{blog} novanovili.com
{blog} novanovili.com
  • Home
  • DISCLOSURE
  • ABOUT ME
  • LIFESTYLE
  • FEMALE
    • Kesehatan
    • Kecantikan
    • Parenting
    • Relationship
    www.novanovili.com - [curhat] Kali ini postingan aku beneran berisi curhatan, gak penting-penting amat sih dan gak hot-hot banget  tapi hanya menuliskan disini agar tak lekang dimakan zaman, dan terekam jejak nya  pada kenangan. #eeaaa!

    Ini cerita tentang kekonyolan kami (aku dan suami)  pada suatu pagi, terasa konyol, lucu, apalagi mengingat ekspresi kami pada pagi itu, suami ku setengah kaget sedikit melongo dan wajah ku terkejut tapi campur geli melihat ekspresinya, lalu kami tertawa .

    Pagi akhir bulan februari lalu seperti biasa aku disibukkan dengan urusan dapur masak, cuci piring seperti biasa. Sedang kan suami senangnya bersih-bersih, nyapu, ngelap  meja, buangin  ntah pelastik bungkus -bungkus ataupun sisa nasi diatas meja. Saat aku mengupas dan mengiris bawang, suami ku beberes meja makan sambil memeriksa sebungkus roti tawar.

    “Ini roti  masih bagus gak ya…”
    “ Sudah buang aja lah mas, emang sih baru tiga hari tapi pas beli udah agak keras” jawab ku sambil melihat sekilas
    “ Ah..jangan main buang aja, masih bagus kayaknya….”
    “ Ada tanggal kada luarsanya ga….?”
    “ Eh..iya bawahnya udah ada jamur, tanggal berapa ya….?(sambil membaca) 27 Febru…, ihhhh…kemarin aku   ulang tahun” dengan wajah mengingat dengan ekspresi yang terlihat lucu
    “Ha..?! (istri ikutan bego), iya ya mas..aduh maaf lupa, lagian mas gak ngingetin, gimana  mau ingat” istri durhaka boro-boro kasih kejutan , padahal moment lupa itu pas banget kasih kejutan sebenarnya ya.., tapi apa daya faktor U dan kerepotan pagi.
    “Ish..gak ngucapin..gak ngasih kado , Istri kok gitu?”  becanda
    “Yang ulang tahun aja lupa , wajar aja kalo yang lain juga lupa, lagian akhir bulan cadangan menipis…” aku ketawa, dia ketawa.

    Akhirnya di sudut dapur aku salim minta  maaf, terus ngucapin  selamat ulang tahun plus cipika cipiki dengan pipi bau bawang dan belum mandi hahahahaha, mana adegan cepat pula sambil tengok kebelakang kali kakeknya Hamid lewat  dan melihat  adegan mencurigakan kasak kusuk didapur.

    Dua minggu kejadian baru deh nraktir si pak suami  ya di beliin pizza  yah..cari yang murah saja, kasian amat yak pesen pizza nunggu ulang tahunan ekspektasinya sih surprise tapi realita biasa aja hahahaha.., tapi makannya nambah, jadi si istri durhaka cukup bahagia (yeee..kaya yang bikin lu aja).
    ---
    Padahal awal-awal nikah dulu ulang tahun itu kok dikenang diingat banget ya. Ulang tahun gak harus dirayain sih ya, tapi tugas kita adalah menyenangkan dan membahagiakan pasangan cukup ingat saja itu rasanya senang banget. Jika ada dana lebih bisalah beli kado kalo nggak ya traktiran, kalo nggak ya sun pipi aja..hihi,,

    Kalau awal-awal emang sih berasa perlu ya , untuk menumbuhkan semangat cinta didalam dada #yihaa. Aku pernah membelikannya hadiah berupa kaos dan kemeja diawal menikah dulu, oh tenyata gak muat aku beli  ukuran L seharusnya XL, karena tipe istri gak bertanggung jawab akhirnya kaos buat aku dan kemeja dia nukerin sendiri ke toko :p

    Waktu aku ulang tahun pertama setelah menikah dia ngerjain aku, bilangnya gak akan pulang karena banyak kerjaan, padahal waktu itu lagi sakit, ditungguin ucapan selamat ultah gak muncul-muncul. Akhirnya hampir senja baru datang membawa kue tart, dan kado ternyata dia beli tas kerja, dan jam tangan wanita, senang lah..ya.

