Tampilkan postingan dengan label KontesBlog. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KontesBlog. Tampilkan semua postingan

TAMPIL ANGGUN DAN GAYA DISAAT LEBARAN






Satu Syawal merupakan hari yang dinanti seluruh umat islam didunia tak terkecuali  di Indonesia . 1 Syawal merupakan hari raya umat islam dimana merupakan perayaan kemenangan setelah melewati 30 hari berpuasa, dan melaksanakan ibadah di bulan Romadahan. Pada hari ini biasanya  umat islam melaksanakan sholat Id berjamaah  baik dilakukan dimasjid-masjid atau tanah lapang yang telah dikhususkan untuk melakukan sholat bersama disana.  

I am HOPE : Semangat Membangun Harapan





--- " Harapan adalah mimpi yang tak pernah tidur"---

Hidup adalah sebuah jalan panjang yang tak berujung. Seperti sebuah jalan, hidup itu tak selalu seperti jalan tol lurus mulus, tapi banyak kelok, banyak kerikil dan batu, bahkan kita temui jurang yang mungkin membuat kita terjerumus dan jatuh ke dalamnya. Apa yang membuat kita semangat tuk menempuhnya, yaitu harapan. Kita tak kan berhenti begitu saja  pada jalan lumpur, atau menetap ditepi jurang, tapi terus berjalan berharap menemukan sebuah taman kehidupan yang penuh bunga-bunga cantik dan air terjun , yang kita namai sebuah pencapaian cita-cita.

Banyak hal yang terjadi dalam pencapaian cita-cita dan tujuan hidup, tak hanya faktor yang memuluskan jalan tersebut, tapi juga faktor yang menghambat dan membuat diri  kehilangan semangat untuk meraih harapan tersebut. Salah satu faktor yang membuat kehilangan semangat hidup adalah penyakit yang bersarang dan menggerogoti tubuh.

Salah satu penyakit yang paling menjadi momok dan menakutkan pada setiap insan itu bernama Kanker.
 Kanker adalah istilah yang digunakan untuk penyakit di mana sel-sel abnormal membelah tanpa kontrol dan mampu menyerang jaringan lain. Sel-sel kanker dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh melalui darah dan sistem limfe.Kanker bukan hanya satu penyakit tapi banyak penyakit. Ada lebih dari 100 berbagai jenis kanker. Sebagian besar kanker diberi nama untuk organ atau jenis sel di mana mereka mulai - misalnya, kanker yang dimulai di usus besar disebut kanker usus besar; kanker yang berawal di sel-sel basal kulit disebut karsinoma sel basal (sumber : http://www.dharmais.co.id)


Jika seseorang telah difonis  kanker oleh dokter, maka lemahlah seluruh persendian dan bahkan turunnya semangat untuk hidup dan berkarya. Karena yang namanya kanker sangat sulit untuk disembuhkan, dan cepat menjalar dan melewati beberapa stadium yang makin parah, selain itu untuk pengobatan biaya nya cukup mahal bahkan terasa sangat mahal bagi lapisan masyarakat bawah.
 


--" Dengan tersenyum semua akan menjadi indah "--

Untuk membangkitkan semangat hidup dan menumbuhkan harapan tuk meraih kehidupan yang lebih baik  sekaligus membangkitkan solidaritas dan budaya menyumbang  masyarakat menyebarkan harapan  dibuatlah sebuah Gelang Harapan yang dibuat dari sisa kain designer kebanggan Indonesia Ghea Penggabean yaitu Kain Pelangi Jumputan, pelangi adalah symbol harapan,sebagai pengingat dan penyemangat  buat yang memakainya bahwa harapan itu ada ,dan mendapat sambutan dari relawan semua relawan dan 'Warriors of Hope'(Pejuang Harapan) . Yang semuanya berkomitmen untuk terus menyebarkan "Harapan", berawal khususnya kepada pejuang kanker dan keluarganya, dan di tahun-tahun mendatang "Harapan" di segala aspek dalam Kehidupan.  Gerakan Gelang Harapan juga bekerja sama dengan RSCM  dan ketua Komite Penganggulangan Kanker Nasional untuk membantu dan memberikan info kepada masyarakat mengenai penyakit kanker dan segala sesuatu yang menyangkut dengan penyakit tersebut.

Terinspirasi dari Gelang Harapan yang menyebarluaskan semangat untuk tidak berhenti berharap maka   Alkamia production  di sutradarai Adilla Dimitri dengan produser Wulan Guritno dkk, maka lahirlah  I am Hope the Movie . I am Hope berkisah tentang Mia gadis berusia 21 tahun pengidap kanker yang menjalani berkali kali chemo terphy, berjuang hidup untuk meraih harapan dan citanya yaitu sebuah pertunjukan teater yang naskahnya dibuat oleh dirinya sendiri .I Am Hope dibintangi oleh Tatjana Safira, Tio Pakusodewo, Ine Febriyanti, Fauzi Baadilah, Fachri Albar, Kenes Andari.
 
Sinopsis I am Hope :
Mia 21 tahun adalah seorang perempuan yang sangat berkeinginan keras untuk membuat pertunjukan. Namun mimpi tersebut harus terhenti sementara karena ia divonis mengidap kanker, penyakit sama yang pernah merenggut nyawa sang ibunda.Mia yang berasal dari keluarga serba berkecukupan, kini pun sudah hidup ala kadarnya karena biaya pengobatan ibunya terdahulu. Dan semenjak vonis kanker kembali terdengar di telinganya, di saat itu juga ia merasa seluruh pengalaman kelam yang pernah menimpa keluarganya akan kembali terulang.
Ayahnya akan kembali terpuruk, ekonomi makin merosot, dan yang paling tergaris bawah merah baginya, adalah mimpinya yang perlahan akan sirna. Namun demikian, Mia selalu ditemani oleh Maia, yang terus setia dan bersikap positif disampingnya.Mia pun tegar berjuang menguatkan dirinya untuk menghadapi beberapa proses kemoterapi, sampai hampir seluruh tabungan yang telah ia persiapkan untuk membuat pertunjukan habis terpakai. Pada suatu hari di antara ronde-ronde pengobatan yang ia jalani, Mia mencoba untuk menghubungi salah seorang produser pertunjukan ternama melalui alamat yang ia miliki.
Saat Kondisi Mia yang semakin melemah dia mempunyai keinginanan yaitu mewujudkan pertunjukkan sebuah teater. Akan tapi saran sang Dokter (Ray Sahetapy) agar Mia lebih menjaga kondisi tubuhnya, namun dengan persiapan teater tubuh Mia semakin lemah hingga akhirnya pingsan.
Semua kisah dalam “I am HOPE” the Movie mampu membangkitkan harapan di tengah keterpurukan. Bagaimana Mia menjadi simbol dalam perjuangan untuk menggapai impian di tengah kondisinya yang terpuruk.




