-->
Tampilkan postingan dengan label puasa bagi penderita maag. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puasa bagi penderita maag. Tampilkan semua postingan

Sakit Maag, tapi ingin berpuasa. Mengapa tidak?!. Baca dulu tips berikut.

novanovili.com [Tips- Puasa]
Puasa dibulan Ramadan merupakan ibadah bagi seorang muslim ataupun muslimah. Namun begitu ada hal-hal yah membolehkan untuk tidak berpuasa, seperti wanita haid, nifas, musafir (dengan jarak dan waktu yang telah ditentukan), dan yang sakit , dengan kewajiban mengganti puasa dibulan yang lain atau bisa juga dengan membayar fidyah bagi yang sudah lansia. Boleh tidak berpuasa jika  sakit berkemungkinan akan semakin parah atau dirasa tidak kuat menahan lagi, tapi bukan berpura-pura gak kuat ya..:D

Dulu aku pernah banyak memiliki hutang puasa, dikarenakan maag yang aku derita. Tapi aku terus berusaha untuk bisa berpuasa, karena ternyata  dengan berpuasa justru bisa meringankan gejala maag atau sakit lambung. Dengan catatan maag yang kita derita  tidak terlalu parah kecuali jika sudah sangat kronis seperti muntah darah, BAB hitam,dll.

Berikut tips buat teman-teman yang memiliki maag, agar bisa berpuasa dibulan Ramadan. Ini sesuai dengan pengalaman pribadi aku, jadi gak mutlak ya...

1. Wajib makan sahur,ini wajib banget. Sebaiknya makan tidak dekat dengan waktu imsak. Makan yang terburu-terburu dipastikan mengunyah makanan secukupnya dan langsung minum. Lambung akan kaget tiba-tiba, bukannya membuat kenyang dan perut nyaman justru membuat lambung terasa begah, bersendawa terkadang malah cegukan berkepanjangan dan berujung muntah setelah sahur , tapi aku usahakan meneruskan untuk berpuasa, kecuali kalau sudah gemetaran, pusing, dan berkeringat dingin. Jadi sebaiknya makan sedikit tapi sering, ya diatur saja, saat sahur mungkin bisa dibikin 2 x makan. Misalnya jam satengah 3 makan setengah piring dan  satu jam kemudian setengah piring lagi, 15 menit menjelang imsak sebaiknya tidak makan berat lagi. Begitu juga saat berbuka, makanlah sedikit demi sedikit beri tenggang waktu jika ingin makan makanan yang lain.

2. Saat sahur dan berbuka hindari makanan yang membuat produksi gas lambung atau asam lambung meningkat. Misalnya seperti sayur nangka, lobak/kol, kopi,minuman bersoda, serta makanan yang pedas dan asam. Sebenarnya tak hanya saat sahur tapi juga saat berbuka.

Baca juga : Sakit maag memaksaku untuk melakukan endoskopi

3. Hindari makan bersantan dan berlemak seperti makan kolak , gulai, dan gorengan saat sahur. Menurut pengalaman (kalau sekarang sudah nggak pernah) saat siang hari produksi air liur terasa meningkat (maaf aku gak punya penjelasan medis, jika teman-teman punya alasannya mungkin bisa ditambahkan di kolom komentar. Jadi saat siang hari, aku jadi bolak balik meludah, air liur terasa pekat  dan pahit (mungkin bercampur dengan asam lambung) sampai aku sengaja berkumur-kumur untuk menarik air liur keluar , setelah itu berasa enakan tapi gak diminum loh ya...hehheehehe, tapi lama-lama takut juga hukumnya makruh. Eh, iya waktu itu keluhan ini aku sampaikan ke kakak ku, dia menganjurkan setelah sahur coba memakan seiris atau dua iris mentimun agar tidak bolak balik ngeludah . Eh ternyata mujarab.

4. Hindari konsumsi coklat. Coklat memang enak ya, katanya bisa bikin happy juga. Coklat ternyata membuat klep kerongkongan jadi lemah dan membuat Reflux, atau makanan berbalik arah, inilah yang menyebabkan muntah.

Baca juga : Pentingnya Memerhatikan Asupan Makanan,Agar Tubuh Tetap Fit Saat Berpuasa

5. Katakan tidak pada mi instan.  Mi instan emang makanan pas disaat kepepet apalagi jika bangun kesiangan dan mendekati imsak. Tapi bumbu mi instan sangat tajam dan itu tidak bagus bagi penderita maag. Aku lebih baik makan nasi sama kecap dibanding makan mi instan, pokoknya diperut itu gak enak banget, lagian makan mi instan saat  sahur akan cepat terasa haus, karena mi menyerap air dalam tubuh.

6. Jika ingin makan buah, pilih buah yang aman untuk lambung, seperti pepaya pisang, apel manis, untuk menghindari naiknya asam lambung.

7. Hindari tidur selepas sahur. Tidur setelah sahur akan membuat asam lambung meningkat. Makanya begitu bangun perut terasa perih dan lapar, mual dll, pokoknya semua jadi satu deh.

8. Makan obat jika diperlukan. Obat maag bisa meminimal gangguan asam lambung. Bisa jenis obat sebagai penetraliasir asam lambung seperti antasida hmmm jangan salah baca ya, antasida bukan sianida :D, atau bisa juga jenis omeprazole dan turunannya . Omeprazole sifatnya nya mengecilkan “kran” asam lambung, jadi tidak diproduksi berlebihan. Untuk hal  ini sebaiknya konsultasi ke dokter ya. Jika makan omeprazole biasanya dimakan sebelum sahur, karena akan berfungsi baik jika dikonsumsi saat perut kosong.

9. Makan lidah buaya, biasanya aku makan saat menjelang tidur malam. Rasanya adem aja lambung jika mengkonsumsi lidah buaya. Apalagi jika merasa berdosa ketika godaan makan pedas dan asam  dilanggar.

Baca juga : Meringankan Gejala Gangguan Lambung (Maag)

10. Yakin lah!. Ya, beri keyakinan bahwa kita sanggup untuk berpuasa hingga  maghrib. Biasanya lambung juga dipengaruhi oleh pikiran. Ketika kita yakin, maka Insha Allah puasa bisa dijalankan. Makanya penderita maag itu dilarang banget stress dan cemas berlebihan, karena perasaan dapat mempengaruhi produksi asam lambung, jadi berpuasalah dengan yakin dan happy menjalankannya. Kalau perlu pastikan saat sahur ada yang membangunkan dengan panggilan sayang #eh.


Itulah beberapa point tips berpuasa bagi penderita maag, sesuai dengan pengalaman pribadi saya. Jadi dulu itu kalau saat sahur gak ada sms plus kata sayang,puasa jadi galau, mual, apalagi gak ada kabar berita seharian , lah? ini kemana sih ceritanya...? hahahaha

Oke, kalau teman-teman punya tips tambahan buat pengidap maag saat puasa, bisa tambahin ya.., bagi -bagi amalan biar jadi ibadah, benerkan?

6*J-Theme