4 HALYANG AKAN TERJAGA, KETIKA MENJAGA JARAK DENGAN MANTAN

15:21:00



[Pernikahan] Kenapa ya?, setiap status tentang mantan-mantanan time line selalu ramai.Mungkin merasa seru, lucu, geli, bisa juga merasa baper #eh. Begitu lah hidup, jodoh yang kita temui  ternyata bukanlah yang pertama mampir dihati kita, begitu pula dengannya ternyata kita bukanlah orang pertama yang membuat hatinya bergemuruh rindu. Walau bukan yang pertama tapi haruslah yang terakhir #eeea.

Mungkin itulah sebabnya agama islam melarang berpacaran, agar disaat menikah hati kita hanya tertulis satu nama seperti  yang tertera di buku nikah. Tidak ada bekas coret-coretan nama lain yang setiap kita melongok kedalam, sebuah nama atau beberapa nama teronggok (onggok?) disana, yang kemudian membuat kita terkenang-kenang akan masa silam (berasa lebay nih kalimat, tapi asyik kan?). Jika kata lagu, untuk jatuh cinta butuh satu detik tapi tuk melupakan butuh seumur hidup.


Bagaimana mesti bersikap dengan mantan pacar atau  mantan gebetan?, yaitu terserah masing-masing sesuai kekuatan hati masing-masing. Tapi menurut aku ada baiknya menjaga jarak, tetap berteman boleh saja tetap  harus ada batas gak boleh masuk ke labirin hati dan berlari lari disana. Bagaiman jika si mantan sms? lihat dulu isi pesannya, apakah mau nagih hutang, atau cuma nanya kabar, selain itu feeling kita sebagai wanita harus jalan, pasti kita tau maksudnya apa chatt dengan kita, ngegodain, iseng atau bagaimana?. Jika memang ingin membalas chattnya pastikan tidak  lebih dari dua kali, karena itu sudah cukup, untuk bilang kabar baik atau sekedar basa basi menanyakan hal yang sama.

Bukan maksud sombong atau tidak boleh berkomunikasi ,tapi lebih kepada menjaga saja. Untuk kebaikan, ketentraman berumah tangga , tentu kita harus menjaga dari hal-hal remeh temeh yang mungkin dapat merusak keutuhan rumahtangga itu sendiri. Bukankah kita selalu berdoa untuk kebaikan rumah tangga dan hidup berbahagia dengan pasangan?

Berikut beberapa hal yang dipastikan akan terjaga , ketika mengambil sikap menjaga jarak atau menjauhi sang mantan:

Terjaganya Perasaan Sendiri
Coba intip kedalam hati ketika chattingan dengan mantan adakah perasaan merasa senang, happy tidak terkira, dan  diam-diam menyembunyikannya dari pasangan. Jika iya, sebaiknya hentikan, apalagi cahttingan tentang sesuatu yang gak penting dan gak urgen banget. Ini bahaya banget loh, karena perang melawan perasaan suka itu lebih sulit dari memerangi rasa benci. Setan itu ada dimana-mana sesuatu yang tak indah  akan diperlihatkan menjadi wow banget dimata kita,ujung-ujungnya jadi membanding-bandingkan dengan suami/istri. Ah.. gak mau ngomong jauh-jauh intinya segala sesuatu itu berpatokan dari hati dan dalam diri kita, karena itu perasaan kita harus dijaga biar nggak kebablasan.

Yah..kalau isinya biasa,kenapa disembunyikan dari pasangan?
apakah ada perasaan  semacam ini menghantui:
aduh…gue merasa dosa banget..
duh..aku salah nih..
duh..gapapa gak ya..jika ketahuan..
duh.. kok masih suka kangen ya..

Dengan menjaga jarak,dan gak berhubungan intens dengan mantan, semoga perasaan kita terjaga dari kekhawatiran kecemasan seperti yang disebutkan, dan pastinya lebih damai, gak ada namanya perang batin.

Terjaganya Perasaan suami untuk tetap percaya pada kita
Sayang gak sih..sama pasangan ? jika jawabannya iya , pasti kita menjaga perasaannya. Bagaimana jika dia mengetahui ternyata kita masih suka  chit chat intens dengan mantan dan disembunyikan. Coba bayangkan jika pasangan tahu dan ternyata cemburu dan ternyata marah? itu artinya kita telah melukai perasaan  sekaligus mengikis kepercayaannya terhadap kita. Apalagi jika tipe suami yang menjaga banget pernikahan dan setia.

Ah..aku pernah sms-san dengan mantan, suami ku biasa saja kok!
yakin biasa saja…? lelaki terkadang sangat pintar menutupi rasa cemburunya dan ia ingin terlihat kuat dan bijak.

yakin dengan sikap “biasa” suami itu tidak ada hal apa-apa dibelakang?
bisa saja ada beberapa kemungkinan. mungkin saja suami melakukan hal yang sama dan bisa juga suami benar-benar  berbesar hati dan memaafkan.