     Patut lelaki tahu  bahwa wanita  itu butuh diperhatikan gak perlu mahal atau mewah yang sederhana aja bikin hati wanita berbunga senang misalkan memberi kejutan dengan beli gamis terbaru untuk mereka, bener kan…???? *lalu terdengar gemuruh tepuk tangan wanita :D

    Untuk wanita ketahui juga, bahwa lelaki tak se ekspresif kita wanita yang agak lebay meluapkan perasaan senangnya, seperti lonjak-lonjak, tepuk tangan, memeluk, atau bersuara riang. Terkadang kita ingin melihat mereka bersuara riang saat diberi kejutan, tapi nyatanya gak.sesuai harapan. Walaupun begitu, mereka tetap bahagia dalam diamnya dan takjub  ..dengan "kreatifitas" sang istri hehehee.. karena mereka tidak mau melihat istri makin lebay saat melihat merwka takjub :D

    makin keluar jalur dari judul nih... maklum lah perempuan kalo ngomong suka-suka, persis air mengalir gak bisa dibemdung.

    Sahabat Nashhah punya cerita lucu saat memperingati ultah pasangan?  cerita yuk ..biar bisa ketawa bareng…

    ----
    Karena postingan curhat..sengaja titik titik dibanyakin biar keliatan santai plus alay :D




       www.novanovili.com - [ Pernikahan ]
    “ Terimalah aku apa adanya dan aku terima kamu apa adanya”. Wow! So sweet banget kalimatnya ya? Membuat jiwa melayang terkena panah cinta dari dua sejoli yang kasmaran.

    Oke, sebentar kita tinggalkan kalimat itu dan kita  kembali ke alam nyata penuh fakta #tsaaah.

    Sudah berapa lama  kita menikah?  5 tahun? 10 tahun? 15 tahun? lebih. Sudah punya berapa anak 2,3,4 bahkan 5 mungkin lebih. Apakah dari sikap kita  ada yang berubah sejak menikah ? banyak.

    Dari awal bulan-bulan pertama menikah saja kita sudah banyak komplen dengan sifat pasangan. Sang suami yang cuek , dandan biasa saja, kadang malah gak mandi cukup cuci muka dipagi hari langsung berpakaian rapi, terus keluar rumah ntah kerja atau mungkin bertemu teman-teman, belum lagi handuk ditaruh asal-asalan. Tentu saja membuat  wanita yang rapi, ini sebuah masalah dan gak segan-segan  memberi tahu suami panjang lebar , dan berakhir dengan mendapat label “situkang ngomel” oleh suami dan dianggap terlalu cerewet. Dan kejadian ini bisa dibalik  mungkin saja sang suamilah  yang rapi, istri yang pemalas dan tak pandai beberes rumah. Tak hanya sholat yang bisa dijamak tapi mandi pun bisa dijamak,  Mandi pagi jam 12 siang udah sekalian untuk mandi sore, mandi sehari sekali. (egh! aku banget waktu gadis)

    Sebenarnya konsekwensi “ Terimalah aku apadanya “ itu sangat berat, Ketika kita  mengatakan itu  artinya kita juga harus rela “Menerima  kamu apa adanya” terus kalimatnya ditambah ” gak cuma kebaikan yang aku terima tapi kejelekan-kejelakan kamu”. Apakah kita sanggup   untuk menerima apa adanya pasangan kita yang ternyata banyak sifat dari pasangan kita itu yang ternyata lebih 40% (mungkin gak sebanyak ini ya) punya kebiasaan jelek yang tentu saja tidak kita sukai.  