Menonton teaser dari I am Hope The Movie tak sabar rasanya untuk melihat film ini secara utuh. Tak terbayangkan jika itu terjadi pada orang terdekat bahkan diri sendiri, bagaimana melawan perasaan yang tiba-tiba hilang semangat berharap pada kehidupan. Film ini membawa pesan mendalam agar kita tak cepat berputus asa pada kondisi terpuruk sekalipun.  Sekuat apa pun manusia, pada titik tertentu terkadang timbul perasaan menyerah dan putus asa, namun perasaan berharap itu tumbuh ketika keluarga ,teman dan sahabat turut menumbuhkan semangat untuk percaya pada usaha yang dilakukan. Seperti tujuan film ini mengajak seluruh masyarakat untuk menyebarkan semangat  berharap dalam hal apa pun, dan tak ada kata putus asa.
Ending I am Hope The Movie Versi Saya 
Sulit Menebak dari ending I am HOPE, menurutku Mia akan sembuh dari kanker yang dia derita dengan segala usaha yang telah dilakukannya dan keluarga juga kerja keras dari tim dokter yang menanganinya. Setelah sembuh kemudian Mia bergabung dengan komunitas Pejuang harapan, untuk ikut menyebarkan semangat untuk tidak berhenti berharap kepada semua penderita kanker, baik itu anak-anak bahkan orang dewasa. Mia rutin mengunjungi  rumah sakit untuk memberikan semangat harapan pada pasien kanker , dan memberikan gelang harapan sebagai pengingat bahwa harapan itu ada.

Tapi bagiku  tujuan film ini bukan untuk menunjukkan ending  dari sebuah harapan, dalam hal ini apakah Mia akan sembuh? atau Mia akhirnya tak terselamatkan oleh maut yang menantinya?. Film ini mengajak untuk tak pernah berputus asa dan terus berharap dengan memaksimalkan usaha dan ikhtiar. Soal kematian adalah Hak Tuhan, tapi kewajiban manusia adalah berikhtiar , bersemangat mencapai tujuan, soal kematian adalah takdir.

Film ini juga didukung Uplek.com untuk mempromosikan film melalui media online, dan menyebarkannya kesemua jejaring media sosial. Uplek.com merupakan media online berbasis Sosio-Digipreneur yang mengusung untuk berbagi konten positif untuk menyebarkan informasi, optimisme dan harapan. Tak hanya itu Uplek.com memberikan jasa layanan yang lebih konkrit berupa pelatihan-pelatihan untuk kemajuan masyarakat dan UKM di Indonesia, fokus di Jawa Barat melalui bendera Media Carita Digital. 

Kepedulian untuk menyebarkan semangat berharap juga didukung  oleh grup musik RAN dengan menciptakan soundtrack I am hope . 



--" Dimana ada keberanian, disitu ada harapan"--
 
Jangan lupa tonton film nya ya.. I am Hope the Movie tayang 18 Februari 2016 di semua bioskop di indonesia. Ayo  kita sebarkan semangat untuk tak berhenti berharap, bahwa sesungguhnya Tuhan tak pernah menyia-nyiakan do'a dan ikhtiar yang telah dilakukan. Mungkin kita tak bisa membantu melalui materi , mungkin juga tenaga, tapi menyebarkan semangat dan doa untuk tak berhenti berharap pada semua insan, juga akan dinilai sebuah kebaikan oleh Tuhan. Semangat!!!



 -------
“PRE SALE @IAmHopeTheMovie yang akan tayang di bioskop mulai 18 februari 2016. Dapatkan @GelangHarapan special edition #IAmHope hanya dengan membeli pre sale ini seharga Rp.150.000,- (untuk 1 gelang & 1 tiket menonton) di Dari #BraceletOfHope 100% & sebagian dari profit film akan disumbangkan untuk yayasan & penderita kanker sekaligus membantu kami membangun rumah singgah .
Follow Twitter @Gelangharapan dan @Iamhopethemovie
Follow Instagram @Gelangharapan dan @iamhopethemovie
Follow Twitter @infouplek dan Instagram @Uplekpedia
#GelangHarapan #IamHOPETheMovie #BraceletofHOPE #WarriorOfHOPE #OneMillionHOPE #SpreadHope”

Pakaian Wajib Muslimah

http://2.bp.blogspot.com/-kGCn3KI6Hqc/UK4Dcoi7A3I/AAAAAAAABMg/9YfzVaRR9ts/s1600/pakaian+muslimah.png
Syarat pakaian muslimah : Sumber  maknasuci

Sebelum memakai  pakaian muslimah aku sempat disangka non muslim, padahal pakaian ku cukup sopan waktu itu, pakai rok jins dibawah dengkul denganatasan kaos lengan pendek, tapi ntah kenapa seseorang tersebut menyangka aku non muslim, mungkin itu cara Allah swt untuk menyentil ku agar segera berhijab secara benar. Selain itu aku juga pernah digodain tukang ojeg (ih..gak banget), padahal dia tahu aku lebih suka jalan dari pada naik ojeg, eh tu abang masih aja nawarin pake ngekorin segala ….ih..sebel, aku sih pasang muka datar tanpa ekspresi aja, la wong ga kenal.  Setelah aku berhijab, dia nggak pernah lagi ganggu aku.

