Kado Istimewa di Hari Ibu

Berawal dari sebuah kontes Blog untuk menyambut Hari Ibu dengan Tema Hati Ibu Seluas Samudra, Pak de Abdul Cholik sebagai sohibul kontes memiliki ide cemerlang, dengan mengumpulkan sebanyak 125 artikel para blogger pendaftar kontes untuk dijadikan/diterbitkan menjadi sebuah buku yang keren.

Sebuah Buku yang berjudul Hati Ibu Seluas Samudra. Buku ini berisi tentang pengakuan sosok ibu menurut pengakuan 125 blogger . Banyak senyum, kisah manis, bahkan juga duka yang dialami seorang ibu dalam menjalani semuanya dengan tegar, ikhlas dan sabar. Ibu memang bukan makhluk dengan sifat sempurna, tapi ibu adalah pemilik kasih sayang yang tulus dan sempurna untuk anak dan keluarganya. Tanpa memperingati hari ibu, diucapkan atau tidak, sosok ibu tetap segalanya dihati anak-anak mereka.

Senang rasanya bisa ikut jadi kontributor dalam antologi buku Hati Ibu Seluas Samudra. Ini kali kedua aku ikut proyek antologi dari eventnya para blogger.

Buku ini jadi kado istimewa yang dipersembahkan tepat dihari Ibu 22 Desember 2014, selamat hari ibu untuk semua ibu di indonesia.


Judul : Hati Ibu Seluas Samudra
Penulis : Susan, Diah Kurnia Sari,Abdul Cholik, dkk (122 Blogger lainnya)
Penyunting : Tim Sixmida
Desain Isi : SixmidArt Desain Sampul : Dani S.
Penerbit : Sixmidad, Bogor
Tahun : Cetakan pertama
Desember 2014
ISBN : 978-602-0997-02-5
Jumlah Halaman : xii+624 halaman
Ukuran : 15×21 cm
Harga : Soft cover : Rp. 75.000 hard cover Rp. 115.000 + Ongkir.
Order : Melalui inbox
Facebook : Belalang Cerewet

Bismillah, Ku berserah Diri


Ingat ketika awal kehamilan lebih dari 9 bulan yang lalu..., sering bolak balik ke toilet cuma mau liat apa ada flek atau nggak, takut kalau-kalau bakal janin nggak kuat dan keluar. Maklum sudah menunggu lama....untuk merasakan yang namanya tek dung dung hamil. Istri mana yang tak ingin merasakan hamil dan melahirkan anak.

Prediksi bidan sih... si debay bakalan lahir pada 20 November 2014, kalo kata dokter sih akhir November... Ah... semua tanggal perkiraan itu lewat begitu saja, tanpa ada tanda2 si debay akan launching..., akhirnya suka bolak balik ke toilet lagi..., kali ini berharaf ada flek, yang katanya sebagai tanda pembukaan kelahiran. Tapi nyatanya gak ada.., mules , pegel2 dipinggang juga gak ada padahal sudah 41 minggu.

Tadi siang coba cek ke dokter, eh... katanya mesti dirangsang, bayi gak boleh kelamaan dirahim..., plasenta nya akan ada pengapuran akan mempengaruhi suplay oksigen dan makanan yang berkurang. Sempat was-was dan pake drama air mata segala. Tapi setelah minta saran ke keluarga, teman, bidan semuanya suport. Apalagi kakak2 ku... Semua mendukung, dengan tetap tawakal pada ALLAH , jangan cemas, tetap optimis semua akan berjalan lancar, pokoknya bismillah aja..., maklum pengalaman pertama...cemasnya rada lebay... tapi menurutku wajar kok.

Ok... Malam ini semoga dapat tidur lelap... dan esok matahari dapat menyambutku dan mengalirkan rasa optimisme....

Buat man teman.... Doain lancar ya..., semoga aku bisa memeluk rindu ku dengan binar matanya yang indah menatapku...

Bismillah....ku serahkan diri ini pada Mu ya Rabb...

-------

By : Novili
Dalam penantian rindu..

Istri baik, Istri Sholihah

Wanita, identik dengan kelembutan, keanggunan,keibuan, baik hati dan penuh kasih sayang. Apalagi jika seorang wanita itu telah menjadi seorang istri, dia wajib menjadi istri yang baik untuk suaminya.
Para suami berharap agar istri yang mereka cintai dapat menjadi apa yang mereka inginkan, istri yang pintar masak, rajin merapikan rumah, pintar bergaul, selalu tersenyum tidak suka cemberut, tidak cerewet, becus menjaga anak-anak, selalu berpenampilan rapi dan siap meladeni hasrat mereka kapan pun. Padahal seorang Istri bukanlah makhluk yang sempurna. Dibalik kelembutan dan kasih sayang yang di punyai tersimpan segala kekurangan seperti halnya para suami.