    Contoh:
    Kejelekan suami : Pemarah, Egois, Cemburuan, Pemalas, Cuek, Temprament, mudah tersinggung, pendendam.
    Kejelekan Istri : Nyelekit, Tukang Ngomel, suka mengungkit-ngungkit masalah lalu, memotong pembicaraan, gak mau ngalah, mendominasi.

    Seandainya keduanya terlibat pembicaraan serius dan tak punya keinginan untuk berubah, dijamin pertengkaran sering banget terjadi, percaya deh. Bertengkar dan sesekali cekcok itu biasa  tapi jika sering bertengkar, ada sesuatu yang harus dibenahi.

    Baca juga : Sering cekcok dengan suami, Mungkin Ini penyebabnya
    ---
    Dibalik “ Terima aku apa adanya” ada “aku” yang pelan-pelan ingin berubah jadi pribadi yang lebih baik untuk hubungan yang lebih baik dan  juga ada “ kamu” yang juga berusaha menciptakan hubungan yang harmonis.
     Hubungan yang baik dan harmonis diciptakan oleh rasa yang sama-sama ingin menjadi yang lebih baik
    Mungkin diawal memang sulit untu merubah kebiasaan  kadang-kadang keceplosan kadang-kadang reflex main lempar handuk sembarangan, buang sampah sesuka hati. Diawal menikah perlu pembicaraan dari hati kehati dan kejujuran akan sifat jelek yang dimiliki, biar tidak kaget jika sewaktu-waktu “kejadian”. Dan katakan aku ingin berubah  untuk hubungan kita minimal mengurangi, kita saling bantu untuk hubungan kita yang makin mesra hingga tua #Tsaah *lagi*

    Jika ada yang kurang sreg, ada kata atau gerak tubuh yang membuat tersinggung,  mendingan langsung saja diomongin, jangan diam. Kadang jika sesuatu masalah jika didiamkan saja, biasanya akan menggelinding bagai bola salju. kemarahan  semakin lama akan semakin besar. Segala sesuatu harus terbuka dan gak perlu disimpan didalam batin lama-lama, yang tentunya akan menyebabkan tekanan batin. :D

    Baca juga : Suami Istri mendalami ilmu kebatinan,  Inilah Akibatnya

    Tapi memang ada dari sekian banyak orang, ada yang memiliki sifat jika dia marah dia diam. Bukan diam untuk mendamaikan hati, bukan diam untuk menghindari mengeluarkan kata-kata kasar, tapi justru diam untuk memperlihatkan kemarahan.

    Jujur saja jika aku pribadi  lebih senang dimarahin dengan terbuka dari pada diam. Jika ngomong atau dinyinyirin langsung maka aku bisa membela diri, nah kalau kebetulan ternyata aku benar-benar salah, aku bisa minta maaf langsung, selesai. Malamnya bisa bermesraan lagi deh, #eh.

    Tapi ada yang udah marah-marahan pake suara lantang saling jawab, terus diam-diaman sampai 2 minggu, duh!. Padahal nih katanya kalau mau diam-diaman dan tidak tegur sapa itu kan maksimal  3 hari kan ya..?? lewat tiga hari  amal ibadah gak diterima, serem banget. Itu tenggang waktu yang diberikan jika ke orang lain, masa suami istri jadi kayak orang lain sih? Emang maksud menikah mau ngapa? mau marah-marahan atau mesra-mesra an?

    Jadi ngelantur,

    Oke jadi intinya kalimat “ Terima aku apa adanya dan aku terima kamu apa adanya itu” gak  bisa terhenti begitu saja, karena konsekwensinya bisa perceraian (jangan sampai terjadi). Dalam rumah tangga itu kita terus belajar untuk menjadi pribadi yang memiliki sikap yang lebih baik. Pernikahan itu investasi kebahagiaan untuk masa yang panjang, belum lagi kalau sudah punya anak, anak sudah sekolah sudah besar  masa kita sifatnya gitu-gitu saja. Arus informasi yang gampang diperoleh, anak-anak sekarang jadi cepat dewasa, bahkan lebih bijak dari orang tuanya, makin kritis , jangan sampai kita malah dinasehatin anak-anak, malu dong ah sama anak.