Ternyata segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasul itu pasti ada manfaatnya. Sesungguhnya berhijab itu merupakan identitas muslimah, agar tidak diganggu oleh orang jahil. Alhamdulilah ternyata ini terbukti setelah aku menggunakan hijab. Begitu juga jika Allah melarang sesuatu, pasti ada dampak negative jika itu dilanggar, misalnya Allah mengharamkan memakan Babi, ternyata setelah diteliti ternyata  daging babi banyak mengandung cacing pita yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Islam agama yang begitu komplit, segala sesuatunya telah diatur, bahkan makan dan minum juga  ada aturannya, agar apa yang kita makan bisa menyehatkan secara jasmani dan rohani. Begitu juga dengan berpakaian, wanita yang telah baligh diwajibkan untuk menutup auratnya , hampir seluruh tubuh wanita aurat, kecuali wajah dan telapak tangan. Tak sekedar ditutupi saja, ada syarat-syarat pakaian yang bisa dikatakan pakaian muslimah yang sesuai syar’i: 

*         Pakaian harus longgar, tidak membentuk lekuk tubuh, dan tidak menyerupai pakaian laki-laki.
*        Pakaian tidak tipis dan menerawang.
*       Pakaian tidak berwarna sangat mencolok, dengan pernak-pernik yang akan menjadi  pusat perhatian, sehingga membuat orang memandang lekat padanya terutama lelaki bukan muhrim

Awal-awal mengenakan hijab, aku juga pernah memakai jins dan kaos lengan panjang, lalu pakai kerudung segi empat, tapi nggak jilboobs lo…, karena kaos yang ku kenakan longgar dan kerudungnya nya juga menutupi dada. Selain itu aku juga suka pakai yang potongan maksudnya rok dan blouse , kerudungnya segi empat atau kerudung instan yang terbuat dari kaos. Makin kesini aku makin merapikan dan menyempurnakan cara berhijab, aku mulai suka mengenakan gamis dari pada yang setelan atas bawah. Gamis menurutku lebih simple karena tidak perlu memikirkan atasan atau bawahan, tidak perlu repot mix and match, jadi cukup memikirkan kerudungnya, jadi  lebih hemat waktu juga kan..?


http://3.bp.blogspot.com/-UJ8vyfcmjqk/VevCVzS5ErI/AAAAAAAACqo/nORLxe-MF5E/s320/1441508079360%2B%25281%2529.jpg
Gamis lebih nyaman dipakai sehari-hari
Aku lebih senang dengan gamis berbahan katun, sifon,  jersey dengan model payung yang lebar, spandek korea aku kurang suka karena agak mengikut bentuk tubuh terutama bagian bokong kadang suka membentuk. Sebagai muslimah kita harus pandai-pandai memilih bahan agar kita merasa nyaman mengenakannya dan merasa betah dan tidak gerah. Pada saat ini produsen baju gamis sangat faham  akan kebutuhan muslimah. Mereka berlomba-lomba mebuat desain baju yang sesuai syar’i  tapi tetap anggun dikenakan, cantik dengan model dan padu padan motif dan warna yang nyaman dipandang mata , jadi nggak asal lurus kaya karung goni atau asal longgar aja .
 Mengenai bahan mereka juga sangat mengerti, biasanya mereka  akan membuat gamis dengan bahan adem, tapi tidak menerawang, dan tidak nyeplak body. Jadi..gak ada alasan untuk tidak berhijab, karena gak  dianggao gak sesuai mode.

 Akhir-akhir ini sangat booming gamis  dari bahan katun jepang, selain kualitasnya bagus, katun jepang sangat banyak coraknya baik polkadot ataupun motif garis atau bunga-bunga kecil juga ada yang polos, katun jepang bahannya tidak terlalu tebal tapi juga tidak menerawang sangat adem dan nyaman dikenakan disegala cuaca dan juga sangat fleksibel untuk dikenakan setiap hari dan bisa dikenakan pada acara formal, maupun non formal. Ini terbukti banyak sekali onlineshop yang memajang  gamis dengan bahan katun jepang dengan desainnya sangat cantik, dan pas untuk wanita yang ingin modis tapi tetap syar’i. itu membuktikan bahwa banyak muslimah yang meminati gamis dengan bahan ini.
http://cdn.jarvis-store.com/ahza-detoko-upload/produk/medium/20151029-195517.jpg
Salah satu desain gamis katun  jepang yang sedang digemari muslimah saat ini
 Di Indonesia  juga merupakan pakaian wajib wanita muslimah . Mukena adalah pakaian untuk sholat, sebenarnya tak ada pakaian khusus untuk sholat, asal pakaian itu longgar dan menutup seluruh aurat maka syah untuk dipakai saat sholat. Tapi ini merupakan budaya Indonesia, karena zaman dahulu wanita tidak memiliki pakaian yang syar’i  bahkan cuma kembenan aja.., maka diciptakanlah mukena alias telekung alias rukuh untuk sholat. Sama halnya dengan baju, desain mukena  itu ada bermacam-macam ada yang setelan atas bawah, mukena terusan dll. Kalau aku biasanya suka beli  yang atas bawah gak tau kenapa , pokonya suka aja gitu, kalau dirumah malah bawahannya pakai sarung diikat dipinggang hahahha… tapi ini mode klasik yang semua muslimah Indonesia pasti pernah pakai, karena dulu itu jarang ada mukena setelan, biasanya yang dijual cuma atasnya saja. 

 Mukena biasanya terbuat dari kain katun karena  lebih adem,tapi sekarang ada juga dari bahan jersey, spandek , rayon , dan kain , katun jepang, mukena bahan parasut biasanya dibawa saat ketika bepergian atau traveling karena gampang dilipat kecil sehingga dapat memberi ruang lebih pada tas. Harga mukena juga cukup bersaing, kalau mau beli kita tinggal pilih mukena yang sesuai selera dan sesuai didompet. Di dompet? Yaaa…elah Cuma mukena aja..kok, Eh..asal tahu mukena ada dari bahan sutra dengan border cantik..wew.. kalo menurut kantong aku harganya sangat lumayan.