Perlu diketahui para suami bahwa istri yang baik juga bersumber dari sikap dan prilaku suaminya. Jika suami seorang yang berakhlak baik, bisa membimbing istri, tidak hanya pintar memerintah saja, Insha Allah istri juga akan baik. Memang sih…. Terkadang ada suaminya baik ternyata istri malah sebaliknya malah tak segan-segan menjalin hubungan intim dengan pria lain, ini tentu saja bukan istri yang baik tapi termasuk pada istri yang kurang bersyukur dan kufur akan nikmat yang Allah berikan yaitu seorang suami yang baik.

Istri yang baik itu seperti apa sih? Jika menurut pandangan suami atau mata manusia tentu saja sifat baik itu sangat relatif, tergantung opini seseorang dan sifat orang itu beda-beda ditambah dengan sifat khas manusia yaitu tak pernah ada rasa puasnya. Jadi ukuran istri yang baik adalah istri yang bersikap sesuai dengan tuntunan Agama, dimana kata “baik” itu terangkum dalam “Istri yang sholihah”.

Jujur saja, aku sendiri belum bisa memastikan bahwa diriku termasuk dalam kategori istri yang baik. Tapi paling tidak kita sebagai istri berusaha menjadi lebih baik lagi. Insha Allah mendapat predikat Istri sholihah dimata Allah. Karena jika hanya mengharap pujian manusia , menjadi baik hanya pandangan manusia, biar dipuji atau apa pun itu, akan percuma saja karena kita hidup tidak hanya dunia saja tapi tujuan kekal kita adalah Akhirat.


Kategori Istri sholihah itu seperti apa sih….?? >

#Istri yang taat pada perintah Allah, rajin ibadah, tanpa meninggalkan kewajiban harian sebagai Seorang istri. Jika seorang istri taat beragama, melaksanakan perintah Allah, terutama tak meninggalkan sholat, Puasa Romadahan, dan berhijab insha Allah akan terjaga prilakunya dari sifat-sifat yang tak pantas.

# Menjaga harta suami, jika suami tidak ada. Harta suami disini tak hanya berupa kebendaan tapi juga anak-anak, dan yang paling penting adalah kehormatan diri kita sebagai seorang istri. Jangan sampai jika suami tidak ada , atau ketika kita jauh dari suami, kita berprilaku seolah tak punya aturan agama. Tak menutup-nutupi banyak sekali istri yang suka berselingkuh di belakang suami, dengan berbagai alasan. Tapi apapun alasannya namanya selingkuh gak akan pernah membawa kebaikan.

# Tidak membantah perkataan suami. Dalam hal ini tentu saja berupa nasihat baik, ajakan dan perintah baik. Jika perintah atau perkataan suami yang mengajak kita membangkang atas perintah Allah tentu saja kita sangat wajib menolaknya. Taat pada suami bukan bearti mendurhakai Allah.

# Bersifat Qonaah , yaitu merasa cukup dengan nikmat yang telah Allah berikan saat ini, suami yang baik walaupun gak terlalu ganteng he2 ;D yang penting bertanggung jawab dan gak suka “main mata” dengan wanita lain , anak-anak yang baik yang sangat menjaga nama baik keluarga. Ingat, rejeki itu tak hanya uang, tapi penghidupan yang aman tentram juga rejeki yang tak bisa terkalahkan. Jika secara ekonomi kurang, tentu masih bisa di diskusikan dengan suami, apakah istri boleh bekerja di luar membantu suami atau bisnis dari rumah dll, yang penting di bicarakan dengan baik , dengan mempertimbangkan segala aspeknya.


Menurutku empat point diatas sudah mencukupi untuk menjadi istri yang baik. Intinya untuk menjadi istri yang baik harus berpedoman pada Alqur’an dan hadist, dan juga tentunya bimbingan suami yang baik. Karena wanita dibalik kelembutannya menyimpan kelemahan dan gampang labil, terkadang keputusan-keputusan yang diambil hanya berdasarkan rasa emosi dan mengedepankan perasaan dibanding logika, untuk itu suami berkewajiban mendampingi dan bergaul secara baik dengnnya.

Tentunya tulisan ini bukan bersifat menggurui, tapi sama-sama dijadikan pedoman bagi para istri semua termasuk diriku, bahwa sesungguhnya kita bukan istri yang sempurna, tapi istri yang selalu berusaha menjadi baik dan mengupayakan mendapatkan prediket wanita sholihah dimata Allah swt selayaknya Sayyida Khadijah istri baginda Rasul. Aaamin. Dan tentunya suami juga semakin sayang…


*****

TULISAN INI DIIKUTKAN GIVEAWAY
Istri Yang Baik



Malam Jum'at


Garis senja mulai menipis
Samar menutup bayang Kamis
Gelap menyambut deraian Gerimis
Sepi...pun tak tertepis..


Malam Jum'at..
Banyak bayang berkelebat...
Antara Hasrat rindu yang terikat
Dan cinta yang membludak hebat...


