesehatan tidak terganggu.

Ibu cerdas yang pandai mengatur keuangan keluarga pasti tahu prioritas terbaik yang harus didahulukan. Ini saatnya untuk menjadi ibu cerdas dengan wawasan yang luas dan
terbuka.

----
Disclosure 

HAPPY GRADUATION FOR RENY EFENDY

Wisuda UPI Gelombang III Tahun 2015 untuk Sekolah Pascasarjana UPI  hari Selasa tanggal 15 Desember 2015 di Gedung Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia

Barakallah- buat Reny Efendy, M.Pd  keponakan ku yang manis cantik dan sholeha...  yang hari ini di Wisuda, Selamat ya..cantik semoga semua perjuangan mu  meraih ilmu di bangku kuliah bernilai pahala..dan membawa keberkahan di dunia dan akhirat Amiin.

Wisuda bukanlah akhir dari perjuangan mu, tapi justru awal dari semua jalan hidupmu, karena kewajiban menyampaikan ilmu yang didapat telah menantimu. Semoga gelar M.Pd yang disandang dibelakang nama  dapat mengiring mu menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bijaksana, lebih..sholeha, kelak membawa menjadi wanita terbaik didepan Tuhan dan menjadi idaman para pria....hahahaha....

Semoga cepat mendapatkan pekerjaan sesuai ilmu yang diraih..dan sesuai dengan yang dicita-citakan.... semoga segala kebaikan mengiringi langkah...aamiin..


-----
N/B
Sejujurnya.... syirik..liat foto-foto yang dikirim..., tuh..yang betiga kakak-kakak  ABG tua he2..enak banget bisa mendampingi dirimu Wisuda..., plus reunian... dari kemaren udah dibikin syirik... masa..dikereta api aja.. udah mau kirim foto padahal belum sampai Bandung... malamnya pamer makan Jagung bakar....halaaaaah.... apalah kita cuma liat foto sambil nelen Ludah..hi2,Pagi-pagi udah kirim photo via WA....
Kapan..bisa kebandung lagi ya...,lagi? emang pernah ke Bandung?
pernah! cuma lewat  hiks :(

Ditunggu oleh-oleh dari Bandung nya..
Next minggu depan.... kita ngumpul.. pesta Durian di Airmolek ya.. "reunian..plus perayaan" biar  yang pulang ke Jakarta kaki pada gempor...karena Asam urat..hi2

CANTIK ALA MODEL DALAM SEKEJAP

Sudah menjadi kodrat wanita ingin selalu tampil cantik. Bahkan terkadang sudah dinilai cukup cantik tetapi wanita tetap merasa kurang cantik, selalu membandingkan wajah dan body dengan orang yang lain yang mereka nilai lebih dari mereka. Padahal cantik itukan relatif tergantung yang memandang, apalagi kalau udah cinta..bleketek belum mandipun akan terlihat aduhai.....

Wanita emang beda dengan pria... kalo pria..walau gak ganteng, tetap aja merasa paling ganteng...,biar gak..ganteng..yang penting dompet tebal..dan gandengan cantik ala model. Ahaiiiiii........ ini udah membuat mereka paling bangga sedunia.

Hampir semua wanita ingin memiliki kulit halus cantik. Bahkan tanpa ragu ada yang merogoh kocek dengan harga mahal agar bisa tampil cantik ala model. Apalagi sekarang udah zamannya apa-apa share ke sosial media, selfie, welfie dan lainnya.

Ngomongin soal selfie ..yang ingin tampil clink, ada yang diam-diam pake bedak dulu dan lipstik agar hasil selfie bikin oke dan banyak yang like.Eh, sini deh...aku bisikin, untuk tampil cantik disosmed gak perlu lagi poles sani sini ...bahkan lagi kucel belom mandi..sambil ngaduk sayur..muka bisa keliatan cantik kok...

Alah....ga usah pake bisik-bisik lah ya..? sekarang udah banyak aplikasi-aplikasi yang  bagus biar wajah tampil ala model terkenal dalam sekejap. Selama ini aku lebih cendrung memilih aplikasi beauty plus, lebih natural, bisa selfie..langsung atau pake kamera bawaan dulu  habis itu baru edit. Ada Video selfienya juga , jadi kalo merekam gitu, wajah udah cerah duluan dan tak terlihat kerutan, kalau sudah selesai tinggal save tanpa perlu edit ulang, simple.
Nah..ni aku buktikan ya..., sebelum download perlu ada bukti lebih dulu dong, daripada terlanjur download tapi hasilnya gak bagus..kan ga asyik..ya....?

Ini ada foto aku sebelum di edit :




Dan ini setelah diedit :


Mengedit dengan sekali sentuhan otomatis

Memperhalus kulit, terlihat lebih putih, dan mengatur warna

Membuat mata lebih cantik maksimal

Bisa bikin keliahatan lebih tinngi juga, jadi ....emang beneran bisa jadi model ya.
Eh..kalo ada yang bilang kok asli beda dengan difoto?, ya...yang difoto kan abis dipoles....say.., dipoles? emang pakai bedak apa..? make up apa?... dipoles teknologi! he2. The power of Aplikasi.





Bagai mana tertarik mencoba..? dijamin ketagihan selfie!! hi2...
Harus rajin utak atik aja..sampai kamu dapat hasil yang pas, jangan sampai kelihatan kaya mayat kerena  terlalu putih. atau pingin terlihat langsing  tapi jadinya keliatan ga proporsional.

silakan download disini..ya... : GRATISSSSSS

Antara Enam dan Satu Tahun yang lalu.