 Tapi kalo menurut aku… kalau mau  beli mukena mending cari model, bahan, dan warna yang adem dan gak terlalu mahal. Jangan sampai sholat dapat menimbulkan  rasa riya dihati, apalagi kalau sholat berjamaah di masjid. Bukan pahala yang berlipat  didapat malah sholat bagai  debu yang teriup angin dan tak tersisa. Emang sih..segala sesuatu tergantung niat dihati, tapi paling tidak meminimalisir   terjadinya penyelewengan niat. 

Kewajiban muslimah tak hanya berpakaian syar’i saja, selain sholat dan puasa ada banyak hal yang harus kita sempurnakan. Memang tak ada yang sempurna tapi paling tidak ada niat dihati untuk bersikap lebih baik lagi baik hubungan dengan Allah swt, maupun dengan sesama.  Tak soal dari mana kita untuk memulainya ntah dari hati ataupun dari akhlak dan pakaian luar dulu, tapi yang penting adalah menepati janji hati tuk jadi muslimah sejati, semoga istiqomah,amiin.



Mencari Ide Nama Bayi

Orang Tua Zaman dulu dan orang tua yang kekinian itu beda banget, kalo sekarang baru beberapa hari telat gak datang bulan, begitu ketahuan positif hamil, langsung cari nama. Padahal belum tau tuh jenis kelaminya apa. Solusinya ya siapkan dua nama , satu nama bayi  untuk jenis kelamin laki-laki satu lagi  buat  perempuan. Ritual pencarian nama pun panjang banget..he2, mulai beli buku , browshing di internet, atau coba padu padan antara nama istri dan suami, bahkan sekarang ada yang paling trend yaitu minta nama sama Konsultant nama bayi, ntah itu minta saran ataupun minta carikan nama yang sesuain. Zaman sekarang semua dibikin gampang.

Itu karena hampir semua orang memahami arti sebuah nama, nama harus mengandung doa dan arti yang  dipercaya akan membawa kebaikan didunia dan akhirat. Nama itu harus berkesan terutama untuk panggilan agar mudah di hapal dan diingat tentunya...dan tentu pula harus sesuai Zaman. kalo sekarang sepertinya lebih banyak menggunakan bahasa arab, padahal untuk nama gak mesti  bahasa arab, yang penting maknanya bagus.Semenjak Film ayat-ayat cinta..merebak Nama bayi yang berbau arab dan islami, tentu gak bakalan tega ngasih anak nama dengan nama Jono, Tono, Wagiah, Suginem, Ngatiem..he2. Yah,...sesuai zaman lah..agar anak kelak gak jadi bahan ejekan teman-temannya.
Nah gak tahu deh..... sekarang ya... soalnya sekarang lagi bertaburan serial drama Turki, akan kah...nama-nama akan menyerupai orang Turki , hahahhaai..... biasanya emak-emak gak kuat liat yang cakep-cakep, pengen anaknya kaya yang di serial Drama tersebut.

Senang Lihat Abdul Hamid Pules digendongan :)
Beda banget ya..dengan orang tua dulu kasih nama tunggu bayi lahir. Nama sering dikaitkan dengan Bulan lahir, Misalnya Agustina, Apprilia, Desy, Nopi. Atau dikaitkan dengan urutan anak, kalau anak pertama dikasih nama Eka, anak kedua diberi nama Dwi, juga dikaitkan dengan jenis kelamin, jika perempuan diberi nama Putri jika laki-laki ditambah dengan embel-embel Putra .


Ketika Memberi Nama Anakku dengan nama Abdul Hamid Firdaus, gak serta merta  langsung dapat. Yah... menyamakan pendapat anatara aku dan suami itu yang agak lama. Kalo aku kasih nama A suami ku kurang sreg, begitu juga sebaliknya.., ketika dia mengusulkan sebuah nama akunya yang ga cocok.Akhirnya ketika nyeletuk nama Hamid suamiku langsung suka. untung anak gak keburu lahir..hahhaaa... klopnya pas udah dekat lahiran. Bagi kami itu nama yang paling berkesan.. apalagi artinya juga bagus ...HambaAllah yang terpuji dan semoga kelak memiliki akhlak terpuji dan membawa keluarga ke surga Firdaus. Aaamiin... semoga mustajab ya..maks.

Giveaway : Kado Terindah di 5 tahun Pernikahan.





Gak terasa Desember tahun 2014 lalu, kami sudah mengarungi bahtera pernikahan selama lima tahun. Banyak peristiwa yang kami lalui , bahagia, tawa dan senyum,tak terelakkan juga kerikil-kerikil kecil yang menusuk kaki. Ah...tapi semua terlewati dengan senyuman.


Biasanya di tiap tahun kami merayakan hari pernikahan dengan makan di luar saling mentraktir, walaupun hanya berupa semangkuk bakso, atau segelas jus buah, semuanya dibikin happy. Walaupun begitu ada sesuatu yang kurang dalam hidup kami ,suatu rindu yang tertahan, suatu harapan yang menggantung, seperti menunggu sebuah paket pengiriman yang ntah kapan tibanya......, rindu itu adalah seorang buah hati yang kami idamkan kehadirannya...


Alhamdulilah.. setelah melewati 4 tahun pernikahan, sekitar bulan maret tahun lalu aku dan dinyatakan mengandung ..sungguh sebuah kado terindah..., dan kado itu semakin istimewa ketika aku melahirkan diakhir tahun 2014, tepat satu hari setelah anniversary 5th. Padahal aku pengen banget bisa melahirkan pada tgl 4 Desember, karena itu pas akadnya..., eh ga tau sehari sesudahnya... bertepatan saat resepsiya... yaitu 5 Desember, yang awalnya aku harus diinduksi untuk merangsang pembukaan karena kehamilanku udah lewat bulan, namun akhirnya berujung pada kelahiran secara caesar, tapi ga apa deh yang penting semua sehat dan selamat. Dan di awal tahun 2015 ini... aku benar-benar menikmati sebagai ibu baru dari seorang putra yang guanteng banget sedunia.. (lah emaknya pasti begitu nganggepnya kan...?he2).