Malam jum'at..
Merampas sunyi senyap..
Menelanjangi tirai rindu..
Melepaskan semua hasrat


Ah.....
Malam jum'at
Tak melulu tentang hasrat
Ada malam bermunajat..
Ketika Tuhan begitu dekat..
Meraih Cintanya dalam do'a dunia akhirat.
------
Airmolek , 20 Nopember 2014
#Menjawab Tantangan Mak “Yuli Yulia”

Untuk berpuisi Di Malam Jum'at.. :)

Ojo ngonoo...., Kesane Ngenyek.... :p

Ini masih gak jauh-jauh dari soal naiknya harga BBM, disini aku aku gak ikutan protes atau pro soal kenaikan harga BBM. Cuma pengen ikut-ikutan nyinyir aja…. Soalnya sekarang banyak orang yang mendadak nyinyi r to…???! Jadi mumpung si nyinyir masih anget gurih , ya

sini..ikutan tak lahap juga…

Ada beberapa poin tentang kenaikan BBM di negeri ini, ehm :p

#Siapa pun Presidennya… , dawal /ditengah/diakhir jabatan , selalu menaikkan harga BBM.

#Awal kenaikan selalu banyak gelombang protes/demostrasi di mana-mana, setelah itu adem ayem aja… menikmati keadaan.

#Banyak yang kontra,ternyata banyak yang pro juga, dengan berbagai pertimbangan.

#Perang opini di social media, semuanya seolah-olah sok paling paham, baik dari yang pro maupun yang kontra.

Yang penting dari semua poin diatas, kita sebagai keluarga besar Indonesia jangan sampai bermusuhan karena beda pendapat*an. Setiap orang punya opini apa yang ia rasakan, jangan samapai terkesan ngenyek hanya karena soal pendapat*an.



Dari yang pro soal kenaikan harga BBM selalu bilang :

#“ahhhh…. Cuma naik 2000 aja , protesnya gitu amat!”

#“ ke salon habis uang 3 Jeti, BBM naik 2000 aja protes”

#“ya dah…. Gak usah naik motor atau mobil kalo gak mau BBM naik…., jalan kaki aja”

#“ Mau…. Lihat, yang protes BBM naik… , pada masih mau beli ga?”

#“ ya..udah kalau gak mau presiden ntutu…. , pindah aja dari Indonesia”

#“Halah….. yang protes paling antek-antek yang itu tu…”

#“ Protes BBM naik? Protes juga donk fasilitas gratis”



Adooooh….., kok kesane ngenyek sama orang2 yang beda pendapatan sih…???

#Ok…. Naik cuma 2000, cuma……? Kata cuma itu bagi ekonomi kela berapa? Bagi yang ekonomi super sulit 2000 rupiah itu banyak boooo…, kalau sehari nambah 5000 rupiah buat pulang pergi kerja dikali 30 hari = 150.000/ bulan… nah kalau pendapatan pas-pasan? Piye? Ngaruh toh…?

#Ke Salon abis 3 juta? Heloooo… yang kesalon habis 3 juta itu siapa seeeehhh!!!??? Pasti bukan mbok-mbok tukang sayur, atau mak-mak jualan lontong atau.. penjual gorengan, atau saya (yang gaji tiap tanggal lima udah koma) kan?

#Gak usah… punya motor atau mobil, kalo gak mau BBM naik? Pliss deeehhhhh… emang yang cuma ngerasain efek kenaikan BBM itu cuma yang punya kendaraan? Ya nggak lah…!! Emak-emak yang cuma duduk dirumah nungguin tukang sayur juga ngerasain akibatnya kok. Karena BBM naik.. harga sembako juga naik, jika biasanya belanja 20 ribu sehari..eh sekarang jadi 25ribu-30 ribu… nah kali in aja sebulan berapa? Jangan bilang cuma segitu ya…..

#Pada masih mau beli BBM ga? Ya.. namanya perlu, tetap di beli lah…..kenapa mesti ngomong begitu? Protes bukan artinya gak mau beli….kan?? ah… yang beli mahal ama tukang sayur aja suka protes kok? Kentang kecil-kecil gini kok haranya 5000 sih bang…..!? tukang sayur jawab.. “kalo mo murah tanam sendiri sono..!!” eh..dibeli juga tu kentang kan..???

#Ya ..udah… kalo gak mo presiden yang itu, pindah aja ke negara lain..??? loh… kok bawa-bawa presiden, disuruh pindah negara pula….??? Helo…!.! Kalimat ini baru kedengaran akhir-akhir ini loh..?? dulu2 gak ada…. Kenapa ya…??? Yang kita kritik kan kebijakannya.. bukan presidennya. Kenapa sekarang banyak yang terlalu fanatic sehingga kesannya gak mau di kritik? Ah…. Ya sudah lah… kalo yang ini gak mau panjang lebar…

#Yang protes antek-antek itu tu… pasti! Ondeh…… yang protes tu sabananyo antek-antek kampung tengah (lambung), masyarkat yang protes karena memikirkan kelangsungan hidup mereka, apa lagi dengan ekonomi sulit da memiliki tanggung jawab terhadap keluarga.

#Protes juga dong, fasilitas yang akan diiberikan gratis , karena subsidi silang. Fasilitas gratis saat ini belum bisa dirasakan langsung. Yang mereka rasakan sekarang ini kan efek langsung dari kenaikan harga BBM.



