Agar Senin Lebih Semangat



Rata-rata orang (bukan pukul rata) pada malas ketika hari senin menjelang, terutama yang pekerja kantoran atau punya hari libur Sabtu dan Minggu. Kenapa pada ga suka dengan hari senin? Sebenarnya bukan tidak suka, tapi hanya rasa malas mendera karena sudah  2 hari libur, nyantai, happy, bisa leyeh-leyeh, atau masih capek karena habis liburan dari luar kota, dan malam senin  dini hari baru sampai dirumah. 

Sebenarnya rasa malas itu bisa dilawan. Cieeee… ngomongnya begini padahal kita mah biang keroknya si pemalas..ha2,  ya… ini juga tulisan untuk memotivasi diri sendiri sih….gak nuding siapa-siapa , tapi mana tahu tips-tips ini juga bermanfaat untuk  yang lainnya kaaaaaaan…???. Kata emak dirumah malas itu tidak ada obatnya, obatnya ya…dari diri sendiri untuk melawan rasa itu. Tapi bener juga, kadang suka malas ingin mengerjakan ini itu, tapi begitu memulai pekerjaan dan ingin cepat selesai malah makin semangat, dan ternyata cuma butuh waktu  tidak terlalu lama. Jadi  seberat apa pun pekerjaan akan lebih terasa ringan jika kita tidak mengerjakannya!! Lah? hahahaa kita mengerjakan dengan rasa ikhlas dan penuh semangat, karena kalo ga semangat bawaan pasti ngantuk dan meluk guling aja.

Bagaimana sih..agar Senin disambut dengan ceria:
1.     Diharapkan hari Senin itu adalah tanggal 1 awal bulan dan begitu datang, langsung dipanggil bagian keuangan untuk tandatangan slip gaji..he2, tips ngawur tapi ini penyemangat utama tapi ga mungkin semua senin tanggal 1 , jadi skip..
2.    Jika ada rencana liburan keluar kota sebaiknya  dipersiapkan sejak beberapa hari sebelumnya, misalnya hari Rabu atau hari Kamis, semua sudah packing, dan berangkatnya pada hari jum’at sore , karena biasanya  hari Jum’at pulang lebih cepat. Dan pulang  diusahakan sampai di kos atau rumah itu pada hari minggu sore, atau tiba tak terlalu malam.  Dengan begitu diharapkan kita memiliki waktu tidur maksimal untuk menyambut hari Senin.
3.      Jaga hubungan baik dengan pasangan atau keluarga dirumah. Kenapa? Karena rasa malas tidak mood tercipta dari adanya pertengkaran dirumah atau lainnya. Masalah dirumah jadi kepikiran dan terbawa  hingga ke tempat kerja.
4.      Jika Sabtu dan Minggu libur serta tidak ada rencana keman-mana, lebih baik jangan terlalu terlena dan terlalu memupuk rasa untuk bermalas-malasan.  Tetapi tetap mengerjakan pekerjaan rumah, mencuci baju dan menyetrika, mengepel, atau belanja kebutuhan dapur mengisi kulkas dan lainnya. Begitu hari senin tiba, pakaian sudah siap dikenakan, masak juga tinggal nyemplungin kepanci karena sebagian bumbu udah dipersiapkan, pagi senin dijalani dengan santai dan tidak terburu-buru. Jadi gak ada cerita mau pakai baju ini ternyata masih kegantung di kamar mandi dan belum dicuci, dan kalau udah berkeluarga biasanya anak-anak mau Apel senin minta dasi dan topi serta tetek bengek yang lain, jika tidak dipersiapkan akan kalang kabut kaya mau perang.
5.       Setelah sholat subuh sebaiknya langsung beraktifitas untuk menyiapkan segalanya, jangan mapir ketempat tidur dulu buka gadget , buka facebook , twitter atau sosmed lainnya, keasyikan baca jadi lupa waktu ternyata sudah setengah jam berlalu.  Habis tu terlonjak kaget dan lari sana-lari sini menyiapkan semua, tembok pun ditabrak dikira bisa nimbus dinding?. (ngaca.. jangan pinter ngomong.. he2)

Kaya cukup lima deh… karena itu menurutku hal-hal pokok yang dapat menyebabkan malas berangkat kerja di hari Senin, apalagi bagi yang sudah berumah tangga dan tak punya ART, dimana seribu tangan tak cukup tuk mengerjakan semuanya. Jika teman-teman punya tips lain agar Senin lebih bersemangat bisa sharing disini, tak hanya hari senin saja…tapi biar semangat setiap hari he2.