Sungguh sebuah kado yang terindah,,yang pake bingiiitsssss... :), yang Allah anugrahkan padaku, thanks to Allah.. dan semua sodara,keluarga dan teman yang telah ikut mendoakan kami.., ah... Sekarang terasa maknanya ketika dulu ada yang nanya "kapan punya anak?" semoga itu merupakan do'a dari mereka.

*******




Istri baik, Istri Sholihah

Wanita, identik dengan kelembutan, keanggunan,keibuan, baik hati dan penuh kasih sayang. Apalagi jika seorang wanita itu telah menjadi seorang istri, dia wajib menjadi istri yang baik untuk suaminya.
Para suami berharap agar istri yang mereka cintai dapat menjadi apa yang mereka inginkan, istri yang pintar masak, rajin merapikan rumah, pintar bergaul, selalu tersenyum tidak suka cemberut, tidak cerewet, becus menjaga anak-anak, selalu berpenampilan rapi dan siap meladeni hasrat mereka kapan pun. Padahal seorang Istri bukanlah makhluk yang sempurna. Dibalik kelembutan dan kasih sayang yang di punyai tersimpan segala kekurangan seperti halnya para suami.

Perlu diketahui para suami bahwa istri yang baik juga bersumber dari sikap dan prilaku suaminya. Jika suami seorang yang berakhlak baik, bisa membimbing istri, tidak hanya pintar memerintah saja, Insha Allah istri juga akan baik. Memang sih…. Terkadang ada suaminya baik ternyata istri malah sebaliknya malah tak segan-segan menjalin hubungan intim dengan pria lain, ini tentu saja bukan istri yang baik tapi termasuk pada istri yang kurang bersyukur dan kufur akan nikmat yang Allah berikan yaitu seorang suami yang baik.

Istri yang baik itu seperti apa sih? Jika menurut pandangan suami atau mata manusia tentu saja sifat baik itu sangat relatif, tergantung opini seseorang dan sifat orang itu beda-beda ditambah dengan sifat khas manusia yaitu tak pernah ada rasa puasnya. Jadi ukuran istri yang baik adalah istri yang bersikap sesuai dengan tuntunan Agama, dimana kata “baik” itu terangkum dalam “Istri yang sholihah”.

Jujur saja, aku sendiri belum bisa memastikan bahwa diriku termasuk dalam kategori istri yang baik. Tapi paling tidak kita sebagai istri berusaha menjadi lebih baik lagi. Insha Allah mendapat predikat Istri sholihah dimata Allah. Karena jika hanya mengharap pujian manusia , menjadi baik hanya pandangan manusia, biar dipuji atau apa pun itu, akan percuma saja karena kita hidup tidak hanya dunia saja tapi tujuan kekal kita adalah Akhirat.


Kategori Istri sholihah itu seperti apa sih….?? >

#Istri yang taat pada perintah Allah, rajin ibadah, tanpa meninggalkan kewajiban harian sebagai Seorang istri. Jika seorang istri taat beragama, melaksanakan perintah Allah, terutama tak meninggalkan sholat, Puasa Romadahan, dan berhijab insha Allah akan terjaga prilakunya dari sifat-sifat yang tak pantas.

# Menjaga harta suami, jika suami tidak ada. Harta suami disini tak hanya berupa kebendaan tapi juga anak-anak, dan yang paling penting adalah kehormatan diri kita sebagai seorang istri. Jangan sampai jika suami tidak ada , atau ketika kita jauh dari suami, kita berprilaku seolah tak punya aturan agama. Tak menutup-nutupi banyak sekali istri yang suka berselingkuh di belakang suami, dengan berbagai alasan. Tapi apapun alasannya namanya selingkuh gak akan pernah membawa kebaikan.

# Tidak membantah perkataan suami. Dalam hal ini tentu saja berupa nasihat baik, ajakan dan perintah baik. Jika perintah atau perkataan suami yang mengajak kita membangkang atas perintah Allah tentu saja kita sangat wajib menolaknya. Taat pada suami bukan bearti mendurhakai Allah.

# Bersifat Qonaah , yaitu merasa cukup dengan nikmat yang telah Allah berikan saat ini, suami yang baik walaupun gak terlalu ganteng he2 ;D yang penting bertanggung jawab dan gak suka “main mata” dengan wanita lain , anak-anak yang baik yang sangat menjaga nama baik keluarga. Ingat, rejeki itu tak hanya uang, tapi penghidupan yang aman tentram juga rejeki yang tak bisa terkalahkan. Jika secara ekonomi kurang, tentu masih bisa di diskusikan dengan suami, apakah istri boleh bekerja di luar membantu suami atau bisnis dari rumah dll, yang penting di bicarakan dengan baik , dengan mempertimbangkan segala aspeknya.


Menurutku empat point diatas sudah mencukupi untuk menjadi istri yang baik. Intinya untuk menjadi istri yang baik harus berpedoman pada Alqur’an dan hadist, dan juga tentunya bimbingan suami yang baik. Karena wanita dibalik kelembutannya menyimpan kelemahan dan gampang labil, terkadang keputusan-keputusan yang diambil hanya berdasarkan rasa emosi dan mengedepankan perasaan dibanding logika, untuk itu suami berkewajiban mendampingi dan bergaul secara baik dengnnya.