Sebenarnya disini cuma mau bilang, jangan sampai kita terkesan mengecilkan masyarakat sodara yang kurang mampu, yang protes dengan harga BBM. Biarkan lah..mereka mengeluarkan pendapat suara hati mereka, yang saat ini mungkin shock dengan kenaikan harga-harga. Tapi… toh nanti mereka juga akan menerima.. semua akan tenang dengan berjalannya waktu.

Kita berdo’a semoga Allah member rejeki lain untuk kita semua, dengan tetap berusaha dan ikhtiar dijalanNya. Jangan sampai dengan kenaikan harga membuat kita terjerumus untuk berbuat kejahatan, misalnya mencuri, korupsi dll.



Atau…. Dengan naiknya harga BBM..akan membuka peluang terciptanya korupsi baru atau Mafia-mafia ekonomi baru ya?! #Eh!!! Gak mau…lanjooot ahhhhh…..

:p

Ibu Kasihmu Sebening Mutiara

Kasih ibu kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa..
Hanya memberi tak harap kembali
Bagai sang surya menyinari dunia
(Cipt. Pak SM. Mochtar)


Tak ada salahnya aku memulai tulisan ini dengan sebuah lirik lagu yang semua orang hafal dengan lagu ini,, dengan kesederhanaan bahasanya yang mudah dimengerti orang-orang sehingga lagu ini menjadi pengingat bahwa Ibu adalah segalanya. Menyimbolkan ibu bagai sang Surya taklah berlebihan karena sang surya memberi nyawa bagi kehidupan didunia ini, begitu pula dengan kasih seorang ibu yang menyayangi dengan sepenuh jiwa bahkan nyawapun jadi taruhannya.Masih ingatkah cerita dizaman nabi Sulaiman. Seorang ibu yang menangis karena bayinya telah ditukar dengan mayat bayi yang lain. Dia rela anaknya diberikan kepada orang lain dari pada harus dibelah menjadi dua, karena bayi jadi rebutan dengan ibu yang lain. Walaupun itu cuma taktik Nabi sulaiman untuk mengetahui mana ibu yang asli atau yang bukan. Bahkan Rasulullah SAW menempatkan posisi ibu tiga kali diatas penghomatan terhadap ayah, mengingat pengorbanan ibu mulai saat mengandung,melahirkan, meyusui , merawat ketika sakit dan mendidik kita hingga dewasa. Jasa seorang ibu takkan pernah terbalas walau kita bawakan gunung emas sekalipun, penghormatan terhadapnya adalah jalan menuju surga

Paragraph diatas hanya pengantar tulisan ini untuk menggambarkan bahwa kasih seorang ibu tak dapat diukur dengan apa pun,. Dalam kata, senyum, diam dan marahnya ibu selalu tersimpan do’a untuk anak-anaknya. Bagai air di samudera luas hati ibu tak pernah kering dari rasa cinta dan kasih, walau ia dalam keadaan jengkel, marah sekali pun. Kemarahannya adalah rasa perhatian yang ditunjukkannya, agar kita tak terjerumus kedalam keburukan dunia dan akhirat.



Jujur saja dulu aku pernah merasa bahwa ibuku itu terlalu cerewet, dan suka mengatur , suka melarang ini itu. Apa lagi jika dibandingkan dengan teman-teman ku aku merasa terzolimi. Teman-teman bisa main sesukanya , sedangkan aku terikat dengan rutinitas pekerjaan rumah. Bahkan tak jarang ibuku memukul kakiku dengan kayu atau sapu lidi karena tidak sholat ataupun malas mengaji. Ibuku juga suka marah-marah jika hari minggu aku belum mencuci baju dan sepatu sekolahku, padahal teman-teman, ibu mereka yang mencucikan dan mereka bisa bermain seharian. Air mataku selalu mengalir menangis, sedih, merasa aku anak yang tak diakui, aku kesal sekali atas sikap ibu.

Saat ini.., air mata ku juga mengalir… tapi bukan air mata kekesalan akan sikapnya yang ku anggap tak menyayangiku atau merasa dibenci olehnya. Tapi bulir-bulir penyesalan dan perasaan berdosa yang telah berprasangka buruk terhadapnya. Padahal segala yang telah dilakukannya adalah demi kebaikan dan melatih kemandirian ku. Keluarga ku bukanlah orang yang berada yang bisa memasukkan anak-anaknya ke bangku Taman Kanak-kanak, aku begitu sekolah langsung masuk Sekolah Dasar. Tapi Hebatnya (aku sih..merasa hebat) aku sudah bisa membaca lancar dan berhitung, juga hafal beberapa surat pendek Al-qur’an. Belajar dari siapa? Semua dari ibu ku, aku tidak pernah belajar diluar kecuali sekolah, belajar mengaji dan membaca itu di rumah, kami tak punya uang tambahan untuk belajar diluar, semua ibu yang mengajar dan diselingi juga dengan Ayah.