Ya…inikan bagi ibu atau wanita yang bekerja, bagi yang dirumah saja  menjadi ibu dan istri yang baik melayani keluarga pastinya tidak merasa kerepotan, karena telah  menjadi rutinitas. Tapi pasti terkadang ada timbul rasa bosan ya mak…. suntuk, bahkan bingung mau masak apa lagi ya pagi besok nentuin menu kadang ribet juga dan kadang Cuma disesuaikan dengan isi kulkas  apalagi akhir bulan gini. Kalau mikirin masalah..setiap orang punya masalah sendiri-sendiri yang penting tetap semangat dan jangan sampai berfikir kalau kita  adalah orang yang paling menderita ntar malah kufur nikmat. Loh…nih..masih nyambung atau keluar topic sih….? Ah ya uudaahlah…. Melenceng dikit boleh lah.. 
----------------
Airmolek, 30 Nopember 2015 (wah…. tanggal 1 nya besok nih!)
Dalam rangka..memangkas rasa malas


KEPASAR BAWA UANG SELEMBAR (?)



sumber image

Kalau soal irit mengirit ntah itu hemat atau pelit bahkan mungkin saja lagi paceklik akhir bulan,  setiap ibu rumah tangga memang harus lihai tanggap darurat  dengan harga yang mulai merambat naik, pelan tapi pasti. Tak bisa menyalahkan pemerintah atau yang lainnya, hanya membuang waktu, toh hasilnya sama saja. 

Sekarang ini aku lagi berusaha bagaimana bisa hemat dan ngirit tapi bukan pelit. Salah satu yang ku lakukan adalah belanja langsung ke pasar, sambil lewat aja  mau pergi ngantor atau pulang kerja, soalnya kalau belanja  di abang-abang  sayur atau warung harganya pasti lebih mahal. Karena aku tinggal di daerah jadi lebih gampang mampir,  kalau dikota besar mungkin agak ribet  ya?, terkendala macet atau lainnya.  Selain itu aku bawa uang pas-pas banget dan berharap jangan sampai ke injek telur orang hahaha, pecah bearti membeli kan?, biasanya aku belanja untuk dua hari kedepan, jadi  dua hari lagi baru aku ke pasar. Atau belanja seperlunya aja, misalnya yang  mau dibeli apa aja, cabe merah, bawang, tempe, tahu, sayuran apa yang mau dimasak besok. Kadang cuma bawa uang selembar , kalau awal bulan stok uang lembaran merah ( kalo yang ini bisa buat 4 harian) masih ada laaah, tapi kalau udah minggu ketiga bawa selembar warna biru kalau nggak yang receh sepuluh ribu atau lima ribuan dengan jumlah yg dicukup cukupkan ,karena lembaran merah sudah disedekahin sama penjual gas, petugas pln dll, karena sesama manusia kita harus berbagi (ngeles). Itu tu yang merah bunyinya aja yang gede , dibawa kepasar isinya cuma sekeresek kecil, taulah apa-apa tu sekarang mahal. 

 Ada beberapa hal yang harus dipastikan ketika bawa uang cuma selembar:
1.       Pastikan dicatat, minimal mengingat apa saja yang mau dibeli. Jangan sampai yang sangat diperlukan malah kelupaan.

2.       Mesti mengingat-ngingat jumlah  uang yang tersisa, jangan malu-maluin di depan pedagang, misalnya :
 “ Bang aku beli ini ya…”
              “Oke..saya bungkus ya bu…ni  10 ribu”
“Ha?! Eh…maaf bang uang saya tinggal  5 ribu , besok aja ya”
Bhahahahha… gak lucu, sebenarnya gak memalukan juga sih tapi ya gak enak juga, nanti dibilang PHP in pedagang, kalau dia baper ngikutin kita sampai rumah, bisa berabe.