     #Selfreminder juga buat aku, karena pernikahan itu adalah ruang belajar yang terus hidup untuk investasi kebahagiaan  untuk masa yang panjang. Bagaimana menurut sahabat Nashhah? ada yang mau sharing  pengalaman atau mau menambahkan dipersilahkan dengan senang hati.



    Baca juga : Bertengkar dengan suami, jangan lakukan ini.


     www.novanovili.com-[ Parenting ] Sebelum menginjak usia 2 tahun anak ku senang sekali memcahkan gelas, bahkan pernah dia sengaja mengambil gelas dalam lemari lalu melemparkannya,  sengaja  mengambil gelas yang kebetulan diletakkan dipinggir meja, sengaja menggoyang-goyang rak piring dan mengambil piring disana lalu melepaskannya.

     Awalnya aku  biasa, lalu sebel, lalu bingung, lalu memikirkan bagaimana solusinya . Sebagai manusia biasa pasti ada sebal, marah, tapi juga harus intropeksi diri, apalagi sebagai seorang ibu harus banyak sabar, banyak belajar. Berawal dari ketidak sengajaan. Ya, awalnya anak tidak bermaksud membanting kan gelas atau piring, tapi suatu waktu mungkin memegang gelas, lepas dan terjatuh.  Lalu kenapa bisa seperti ketagihan dan berulang.

    baca juga : inilah saat kesabaran seorang ibu harus dilevel puncak

    Menurut ku ada beberapa alasan:

    • Anak menyukai sensasi suara pecah dan kacavyang berserakan, namanya juga anak-anak kan ya..? belum mengerti. Untuk selanjutnya dia seakan memiliki kerinduan untuk melihat dan mendengar kejadian serupa.
    •  Reaksi kita yang berlebihan. Sebenarnya sih wajar saja  kita teriak berlari antara terkejut dan takut anak  luka terinjak pecahan kaca ditambah omelan yang keluar dari mulut “ misalnya , ya tuhan..kenapa dipecahin sih nak, nanti kalau luka bagaimana  berdarah loh, sakit loh..bla..bala.. ",panjang banget. Tau gak? ternyata anak sama sekali tidak menyimak yang kita omelin panjang lebar, tapi justru ia merekam reaksi wajah takut/marah kita dan suara kita yang melengking karena ketakutan. bertambah lagi  point sensasi “rindu” yang di ingin dilihatnya.Kelihatan banget saat aku buru-buru mengangkat dia, dan aku ngoceh anak ku malah serius melihat wajah ku dan seperti menikmati.

    Bagaimana solusinya, langkah apa sih yang diambil?

     Sebagai ibu (semua orang dewasa di rumah)  tidak boleh lengah, pastikan meletakkan sesuatu yang mudah pecah jauh dari jangkauan anak-anak, misalnya meletakkan gelas setelah minum  di tengah meja, atau menjauhkan vas bunga berbahan kaca dari tempat yang mudah dijangkaunya. gak masalah rumah tidak terlihat indah walau bagaimanapun keselamatan anak lebih penting. Karena aalasan sebenarnya sayang anak bukan sayang vas bunga he2, jangan kebalik ya buibu :D

    sumber : pixabay.com
    Gantilah peralatan makanannya dari pekakas yang tidak mudah pecah, bolehlah untuk sementara waktu menggunakan piring atau gelas berbahan pelastik. Biasanya anak usia segitu kan sudah belajar untuk makan sendiri dan minum sendiri. Kita juga gak mau menghambat kemandirian anak  bukan?

    Baca juga : Ketika anak tumbuh sebagai penentang

    Jauhkan peralatan atau pekakas yang mudah pecah dari rak piring (gak mungkin juga kan ya… ntar rak piring kosong dong.. :D), ya minimal letakkan ke rak yang lebih tinggi yang mungkin jauh dari jangkauannya. Biasanya emang gitu kan ya..? anak-anak seusia itu rak piring jadi mainan, semua perabotan diturunkan, ya panci, ya baskom, ya mangkok diturunin semua, kadang dibawa sampai ke ruang tamu.