Kenapa dulu ibu terasa mengekangku, dan mesti melakukan pekerjaan rumah, itu karena ingin aku mandiri dan bisa melakukan semuanya. Dulu kelas 3 SD aku sudah punya kewajiban menanak nasi di tungku kayu, mencuci piring setelah sholat subuh, menyapu halaman ketika sore , menyetrika baju sekolah sendiri, dengan setrikaan arang. Ah… itu bukan sebuah penzoliman dari orang tua, tapi sebuah didikan yang artinya baru ku pahami sekarang. Mungkin ada yang bertanya terus kerjaan ibu apa? Kalau yang menanak nasi aku. Ibu ku berjualan tepatnya berdagang makanan di sebuah sekolah dari pagi hingga sore hari dan ayah ku bekerja diluaran. Ibuku ingin kami mandiri dan disiplin dalam hidup , tak boleh bermanja-manja. Ibu… hati mu bagai seluas samudera mungkin yang saat itu kulihat hanyalah keruhnya air laut, tapi didalam hatinya tersimpan beribu mutiara kasih yang siap dcurahkan pada anak-anaknya yang saat ini ku panen hasilnya dari didikannya.

Apa lagi saat ini, aku sedang mengandung anakku yang pertamaku, rasa penyesalanku yang telah bersuuzon padanya semakin dalam. Apa lagi beberapa waktu yang lalu itu ia berkata “Anak perempuan ku udah 3 yang melewati kehamilan dan melahirkan, dan ikam (kamu) yang ke ampat, tapi ntah mengapa rasa cemasnya beda…setiap hari aku mendoakan semoga ikam sehat, selamat melahirkan lancar” kira-kira itulah yang dia katakannya bercampur dengan bahasa Indonesia dan bahasa banjar. Hati ku semakin pilu melihat keadaannya yang kini tak sekuat dulu yang gigih menjalani kehidupan, yang kini hanya mengandalkan tongkat untuk berjalan. Walau fisiknya tak sekuat dulu, tapi hatinya selalu terpaut pada bait-bait do’a sebagai pelindung untuk anak-anaknya. Terimakasih Ibu… atas segala cintamu..yang jika ku kumpulkan tak kan cukup samudera menampungnya.


“Allahummaghfir lii wa liwaalidayya warhamhuma kamaa rabbayani shagira”


------

“Artikel ini diikutkansertakan pada kontes Unggulan :Hati Ibu Seluas Samudera”

Kado Cinta Penghujung Tahun


Sekitar  bulan November 2009 yang lalu  aku sibuk mempersiapkan acara pernikahan ku, yang akan dilakasanakan pada hari Jum,at 4 Desember 2009 dan dilanjutkan resepsinya hari Sabtu 5 Desember 2009. Aku ingat  betul rasa deg-deg plusnya takut ga berjalan dengan lancar , tapi Alhamdulilah semua berjalan dengan baik tak ada kendala yang bearti.

Lima tahun kemudian tepatnya November tahun ini (2014) rasa deg-deg plus itu kembali hadir , setelah penantian yang cukup panjang tibalah kami menunggu kehadiran buah hati yang selalu kami rindukan,  seorang bayi yang kami idamkan akan tersenyum dalam hangatnya pelukan  yang segala kasih sayang akan kami curahkan dengan segenap kemampuan yang dimiliki. Sebuah kado cinta  akan hadir dimusim hujan ujung  tahun ini, kado cinta yang Allah berikan di usia pernikahan kami yang ke lima. Ah…. Rasanya alam dan waktu ikut berkonspirasi mempertemukan kami di dunia ini, disela dingin angin ujung tahun dan sejuknya rintik hujan yang sesungguhnya  adalah hadirnya sebuah kehangatan baru yang penuh cinta dan kerinduan.

Aku dan suami cukup sibuk mempersiapkan kehadiran tamu penting  , mulai dari menyiapkan  pakaian, peralatan mandi, dan kamar yang kembali ditata , menggeser lemari, agar terkesan lebih luas walau sesungguhnya yang terasa luas itu di sini (nunjuk hati) J   , semuanya disusun rapi. Agar “sang tamu” merasa betah berlama-lama… (sedikit lebay ya…?), namanya juga pengalaman pertama walau usia tak lagi muda… *uhui..makin lebai*.
Lima tahun yang lalu aku pernah  menulis puisi  Cerita Ujung Tahun” tahun ini penggalan baitnya masih menceritakan rasa yang sama …
………..
Lihat lah……
Begitu banyak bulir-bulir  hujan yang siap mengukir..
Mengukir ..cerita tentang cinta…cerita tentang asa..

Lembar-lembar kehidupan telah terhampar…
Untuk kita torehkan cerita baru tentang kita…

 Benar sekali lembar-lembar kanvas baru telah terhampar di depan mata yang siap ditorehkan kisah yang baru seiring waktu dan takdir yang bercerita. Tanpa tahu cerita apa yang akan ditorehkan kelak, bahagia kah..sedih…gundah atau semuanya kan menyatu dalam warna warni kehidupan.

“Nak… jika kelak dirimu dewasa dan membaca ini…, ntah ayah dan ummi masih ada ataupun telah tiada, ummi harap kamu  paham bahwa hadir mu adalah rindu yang telah lama kami simpan, hadirmu adalah bahagia yang telah lama  terbiarkan dalam sebuah dahaga  yang begitu kering dan mengharapkan sebuah kesejukan. Nak… Ummi mohon jadikan rindu kami ini sebagai penguat mu… jadikan dirimu yang terbaik.. pribadi yang cerdas  paham akan agama, tunduk dan taat pada kebenaran yang telah ditentukan Tuhan mu, hingga kau jadi penyejuk  seluruh alam, dan hadirmu kedunia ini bukanlah sebuah kesia-siaan belaka.”


_____
By: nova violita…
____dalam sebuah penantian___

EDUKASI SPESIAL PRENAGEN





Pada hari Minggu 19 Oktober 2014 yang lalu , Prenagen mengadakan seminar Interaktif di Aula RM. Bunga Tanjung, Airmolek  ,  dengan nara sumber dr. Bagus Pandji Udara, Sp.OG . Ini merupakan Event  dari Prenagen bertajuk Prenagen Pregnancy Educational Journey ,dengan tema  “Periode Emas Siapkan Anak Ke Masa Depan”

Nara Sumber menjelaskan tentang pentingnya 1000 hari pertama  kehidupan masa emas pertumbuhan dan perkembangan otak, yaitu masa kehamilan 270 hari (9 bulan) hingga bayi  berusia 2 tahun ( 270 hari).  Caranya  dengan memperhatikan nutrisi sejak awal kehamilan,  dimana sel-sel otak mulai berkembang, dan organ-organ  tubuh mulai terbentuk, yang akan mempengaruhi tumbuh kembang kecerdasan anak dimasa datang.Perkembangan otak dimulai sejak  hari ke -16,  dan pembentukan tabung syaraf terjadi pada hari ke 22 kehamilan.
sebelum bellydance ...ngaso n ngerumpi doooloooo

wahhhh... seger na.... abis dance, sayang gak bisa motretpas  nge bellydance

Acara ini sangat bermanfaat sekali  karena masih banyak ibu-ibu yang belum memahami pentingnya nutrisi diawal kehamilan, apalagi beranggapan bahwa pada masa awal hanyalah sebuah gumpalan darah, padahal proses perkembangan janin sudah berjalan, seperti pembentukan otak dan jantung, yang merupakan organ paling penting, yang bisa saja menimbulkan dampak negative dimasa depan jika perkembangannya tak sempurna.
Nara sumber  dr. Bagus, Sp.OG , menjelaskan tentang tumbuh kembang janin.

Serunya  sebelum acara interaktif dimulai ,  para ibu-ibu diajak untuk  senam Bellydance , yang bermanfaat untuk peregangan rongga panggul yang bisa mempermudah persalinan normal. Bellydance dianjurkan untuk ibu-ibu dengan usia kehamilan diatas tujuh bulan, dimana janin sudah tertanam kuat, dan tidak rentan terhadap guncangan.

Sayangnya acara ini tidak tersosialisasi merata, sehingga ibu-ibu yang ikut hanya sekitar 50-an orang, padahal acaranya sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan ibu-ibu baik yang sedang hamil maupan yang sedang melakukan program hamil. Apalagi dengan dialog interaktif kita dapat  bertanya tentang hal-hal yang kurang kita pahami, apa lagi banyak mitos-mitos yang berkembang dimasyarakat tentang kehamilan, disini tempatnya kita menggali ilmu dan saling berbagi pengalaman seputar kehamilan dll. 

Semoga dilain waktu Prenagen dapat mengadakan acara yang sama dan lebih seru lagi, dengan tema lebih menarik, peserta yang lebih bejibun…(he2), serta hadiah doorprize yang lebih banyak lageeeee.. (ngarep.com), coz aku cuma dapet  dvd seri satu tentang anatomi kehamilan , karena aktif bertanya..padahal  ngarepin hadiah lainnya….. *ehm*

hhh.... gara-gara antusias banget jadi lupa... selfie, mengabadikan diriii.... Jadinya foto sendiri gak ade.....
Senangnya dapat doorprize, coba aja saiiiiyaaaaa..wwkwkwkw

--------

By : Nova Novili
Tjg. Gading, Airmolek

BUKAN GAGAL MOVE ON






Ini  bukan postingan soal putus cinta, apalagi soal patah hati. Ini  cuma  sebagai bahan intropeksi diri  bahwa banyak sekali orang dan mungkin  kita sendiri yang tanpa sengaja mengungkit kisah masa lalu, suka menyalahkan masa lalu dengan keadaan  kita yang sekarang, yang dianggap tidak sesuai dengan harapan.

Masa lalu memang patut dikenang, dan tak akan mungkin akan lupa dari ingatan. Apa lagi kisah hidup itu sangat menguras tenaga dan pikiran kita, terutama hal-hal yang membuat kita sedih, terpukul dan tertekan dengan keadaan. Ada yang bilang “ah… wajar saja mengenang masa lalu, toh tempat jatuh aja kita ingat, apalagi pristiwa perjalanan hidup”
Kalimat  itu gak ada yang salah, jika semua hanya ditempatkan pada sebuah ingatan, tapi bukan untuk diratapi. Kita memang ingat kita pernah jatuh  dan luka-luka yang tertoreh, tapi tentunya sekedar mengingat , tak mungkin kita menangis berteriak seperti saat kita merasakan sakit pada waktu itu.

Tak perlu kita bercerita  “ Aku dulu jatuh disana…, rasanya sakit….., luka disana sini..perlu dirawat  rumah sakit” sambil menangis berteriak kesal. Ini  cuma sekedar contoh bahwa banyak sekali diantara kita yang suka mengungkit dan menyalahkan keadaan masa lalu, dan begitu menyesali dengan apa yang telah dilewati, bahkan  terkadang mengumpat.

Apakah ini  bisa disebut gagal move on dari masa lalu? Tidak. Ini bukan soal move on atau tidak tapi menyangkut keikhlasan diri  atas takdir  yang telah ditentukan Tuhan.  Tidak ada orang yang mau jatuh, tidak ada orang yang mau menderita, tidak ada orang yang mau sedih, setiap diri pasti berusaha akan kehidupan yang baik, tapi jika nyatanya kita berada pada kesedihan itulah yang dinamakan Takdir. Tak perlu menyalahkan siapa-siapa ntah orang lain, keadaan bahkan diri sendiri apa lagi menyalahkan Tuhan , Naudzubillahimindzalik.

Sebagai hamba Allah kita wajib  mengikhlaskan segala yang telah terjadi, percuma kita menyesali. Jika kita masih saja mengumpat, memaki keadaan bearti kita  tidak ikhlash apa yang telah ditakdirkan Allah pada kita, dan akan mendapat label sebagai orang  yang tak bersyukur bahkan tergolong orang yang kufur terhadap nikmat
yang telah Allah berikan pada kita, yang sesungguhnya  nikmat-nikmat itu tak dapat kita hitung.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 7)

Dari ayat diatas sangat jelas dikatakan, jika kita besyukur  maka Allah akan menambahkan nikmat kepada kita. Dan asal tahu.. bisa saja segala apa yang terjadi sekarang  yang tak sesuai harapan kita, ntah sakit..atau kehidupan yang  bertambah sulit ,  sebenarnya bukan tentang masa lalu yang banyak masalah, tapi karena kita  kurang ikhlas dan bersyukur atas yang Allah berikan.
Serem banget ya….. , jadi kalau ada masalah lebih baik kita tak menyalahkan siapa-siapa mungkin ada baiknya kita merubah hati kita agar lebih legowo, ikhlas, dan banyak bersyukur menjalani hidup. * ambil kaca… langsung melototin diri..he2*

 ----
by : Nova Violita
___ketika memahami diri, untuk lebih bersyukur akan kehidupan yang dijalani___

Alhamdulilah akhirnya...... :)

Menanti/menunggu adalah hal yang membosankan, apalagi yang kita tunggu nggak tau kapan datangnya…. Hmmmm gelisah banget, apa lagi nungguin jodoh…. Bosan banget.. ditanya.. kapan nih…? Kapan…?? , eh begitu udah nikah ditanyain lagi…. Kapan? Kapan punya momongan???! Ihhh…. Nyebelin, siapa juga yang gak mau cepat-cepat dapat momongan, tapi semuanya kan ada yang ngatur…. Biar tiap malem usaha *he2* tiap hari minum vitamin tapi jika Allah belum menghendaki , ya gak akan hamil. Tidak semua hasil itu berdasarkan usaha kita sendiri karena semua ada campur tangan Tuhan yang maha esa.

Hal ini lah yang terjadi pada diriku selama hampir lima tahun, kadang aku suka menghindar dari orang-orang yang mulutnya “nyinyir”, pokoknya ditandain banget, setiap kali jumpa ditanyain mlulu, apa gak bosan ya….?? Emang gak ada topic lain apa ya…?? Sempat saking bête nya aku sampai nulis di status fb “jangan sapa aku, kalo Cuma mo nanya kapan punya anak”.

Jujur aja ..kadang aku suka sedih dan kadang juga timbul rasa iri, pada pasangan-pasangan baru menikah, beberapa bulan aja udah hamil, bahkan nih… yang tahun 2009 lalu yang sama-sama nikah anaknya udah 3, ya ampuuun…… aku aja 1 belum dikasih. Tapi Syukurnya suami dan keluarga sendiri gak pernah mendesakku untuk segera punya momongan, mereka sangat mendukung dan memahami aku dan suami.


Awalnya aku rajin banget nandain kalender setiap kali haid, melingkari, kira-kira kapan ya masa suburnya, tapi hampir satu setengah tahun terakhir aku udah malas. Pasrah aja dengan keadaan, kami pernah beberapa kali ke dokter kandungan didaerah ku, tapi Cuma diberi obat penyubur dan vitamin, sisa nya hanya minum obat-obat herbal yang katanya bisa cepat hamil, kurma muda bubuk, kurma hijau kering yang nitip sama kakakku maupun tetangga yang pergi Haji, Buah Kundur, Madu, Jintan Hitam dll, semua kami laku kan. Kadang aku mikir kenapa kami bukan orang kaya.. yang bisa bolak-balik ke dokter kandungan yang ada di ibu kota provinsi , yang katanya hebat-hebat dan pemeriksaannya lebih detail luar dalam. Ada teman yang berhasil setelah beberapa kali kesana, tak tanyain biayanya.. berapa sekali berobat? Sekian jut..jut..jut… he2. Tapi suami ku selalu aja bisa menentramkanku walau ku tahu dia juga sangat ingin. Mungkin kita belum dikasih rejeki, kita coba dulu yang tradisional mana tau justru ini yang Allah ridhoi, Allah maha tahu kapan waktunya. Selain suka melingkari tanggal, aku juga sering buru-buru melakukan testpack setiap kali telat datang bulan. Tapi makin kesini aku mulai benci ama alat tes kehamilan tersebut ,habisnya dua garis merah yang selalu kudambakan tak pernah nongol pada alat itu.


Sekitar bulan maret lalu aku telat beberapa hari, dengan agak malas pagi itu aku test deh… hasilnya.. satu garis merah.., hmmm langsung deh aku masukin plastic, dan ku lempar disamping mesin cuci, saking sebelnya. Satu…dua..tiga hari kemudian si tamu bulanan belum datang juga, kenapa ya…?? Badan juga rasa pegal-pegal dan pagi hari sering mengantuk. Dengan rasa penasaran aku buru-buru nyari plastik yang aku lempar disamping mesin cuci, untungnya belum ku buang. Aku perhatikan secara seksama *caelaaaah…* kok? Sepertinya ada satu garis yang lain..ya…?? pokoknya samar banget hampir tak terlihat. Malamnya aku cerita sama suami, ternyata suami ku sempat ngeliat isi kresek itu , habis penasarn katanya…dia juga melihat garis samar itu. Tanpa menunggu esok pagi aku test malam itu, abis penasaran banget…. Dan eng ing..eng…. dua garis merah nongol..tapi yang satunya belum begitu jelas, tapi lebih jelas dari test pertama. Menurut yang ku baca bahwa awal kehamilan itu udah dimulai pembentukan syaraf otak, walau gak pede aku suruh suami beli susu hamil dan testpack merk sen****f yang katanya bagus, buat besok pagi test lagi…, akhirnya aku sempat 4 kali testpack, baru deh..ke bidan dan dinyatakan positif. Ya..ampun… kami seneng banget… sampai berkaca-kaca, dan usg pada kehamilan 8 minggu dan 12 minggu untuk meyakinkan bahwa janin kami tumbuh, takut terjadi kehamilan kosong…rentang waktu itu masih deg degan..takut gak jadi.






Alhamdulilah aku gak banyak mengalami ngidam , mual dan muntah masih bisa ditolerir sampai saat ini aku sama sekali gak pernah makan obat mual, hanya saja penciuman ku sensitive gak tahan wangi-wangian langsung mual, dan cepat merasa lelah, gak tau badan tuh gak enak banget, jam sepuluh pagi udah ngantuk…, kadang ruangan kerja ku tutup aku tidur deh..sebentar, baru lanjut lagi…. Tapi sambil nguap-nguap gak enak banget masa ngetik sebentar mata udah berair-air. Tak hanya kerjaan aja yang terganggu, buat nulis apa lagi ngeblog selera ku hilang. Makanya blog ini banyak diangggurin… banyak kontes n GA yang biasanya ikut ku ramaikan malah lewat begitu aja. Malu aja ma diri sendiri he2, bukan blogger sejati deh kayaknya…, anget-anget tahi ayam….. he2


Sekarang usia kehamilan ku udah 27 Weeks, udah hampir 7 bulan…, itu bearti tinggal beberapa bulan lagi aku bisa memeluk junior ku. Gak sabar deh rasanya… tapi proses mesti dinikmati hingga cukup bulan tentunya. Katanya sih.. kalau belum 7 bulan pamali buat beli perlengkapan bayi…., kayaknya asyik deh… baju bayi sekarang kan lucu-lucu.


Aku jadi ingat… ada beberapa puisi rindu yang kutulis, yang mengungkapkan kerinduanku terhadap buah hati. Dan sebentar lagi..rindu itu akan memelukku. Aku berharap bisa melahirkan dengan normal dan lancar, aku sehat bayi ku pun lahir dengan sehat dan selamat. Ada rasa was-was juga sih… apalagi usiaku udah 30-an.

Semoga setelah melahirkan nanti, my baby bisa jadi inspirasiku buat nulis disini. Duh…. Sekarang aja udah kebayang-bayang jadi saksi (caelah..emang saksi nikah?) tumbuh kembang si junior. Semoga Sehat dan panjang umur. Buat teman-teman bantu do’a agar semuanya lancar ya...

J-Theme