novanovili.com - Bukan. Ini bukan sebuah fiksi
ataupun puisi, ini cuma ingin cerita saja tentang 3 frasa tersebut Ta,aruf, PHP, dan Ban Serep. Apakah ketiga
kata itu punya hubungan yang signifikan? ,jawabannya bisa jadi Ya bisa juga
tidak , tergantung cara kita mengubung-hubungkannya apakah bawa-bawa supir truk
gandeng apa nggak? :D
Disini saya cuma ingin cerita
tentang kejadian-kejadian yang akhir-akhir ini banyak berseliweran
dipanadangan, pendengaran, dan pengamatan saya yang nggak penting ini. Mohon
maaf jika ada yang merasa kesenggol-senggol, ke colek-olek bahkan ketampar
*elus pipi dewe*
Taaruf / Perkenalan
Bahagia, senang banget kalau sekarang banyak yang sadar bahwa
pernikahan melalui jalan ta'aruf dan tidak melalui pacaran mesra sana mesra
sini, gandeng sana-gandeng sini. Ini memang sudah kewajiban orang tua untuk
menjelaskan ke anak-anak (bagi yang muslim) agar tidak pacaran , dan menjamin
jomblo itu bukanlah sebuah petaka atau sesuatu yang sangat jelek, justru sebuah
penjagaan kesucian diri dan hati, walaupun itu menjadi sebuah tantangan bagi orang tua untuk menjelaskan ke anak dan memberikan pemahaman yang
sebenarnya.
Ikut salut dan bahagia ketika
seorang teman menikah dengan jalan ta’aruf . Kedua keluarga bertemu yang kemudia memperkenalkan kedua anak mereka
dan anak-anak mereka setuju untuk dinikahkan. Ta'aruf memang harus ada pihak
ketiga yang mengenalkan, jadi kalau ada suka sama sosok wanita atau pria lalu di cari pihak ketiga untuk memperkenalkan tentu dari keluarga atau
mahram. Aku gak berkompeten untuk
menjelaskan secara rinci untuk jalan
yang lebih syar’i takut salah, pokoknya intinya begitu lah ya.. ( iss..gak
tanggung jawab, hahahaa) atau bisa bisik-bisik ke mba Leyla Hana hi2.
Kunci Ta'aruf itu adalah menjaga
hati dari pihak-pihak calon mempelai , menjaga hati disini maksudnya
hati masing-masing dalam keadaan netral. Jangan sampai ada harapan yang tinggi
ke pada calon, atau malah bertaburan
benih “cinta” duluan, takutnya kalau gak cocok bakalan jadi sedih, nangis,
bahkan benci. Itulah keduanya tak boleh langsung berkomunikasi sebelunya
misalnya via chat berdua tanpa ada pengawasan , si pria mungkin saja merayu-rayu
mungkin wanita juga begitu.
Ya..jujur saja dulu walau gak pacaran, aku kaya
gini… gak deket tapi sms gencar (waduh! jangan ditiru ya!) tapi untung jadi, 3
minggu sms-an langsung dilamar hahahaha..*kepo deh..isi sms*
Biasanya yang gampang baper itu
pihak wanita ya…, apalagi udah masuk usia wajib nikah hati yang netral itu
emang harus banget. Karena banyak loh yang udah ada pertemuan keluarga ,kayanya tuh sudah iya banget, sudah ngerep tapi gak jadi dengan berbagai
alasan.
PHP (Pemberi Harapan Palsu)
Pria selalu tak ingin disalahkan
kalau mereka telah memberi harapan palsu, bahkan menuduh wanita yang terlalu
baper, kan ini kenalan dulu wajarlah kalau semisal gak jadi.
Jangan tuduh wanita baper kalau
kaliannya yang ternyata membuat wanita duluan berharap. oke.. untuk soal bahasan PHP ini diyakinkan bukan cara ta'aruf yang
sebenarnya karena untuk murni syar'i itu
terlalu kuat godaannya bagi kita-kita yang nggak bener-bener sholeh yang tidak menjaga pandangan. sholeh-sholeh tapi ada cewek jilbaban imut maniez, 3 kali
melengin muka. melihat cowok ala korea
lewat blash! langsung angkat kamera ingin motret.
Tapi Alhamdulilah untuk menjaga
tidak kontak pisik, yang ta,aruf tapi ala-ala…(masih disyukuri daripada gonta
ganti gandengan )
memulai dengan
mengirim pesan sekedar bertanya kabar lalu berujung bertanya “seandainya kita
nikah nanti kamu mau tinggal dimana?”, “nanti seandainya kita nikah kalo kamu kerja biar aku yang
antar ya..”
seandainya..seandainya….seandainya..
sadar gak sih
para cowo kamu itu sudah memberikan harapan???
please… wanita
itu sangat lemah, jangan memulai menyakitinya dengan kata seandainya..
jangan pernah katakan sebuah janji nikah. Janji itu adalah hutang, tak selayaknya nikah dibuat
sebagai janji.
Buat wanita
waspada terhadap pria yang kelihatan sholeh, memang terkadang mereka terlihat
kurang pandai merayu wanita, ngegombalin wanita secara langsung, atau malu-malu kucing gemetaran didekati wanita tapi
kalau via sms/ chatt mereka gencar banget kadang bawa-bawa ayat segala
loh, waspada nanti niat kamu untuk gak berpacaran akan terkotori oleh pria-pria
penggoda iman seperti ini. (buk..buk..ini pengalaman toh?!
Ban Serep
Ban Serep
Kalian pasti
sangat paham apa pungsi dari ban serep, yup! sebagai pengganti alias cadangan
Dengan dalih
ta'aruf kini banyak pria yang sengaja
pasang 3 ,4 bahkan 5, wow!. Jadi tuh ada (gak semua ya..banyak pria yang baik
kok, cuma waspada aja) pria-pria yang katanya ta’aruf tapi gak cuma ke satu
wanita saja. Sama yang ini minta
dikenalin, sama yang itu juga minta di
temukan, sama yang ono minta biodata, sama yang ono lagi ngirim daftar riwayat
hidup, sama yang tua ngirim surat penolakan. Ya..gak jauh bedalah sama nebar
surat lamaran kerja, untung-untungan mana yang diterima kalau tiga nerima bisa
pilih yang mana suka-suka.
Yah…,
seandainya memang ingin ta’aruf secara
benar putuskan lah lebih dulu jika merasa kurang cocok dengan catatan jangan
ada PHP. Buat kesepakatan jika taaruf
ini dihentikan serta berikan alasan yang tepat dan memang bisa diterima oleh
kedua belah pihak. Jika sudah final untuk tidak dilanjutkan, boleh lah cari
calon yang lain.
----
Menikah itu
ibadah jangka panjang, pasti kita tidak mau kan..disaat kita menikah justru ada
do’a jelek dari seseorang yang tersakiti oleh tingkah kita. Perinikahan itu
perjalanan panjang banget gak mau donk ternyata ada hal-hal jelek yang
terjadi didalam pernikahan kita,
misalnya istri ternyata judes dan cerewet dan nebar-nebar kejelekan kamu dimedia social. Bisa jadi loh..itu hasil
doa jelek dari orang yang pernah kamu sakiti.
Buat para
pria, sorry, ini tulisan emang pro wanita kok!!!!