Tentunya tulisan ini bukan bersifat menggurui, tapi sama-sama dijadikan pedoman bagi para istri semua termasuk diriku, bahwa sesungguhnya kita bukan istri yang sempurna, tapi istri yang selalu berusaha menjadi baik dan mengupayakan mendapatkan prediket wanita sholihah dimata Allah swt selayaknya Sayyida Khadijah istri baginda Rasul. Aaamin. Dan tentunya suami juga semakin sayang…


*****

TULISAN INI DIIKUTKAN GIVEAWAY
Istri Yang Baik



Ibu Kasihmu Sebening Mutiara

Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa..
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia
(Cipt. Pak SM. Mochtar)


Tak ada salahnya aku memulai tulisan ini dengan sebuah lirik lagu yang semua orang hafal dengan lagu ini,, dengan kesederhanaan bahasanya yang mudah dimengerti orang-orang sehingga lagu ini menjadi pengingat bahwa Ibu adalah segalanya. Menyimbolkan ibu bagai sang Surya taklah berlebihan karena sang surya memberi nyawa bagi kehidupan didunia ini, begitu pula dengan kasih seorang ibu yang menyayangi dengan sepenuh jiwa bahkan nyawapun jadi taruhannya.Masih ingatkah cerita dizaman nabi Sulaiman. Seorang ibu yang menangis karena bayinya telah ditukar dengan mayat bayi yang lain. Dia rela anaknya diberikan kepada orang lain dari pada harus dibelah menjadi dua, karena bayi jadi rebutan dengan ibu yang lain. Walaupun itu cuma taktik Nabi sulaiman untuk mengetahui mana ibu yang asli atau yang bukan. Bahkan Rasulullah SAW menempatkan posisi ibu tiga kali diatas penghomatan terhadap ayah, mengingat pengorbanan ibu mulai saat mengandung,melahirkan, meyusui , merawat ketika sakit dan mendidik kita hingga dewasa. Jasa seorang ibu takkan pernah terbalas walau kita bawakan gunung emas sekalipun, penghormatan terhadapnya adalah jalan menuju surga

Paragraph diatas hanya pengantar tulisan ini untuk menggambarkan bahwa kasih seorang ibu tak dapat diukur dengan apa pun,. Dalam kata, senyum, diam dan marahnya ibu selalu tersimpan do’a untuk anak-anaknya. Bagai air di samudera luas hati ibu tak pernah kering dari rasa cinta dan kasih, walau ia dalam keadaan jengkel, marah sekali pun. Kemarahannya adalah rasa perhatian yang ditunjukkannya, agar kita tak terjerumus kedalam keburukan dunia dan akhirat.



Jujur saja dulu aku pernah merasa bahwa ibuku itu terlalu cerewet, dan suka mengatur , suka melarang ini itu. Apa lagi jika dibandingkan dengan teman-teman ku aku merasa terzolimi. Teman-teman bisa main sesukanya , sedangkan aku terikat dengan rutinitas pekerjaan rumah. Bahkan tak jarang ibuku memukul kakiku dengan kayu atau sapu lidi karena tidak sholat ataupun malas mengaji. Ibuku juga suka marah-marah jika hari minggu aku belum mencuci baju dan sepatu sekolahku, padahal teman-teman, ibu mereka yang mencucikan dan mereka bisa bermain seharian. Air mataku selalu mengalir menangis, sedih, merasa aku anak yang tak diakui, aku kesal sekali atas sikap ibu.

Saat ini.., air mata ku juga mengalir… tapi bukan air mata kekesalan akan sikapnya yang ku anggap tak menyayangiku atau merasa dibenci olehnya. Tapi bulir-bulir penyesalan dan perasaan berdosa yang telah berprasangka buruk terhadapnya. Padahal segala yang telah dilakukannya adalah demi kebaikan dan melatih kemandirian ku. Keluarga ku bukanlah orang yang berada yang bisa memasukkan anak-anaknya ke bangku Taman Kanak-kanak, aku begitu sekolah langsung masuk Sekolah Dasar. Tapi Hebatnya (aku sih..merasa hebat) aku sudah bisa membaca lancar dan berhitung, juga hafal beberapa surat pendek Al-qur’an. Belajar dari siapa? Semua dari ibu ku, aku tidak pernah belajar diluar kecuali sekolah, belajar mengaji dan membaca itu di rumah, kami tak punya uang tambahan untuk belajar diluar, semua ibu yang mengajar dan diselingi juga dengan Ayah.

Kenapa dulu ibu terasa mengekangku, dan mesti melakukan pekerjaan rumah, itu karena ingin aku mandiri dan bisa melakukan semuanya. Dulu kelas 3 SD aku sudah punya kewajiban menanak nasi di tungku kayu, mencuci piring setelah sholat subuh, menyapu halaman ketika sore , menyetrika baju sekolah sendiri, dengan setrikaan arang. Ah… itu bukan sebuah penzoliman dari orang tua, tapi sebuah didikan yang artinya baru ku pahami sekarang. Mungkin ada yang bertanya terus kerjaan ibu apa? Kalau yang menanak nasi aku. Ibu ku berjualan tepatnya berdagang makanan di sebuah sekolah dari pagi hingga sore hari dan ayah ku bekerja diluaran. Ibuku ingin kami mandiri dan disiplin dalam hidup , tak boleh bermanja-manja. Ibu… hati mu bagai seluas samudera mungkin yang saat itu kulihat hanyalah keruhnya air laut, tapi didalam hatinya tersimpan beribu mutiara kasih yang siap dcurahkan pada anak-anaknya yang saat ini ku panen hasilnya dari didikannya.

Apa lagi saat ini, aku sedang mengandung anakku yang pertamaku, rasa penyesalanku yang telah bersuuzon padanya semakin dalam. Apa lagi beberapa waktu yang lalu itu ia berkata “Anak perempuan ku udah 3 yang melewati kehamilan dan melahirkan, dan ikam (kamu) yang ke ampat, tapi ntah mengapa rasa cemasnya beda…setiap hari aku mendoakan semoga ikam sehat, selamat melahirkan lancar” kira-kira itulah yang dia katakannya bercampur dengan bahasa Indonesia dan bahasa banjar. Hati ku semakin pilu melihat keadaannya yang kini tak sekuat dulu yang gigih menjalani kehidupan, yang kini hanya mengandalkan tongkat untuk berjalan. Walau fisiknya tak sekuat dulu, tapi hatinya selalu terpaut pada bait-bait do’a sebagai pelindung untuk anak-anaknya. Terimakasih Ibu… atas segala cintamu..yang jika ku kumpulkan tak kan cukup samudera menampungnya.