3.       Pastikan pintar menawar, tawar serendah mungkin . Kalau bisa sih, kalau ga bisa paling di sipenjual melotot atau malah buang muka. Tapi lebih enak di pelototin karena kita bisa melotot balik, atau paling tidak merasa diperhatikan gitu (kedip). Nah kalu buang muka, tuh sakitnya disini, merasa diabaikan..bagai kasih tak dianggap keberadaannya. Hhiks.
4.       Pastikan sisakan uang buat bayar parkiran.  Percuma sudah bisa belanja dengan uang secukupnya, kalau ternyata tidak bisa pulang buat masak, karena disandra sama abang parkiran. Soalnya aku pernah. Ha?! Pernah disandra abang tukang parkir?!. Bukan! Maksudnya sisa uang ku hanya cukup buat bayar parkir.
Belanja dengan uang secukupnya itu sensasinya beda taauuuuuuuuk (kata “tauk “ harus diucapkan dengan kepala sedikit miring dan agak digenit genit kan).  Bagaimana tidak ? hati selalu berdebar-debar sebentar-sebentar lirik isi dompet dan hati berkata “ masih cukup ga buat beli itu, masih sisa berapa ya..?” pokoke galau banget, beda tipis debarannya dengan sebentar-bentar  lirik gebetan, tuh dia masih berdiri disana gak?. Kalau rada kurang nyambung ya udah disambung-sambungin aja ya.
Gak enaknya bawa duit pas itu, ya kalau kita teringat sesuatu yang  pengen kita beli dan butuh juga tapi uang cuma buat parkiran, yah..apa daya, besok kita jumpa dipasar lagi . Teman-teman pernah kepasar dengan bawa uang cuma segulungan lubang hidung ga?  Kalau..digulung gitu sih..he2.

TIPS BELANJA HEMAT AKHIR TAHUN


Kebanyakan kita memilih untuk berbelanja serba baru itu pada saat akan lebaran padahal  belanja pada saat lebaran sudah dekat itu justru sangat menguras tabungan. Tentu saja karena harga  disaat dekat lebaran itu  sangat mahal disebabkan permintaan yang tinggi dari masyarakat sehingga produsen memiliki inisiatif untuk menaikkan harga disertai factor yang lainnya.

Perlengkapan rumah tangga salah satu yang harus diburu saat promo cuci gudang
Untuk berbelanja  hemat dengan harga terbaik dan berkualitas , ada baiknya berbelanja pada saat menjelang tahun baru seperti saat sekarang ini. Karena  banyak sekali mall yang memberikan discount besar-besaran dan mereka mempunyai program akhir tahun dengan istilah cuci gudang. Banyak yang bilang barang-barang  cuci gudang adalah produk cacat dan tidak laku lagi , itu tidak semua benar jika ada yang merasa tertipu bearti dia yang kurang teliti dan cermat memilih barang dan berbelanja di Mall yang kurang  mengedepankan kepercayaan konsumen. Akhir tahun sudah diambang mata , saatnya persiapkan diri untuk berburu kebutuhan  dengan harga terbaik, berikut  beberapa tips berbelanja  cuci gudang akhir tahun  :
1.       Berbelanja  di Mall online dengan  program cuci gudang Akhir tahun.
Akhir tahun biasanya adalah hari yang sibuk, menyiapkan laporan tahunan, harus mendampingi anak-anak belajar karena ujian semester, dan daftar rencana-rencana yang lain yang sangat menyita waktu. Berbelanja online tak hanya menghemat waktu tapi juga tak membuat lelah. Ya iya lah…kita gak perlu jalan sana-sini bikin naik betis  karena nenteng belanjaan bejibun, tinggal sentuhan jari pesanan datang dan melambai-lambai didepan rumah.
2.   Pilih  E-Commerce Mall Terpercaya   ini sangat perlu agar kita berbelanja dengan nyaman dan tak perlu merasa was-was. Tak ada perasaan curiga , dan perasaan akan dikecewakan  karena barang tak sesuai dengan keterangan.
3.   Pilih   Mall online  yang sangat lengkap menyediakan berbagai macam pilihan produk dari segala kebutuhan, mulai dari fashion, kesehatan,kecantikan, handphone dan tablet, laptop, hoby, life style, peralatan dan perabotan rumah tangga dll.  Dengan begitu kita dapat berbelanja berbagai kebutuhan tak hanya kebutuhan pribadi tapi juga bisa memenuhi kebutuhan si kecil, dan perabotan rumah tangga lainnya. Sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, sekali belanja segala kebutuhan terpenuhi.
4.      Nah,  jika kita sudah punya tempat belanja terpercaya dan lengkap ada baiknya kita juga bikin list apa saja yang kita butuhkan, dan tak sekedar yang kita inginkan. Agar apa yang kita beli itu memberi manfaat jangka panjang. Misalnya untuk melengkapi kamar si kakak apa saja yang dibutuhkan, meja belajar, lemari baju, rak dll, jadi tak sekedar pernak-pernik lucu imut tapi sebulan kemudian sudah rusak dan tak terpakai lagi.
5.   Sesuaikan budget yang tersedia. Di mall online pasti banyak sekali produk-produk serupa  dengan harga yang bersaing. Kita tetap harus pintar memilah, agar dengan budget yang ada tetap dapat memenuhi beberapa kebutuhan sekaligus.