 


Jum’at , 4 Desember 2009
Dari pagi bahkan dari beberapa hari yang lalu ada debar bahagia dan cemas  mengisi relung hati.  Bahagia..itu muncul ketika aku merasa sebentar lagi ada seseorang yang kuharap dengan setia menemaniku dalam keadaan apa pun. Disini tentunya tak hanya aku yang menuntut untuk dilindungi, tapi aku juga  dituntut untuk dapat memberikan hal yang sama. Kami berusaha  untuk saling berbagi, bergandengan tangan meniti jalan hidup, saling menguatkan satu sama lainnya.
Tepat jam 2 siang setelah sholat Jum’at  sebait kalimat Ikrar suci pengikat cinta terluncur dari seorang  pria disebelah ku, dan sejak saat itu kami memiliki sebutan  baru yaitu suami dan istri. Tak sekedar  itu bahkan sederet kewajiban menunggu kami. Hari ini bukan akhir dari sebuah tujuan hidup  yaitu menikah. Menikah adala pijakan dimana perjalanan hidup seseungguh akan dimulai.  Memang terdengar berat, tapi jika dijalani dengan rasa syukur  karena Allah  ,selalu mendekatkan diri pada Nya , dapat menerima segala kekurangan pasangan (saling berbenah diri), dan tak banyak menuntut pasangan diluar kemampuan, Insya Allah  semua akan berjalan ringan dan terasa happy. 


Sabtu, 5 Desember 2009
Pada hari ini senyum terus mengembang, bagaimana tidak…. Saat ini kami berdua berdiri bahagia  dipelaminan, .  Menyambut salam para tamu dan mengaminkan setiap doa yang meluncur, untuk kebaikan hubungan kami kedepannya.  Semoga langgeng, semoga bahagia, semoga cepat dapat momongan,  semoga sakinah mawaddah dan warrohmah. Amin..amin..amin..ya rabbal a’alamin. Semoga malaikat mencatat setiap doa yang terluncur, yang kelak dapat memeberi kekuatan pada kami dalam menjalankan biduk rumah tangga yang terajut.
 
-------
1,2,3,…hampir empat tahun berlalu..tanda2 akan memiliki buah hati belum juga ada, bahkan aku pun sudah muak pada alat tes kehamilan, yang setiap telat  datang bulan selalu berharap ada  garis kebahagiaan disana, dan sudah mulai bosan dengan pertanyaan-pertanyaan..yang kurasa terlalu nyinyir…
“Kapan….?? Kok belum hamil?”
“ Belum punya ya….?”
“Kok..lambat banget..ya..nanti malah keterusan loh..”
Tak menyadari kah mereka, bahwa semua itu dalam ketetapanNya. Bahkan yang belum nikah.. bahkan berharap tak punya anak..dengan sebuah kata yang disebut “Kecelakaan”  mereka hamil.Tentu ada rahasia Tuhan dibalik itu, kenapa yang berharap tak diberi….lalu yang tak mengharapkannya malah dianugrahi , lalu tanpa dosa membuangnya keselokan. Ahhh..sudah lah..Tuhan lebih tahu segalanya.
Tepat  Bulan Maret 2014 sebuah sinar kebahagiaan menghampiri kami, dua garis merah muncul pada alat tes kehamilan. Itu bearti  sudah empat tahun lebih gami menunggu saat ini. Tuhan membiarkan kami kesempatan bermesraan, berpacaran berdua…sepuasnya dijalan Halal dan setelah itu..Dia memberikan Kado terindah untuk kami.

Kamis, 4 Desember 2014
Tepat jam 12 siang, sebuuah jarum infus dipasang dilengan kananku. Ya, infus induksi  ini untuk merangsang agar aku kontraksi dan berharap melahirkan secara normal. Kenapa dirangsang? Karena kandunganku lewat minggu, dan seharusnya bayi  di rahimku ini, sudah lahir beberapa minggu lalu. Dan nyatanya induksi tak berjalan sukses, jam 6 sore ketuban ku sudah pecah dan warnanya sudah kehijau-hijauan ..pembukaan pun  tak ada kemajuan.

Jum’at, 5 Desember 2014
Pagi jum’at itu..kami mendapat panggilan baru, Ayah dan Ummi. Alahamdulilah seorang Bayi laki-laki sehat telah lahir dari rahimku, yang kemudian aku beri nama Abdul Hamid  Firdaus .  Sungguh sebuah kado terindah di lima tahun pernikahan kami.

 

----
Jum,at 4 Desember  dan Sabtu 5 Desember 2015 adalah satu dan enam tahun lalu, dari sejarah hidup ku dimana dimoment itu aku dipanggil  sebagai istri dan menjadi seorang ibu. Kelak suatu saat aku dapat menulis..”Hari ini dan 30 tahun lalu”, tapi bagi ku tak penting berapa tahun sudah ku lalui hidup bersama kalian hai suami dan anaku  , bagiku yang penting kita tetap bersama disepanjang  hidup ini . Selamanya menyemai cinta dalam kehangatan doa yang kita tabur ditiap hari agar hidup kita selalu dalam lindungan-Nya. Tak ada perayaan yang spesial tuk mengenang semuanya , tapi bagiku memiliki kalian adalah hal yang paling teristimewa dalam hidup ini.

 

J-Theme