Tapi apapun alasannya bukankah sebaiknya kita saling mejaga, dan hati itu mudah sekali berbolak balik.

Menjaga nama baik sendiri dan keluarga.
Memang ngapain sih? kan cuma chatt biasa saja? masa pakai bawa-bawa nama baik segala sih.
Oke deh, dari sisi kitanya anggap saja tulus dan  gak  ada perasaan macam-macam, tapi kita jamin gak simantan punya niat baik apa nggak?

Banyak loh tipe-tipe orang yang suka nebar fitnah ini itu. Bisa saja ngomong “keluar” lain cerita dari fakta.


“eh..tau gak, si Shinta  mantan aku waktu kuliah yang suaminya si A, tiapa malam chat dengan aku.. nih buktinya…”
“Loh… dia kan sudah punya suami, sudah punya anak 2, kok mau sih chattingan lagi
sama kamu”
“Tau..tuh,kesepian kali suaminya kan jarang dirumah,  kerjanya diluar kota dan gak pulang  ber hari-hari”
“Wah…pantesan aja, bisa tuh lu kerjain sekalian..”(maaf kalo ada yg namanya Shinta cuma fiktif)

Seram sekali obrolannya, ya.  Tidak menutup kemungkinan pihak penimpal akan ikut menyebarkan dengan cerita yang ditambah tambah dengan bumbu bumbu penyedap tapi tak sedap untuk didengar.

Jangan mikir kejauhan deh?
Bukan soal berpikir yang jauh-jauh tapi segala kemungkinan bisa terjadi, dan bagaimanapun itu mencegah  lebih baik.

Terjaganya Pernikahan
Pernikahan yang langgeng, damai, tentram adalah impian banya orang, karena itu saat di pelaminan banyak doa serupa diaminkan kepada setiap pengantin. Setiap orang ingin melihat orang bahagia dengan perkawinannya, apalagi rumah tangga sendiri tentu ingin lebih bahagia lagi.

Kebahagiaan rumah tangga tak tercipta begitu saja, harus dijaga harus dipelihara. Salah satu hal kecil untuk menjaganya adalah menjauhkan diri dari hal-hal yang memungkinkan  terjadinya perselisihan yang bersumber dari orang ketiga. Wanita terkadang terlalu baper, merasa  ada teman curhat,eh suka kebablasan cerita ini itu ke mantan, dan gak segan bilang ke mantan bahwa habis cekcok dengan suami. Padahal ketidak sengajaan curhat alias curcol bisa titik awal kehancuran pernikahan.


Benar sekali, tak ada orang berniat  ingin rumah tangga  hancur semua memiliki keluarga yang rukun. Tapi niat baik harus direalisasikan  dengan perbuatan perbuatan baik agar tetap terlindungi dari godaan-godaan ,yang mungkin diawal kelihatan sangat sepele.


Menurut manteman bagaimana nih?? kira-kira apa keuntungan  lain yang didapat jika kita menjaga jarak dengan mantan? share disini yah… 

-----
atau... mending langsung masukin tong sampah aja kenangan kenangan apa pun jika itu bakal mengganggu keutuhan cinta dengan pasangan #eeea.

jangan lupa follow IG @novanovili ya friends.. masih fakir followernih, djamin follback. Isinya semua #sokpuitis tapi menghibur kok..
A post shared by Nova Violita (@novanovili) on

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

34 komentar

  1. Lebih baik g usah berhubungan lagi deh sama mantan, takutnya nanti CLBK

    ReplyDelete
    Replies
    1. setuju banget... tapi klo sekedar say helo pas ketemu ga masalah..

      Delete
  2. untungnya aku gak punya mantan, mantanku ya yg jadi suamiku

    ReplyDelete
    Replies
    1. tozzz mba... aku juga..
      tapi suami malah banyak mantan #malahcurhat

      Delete
  3. Setuju sekali Mba', sebenarnya bukan hanya dengan mantan sih, kalau sudah menikah chit chat dengan laki2 lain yang nggak penting harus dikurangi, agar bisa menjaga hati dengan baik.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul..apa lagi kalo sifat cuma basa basi atau iseng..nanti malah keterusan .

      Delete
  4. Bener banģet mba..temenku pernikahannya oleng krna suami curhat ttg pernikahannya ke mantan pacarnya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. tuh kan... bener yang aku omongin.. * kibas rambut :D

      Delete
  5. Aku juga memilih untuk ga berhubungan lagi dengan mantan. Biar bagaimana pun kan kita ga tau bagaimana perasaan pasangan kita, juga perasaan mantan. Mencegah kan lebih baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. yes.. mencegah diawal itu lebih penting..