Discount cuci gudang  memang menggoda, tapi sebagai ibu rumah tangga kita harus pintar mengatur keuangan, jangan sampai  discount justru bikin tekor. Ingat tujuan berbelanja di program cuci gudang online bukan untuk mengeluarkan uang sesukanya, tapi  belanja hemat sesuai kebutuhan dengan harga yang terbaik. Mau? kesini aja  www.mataharimall.com  ssst.. ini rahasia loh.

---
 
(word count : 488 kata)

Silaturahmi dan keikhlasan dalam menjalankannya


Sahabat sekalian pernah tidak…melakukan silaturahmi tapi merasa jengkel dan tidak ikhlas?, aku pernah. Loh..kenapa? emang dimarah-marahin ketika bertamu? Atau diusir? Bukan itu alasannya. Sebenarnya ini tak pantas diceritakan disini. Tapi menurutku ini sebuah catatan penting bagi diriku agar selalu ikhlas dalam bersilaturahmi dan semoga juga bermanfaat untuk sahabat yang sempat mampir kerumah maya ku ini.

Aku merasa, bahkan bukan aku saja tapi kakak-kakak ku juga… kok kayanya setiap tahun ketika lebaran kok keluarga kita saja ya yang datang  dan sungkeman ke sana ya, anak-anaknya gak pernah datang dan sungkem ke orang tua kita. Kejadian ini bukan Cuma setahun atau dua tahun, aku hitung hampir sepuluh tahun lebih waktu itu. Aku sangat ingat sekali dari aku SD , aku dan orang tuaku selalu datang ketempat mereka. Tapi jangan kan mereka anak-anaknya saja tidak pernah datang ketempat kami. Idealnya tentu saling mengunjungi, keluarga kami yang dirasa lebih muda selalu berkunjung datang kerumah keluarga lebih tua, tapi  kok mereka ga pernah ya…??? Merasa keluarga mereka lebih kaya ..atau bagaimana?, memang terkadang muncul pikiran buruk seperti itu. Lebaran memang saat yang tepat untuk menjalin silaturahmi, maklum saja dengan keadaan masing-masing, yang sibuk dalam mengais rejeki. Lagian jarak tempat tinggal kami hanya berada dikecamatan sebelah dan tidak terlalu jauh, hanya sekitar satu jam dengan mengendarai motor, apalagi keluarga mereka punya mobil
Pernah suatu ketika kami hanya melewati rumah mereka dan tidak mampir, karena merasa bosan, dan merasa tidak dihargai, sebagai keluarga. Mereka sih ya nggak sadar digituin karena mereka ga punya perasaan apa-apa terhadap kelurga kami, kami tak mampir pun mereka tak akan peduli. Mungkin..ini prasaan aja? Nggak, ini kenyataan sesungguhnya.