    Saat “kejadian”  anak melakukan hal yang sama, memecahkan gelas atau pring, bereaksilah  biasa. Tampakkan wajah yang biasa, jangan teriak , jangan ngomel,. Tapi tetap sigap angkat dia jauhkan dari pecahan yang berhamburan, lalu sapu bersih.

    Ajak Bicara.Setelah bersih dan beres, lalu ajak anak duduk bersama beri pemahaman kepada anak bahwa itu bahaya. Nak… gak boleh lagi pecahin gelas ya…, nanti kakinya luka loh berdarah loh. Gapapa sedikit menakutinya sambil pegang tangan atau kakinya sambil agak-agak bergidik atau bagaimana. Anak usia biasanya sudah paham diajak ngomong, walau mereka sendiri belum lancar berbicara. Kenapa setelah bersih, yak arena percuma jika kita ngomel atau ngomong saat heboh ngangkat dia , terus lari-lari ambil sapu, mereka tidak akan memahami yang kita katakana, tapi malah menikmati reaksi wajah kita yang ketakutan. Pastikan saat berbicara berhadapan dengannya melihat matanya, dan dia memperhatikan gerak mulut kita. bukan sambil main atau nonton TV.

    Baca juga : Orang tua cerewet, penting

    Itu beberapa hal yang aku lakukan saat anak  memecahkan gelas baik sengaja atau tanpa sengaja. Bersyukur akhir-akhir ini  kebiasaan itu sudah tak berualang. Tapi tetap kita sebagai orang tua harus waspada, tidak meletakkan gelas dipinggir meja atu tempat lain yang mudah dijangkaunya.

    Teman-teman punya pengalaman seperti ini, anak suka memecah atau membating  gelas? bagaimana solusiny? sharing disini yuk berbagi pengalaman.


    sumber foto : mataharimalldotcom
    www.novanovili.com - [Lifestyle]
    Untuk memilih tempat tidur yang sesuai  dengan kebutuhan kita itu gampang-gampang sulit. Banyak juga yang berpendapat bahwa memilih tempat tidur itu hal remeh temeh “ lah, cuma tempat tidur aja kok repot”. Tapi faktanya banyak yang  menyesal  setelah tempat tidur dipasang dikamar. Alasan macam-macam,  salah satunya tempat tidur yang tidak nyaman  dan membuat badan pegal-pegal  saat bangun dipagi hari.
    Tempat tidur  tak hanya sekedar melepas kantuk, tapi juga harus membuat kita nyaman tidur dan beristirahat. Tidur yang nyenyak dan posisi tubuh yang tepat akan membuat tubuh  kembali bugar, dan bersemangat beraktivitas keesokan harinya. Masihkah mengatakan bahwa urusan memilih tempat tidur adalah hal yang remeh temeh?
    Tinggal beberapa bulan lagi  akan dilaksanakan pengumuman Kelulusan Ujian Nasional  baik tingkat SMA/SMK/MA maupun tingkat SMP. Khusus untuk kelulusan tingkat SMA, biasanya mereka akan sibuk mencari Perguruan Tinggi yang cocok untuk kuliah melanjutkan pendidikan mereka kejenjang yang lebih tinggi. Bahkan Orang tua juga ikut memikirkan pendidikan anak untuk  mencari tempat kuliah yang cocok bagi anak-anak mereka.


    Pulau Jawa biasanya menjadi tujuan utama untuk melanjutkan pendidikan. Salah satunya adalah kota Malang. Selain kota bunga dan terkenal dengan hawanya yang dingin , Malang juga dikenal sebagai kota Pendidikan, dimana kota ini memiliki banyak universitas dan politeknik yang terkenal hingga seluruh Indonesia. Ditambah dengan meningkatnya jumlah mahasiswa baru yang datang dari luar kota dari tahun ke tahun membuat julukan tersebut semakin melekat pada kota Malang. Salah satu bidang ilmu yang menjadi favorit para mahasiswa baru adalah teknik informatika. Tercatat 10 perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, yang mempunyai jurusan teknik informatika di dalamnya. Berikut ini adalah daftar kampus teknik informatika yang ada di Malang beserta akreditasi dari BAN PT sebagai referensi Anda yang ingin menempuh perkuliahan di jurusan teknik informatika :

    1.       Universitas Brawijaya Malang
    Kota Malang memiliki 2 universitas negeri, salah satunya yaitu Universitas Brawijaya. Kampus negeri favorit ini memiliki jurusan teknik informatika yang berada di bawah naungan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) dengan akreditasi B (2013).