      Delete
  6. sama seperti yg lain, mending engga usah berhubungan lagi setelah sudah benar2 bisa move on, klo sudah move on gpp, kan sudah engga ada rasa apa2, jadi seperti teman gtu... jaga silaturahmi lah pokoknya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kadang yg udah move on bisa tersulut kembali..api cinta yg pernah padam.... #ahai..

      Delete
  7. Hehe...iya lebih jgn dimulai klo.sdh dimulai susah nyetopnya..*ktnya lho :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. katanya lo....
      #kita pengamat bukan pelaku hi2

      Delete
  8. iyaa bener Mbak, jangan membuka kesempatan untuk hati mantan😡

    ReplyDelete
  9. aku baca tulisan ini senyum-senyum sendiri mbak ..lebih baik tidak ada hubungan lagi dengan sang mantan ya mbak. karna kadang kita hanya mengangapnya untuk menjalin persaudaraan tapi sang mantan masih menyimpn rasa... aiiihhh bahaya itu ..

    ReplyDelete
  10. kalo udah bersuami sih, menurutku memang lebih baik jaga jarak dengan mantan, soalnya rentan banget sepertinya :)

    ReplyDelete
  11. Haha memang iya ya kalau udah ngomongin mantan bisa jadi viral itu sebuah postingan.

    Emang diri sendiri ini harus di jaga.

    Enaknya juga gausah pacaran langsung nikah, biar ga punya mantan mantan an :D

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah aku nggak pernah ada urusan lagi sama mantan. Udah lupa banget. Sementara suamiku nggak punya mantan alias nggak pernah pacaran jadi lebih enak.

    ReplyDelete
  13. Hahahaha Mantan memang menjengkelkan yah Mbak apalagi mantan yg suka menganggu. Tambah lagi akhir2 ini ada mantan yg kerap baper di media sosial *ehgimana

    ReplyDelete
  14. Secara sy suka agak bete klo suami msh contact sm mantan jd sy jg ga mau ngomporin heehe takut meleduk

    ReplyDelete
  15. Buanglah mantan pada tempatnya hehehe

    ReplyDelete
  16. Atuhlah aku meuni gak punya mantan ih, dulu pacaran ama si Abah trus langsung nikah gitu hahaha.

    Kalo Abah mantannya banyak, tapi selaw aja soalnya aku yang paling kece sih bhahahaha
    *dibanting kulkasnyah*

    ReplyDelete
  17. Setuju, mba. Pikir pikir lagi deh kalau main api ama mantan. Ingat anak paling utama

    ReplyDelete
  18. menghindari hal-hal buruk memang perlu menjaga jarak.

    ReplyDelete
  19. Lebih baik menjaga jarak dengan mantan. Atau tidak berhubungan lagi! Selain untuk menjaga perasaan pasangan kita, juga menghindari hal yang gak baik dari diri sendiri. Yaah..namanya setan, ada di mana-mana untuk menggoda. Jadi lebih baik menghindari masalah.

    ReplyDelete
  20. Mantan oh Mantan..
    Ga akan bosen ya kalo dibahas, apalagi aku cuma punya satu mantannya *irit

    Tetep deh menjaga jarak perlu bgt utk menjaga perasaan pasangan msg2

    ReplyDelete
  21. Mantan adalah ancaman yang datang dari masa lalu, semoga bisa tetap istiqomah menghalau mantan. hehehe

    ReplyDelete
  22. Masih berteman sama mantan di FB tapi tak pernah komen komenan hihihi...aku sih biasa aja, enggak tau mas Anang #eh
    Wkwkwk

    ReplyDelete
  23. kalau sudah bersuami seharusnya tidak ada lagi hub silahturahmi dengan mantan apappun bentuknya kalau saya prinsipnya begtu mba

    ReplyDelete
  24. yang namanya mantan, kalau bisa dilupain aja :)

    ReplyDelete

Terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa tinggalkan kritik dan sarannya di sini yach...:), Tidak terima komentar spam dan komentar mengandung Link atau brokenlink akan dihapus

GOOGLE FOLLOWERS

FOLLOWERS

VIVA LOG

PAGEVIEWS

!function(t,e){function n(){if(!i){i=!0;for(var t=0;t=e.gd()*e.sm[iz][0]/100&&"false"==e.sm[iz][1]&&(e.sm[iz][1]="true",console.log(e.sm[iz][0]+"%"),e.w[e.g]("send","event","c2",e.ctt.s,e.sm[iz][0]+"%",{nonInteraction:1}));e.osc=!1},200))})},st:function(t,n){n?setTimeout(function(){e.ct(t)},n):e.ct(t)},init:function(t){e.g=t.g,e.w=t.w,e.d=t.d,e.w[e.g].push&&(e.o=!0),x=e.ctt.l,e.cl(),e.cs();for(i in x)e.st(i,x[i].w)}};t.w[[t.g]]?e.init(t):console.log("GA not ready")},{w:window,d:document,g:"ga"});