“Allahummaghfir lii wa liwaalidayya warhamhuma kamaa rabbayani shagira”


------

“Artikel ini diikutkansertakan pada kontes Unggulan :Hati Ibu Seluas Samudera”

Besar Periuk, Besar Pula Keraknya


sumber : Internet
Manusia pada dasarnya adalah makhluk yang tak pernah merasa puas, baik dari segi kepuasan batin misalnya prestasi, kekuasaan, jabatan , maupun yang menyangkut harta benda terutama uang. Uang memang bukan segalanya, tapi jujur saja saat ini siapa sih orang yang gak mau mendapat penghasilan lebih. Hampir semua orang berfikir bagaimana bisa mendapatkan pekerjaan sampingan atau melakukan bisnis yang lain agar mendapat penghasilan tambahan.

Tapi nyatanya sebanyak apapun uang yang terkumpul jika kita tak pandai mengelolanya tak akan pernah merasa cukup. Bertambah penghasilan, banyak pula yang hendak di beli, udah punya motor pengen mobil, mobil satu ingin nambah jadi dua atau tiga, atau pengen merk yang lebih keren. Oke…, gak usah bicara soal kendaraan yang nambah dan yang mewah-mewah. Seperti saya aja dapet uang lebih aja, langsung pilih baju, pilih jilbab , kredit Toples Tu****w*** aduh…ada saja yang selalu dibeli jadi tuh uang rasanya ngepas banget walaupun dapet lebih.

Dan itu kadang bukan sebuah kebutuhan tapi hanya bentuk keinginan untuk sebuah gengsi memuaskan kan nafsu yang sesungguhnya tak pernah merasa puas. Seperti pribahasa melayu “BESAR PERIUK, BESAR PULA KERAKNYA” , “BESAR PENDAPATAN BESAR PULA LAH PENGELUARANNYA”. Berapa pun uang yang di terima dirasa tak pernah mencukupi. Padahal Allah mewanti-wanti agar kita selalu bersifat Qona’ah merasa cukup dan ridha atas apa yang kita peroleh, berpuas hati dengan apa yang ada. Dengan begitu sebesar apa pun periuk kita jangan sampai kerak yang dihasilkan sebegitu juga *kalo perlu periuk anti lengket..wkkkwkwkke*, sebesar apapun penghasilan kita jangan sampai pengeluaran kita ikut berlebihan pula.
“BESAR PERIUK, BESAR PULA KERAKNYA” merupakan pribahasa melayu yang mengingatkan kita agar dapat mengelola keuangan dengan bijak dan tentunya menumbuhkan sifat Qona’ah dalam diri kita agar selalu bersyukur kepada Allah.

Sifat Qona’ah bukan bearti membuat kita malas untuk meraih rejeki yang lebih, tapi tujuannya adalah untuk meningkatkan syukur atas rezeki yang kita peroleh dan dapat menyalurkannya ke hal-hal yang lebih baik atau membelanjakan ke hal-hal yang diperlukan saja bukan sekedar foya-foya. Sikap Qona’ah ini tentunya bukan saja untuk orang yang berduit saja agar tak menghamburkan harta tapi juga untuk kita yang gaji tiap bulannya sebesar 5 koma, tiap tanggal lima udah koma * he2*, agar tidak dengki dengan rejeki yang diperoleh orang lain namun tetap bisa bersyukur dengan rejeki yang kita peroleh dan terus berusaha dijalan yang halal dan diridhoi Allah. Dengan demikian kita tak terkesan ngoyo mengejar kepentingan dunia saja tapi juga dengan tujuan akhirat.

Rasulullah bersabda melalu beberapa riwayat hadistnya :
“Tidaklah kekayaan itu dengan banyak harta, tetapi sesungguhnya kekayaan itu ialah kekayaan jiwa” (HR. Bukhari dan Muslim”

“ Jadilah kamu seorang yang wara’, nanti kamu menjadi sebaik-baiknya hamba Allah. Jadilah kamu seorang Qona’ah nanti kamu jadi orang yang paling bersyukur kepada ALLAH (HR Al-Baihaqi)

Sudah merupakan fitrah manusia menyukai kesenangan dunia , baik wanita, anak-anak mereka, kebun, dan harta benda Allah pun menerangkan itu dalam firmannya, tapi Allah mengingatkan bahwa sebaik-baiknya tempat kembali adalah kepada Nya. Itu bearti bahwa dalam mengelola keuangan kita tak hanya memikirkan kepentingan dunia saja tapi juga akhirat menjadi tujuan utama.

“BESAR PERIUK, BESAR PULA KERAKNYA” menurut saya pribadi tak hanya diartikan BESAR PENDAPATAN, BESAR PULA PENGELUARAN” tapi juga bisa diartikan “ BESAR PENDAPATAN, BESAR PULA TABUNGAN” * jiiaaaah…tentu saja iya..!!! :) hehhe * tentunya tak saja tabungan dunia tapi juga tabungan akhirat.
----

Dua Status, Dua Komentar Nyeleneh


Status facebook  jadi  artikel blog, baru kali ini ku lakukan itupun  karena hajatan kontes  dari pak dhe Abdul Cholik, biasalah… selalu saja ada ide untuk membuat artikel di blog, apapun itu bisa saja jadi ide dan dikemas dalam sebuah artikel blog yang menarik. Ntah… untuk selanjutnya mungkin satutus fb ku dapat ku kembangkan menjadi sebuah arikel yang apik juga.
Baik lah… aku   ambil saja dua status terakhir

Jum’at pukul 16:08
“ Udara yang bersih dengan langit biru…* dijepret beberapa menit lalu …sambil angkat jemuran…, Jadi banyak bersukur dengan cuaca…baik cerah atu hujan gak akan komplein…asal jangan penuh asap”

Hari jum’at lalu cuaca di Airmolek  sangat cerah , udara nya pun bersih…., gak seperti seminggu sebelumnya  penuh kabut asap jarak pandang sangat pendek. Hmmmm… cucian   jadi lebih wangi, tidak seperti sebelumnya sedikit agak-agak bau asap…
Status ini mendapat 10 jempol dan 4 komentar termasuk saya, rupanya  mereka lebih suka menyuarakan isi hati dengan  angkat jempol  yang bearti setuju dengan status ku.

Status ini mendapat komentar dari mbak Yuyun Putri dari Pekanbaru yang bencana asap disana pasti lebih tebal :
‘Baru terasa indahnya terang setelah kita rasakan gelap, segarnya udara  jika tidak ada asap

 Pasti kita sering mendengar bahkan juga ikut mengatakan… “ Adooooh… panas banget sih.. hari ini terik, jadi malas mau keluar”  dan “ ehhhh…ujan lagi…, reda dooonk…..” atau “ hmmm..ujan lagi..” plus pasang muka bete.
 Akhir-akhir ini  hujan udah sering turun dan gak berani  protes, sesungguhnya Allah menjadikan sesuatu  itu gak akan sia-sia, kita hanya mengikuti jadwal alam saja, kecuali soal kebakaran lahan, karena itu bisa dicegah .
 Begitulah manusia jika sudah terjadi sesuatu  baru ingat dan sadar, dan tanpa kita tahu…mungkin semua merupakan rencana-Nya agar kita kembali mengingat_Nya dengan rasa syukur.

Kemuadian status ini  juga mendapat komentar dari  seorang temanku namanya Inal asli melayu , usianya jauh dibawahku tentunya.. Hm… kalo dekat mungkin udah ku jitak kepalanya…  dengan komentar konyolnya.. :
Alzami Fauzan Reynaldy: eye tp tak ada lg libur karna asap n orang jual masker jd mara sampai2 masker jualan e di bakar biar banyak asap lg hehehe
( eye tapi gak ada lagi libur karena asap, penjual masker jadi marah  marah… sampai sampai masker yang dijual dibakar habis biar banyak asap lagi..he2)
Aduhhhh…. Biar deh gak usah libur yang penting udara bersih. Jika ada penjual masker yang begitu pasti orangnya parah banget he2 atau jangan-jangan dia yang ngebakar biar maskernya laku (qiqiqiqi * ketawa  jenis apa nih?* . Emang sih… semenjak bencana asap kemarin jadi banyak penjual masker dadakan ditepi-tepi jalan dan setelah udara bersih penjual masker ikutan bersih ilang kebawa angin ntah kemana.

Oke… lanjut status yang kedua  tiba-tiba membuat mendapat komentar yang tak ku sangka sebelumnya:
Jum,at 18:15
 
Tukul kok suka cari kesempatan ngerangkul pinggul or bahu meluk dsb.. peserta cewek kuiz fam 100 *termasuk pelecehan kah???suka lihat kuiznya.., tapi gak suka perilakunya... Yang menurutku ..hmmm...ya gitu deh..”

Aku dan bapak suka sekali nonton Kuis Family 100 bahkan sejak hostnya Soni Tulung, nah baru terakhir ini kami mengikuti kuis ini lagi. Kuisnya menurutku asyik banget selain  menghibur, juga bisa ikutan nebak, apa lagi kalau tebakan benar rasanya happy banget. Acara ini dibawakan oleh pelawak Tukul Arwana , tambah asyikdan bikin ketawa.

Tapi ada yang nggak aku suka dari pembawa acaranya ini, kok terkadang suka genit dan mencari kesempatan, apa lagi kalau ceweknya cantik . Terutama  ketika babak  Jackpot berlangsung biasanya Tukul mengajak peserta   lebih dekat berdiri dengannya, mungkin agar masuk satu frame tapi caranya itu loh…. Bukan sekedar  menarik tangan saja…melainka merangkul pundak, atau merangkul pinggang dan itu tak hanya sekali biasanya tangan tetap melingkar dipinggang sampai pembacaan nilai selesai, bahkan tak segan meletakkan tanganya tepat di atas bokong si cewek. Terkadang terlihat rasa  tak suka dari cewek tersebut, tapi kemudian tersenyum.. mungkin mereka merasa tak enak hati untuk menolak, padahal dengan becanda itu bisa saja dia menolaknya. Aku ngerasa itu bagian dari pelecehan, bagai mana menurut teman-teman?
Status ini  mendapat tanggapan dari seorang teman :

Turwiyasih Teguh : Yg di rangkul seneng kok bu
Mungkin saja ada yang suka tapi pasti gak semua cewek suka digitu kan kan….??
Misbachudin Dink : blm pernah disemprit itu mbak.
Ini  komentar dari seorang teman blogger juga .., kalau soal gak pernah disemprit aku gak tau deh…., taunya kue kring semprit..,  Apakah si pembawa acara perlu  dimasukin adonan semprit juga  gak ya?   Biar ga gitu lagi…. He2

Nah… nih..komentar terakhir dari Pak Jumiran,… please..deh… bikin gimana gitu…, masa dibilang iri pengen  di peluk tukul juga…..ohhhh noooooo!!! Pak.. yang mana ..kalimat yang menyatakan diriku iri.ho.hooho. Komentar mu membuat ku ngikik n gak bisa berkata-kata lagi..
Emha Jumiran :  Hehehe pada ngiri ya blm kebagian dipeluk tukul. Hahaha

Itulah 2 status Jum,at kemarin yang mendapat 2 komentar jauh dari bayangan..nyeleneh banget… bikin hening, dan mengernyitkan dahi, ha?*garuk garuk dinding*


 Artikel ini diikutkan dalam Giveaway Blogger Dengan Dua Status di BlogCamp

6*J-Theme