Suatu waktu dia tiba-tiba datang kerumah kami, ya..mungkin itu terpaksa juga..karena ada titipan amanah seseorang yang harus disampaikan kepada bapak ku. Aku sempat nyeletuk pada ibu ku, “ mak… kayanya malam nanti ada hujan badai atau kalau nggak ya gerhana, bisa jadi gempa juga habis alam kaget dengan kedatangannya kerumah ini” aku samapi bilang begitu dan sinis, orang tuaku hanya tersenyum kecut, mungkin mereka juga merasakan ketidak seimbangan silaturahmi itu. Pada saat itu dia juga bawa anaknya, nih kenalin…anak bungsu aku, sekarang kuliah di….., belum tahukan ? iya pakde, la ga pernah datang kesini, kurang silaturahmi , jawabku. Pakdenya sih diam tersenyum, tau deh mudeng apa nggak. Bahkan pernah walimahan anak mereka kami sekeluarga tak ada yang diundang, idealnya adalah basa basi untuk ngajakin rewang atau apa gitu. Tapi setelah itu berlalu… mereka malah bilang kok ga datang? Ya..aku jawab saja gak ada undangan. Alaaah….kok pake undangan segala sih, kan keluarga kalo dengar ada hajatan ya udah adatang aja, orang kita ga ngundang-ngundang kok. Hmm… alasan atau apa nih, tapi denger-denger ada keluarga yang diundang pake punjungan, boro-boro punjungan ngomong aja nggak, pake surat undangan  juga nggak. 

Namanya hati selalu bolak balik bahkan lebih cepat dari membalikkan tangan . Dibalik rasa jengkel tetap selalu ada bisikan  kebaikan. Jika kami melakukan hal yang sama , lalu apa bedanya? . Lagian silaturahmi itu kan baik, dapat memanjangkan umur, memudahkan rejeki. Bapakku juga bilang..biar saja mereka begitu yang penting kita jangan. Kalau kita melakukan hal yang sama lantas makin terputuslah silaturahmi, dan tentu akan berasa seperti orang lain saja. Yang penting pikiran selalu positif  dan jangan ada rasa dendam yang menyangkut dihati. Alhamdulilah makin kesini hubungan makin mencair, walau gak sering-sering banget keluarga mereka terkadang juga main kerumah kami, ada kebahagiaan,keakraban, dan canda tawa ketika sedang ngumpul. Apalagi dengan kesibukan harian yang sangat jarang bertemu. Ah..ada rasa bahagia dibalik itu semua. Sebenarnya silaturahmi dengan keluarga itu berkaitan dengan soal pembiasaan dalam keluarga, jika sejak dini diajarkan pada anak-anak untuk selalu hormat pada yang lebih tua, dan dekat dengan agama, insha Allah mereka sangat senang melakukannya bahkan hingga dewasa . 

Keikhlasan bersilaturahmi itu sangat penting, agar silaturahmi  yang dijalankan membawa keberkahan pada hubungan yang lebih baik.  Apalagi dengan silaturahmi dapat membuka pintu rejeki, yah..minimal kalau datang disuguhin teh, ya khan..?! he2.  Lagian jika silaturahmi dijalankan dengan rasa jengkel dan tidak ikhlas seperti yang kurasakan diawal tadi, akan percuma…canda tawa akan bersa garing dan nol pula nilai pahalanya, yang didapat apa? Dosa diantara lelah badan dan batin…(melebay….dikit) 

Apakah diantara sahabat aada merasakan hal yang serupa? Ada baiknya niat bersilaturahmi diluruskan dan diimbangi dengan keikhlasan  dalam menjalaninya.
Ada yang berasa selalu rugi?
Merasa rejeki seret?
Urusan tak berjalan mudah?
Perkawinan diujung tanduk?

Segera hubungi 080944445666.. semua berjalan mulus!!!
Aitsssss!!! Lo kira ini iklan pellet pengasihan dll.. ini soal  silaturahmi jeng….. hahahaha…

Oke..
Ini juga jadi selfreminder bagi aku… mungkin semua masalah yang terjadi didekat kita, ada benang merahnya dengan silaturahmi yang kurang.

Ya..kalau punya rejeki gapa juga kok sahabat ngadain acara makan-makan dirumah kemudian undang semua keluarga, terutama yang jarang berjumpa dan jarang bersilaturahmi, akrab-akarab—n saling canda  Insha Allah semua berasa plong.

#SelfReminder




Pakaian Wajib Muslimah

http://2.bp.blogspot.com/-kGCn3KI6Hqc/UK4Dcoi7A3I/AAAAAAAABMg/9YfzVaRR9ts/s1600/pakaian+muslimah.png
Syarat pakaian muslimah : Sumber  maknasuci

Sebelum memakai  pakaian muslimah aku sempat disangka non muslim, padahal pakaian ku cukup sopan waktu itu, pakai rok jins dibawah dengkul denganatasan kaos lengan pendek, tapi ntah kenapa seseorang tersebut menyangka aku non muslim, mungkin itu cara Allah swt untuk menyentil ku agar segera berhijab secara benar. Selain itu aku juga pernah digodain tukang ojeg (ih..gak banget), padahal dia tahu aku lebih suka jalan dari pada naik ojeg, eh tu abang masih aja nawarin pake ngekorin segala ….ih..sebel, aku sih pasang muka datar tanpa ekspresi aja, la wong ga kenal.  Setelah aku berhijab, dia nggak pernah lagi ganggu aku.

Ternyata segala sesuatu yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasul itu pasti ada manfaatnya. Sesungguhnya berhijab itu merupakan identitas muslimah, agar tidak diganggu oleh orang jahil. Alhamdulilah ternyata ini terbukti setelah aku menggunakan hijab. Begitu juga jika Allah melarang sesuatu, pasti ada dampak negative jika itu dilanggar, misalnya Allah mengharamkan memakan Babi, ternyata setelah diteliti ternyata  daging babi banyak mengandung cacing pita yang sangat berbahaya bagi kesehatan.

Islam agama yang begitu komplit, segala sesuatunya telah diatur, bahkan makan dan minum juga  ada aturannya, agar apa yang kita makan bisa menyehatkan secara jasmani dan rohani. Begitu juga dengan berpakaian, wanita yang telah baligh diwajibkan untuk menutup auratnya , hampir seluruh tubuh wanita aurat, kecuali wajah dan telapak tangan. Tak sekedar ditutupi saja, ada syarat-syarat pakaian yang bisa dikatakan pakaian muslimah yang sesuai syar’i: 

*         Pakaian harus longgar, tidak membentuk lekuk tubuh, dan tidak menyerupai pakaian laki-laki.
*        Pakaian tidak tipis dan menerawang.
*       Pakaian tidak berwarna sangat mencolok, dengan pernak-pernik yang akan menjadi  pusat perhatian, sehingga membuat orang memandang lekat padanya terutama lelaki bukan muhrim

Awal-awal mengenakan hijab, aku juga pernah memakai jins dan kaos lengan panjang, lalu pakai kerudung segi empat, tapi nggak jilboobs lo…, karena kaos yang ku kenakan longgar dan kerudungnya nya juga menutupi dada. Selain itu aku juga suka pakai yang potongan maksudnya rok dan blouse , kerudungnya segi empat atau kerudung instan yang terbuat dari kaos. Makin kesini aku makin merapikan dan menyempurnakan cara berhijab, aku mulai suka mengenakan gamis dari pada yang setelan atas bawah. Gamis menurutku lebih simple karena tidak perlu memikirkan atasan atau bawahan, tidak perlu repot mix and match, jadi cukup memikirkan kerudungnya, jadi  lebih hemat waktu juga kan..?


http://3.bp.blogspot.com/-UJ8vyfcmjqk/VevCVzS5ErI/AAAAAAAACqo/nORLxe-MF5E/s320/1441508079360%2B%25281%2529.jpg
Gamis lebih nyaman dipakai sehari-hari
Aku lebih senang dengan gamis berbahan katun, sifon,  jersey dengan model payung yang lebar, spandek korea aku kurang suka karena agak mengikut bentuk tubuh terutama bagian bokong kadang suka membentuk. Sebagai muslimah kita harus pandai-pandai memilih bahan agar kita merasa nyaman mengenakannya dan merasa betah dan tidak gerah. Pada saat ini produsen baju gamis sangat faham  akan kebutuhan muslimah. Mereka berlomba-lomba mebuat desain baju yang sesuai syar’i  tapi tetap anggun dikenakan, cantik dengan model dan padu padan motif dan warna yang nyaman dipandang mata , jadi nggak asal lurus kaya karung goni atau asal longgar aja .
 Mengenai bahan mereka juga sangat mengerti, biasanya mereka  akan membuat gamis dengan bahan adem, tapi tidak menerawang, dan tidak nyeplak body. Jadi..gak ada alasan untuk tidak berhijab, karena gak  dianggao gak sesuai mode.

 Akhir-akhir ini sangat booming gamis  dari bahan katun jepang, selain kualitasnya bagus, katun jepang sangat banyak coraknya baik polkadot ataupun motif garis atau bunga-bunga kecil juga ada yang polos, katun jepang bahannya tidak terlalu tebal tapi juga tidak menerawang sangat adem dan nyaman dikenakan disegala cuaca dan juga sangat fleksibel untuk dikenakan setiap hari dan bisa dikenakan pada acara formal, maupun non formal. Ini terbukti banyak sekali onlineshop yang memajang  gamis dengan bahan katun jepang dengan desainnya sangat cantik, dan pas untuk wanita yang ingin modis tapi tetap syar’i. itu membuktikan bahwa banyak muslimah yang meminati gamis dengan bahan ini.
http://cdn.jarvis-store.com/ahza-detoko-upload/produk/medium/20151029-195517.jpg
Salah satu desain gamis katun  jepang yang sedang digemari muslimah saat ini
 Di Indonesia  juga merupakan pakaian wajib wanita muslimah . Mukena adalah pakaian untuk sholat, sebenarnya tak ada pakaian khusus untuk sholat, asal pakaian itu longgar dan menutup seluruh aurat maka syah untuk dipakai saat sholat. Tapi ini merupakan budaya Indonesia, karena zaman dahulu wanita tidak memiliki pakaian yang syar’i  bahkan cuma kembenan aja.., maka diciptakanlah mukena alias telekung alias rukuh untuk sholat. Sama halnya dengan baju, desain mukena  itu ada bermacam-macam ada yang setelan atas bawah, mukena terusan dll. Kalau aku biasanya suka beli  yang atas bawah gak tau kenapa , pokonya suka aja gitu, kalau dirumah malah bawahannya pakai sarung diikat dipinggang hahahha… tapi ini mode klasik yang semua muslimah Indonesia pasti pernah pakai, karena dulu itu jarang ada mukena setelan, biasanya yang dijual cuma atasnya saja. 

 Mukena biasanya terbuat dari kain katun karena  lebih adem,tapi sekarang ada juga dari bahan jersey, spandek , rayon , dan kain , katun jepang, mukena bahan parasut biasanya dibawa saat ketika bepergian atau traveling karena gampang dilipat kecil sehingga dapat memberi ruang lebih pada tas. Harga mukena juga cukup bersaing, kalau mau beli kita tinggal pilih mukena yang sesuai selera dan sesuai didompet. Di dompet? Yaaa…elah Cuma mukena aja..kok, Eh..asal tahu mukena ada dari bahan sutra dengan border cantik..wew.. kalo menurut kantong aku harganya sangat lumayan.

 Tapi kalo menurut aku… kalau mau  beli mukena mending cari model, bahan, dan warna yang adem dan gak terlalu mahal. Jangan sampai sholat dapat menimbulkan  rasa riya dihati, apalagi kalau sholat berjamaah di masjid. Bukan pahala yang berlipat  didapat malah sholat bagai  debu yang teriup angin dan tak tersisa. Emang sih..segala sesuatu tergantung niat dihati, tapi paling tidak meminimalisir   terjadinya penyelewengan niat. 

Kewajiban muslimah tak hanya berpakaian syar’i saja, selain sholat dan puasa ada banyak hal yang harus kita sempurnakan. Memang tak ada yang sempurna tapi paling tidak ada niat dihati untuk bersikap lebih baik lagi baik hubungan dengan Allah swt, maupun dengan sesama.  Tak soal dari mana kita untuk memulainya ntah dari hati ataupun dari akhlak dan pakaian luar dulu, tapi yang penting adalah menepati janji hati tuk jadi muslimah sejati, semoga istiqomah,amiin.



J-Theme