    2.       Universitas Negeri Malang
    Nama jurusan IT di universitas negeri ini yaitu Pendidikan Teknik Informatika, dimana lulusannya nanti akan mendapat gelar S.Pd. Pada umumnya mereka akan berprofesi menjadi guru professional atau instruktur di bidang IT atau bisa juga berwirausaha. Akreditasi jurusan PTI adalah B (2016).

    3.       Universitas Muhammadiyah Malang
    Universitas swasta yang sangat terkenal hingga ke seluruh nusantara ini juga memiliki jurusan teknik informatika yang mendapat akreditasi B pada tahun 2014.

    4.       Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang
    Kampus teknik informatika ini semakin berkembang pesat sejak berganti status dari institut menjadi universitas. Akreditasi yang dimiliki jurusan teknik informatika di kampus ini adalah B (2014).

    5.       Universitas Kanjuruhan Malang
    Jurusan teknik informatika terbilang masih baru di kampus swasta ini, dimana proses akreditasi masih berjalan.

    6.       Institut Teknologi Nusantara (ITN) Malang
    Kampus swasta ini termasuk kampus pionir di kota Malang, yaitu berdiri sejak tahun 1972. Saat ini jurusan Informatika di kampus ITN memiliki akreditasi B (2015).

    7.       Politeknik Negeri Malang
    Jenjang pendidikan teknik informatika di kampus ini adalah D-IV dimana lulusannya memiliki gelar SST (Sarjana Sain Terapan). Akreditasi yang dimiliki adalah B (2013).

    8.       Sekolah Tinggi Informatika & Komputer Indonesia (STIKI) Malang
    Sesuai namanya, kampus teknik informatika ini memfokuskan diri pada pendidikan IT dan komputer. Nilai akreditasi yang diperoleh adalah B pada tahun 2014.

    9.       Sekolah Tinggi Teknologi STIKMA Internasional Malang
    Dahulu kampus ini adalah sebuah lembaga pendidikan luar sekolah yang kemudian bermetamorfosis menjadi sebuah sekolah tinggi. Jurusan teknik informatika pada kampus ini memiliki akreditasi C (2014).

    10.   Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Asia (STMIK Asia) Malang
    Serupa dengan STT STIKMA Internasional, akreditasi jurusan teknik informatika di STMIK Asia ini adalah C (2015).

    Semoga referensi kampus teknik informatika di Malang tersebut bermanfaat bagi adik-adik  yang berminat untuk menempuh pendidikan di bidang IT di kota Malang.




    Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

    ABOUT ME

    Hai, saya Nova , seorang ibu, blogger, dan freelance digital yang senang berbagi cerita melalui tulisan. Di blog ini, saya menulis tentang lifestyle, dunia perempuan, kesehatan, serta berbagai informasi menarik lainnya. Semoga setiap artikel yang Anda temukan di sini menjadi teman membaca yang menyenangkan. Terima kasih sudah berkunjung dan menjadi bagian dari perjalanan blog ini. Jika tertarik untuk bekerja sama, silakan cek halaman Disclosure

    SUBSCRIBE & FOLLOW

    POPULAR POSTS

    • ISTRI MENULIS KEBURUKAN SUAMI DI MEDIA SOSIAL
    • GURUKU PAHLAWANKU, PAHLAWANMU DAN PAHLAWAN KITA SEMUA
    • Review: Wardah Exclusive Matte Lip Cream 12 Plump It Up
    • √SAKIT MAAG MEMAKSAKU UNTUK ENDOSKOPI
    • Makan Nanas dan Durian menjelang HPL, berani?

    Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates